Author Topic: Yoh 6:50-56, literal makan, literal daging - literal minum, literal darah ?  (Read 2859 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 02, 2017, 04:00:30 PM
Reply #80
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12811
    • fossil coral cantik
Transubtansi itu bukan cara maupun pemahaman tapi kuasa ilahi dari Yesus Kristus sendiri..
yang datang menjelma menjadi roti perjamuan kudus
.
Mohon dimengerti, saya nggak cerewetin yang Katolik percayai mengenai hal hal yang seperti bold, civas.

Apabila saya Katolik dan mempercayai bold, saya tidak memilih untuk mengajukan ayat apapun - melainkan saya memilih : "gue percaya bold, TITIK".  :D
August 02, 2017, 04:53:31 PM
Reply #81
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 699
ealah bro Refor, sy ngmg kekamu gitu bukan dalam rangka "membela" doktrin transubstansi ;D
so jgn salah paham, dan sy sudah cukup menjelaskan

salam
:happy0062: okey hen.. saya paham kook.. :char11:
August 02, 2017, 07:16:09 PM
Reply #82
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9590
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
kalaupun saya tafsirkan keyakinan rasul - rasul adalah literal itu tidak bertabrakan dengan seluruh Ayat 1 korintus 11 dalam konteks perjamuan suci..

itu menurutmu broh
kl sy mau panjangin bisa aja kok, tp yakin pasti ngga ketemu, lebih baik biarkan percaya masing2

apa yang dijelaskan siip sudah cukup mewakili :)

tapi.... wong barusan aja kamu udah revisi perihal cara / pemahaman kokkkk ;D
itu aja udah menandakan kalau pemahamanmu itu nabrak

kl buat saya mah kamu memasukkan doktrin kamu / pemahaman kamu kepada ayat yang tertulis apa adanya, dibuat seolah itu kelihatan benar :)

makanya walaupun transubstansi itu adalah jelas perihal pemahaman, kamu hantam aja pokoknya bisa lah dimasukin sebagai cara ;D

benar tidak hayoooo?
jujur sajalah

akhir2nya toh kamu yang buat pernyataan sendiri, kamu yang revisi sendiri, pokoke ngga boleh salah nih gw, halalkan segala cara, lucu liatnya kok ;D

udahlah, tiru aja cara bro Oda ini :

Mohon dimengerti, saya nggak cerewetin yang Katolik percayai mengenai hal hal yang seperti bold, civas.

Apabila saya Katolik dan mempercayai bold, saya tidak memilih untuk mengajukan ayat apapun - melainkan saya memilih : "gue percaya bold, TITIK".  :D

itu lebih jujur
dan sy juga akan menghargai kejujuran itu :)
August 29, 2017, 05:24:12 PM
Reply #83
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12811
    • fossil coral cantik
Persoalan makan daging Yesus, dari awal jamannya Yesus sudah menjadi bahan pertentangan, sehingga banyak murid-murid Yesus yang meninggalkan Yesus.
Murid2 yang meninggalkan Yesus itu, mereka meninggalkan Yesus karena mereka nangkepnya secara literal.

Bahan pertentangan-nya adalah : {[itu literal makan - literal daging] ato kagak ?}
Nah, yang berpendapat literal makan literal daging ---> ini yang meninggalkan Yesus
Yang berpendapat BUKAN literal makan literal daging ---> ini yang bertahan, tidak meninggalkan Yesus.

Quote
Kalau yang dimaksud Yesus, dengan makan dagingNya hanya merupakan simbolis belaka, tentu tidak sampai murud-muridNya meninggalkan Yesus.
Nggak begitu argumennya....  :D.

Berdasarkan event di pihak para murid, setelah kalimat2 makan daging minum darah berbunyi - diketahui hal sbb ---> Ada murid yang meninggalkan Yesus


Selanjutnya masuk ke Q & A.

Q :
Apa yang menyebabkan murid yang meninggalkan Yesus ?

Nah berdasarkan Q diatas, maka jawabannya harus berupa apa yg ada di benak para murid yang meninggalkan Yesus. Kira kira apa itu yang ada di benak para murid setelah mendengar kalimat2 [makan daging minum darah] berbunyi sehingga mereka meninggalkan Yesus. Maka jawabannya ...

A :
mereka ngira diri mereka Yesus suruh literally makan daging dan minum darah Yesus.

