Author Topic: Roh Allah dan Nafas Hidup  (Read 3596 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

July 28, 2017, 09:56:24 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Dalam beberapa hari terakhir, di forum ini sedang hangat di bicarakan, tentang tubuh, jiwa dan roh.

Saya jadi teringat, beberapa tahun lalu, dalam topik di forum ini, juga dibicarakan permasalahan "nafas hidup" adam, dimana pada saat itu.. ada yg berpendapat, bahwa "nafas hidup" adam itulah yg disebut ROH KUDUS.

Pada saat itu, saya tidak sempat mengikuti kelanjutan diskusinya, sehingga menghangatnya kembali, permasalahan tentanh "Roh" manusia ini, membuat saya mengangkat topik terpisah, tentang "nafas hidup".

Nah, Alkitab itu "sangat ajaib", dimana "benang merah-benang merah", atas satu kasus., hanya dihubungkan oleh 1 ayat saja, seperti nama sang firman yg bernama yehova, hanya dituliskan 1 ayat saja dalam alkitab (yeremia 51:57), demikian juga perbedaan Roh Allah dan Nafas Allah yg menjadi Nafas Hidup manusia, dituliskan "hanya" 1 ayat saja didalam alkitab.

Jadi .. Apakah Nafas Hidup yg dihembuskan Allah pada adam, adalah Roh Allah atau ROH KUDUS ataukah Nafas Allah. Apakah Nafas Allah itu sama dengaj Roh Allah atau Apakah Nafas Allah itu adalah ROH KUDUS ?

Mari kita lihat penjelasan-penjelasan dibawah ini.


(bersambung ke halaman 2)..
July 28, 2017, 10:29:28 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Quote from: Jesuit_DM
(sambungan dari halaman 1..).

Disaat Allah telah selesai membentuk manusia itu dari debu tanah, manusia itu belum menjadi mahluk yg hidup, pada hal .. Allah telah selesai menciptakan manusia itu.

Kemudian Allah menghembuskan "nafas kehidupan" kepada manusia itu, baru lah manusia itu menjadi mahluk yg hidup.

Ada pertanyaan besar dalam proses penciptaan manusia tersebut, yaitu .. Mengapa setelah manusia selesai dibentuk Allah dari debu tanah, manusia itu tidak langsung menjadi mahluk yg hidup ? Apakah Allah "mengalami" kegagalan pada proses penciptaan manusia itu, sehingga setelah selesai proses penciptaan, manusia itu tidak langsung menjadi mahluk yg hidup ? Mengapa .. setelah selesai proses penciptaan, Allah masih "harus" menghembuskan nafas hidup pada manusia itu, barulah akhirnya manusia itu menjadi mahluk yg hidup ?

Saudara -Saudara yg dikasihi Tuhan Yesus ..

Adanya jedah waktu, pada Kerangka tahapan proses penciptaan manusia, hingga manusia itu menjadi mahluk yg hidup, bukan karena Allah mengalami kegagalan dalam proses penciptaan tersebut, tetapi .. adanya jedah waktu pada tahapan proses penciptaan tersebut, karena Allah ingin memberitahukan kepada manusia, bahwa manusia itu sebagai mahluk, membutuhkan nafas kehidupan dan Allah ingin memberitahukan pada manusia, bahwa "Nafas Hidup" itu, BUKANLAH  Roh Allah.

Mengapa Nafas Hidup itu, tidak dapat dikatakan sebagai Roh Allah ? Sebab jika nafas hidup itu adalah Roh Allah, maka sudah pasti tidak ada "jedah waktu" dalam proses penciptaan manusia, sebab pada saat Roh Allah menciptakan manusia, pastilah ., setelah selesai proses penciptaan, maka manusia itu akan langsung menjadi mahluk yg hidup. Firman-Nya mengatakan.. Jadilah .. maka semua itu jadi.

Nah, jedah waktu dalam proses penciptaan manusia itu, bertujuan: Agar manusia tidak "terperangkap" dalam pemikiran yg keliru, sehingga manusia bisa "membedakan", antara Roh Allah dan Nafas Allah yg akan menjadi nafas hidup manusia.

(bersambung ke halaman 3..)
July 28, 2017, 10:53:50 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
[quote author=Jesuit_DM[

(sambungan dari halaman ke 2..)

Nah .. dari seluruh ayat-ayat yg ada di alkitab, maka "hanya ada 1 ayat" saja di alkitab, yang membedakan antara Roh Allah dan Nafas Allah yg menjadi nafas hidup manusia.

Ayub 33:4 .. "Roh Allah" telah membuat aku dan "Nafas" Yang Maha Kuasa membuat aku hidup.

Mari kita simak ayat tersebut dengan teliti, dimana perkataan "dan" yg menghubungkan kalimat Roh Allah .. dengan .. Nafas Yang Maha Kuasa, memperlihatkan .. bahwa Roh Allah dan Nafas Allah adalah 2 hal yg berbeda.

