Author Topic: Surat St. Ignatius kepada jemaat smirna.  (Read 2104 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 14, 2017, 04:44:04 PM
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 171
  • Denominasi: Nasrani
Ignatius dari Antiokhia  (kr. 35  – kr. 107), dikenal pula sebagai Ignatius Teoforus (Ignátios ho Theophóros, harfiah: "sang pemanggul Allah"), Ignatius Nurono (harfiah: "sang pembawa api") adalah seorang penulis Kristen awal dan uskup Antiokhia. Dalam perjalanan menuju Roma, tempat ia menghadapi kemartirannya, Ignatius menulis serangkaian surat. Korespondensi ini sekarang merupakan suatu bagian sentral dari karya-karya tulis sekumpulan teolog yang kemudian dikenal sebagai para Bapa Apostolik. Surat-suratnya yang terlestarikan juga berfungsi sebagai salah satu contoh teologi Kristen awal.
( https://id.wikipedia.org/wiki/Ignatius_dari_Antiokhia )

berikut Surat St. ignatius kepada Jemaat smirna:


St. Ignatius, yang disebut juga Teoforus, kepada Gereja dari Allah Sang Bapa dan Yesus Kristus
terkasih, yang oleh belas kasihan telah memperoleh segala macam karunia, yang telah dipenuhi
dengan iman dan kasih, dan yang tidak menyia-nyiakan kasih karunia, sungguh layak bagi Allah,
dan yang berhiaskan kekudusan: yakni Gereja yang ada di Smirna di Asia, kiranya dipenuhi dengan
sukacita oleh Roh dan Firman Allah yang murni tak bercela.

Pasal 1
Syukur Kepada Allah Atas Imanmu
Aku memuliakan Allah, dan Yesus Kristus, yang telah mengaruniakanmu hikmat yang sedemikian
(besar). Karena aku telah memperhatikan bahwa kamu disempurnakan di dalam iman yang yang
tergoyahkan, seolah-olah kamu telah dipakukan pada salib Tuhan kita Yesus Kristus, baik di dalam
daging maupun di dalam roh, dan telah kokoh dalam kasih oleh darah Kristus, bahwa Ia adalah
sungguh-sungguh keturunan Daud menurut daging , dan (sungguh-sungguh) Anak Allah
menurut kehendak dan kuasa Allah..
Bahwa Ia sungguh dilahirkan dari seorang perawan, telah
dibaptiskan oleh Yohanes supaya seluruh kebaikan dapat digenapi oleh-Nya. Dan
bahwa sungguh di bawah Pontius Pilatus dan Herodes Tetrach, dipakukan (pada kayu salib) bagi
kita di dalam Daging-Nya. Dari buah ini.
oleh penderitaan-Nya yang ilahi dan terberkati itu,
supaya Ia boleh menetapkan patokan bagi kita untuk segala abad, melalui kebangkitan-Nya, bagi
seluruh umat-Nya yang kudus dan beriman, baik (yang berasal dari) orang Yahudi maupun bangsa bangsa
lain, ke dalam satu tubuh Gereja-Nya.

                                                                 Pasal 2
Kristus Sungguh-Sungguh Menderita Sekarang, Ia menahankan segala penderitaan ini demi kita, agar kita boleh diselamatkan. Dan Ia sungguh-sungguh menderita, dan juga Ia sungguh-sungguh telah membangkitkan Diri-Nya sendiri, tidak seperti yang beberapa orang percayai bahwa Ia hanya kelihatannya saja menderita, seperti mereka (yang berkata demikian) juga kelihatannya saja Kristen (padahal tidak). Dan karena mereka
percaya (hal demikian), maka biarlah itu yang terjadi pada mereka, ketika kelak mereka
meninggalkan jasad mereka dan menjadi roh-roh jahat.


(bersambung)
August 14, 2017, 04:44:46 PM
Reply #1
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 171
  • Denominasi: Nasrani
                                                                Pasal 3

Karena aku tahu bahwa setelah kebangkitan-Nya, Ia tetap memiliki daging, dan aku percaya bahwa
hingga sekarang pun Ia juga (tetap memiliki daging). Karena misalnya, Ia datang kepada mereka
yang bersama-sama dengan Petrus, dan Ia berkata kepada mereka, "Lihatlah, peganglah Aku, lihat
bahwa Aku bukanlah roh tanpa tubuh". Dan segera mereka menyentuh-Nya, dan percaya,
diyakinkan baik oleh daging maupun roh-Nya. Karena hal ini pula mereka berhadapan dengan
maut, dan menemukan penakluk (maut tersebut). Dan setelah kebangkitan-Nya, Ia makan dan
minum bersama mereka, karena Ia memiliki daging, meskipun secara roh Ia bersatu dengan Sang
Bapa.