So... yang diajuin itu bukan :
KALAU yang dimaksud Yesus, dengan makan dagingNya hanya merupakan simbolis belaka

melainkan :
KENAPA itu murid meninggalkan Yesus

Quote
Ketika murid-murid Yesus meninggalkan Yesus, Yesus tidak berkata, ini hanya simbolis saja, tidak benar-benar makan dagingNya, akan tetapi Dia malah menantang Petrus, dan berkata: Apa engkau mau pergi juga !
Weleh... jauh banget itu kalimat bold.  ;D

Q :
KENAPA Petrus dkk TIDAK meninggalkan Yesus ?

A :
Karena Petrus dkk tidak berpendapat bahwa diri mereka Yesus suruh literally makan daging dan minum darah Yesus.

Jawaban diatas keliatan dari respond Petrus sbb :
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal

dirunut kebelakang, Yesus bilang kayak gini :
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.

Quote
Saat sekarang banyak umat Kristen menolak makan daging Yesus
Kalimat diatas itu kalimat kacau...  :D

1. Sudah pasti TIDAK ADA literal daging Yesus.
2. Dengan ketidak beradaan literal daging, maka impossible selanjutnya di "ikuti" dengan literal makan itu literal daging
3. Dengan demikian kalimat "menolak ngunyah2 literal daging" = ABSURD !




Sudah JELAS bahwa itu BUKAN literal makan literal daging.
Tidak ada satupun terbaca kisahnya di Alkitab dimana terjadi event orang2 ngunyah2 literal daging Yesus dan glek2 nenggak literal darah Yesus.

Kalo mao bikin teori2 sendiri ya silahkan.
Tapi ya mbok jangan sampe nge-goblog-goblogi logika yang terbaca di Alkitab atuh ... diplintar plintir sedemikian rupa DEMI sesuai dengan pendapat manusia yang berupa [itu literal makan literal daging literal minum literal darah]  :D.
August 30, 2017, 04:09:38 AM
Reply #84
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Yesus sendiri sudah menjelaskan dan bahkan sudah mencontohkan makna dari pernyataan Yesus sebelumnya, yaitu ketika Ia dengan para murid2-Nya melaksanakan Perjamuan Kudus.

Sebelumnya kan Yesus mengatakan:
Yoh. 6:53   Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.
Yoh. 6:54   Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.


Tetapi ketika Yesus melakukan Perjamuan Kudus, Ia menjelaskan maksud pernyataan-Nya itu...

Mat. 26:26   Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku."
Mat. 26:27   Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.


Artinya, perkataan Yesus soal makan daging-Nya dan minum darah-Nya itu hanya bersifat simbolis.
August 30, 2017, 10:49:16 AM
Reply #85
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12811
    • fossil coral cantik
Yesus sendiri sudah menjelaskan dan bahkan sudah mencontohkan makna dari pernyataan Yesus sebelumnya, yaitu ketika Ia dengan para murid2-Nya melaksanakan Perjamuan Kudus.

Sebelumnya kan Yesus mengatakan:
Yoh. 6:53   Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.
Yoh. 6:54   Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.


Tetapi ketika Yesus melakukan Perjamuan Kudus, Ia menjelaskan maksud pernyataan-Nya itu...

Mat. 26:26   Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku."
Mat. 26:27   Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.


Artinya, perkataan Yesus soal makan daging-Nya dan minum darah-Nya itu hanya bersifat simbolis.
Kalo versi pengertian saya, ada di dua pengertian yang berbeda vbn.

[makan daging minum darah] di Yohanes 6 berbeda dengan [makan daging minum darah] di Perjamuan Kudus.

Yang oranye, iya saya sependapat dengan bold dari vbn --->simbolis
Sementara yang ungu, saya berpendapat itu bukan simbolis but there is one part that connected to the future yakni oranye.

Saya gak punya term-nya yang tepat thdp ungu, namun perbedaannya menurut saya oranye simbolis karena memang ada benda-nya... yakni roti dan anggur. Dengan demikian pelakunya = symbolic act. Sementara kalo yang ungu, nggak ada bendanya dan memang nggak sedang di perihal simbolis.

Di event ungu, Yesus bilang bahwa DiriNya itu "roti hidup" (ayat 35).
Saya tidak merasa bersalah pabila saya selanjutnya berpendapat bahwa dengan demikian DiriNya itu selain "roti hidup" - DiriNya itu juga "anggur hidup". Roti = makanan, Anggur = minuman.