Nah, jika FT yg tertulis di ayub tersebut, kita sandingkan dengan proses penciptaan manusia.. "setelah manusia itu selesai diciptakan (oleh Roh Allah dalam ayub), kemudian Allah menghembuskan nafas kehidupan (dari nafas Allah dalam ayub), memperlihatkan "perbedaan yg nyata, antara Roh Allah dengan Nafas Allah yg menjadi nafas hidup manusia".

Nah... Nafas hidup manusia yg kita bicarakan disini, adalah Roh manusia yg saya jelaskan pada topik yg diangkat sdr oda, dalam hakekat manusia, dimana .. manusia itu, terdiri dari: tubuh, jiwa dan Roh (nafas hidup yg kita bicarakan disini).

Jadi, berdasarkan ayub 33:4 diatas, maka nafas hidup itu "bukanlah Roh Allah", atau dengan kata lain : Nafas Hidup itu Bukanlah ROH KUDUS, sebab pada ayub 33:4 dengan jelas dikatakan sebagai "NAFAS  ALLAH".

Salam ..
July 28, 2017, 11:38:42 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12804
    • fossil coral cantik
nafas hidup itu "bukanlah Roh Allah", atau dengan kata lain : Nafas Hidup itu Bukanlah ROH KUDUS, sebab pada ayub 33:4 dengan jelas dikatakan sebagai "NAFAS  ALLAH".
Ya... saya rasa demikian bold.

Tapi saya nggak ngerti kok jesuit ngerujuk yang kodrat [roh] manusia itu = Nafas Allah (Ibrani : Nismat). Soalnya dari saya barusan baca2 internet, kosakata Ibrani dari [roh] = [ruach]. Kosakata Ibrani dari [jiwa] = [nephesh].

Quote
Nah... Nafas hidup manusia yg kita bicarakan disini, adalah Roh manusia yg saya jelaskan pada topik yg diangkat sdr oda, dalam hakekat manusia, dimana .. manusia itu, terdiri dari: tubuh, jiwa dan Roh (nafas hidup yg kita bicarakan disini).
Nah... disini keliatan variasi pendapat tiap pihak cem-macem.

Misal, saya temui di internet --- kodrat [roh] manusia tsb ya ada di perihal spiritual ---> akibatnya yang berpatokan Trikotomi versi-A bilang : kodrat/natur hewan tidak terdiri dari [roh].

Sementara versi jesuit,
Trikotomi versi-B bilang : kodrat/natur hewan tidak terdiri dari [jiwa]

Sulit, jes.
Di thread "kodrat manusia" saya, saya sbg nonK - ngaju in pendapat saya mengenai kodrat manusia itu ya yang gampang2 aja, berdasarkan dari yang bisa/telah diketahui ... sense-nya "mem-bumi" corporeal. Namun, yang saya ajuin tsb ya emang nggak ada bedanya dengan hewan.  :D
July 29, 2017, 04:10:15 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Manusia dikatakan menjadi makhluk yang hidup (setelah diembusi Nafas Hidup oleh TUHAN) bukan berarti sebelum diembusi Nafas Hidup, manusia tidak bernafas. Buktinya hewan...... hewan tidak diembusi Nafas Hidup, tetapi mereka bernafas setelah selesai dibentuk dan dijadikan.
Kej. 2:19   Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.

« Last Edit: July 29, 2017, 04:18:10 AM by sizxbn »
July 29, 2017, 07:26:59 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Manusia dikatakan menjadi makhluk yang hidup (setelah diembusi Nafas Hidup oleh TUHAN) bukan berarti sebelum diembusi Nafas Hidup, manusia tidak bernafas. Buktinya hewan...... hewan tidak diembusi Nafas Hidup, tetapi mereka bernafas setelah selesai dibentuk dan dijadikan.
Kej. 2:19   Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.

Hanya manusia yang dihembuskan sendiri nafas hidup (bukan ROH KUDUS) oleh Allah karena manusia diciptakan istimewa sebagai peta dan teladan Allah.

Hewan tidak demikian.
July 29, 2017, 11:20:54 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Hanya manusia yang dihembuskan sendiri nafas hidup (bukan ROH KUDUS) oleh Allah karena manusia diciptakan istimewa sebagai peta dan teladan Allah.

Hewan tidak demikian.
Lantas, apakah ROH KUDUS tidak khusus diembuskan untuk manusia? :) ;D
July 29, 2017, 11:22:09 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Lantas, apakah ROH KUDUS tidak khusus diembuskan untuk manusia? :) ;D

ROH KUDUS adalah Allah bukan nafas hembusan.

July 29, 2017, 11:27:50 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
ROH KUDUS adalah Allah bukan nafas hembusan.

Oh gitu ya?

Yoh. 20:22   Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah ROH KUDUS.

Lantas yg diembusi TUHAN kepada para murid itu apa? :) ;D
July 29, 2017, 11:29:10 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988

Oh gitu ya?

Yoh. 20:22   Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah ROH KUDUS.

Lantas yg diembusi TUHAN kepada para murid itu apa? :) ;D

Itu baptisan ROH KUDUS bukan hembusan nafas hidup karena murid Yesus memang sudah hidup.

Hanya Yesus yang membaptis dengan ROH KUDUS.


 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)