                                                                  Pasal 4

Berhati-hatilah Terhadap Ajaran Sesat Ini Aku memberikanmu perintah-perintah ini, wahai yang terkasih, untuk menjamin bahwa kamu juga memegang pengajaran yang sama (seperti aku). Namun aku menjagamu dari binatang-binatang buas berwujud manusia itu, yang mana kalian tidak hanya dilarang untuk menerima mereka, tetapi jika memungkinkan, tidak pula untuk bertemu dengan mereka. Kamu hanya harus mendoakan
mereka kepada Allah, supaya dengan cara apapun mereka boleh dibawa kepada pertobatan,
meskipun hal itu akan sulit sekali terjadi. Namun demikian, Yesus Kristus, yang adalah hidup kita
yang sejati, memiliki kuasa untuk melakukan hal (mempertobatkan mereka) ini. Namun jika hal
(penderitaan Kristus) ini hanya kelihatannya saja dilakukan oleh Tuhan kita (padahal tidak), maka
aku pun hanya kelihatannya saja terikat kepada-Nya. Dan (jika demikian,) mengapa pula aku harus
menyerahkan diriku kepada kematian, kepada api, kepada pedang, kepada binatang-binatang
buas? Namun, (kenyataannya,) ia yang dekat dengan pedang (algojo), dekat dengan Allah; ia yang
ada di antara binatang-binatang buas, ada dalam kumpulan bersama Allah; yang ia lakukan hanya
karena nama Yesus Kristus. Aku menahankan segala hal ini supaya aku boleh menderita bersama
dengan Dia. Ia yang telah menjadi manusia sejati, secara batiniah telah menguatkan
aku.

                                                           Pasal 5

Kesalahan-Kesalahan Mereka Yang Berbahaya
Beberapa orang secara bodoh menyangkal-Nya, atau mungkin lebih baik mengatakan bahwa
(sebenarnya) merekalah diingkari oleh-Nya, (mereka lebih memilih) menjadi pembela-pembela
maut daripada (menjadi pembela-pembela) kebenaran. Orang-orang ini tidak memiliki pengajaran
nabi-nabi, tidak pula Hukum Musa, tidak pula Injil hingga hari ini, tidak pula mereka merasakan
penderitaan-penderitaan yang telah kami tahankan secara pribadi. Karena mereka juga berpikir hal
yang sama tentang kami.
Karena apa yang akan orang lain berikan kepadaku sebagai keuntungan,
jika ia memujiku, tetapi menghujat Tuhanku, dengan tidak mengakui bahwa Ia sungguh-sungguh
memiliki daging? Namun barangsiapa tidak mengetahui hal ini, sesungguhnya telah mengingkari

(bersambung)
August 14, 2017, 04:50:42 PM
Reply #2
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 171
  • Denominasi: Nasrani
                                                                   Pasal 6

Orang Yang Tidak Percaya Kepada Darah Kristus Akan Dikutuk
Janganlah ada yang menipu dirinya sendiri. Baik itu yang ada di surga, dan malaikat-malaikat
agung, dan penguasa-penguasa, baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan, jika mereka tidak
percaya kepada darah Kristus, biarlah, sebagai akibatnya, jatuh ke dalam kutukan. "Siapa yang
dapat mengerti, hendaklah ia mengerti". Janganlah kedudukan (yang tinggi)
membumbungkan seseorang ke atas: karena yang layak bagi semua adalah iman dan kasih, dan
tidak ada yang lain yang dapat menggantikannya. Namun mengingat mereka yang memiliki
pengajaran lain terkait anugerah Allah telah datang kepada kita, bagaimana mereka bertentangan
dengan kehendak Allah. Mereka tidak memiliki perhatian kepada kasih; tidak mempedulikan kaum
janda, atau yatim piatu, atau kepada mereka yang tertindas; kepada yang tertawan, atau yang
merdeka; kepada yang lapar, ataupun yang haus.