Selanjutnya di ayat 51,
dari yang tadinya "roti" di ayat 35 - sekarang di ayat 51 Yesus rujuk ke dagingNya.

kalimat-X
(51) Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga.
Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya,


So... secara versi pengertian saya, kosakata [Aku] disitu ada didalam pengertian The Logos.
The Logos = roti hidup ---> metafisik.
Time frame pre-inkarnasi maupun paska-inkarnasi nggak tersangkut paut.
Pokok jika ada orang "makan" nya "roti hidup", orang ybs akan hidup selamanya. Mao itu orang idup di jaman PL kek, mao itu orang idup di jaman sesudah PL kek bukan suatu hal yang jadi berbeda.

selanjutnya kalimat-Y
dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.

Versi pengertian saya,
Kalimat-Y ada didalam pengertian yang berbeda dengan kalimat-X.
Kalimat-Y itu as a whole, sementara kalimat-X per individu.
Yang as a whole tidak melibatkan freewill, nggak ada "JIKA". Pokok demikian (kalimat-Y)
Yang per individu melibatkan freewill, ada "JIKA" (kalimat-X).

Nah... kalimat-Y disitu lah yang bisa "nyambung" ke event Perjamuan Kudus.
So, di Perjamuan Kudus ... roti adalah simbol daging yang Yesus berikan untuk hidup dunia (hidup dunia = as a whole - not per individual), anggur adalah simbol darah yang Yesus berikan untuk hidup dunia (hidup dunia = as a whole - not per individual).

salam.
« Last Edit: August 30, 2017, 10:53:25 AM by odading »
October 16, 2017, 07:45:20 AM
Reply #86
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3437
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kutangkap, pada Yoh 6:50-56, ialah perkataan Yesus. Bahkan mulai dari ayat 25 sampai dengan 59, itu semua menceritakan pengajaran Yesus dalam bentuk kata-kata. Tidak melibatkan daging sungguhan, juga tidak melibatkan darah sungguhan.

Yang jadi pertanyaan dalam benakku, setelah merangkai ayat 54 sampai dengan 56, bahkan sampai ayat 58:
54Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
55Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
56Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.
57Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.
58Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya."
ialah
Bagaimana caranya sehingga orang masa setelah Yesus Kristus dapat memakan daging Yesus dan meminum darah Yesus?

Di ayat 54 dikatakan siapa saja yang makan daging Yesus dan minum darah Yesus, punya hidup kekal.
Sementara itu, Yesus Kristus sudah naik ke sorga.
Dan bahkan, manusia yang hidup semasa dengan ragawi Yesus Kristus tidak memakan daging Yesus Kristus dan meminum darah Yesus Kristus, sebab tidak diceritakan bahwa Yesus Kristus disembelih kemudian daging dan darah-Nya dibagi-bagi untuk dimakan dan diminum oleh orang banyak.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 17, 2017, 11:50:16 AM
Reply #87
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12811
    • fossil coral cantik
Kutangkap, pada Yoh 6:50-56, ialah perkataan Yesus. Bahkan mulai dari ayat 25 sampai dengan 59, itu semua menceritakan pengajaran Yesus dalam bentuk kata-kata. Tidak melibatkan daging sungguhan, juga tidak melibatkan darah sungguhan.
Sependapat dengan bold  :happy0062:

Quote
Yang jadi pertanyaan dalam benakku, setelah merangkai ayat 54 sampai dengan 56, bahkan sampai ayat 58:
54Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
55Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
56Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.
57Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.
58Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya."
ialah
Bagaimana caranya sehingga orang masa setelah Yesus Kristus dapat memakan daging Yesus dan meminum darah Yesus?
IMHO,
Kekonsistenan dari "keputusan" kita bahwa ayat 50-56 nggak ada itu melibatkan daging sungguhan, juga tidak melibatkan darah sungguhan, maka (imo) pertanyaan-nya :
jadi apa maksudnya "makan daging - minum darah" kalau itu bukan perihal literal makan literal daging literal minum literal darah ?

Quote
Di ayat 54 dikatakan siapa saja yang makan daging Yesus dan minum darah Yesus, punya hidup kekal.
Sementara itu, Yesus Kristus sudah naik ke sorga.
Dan bahkan, manusia yang hidup semasa dengan ragawi Yesus Kristus tidak memakan daging Yesus Kristus dan meminum darah Yesus Kristus, sebab tidak diceritakan bahwa Yesus Kristus disembelih kemudian daging dan darah-Nya dibagi-bagi untuk dimakan dan diminum oleh orang banyak.
Nah itu.

Bagi pendengar yang ada disana saat itu udah keburu duluan ngambil-nya itu literal diketika mendengar ucapan tsb, maka logically die kayak gini :
"ni orang gila kali ya... mosok dia minta gue makan dagingnya dan minum darahnya ?"

Sementara berangkat dgn patokan ungu, kita akan respond :
"idiiih... makan daging dan minum darah itu maksudnya die nggak literal kooook"

:)
salam.
October 19, 2017, 01:57:16 PM
Reply #88
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3437
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Sementara berangkat dgn patokan ungu, kita akan respond :
"idiiih... makan daging dan minum darah itu maksudnya die nggak literal kooook"

:) salam.
Meski tidak melibatkan daging sungguhan dan tidak melibatkan darah sungguhan, berdasar ayat 55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman, menuntun ke arti literal mengunyah, arti literal meneguk. Jadi, literal makan namun tidak literal daging, dan literal minum namun tidak literal darah.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 25, 2017, 12:05:56 PM
Reply #89
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12811
    • fossil coral cantik
Meski tidak melibatkan daging sungguhan dan tidak melibatkan darah sungguhan, berdasar ayat 55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman,
ayat 35-nya tulis begini sotar :

(35) Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup;
X1. barangsiapa datang kepada-Ku, (X2) ia tidak akan lapar lagi, dan
Y1. barangsiapa percaya kepada-Ku, (Y2) ia tidak akan haus lagi


Causal kalimat diatas ... walopun proceednya (X2/Y2) ada kosakata [lapar] dan [haus], namun precedenya (X1/Y1) nggak ada tentang perihal makan dan minum ...

Akibatnya saya beginikan :
X. barangsiapa datang kepada-Ku = makan daging ---> ia tidak akan lapar lagi
Y. barangsiapa percaya kepada-Ku = minum darah ---> ia tidak akan haus lagi

Kosakata [makan, minum, daging, darah, lapar, haus] ---> nggak literal.
Kalimat [makan daging] ---> 1 kalimat yang tidak bisa dipisahkan, kalimat "ekspresi". Demikian juga kalimat [minum darah]. Idem dengan kalimat [makan ati] di suatu sikon misal dimana sso sengsara sewaktu pacaran  :char11:.

Lapar ---> lapar rohani
Haus ---> haus rohani
"makan dagingKU" = datang kepada Yesus
"minum darahKU" = percaya kepada Yesus


Quote
menuntun ke arti literal mengunyah, arti literal meneguk.
Jadi, literal makan namun tidak literal daging, dan literal minum namun tidak literal darah.
Saya tidak bisa melogikakan suatu situasi dimana [makan daging] itu makan-nya nyaem2 ngunyah2 tapi materi daging yang is supposed to be dikunyah gak ada  :D.

However, taroh kata yang cinta bilang tsb correct ---> kenyataannya di saat itu nggak ada terbaca orang2 sekitarnya pada langsung bertingkah ngunyah2 dan bertingkah glek2 tanpa materinya loh...  :char11:



(53) Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.

Q :
didalam sikon kayak apa dimana sso bisa dikatakan "nggak mempunyai hidup didalam dirinya" ?

A : (pilih)
A1. ketika orang ybs nggak ngunyah2 dan glek2 literally
A2. ketika there is no spirit who give life

(63) Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna.
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.

It is the Spirit who gives life; the flesh is no help at all.
The words that I have spoken to you are spirit and life


Saya pilih jawaban A2.
Kalo sotar ?

Q : (berangkat dari jawaban A2)
So - begimana itu caranya mendapatkan spirit who gife life ?

A : (pilih)
A3. ngunyah2 dan glek2 literally seminggu sekali
A4. continuously datang kepada Yesus dan percaya kepada perkataan2 Yesus

(63) Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna.
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.

It is the Spirit who gives life; the flesh is no help at all.
The words that I have spoken to you are spirit and life


Saya pilih jawaban A4.
Kalo sotar ?

:)
salam.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)