                                                                 Pasal 7

Marilah Kita Berdiri Jauh-Jauh dari Ajaran Sesat Demikian
Mereka tidak mengambil bagian dari Ekaristi dan dari sembahyang, karena mereka tidak
mengakui bahwa Ekaristi adalah sungguh tubuh dari Juruselamat kita Yesus Kristus, yang telah
menderita demi dosa-dosa kita dan yang telah Sang Bapa, oleh kebaikan-Nya, bangkitkan kembali.
Oleh karena itu, mereka yang berbicara melawan anugerah Allah ini, menderita kematian di
tengah-tengah perbantahan mereka sendiri. Namun lebih baik bagi mereka untuk memperlakukan
(Ekaristi) ini dengan rasa hormat, karena mungkin mereka kelak juga akan dibangkitkan kembali.
Karenanya, adalah layak bagi kamu untuk tetap menjauhi orang-orang yang demikian, dan tidak
berbicara dengan mereka, baik secara pribadi maupun di depan khayalak ramai, tetapi berikanlah
perhatian kepada para nabi, dan di atas semuanya itu, berikanlah perhatian kepada Injil, yang
mana penderitaan (Kristus) telah dinyatakan kepada kita, dan peristiwa kebangkitan telah
dibuktikan secara penuh. Tetapi hindarilah segala perpecahan yang menjadi awal mula
kejahatan.

   
                                                                  Pasal 8

Janganlah Melakukan Apapun Tanpa Persetujuan Uskup
Perhatikan bahwa kamu semua harus menaati uskup, sama seperti Yesus Kristus menaati Sang
Bapa, dan menaati para imam sebagaimana kamu mengikuti para rasul; dan menghormati para
diakon sebagai perintah dari Allah. Janganlah ada yang melakukan apapun yang terkait dengan
Gereja tanpa (persetujuan) uskup. Biarlah dipertimbangkan bahwa sebuah Ekaristi yang layak
adalah yang (dilaksanakan) dengan baik oleh uskup, maupun oleh seseorang yang dipercayakan
(oleh uskup untuk melaksanakannya). Dimanapun uskup berada, biarlah himpunan (umat) juga
ada; sebagaimana dimanapun Yesus Kristus berada, di sanalah Gereja yang katolik juga ada. Adalah
tidak sah bila tanpa uskup untuk membaptis ataupun untuk merayakan sebuah perayaan kasih ;
Namun apapun yang ia (uskup) setujui, itupun juga akan menyenangkan Allah, sehingga apapun
yang dilakukan akan menjadi aman dan sah .

(bersambung)
« Last Edit: August 14, 2017, 04:55:35 PM by civasnice »
August 14, 2017, 04:52:34 PM
Reply #3
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 171
  • Denominasi: Nasrani
                                                               Pasal 9
 
Hormatilah Uskup Lebih lagi, adalah sesuai dengan akal sehat bahwa kita harus kembali kepada

kebijaksanaan
(pemimpin), dan selama kita masih memiliki kesempatan, untuk melakukan pertobatan kepada
Allah. Adalah baik untuk menghormati, baik Allah dan juga uskup. Ia yang menghormati uskup
akan dihormati oleh Allah; ia yang melakukan apapun tanpa persetujuan uskup, (sebenarnya
sedang) melayani iblis. Maka biarlah segala sesuatunya melimpahi kamu melalui kasih karunia,
karena kamu layak untuk itu. Kamu telah menyegarkanku kembali dalam segala sesuatu, dan Yesus
Kristuslah (yang akan menyegarkan) kamu. Kamu telah mengasihi aku ketika aku tidak ada di sana
sebagaimana (kamu mengasihi aku) ketika aku ada di sana. Kiranya Allah yang akan membayar
kebaikanmu, sementara kamu menahan segala penderitaan, kamu akan dapat mencapai Dia.

                                                          Pasal 10

Pengakuan Akan Kebaikan Mereka
Kamu telah melakukan yang baik ketika menerima Filo dan Reus Agatopus sebagai hamba-hamba.
Kristus Allah kita, yang telah mengikutiku demi Allah, dan yang telah mengucap syukur kepada
Tuhan atas namamu, karena kamu dalam segala hal telah menyegarkan mereka. Tidak ada satupun
dari hal ini yang akan hilang darimu. Kiranya rohku akan ada untukmu, dan ikatan rantai
belengguku, yang mana kamu tidak memandang rendah dan menjadi malu karenanya; tidak pula
Yesus Kristus, harapan kita yang sempurna, menjadi malu kepadamu.

(bersambung)
August 14, 2017, 04:53:18 PM
Reply #4
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 171
  • Denominasi: Nasrani

                                                    Pasal 11

Permintaan Kepada Mereka Untuk Mengirim Seorang Utusan Ke Antiokhia
Doamu telah sampai kepada Gereja yang ada di Antiokhia di Suriah. Datang dari tempat itu
dirantai dengan belenggu, wahai yang paling layak bagi Allah, aku memberikan salam bagi semua;
aku yang tidak layak ini untuk diutus dari (jemaat di Antiokhia) sana, sebab aku adalah yang paling
kecil dari mereka semua. Meskipun demikian, menurut kehendak Allah, aku telah berpendapat
bahwa aku layak (menerima kehormatan ini), bukan karena aku memang layak (menerimanya),
melainkan karena kasih karunia Allah, yang aku harap akan diberikan secara sempurna bagiku,
melalui doa-doamu aku boleh menuju kepada Allah. Supaya, karenanya, pekerjaanmu boleh
sempurna baik di dunia maupun di surga, adalah layak, demi kemuliaan Allah, agar Gerejamu
boleh memilih utusan yang layak; agar ia dapat pergi ke Suriah untuk mengucapkan selamat
kepada mereka (di Antiokhia - Suriah) bahwa mereka (sekarang) ada dalam damai, dan mereka
dipulihkan kembali  kepada keagungan mereka, dan bahwa keadaan jasmani  mereka yang baik
telah ada di tengah-tengah mereka. Maka rasanya menjadi penting bagiku bahwa kamu
seharusnya mengutus salah satu dari antaramu dengan (membawa) sebuah surat, supaya dalam
himpunan bersama mereka (di Antiokhia), utusan itu boleh bersukacita atas masa tenang yang,
menurut kehendak Allah, telah mereka peroleh, dan bahwa melalui doa-doamu, mereka kini telah
memperoleh tempat bersandar. Sebagai orang-orang yang sempurna, kamu juga harus mengejar
hal-hal yang sempurna. Karena ketika kamu bersemangat untuk melakukan hal-hal baik, maka
Allah siap menyertaimu pula.

                                                     Pasal 12

Kasih dari saudara-saudara di Troas memberikan salam bagimu; tempat di mana aku menuliskan
bagimu melalui Burrhus yang telah engkau kirimkan bersamaku, bersama dengan jemaat di Efesus,
yang juga saudara-saudaramu, dan yang di segala hal telah menyegarkan aku pula. Dan aku ingin
agar semua boleh menirunya (Burrhus), sebagai pola dari seorang pelayan Allah. Kasih karunia
akan diberikan sebagai balasan kepadanya di dalam segala sesuatu. Aku menyampaikan salam
kepada uskupmu yang paling layak, dan kepada penatua-penatuamu yang terhormat, dan
kepada diakon-diakonmu, rekan-rekan kerjaku, dan kepada tiap-tiap dari kamu, juga secara
keseluruhanmu, di dalam nama Yesus Kristus, dan dalam tubuh dan darah-Nya, dalam penderitaan
dan kebangkitan-Nya, baik secara jasmaniah maupun secara roh, dalam persekutuan dengan Allah
dan denganmu. Kasih karunia, belas kasihan, damai, dan kesabaran, kiranya bersamamu untuk
selamanya!

                                                     (penutup)

Aku menyampaikan salam kepada keluarga saudara-saudaraku, bersama dengan istri dan anak anak
mereka, dan juga kepada mereka yang tidak menikah, dan kepada janda-janda. Kuatkanlah
dirimu, aku berdoa, di dalam kuasa ROH KUDUS. Filo, rekan kerjaku yang ada bersama denganku,
juga menyampaikan salam kepadamu. Aku menyampaikan salam kepada keluarga Tavias, dan
berdoa agar dikuatkan dalam iman dan kasih, baik secara jasmaniah maupun secara roh. Aku
menyampaikan salam kepada Alce, kesayanganku, dan kepada Dafnus yang tak terbandingkan, dan
Euteknus, dan kepada semuanya. Sampai jumpa di dalam kasih karunia Allah, dan Tuhan kita Yesus
Kristus, serta dipenuhi dengan ROH KUDUS dan hikmat yang ilahi dan kudus.



sumber : https://www.academia.edu/24423497/Surat_St._Ignatius_Kepada_Gereja_di_Smirna
August 15, 2017, 10:08:29 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9602
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
sumbang pendapat aja beberapa alasan kenapa surat ini ngga masuk kanon :

1. ketika kelak mereka meninggalkan jasad mereka dan menjadi roh-roh jahat.
note : seharusnya tidak demikian

2. Kiranya rohku akan ada untukmu
note : ROH KUDUS sudah ada bersama kita dan Dia lebih besar dari roh apapun juga

good letter overall
August 15, 2017, 11:24:16 AM
Reply #6
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 171
  • Denominasi: Nasrani
sumbang pendapat aja beberapa alasan kenapa surat ini ngga masuk kanon :

1. ketika kelak mereka meninggalkan jasad mereka dan menjadi roh-roh jahat.
note : seharusnya tidak demikian

2. Kiranya rohku akan ada untukmu
note : ROH KUDUS sudah ada bersama kita dan Dia lebih besar dari roh apapun juga

good letter overall

surat ini memang bukan kanon sebabnya St. ignatius bukan salah satu dari rasul.. beliau adalah generasi ke 3 dari Rasul petrus yang menjadi uskup di Antiokhia.. tetapi tulisan2nya dan tulisan2 jemaat mula2 lainnya seperti surat Polikarpus(murid rasul Yohaness), surat irenius, dan surat martir2 lain,  bisa dijadikan pendoman bagaimana pengajaran Kristen itu.

1. Roh roh jahat maksudnya roh yang akan dihukum dineraka, bukan seperti roh setan gentayangan..
2. kiranya rohku ada untukmu yang dimaksudkan itu ROH KUDUS yang ada padanya juga menyertai mereka, bukan Roh2 yang lain...
August 15, 2017, 11:58:03 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9602
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
surat ini memang bukan kanon sebabnya St. ignatius bukan salah satu dari rasul.. beliau adalah generasi ke 3 dari Rasul petrus yang menjadi uskup di Antiokhia.. tetapi tulisan2nya dan tulisan2 jemaat mula2 lainnya seperti surat Polikarpus(murid rasul Yohaness), surat irenius, dan surat martir2 lain,  bisa dijadikan pendoman bagaimana pengajaran Kristen itu.

yep
baca2 surat seperti kita sedikit banyak bisa mengerti kenapa dari sekian banyak surat yang ada hanya beberapa yang dikanon

1. Roh roh jahat maksudnya roh yang akan dihukum dineraka, bukan seperti roh setan gentayangan..

tetap saja, term "roh jahat" itu ngga cocok untuk dikenakan kepada manusia walaupun manusia itu masuk neraka

so fokusnya bukan kepada jadi jin, tuyul ato sejenisnya, tapi memang seharusnya ngga disebut demikian

other consideration, ada ayat kanon yang mengatakan "roh akan kembali kepada Allah yang mengaruniakannya"

2. kiranya rohku ada untukmu yang dimaksudkan itu ROH KUDUS yang ada padanya juga menyertai mereka, bukan Roh2 yang lain...

hehehe, kalau anda baca lengkap

Kiranya rohku akan ada untukmu, dan ikatan rantai belengguku, yang mana kamu tidak memandang rendah dan menjadi malu karenanya

"rohku dan ikatan rantai belengguku"
sudah pasti maksudnya roh diri dia sendiri dan "rantai" (panggilan) yang ada pada dia
ikatan rantai belenggu ngga cocok untuk menggambarkan ROH KUDUS
"rantai belenggu" yang dari ROH KUDUS pastinya berbeda2 juga tiap2 orang, ngga bisa disamakan kepada semua orang

"yang mana kamu tidak memandang rendah dan jadi malu"
ngga cocok juga kalo dia maksudkan hal ini adalah ROH KUDUS
why harus malu kepada ROH KUDUS dan memandang rendah ROH KUDUS? :)

ini ibarat bapa yang berkata kepada anak2nya "walau aku pergi jangan kuatir aku akan tetap ada bersamamu"
cocok diucapkan, dan ngga ada salahnya juga

but secara teologia udah jelas bukan roh dia yang bersama2 dengan kita, tapi ROH KUDUS sendiri
August 15, 2017, 12:44:10 PM
Reply #8
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 171
  • Denominasi: Nasrani

tetap saja, term "roh jahat" itu ngga cocok untuk dikenakan kepada manusia walaupun manusia itu masuk neraka

so fokusnya bukan kepada jadi jin, tuyul ato sejenisnya, tapi memang seharusnya ngga disebut demikian

other consideration, ada ayat kanon yang mengatakan "roh akan kembali kepada Allah yang mengaruniakannya"

Roh jahat itu ditujukan kepada orang tidak menerima karunia Allah.. yang tidak percaya bahwa Tuhan Yesus benar2 mati disalibkan..
Quote
hehehe, kalau anda baca lengkap

Kiranya rohku akan ada untukmu, dan ikatan rantai belengguku, yang mana kamu tidak memandang rendah dan menjadi malu karenanya

"rohku dan ikatan rantai belengguku"
sudah pasti maksudnya roh diri dia sendiri dan "rantai" (panggilan) yang ada pada dia
ikatan rantai belenggu ngga cocok untuk menggambarkan ROH KUDUS
"rantai belenggu" yang dari ROH KUDUS pastinya berbeda2 juga tiap2 orang, ngga bisa disamakan kepada semua orang

"yang mana kamu tidak memandang rendah dan jadi malu"
ngga cocok juga kalo dia maksudkan hal ini adalah ROH KUDUS
why harus malu kepada ROH KUDUS dan memandang rendah ROH KUDUS? :)

ini ibarat bapa yang berkata kepada anak2nya "walau aku pergi jangan kuatir aku akan tetap ada bersamamu"
cocok diucapkan, dan ngga ada salahnya juga

but secara teologia udah jelas bukan roh dia yang bersama2 dengan kita, tapi ROH KUDUS sendiri

Rantai belenggu bisa diartikan yang mengikat pada dirinya, ROH KUDUS lah yang mengikat dalam dirinya,
 karena orang Sekudus St. Ignatius yang mati sebagai Martir mempertahankan apa yang dia yakini, yang mengabdi kepada Tuhan sampai menjadi Uskup di Antiokhia..


Tulisan itu menuliskan tidak memandang Rendah bukan memandang Rendah

Dimana mereka jemaat smirna tidak memandang rendah dari karunia ROH KUDUS itu, sehingga mereka malu yg dimaksudkan hati mereka jadi lunak atau bisa dikatakan merendahkan hati mereka atau bisa diartikan kemurahan hati..



« Last Edit: August 15, 2017, 12:51:26 PM by civasnice »
August 15, 2017, 01:29:28 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9602
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Roh jahat itu ditujukan kepada orang tidak menerima karunia Allah.. yang tidak percaya bahwa Tuhan Yesus benar2 mati disalibkan..

I'm completely disagree with this

tidak boleh menyebut roh jahat kepada manusia yang notabene adalah ciptaan Allah dan sangat dikasihi Allah
walau manusia menolak Dia pun tetap Dia mengasihi manusia, jauh sebelum manusia kenal Dia sekalipun Dia sudah mengasihi manusia

tp kalo kamu pikir itu benar silahkan saja bro

untung ini bukan kanon jd sy bisa ngga setuju :)

Rantai belenggu bisa diartikan yang mengikat pada dirinya, ROH KUDUS lah yang mengikat dalam dirinya,
 karena orang Sekudus St. Ignatius yang mati sebagai Martir mempertahankan apa yang dia yakini, yang mengabdi kepada Tuhan sampai menjadi Uskup di Antiokhia..


Tulisan itu menuliskan tidak memandang Rendah bukan memandang Rendah

Dimana mereka jemaat smirna tidak memandang rendah dari karunia ROH KUDUS itu, sehingga mereka malu yg dimaksudkan hati mereka jadi lunak atau bisa dikatakan merendahkan hati mereka atau bisa diartikan kemurahan hati..

yup, anda orang pertama yang menganalogikan ROH KUDUS sebagai rantai belenggu

and yet again sorry I disagree

ROH KUDUS sangat lembut
ngga pernah berusaha untuk "mengambil alih" kehidupan manusia
kalau ROH KUDUS mau memaksa "membelenggu" manusia, semua manusia udah "terpaksa" bertobat sekarang

itu sebabnya ROH KUDUS dilambangkan sebagai burung merpati
burung merpati itu ngga pernah ngga pergi kalo diusir :)
kitalah yang harus mengikatkan diri kepada ROH KUDUS, dan bukan ROH KUDUS yang mengikat kita
kitalah yang harus mencintai Tuhan apa adanya bukan karena terpaksa
« Last Edit: August 15, 2017, 01:34:52 PM by HenHen »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)