Author Topic: PERSETUBUHAN ADALAH BUAH DOSA  (Read 6219 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 14, 2017, 07:24:54 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3594
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Menjadi pertanyaannya apakah Allah tidak tahu manusia akan jatuh kedalam dosa?
Kalau Allah yg maha tahu, berarti hubungan persetubuhan manusia nantinya sudah diketahui dari awal oleh Tuhan.

Allah Maha mengetahui, maka sudah barang tentu Allah tahu bahwa manusia akan jatuh dalam dosa. namun mengetahui bukan berarti Allah yg menyebabkan. Meskipun Allah tahu bahwa manusia akan mengkhianati Diri-Nya namun tidak mencegah Diri-Nya untuk menciptakan dunia. Tuhan tetap setia kepada manusia, meskipun manusia tidak setia kepada-Nya, sebab Ia tak dapat menentang hakekat Diri-Nya sendiri sebagai Allah yang setia (lih. 2 Tim 2:13). Tuhan akan tetap setia dalam bersikap adil dan berbelas kasih, meskipun sejumlah manusia menyalahgunakannya ataupun menentang-Nya.


Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 14, 2017, 11:45:14 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4615
  • Gender: Male
-cut-

Tuhan Yesus harus lahir dari seorang perempuan tanpa campur tangan benih laki-laki krn Ia harus lahir tanpa kutuk.
Adam dikutuk oleh Allah pd saat manusia jatuh dalam dosa, maka semua keturunannya akan menanggung kutuk tsb.

Namun bgitu sejak Kristus menebus manusia, semua keturunan orang percaya tidak lagi hidup dalam kutuk.
Paulus mngatakan bhw anak-anak yg lahir dari orang percaya adalah anak-anak kudus, bukan lagi anak-anak cemar.


Kalau boleh tahu seperti apakah kutuk Allah terhadap Adam?
September 15, 2017, 06:12:41 AM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2213
Menghina kodrat manusia? Lantas bagaimana dengan TUHAN sendiri yg dilahirkan tanpa persetubuhan?

Tuhan inkarnasi makanya Dia lahir tanpa persetubuhan sebab Tuhan sudah ada secara kekal bukan baru ada setelah Yesus lahir mas.

Yesus bukan manusia biasa karena Dia ALLAH dan manusia sepenuhnya,berbeda dengan manusia biasa.

Maria hanya dipilih oleh Tuhan untuk menyediakan tubuh bagi Anak Allah yang akan inkarnasi sesuai apa kata Alkitab :

Ibrani  10:5 Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki -- tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku --

Manusia baru eksis setelah dia lahir kedunia.

Jadi jangan samakan Tuhan dengan manusia seperti banyak praktek keagamaan anda itu.

Paham ?
September 15, 2017, 10:07:20 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1304
saya percaya proses berkembangbiaknya manusia tdk melalui persetubuhan.
Yesus dikandung tidak sama seperti umumnya manusia dikandung, dikatakan oleh Injil Ia dikandung dari ROH KUDUS. Karena itu maka proses kelahirannya pun tidak sama dengan umumnya manusia. Karena nubuat kitab suci menuliskan anak dara mengandung dan melahirkan. Bukan sekedar anak dara mengandung, tetapi mengandung dan melahirkan tetaplah anak dara.
3.coba dilihat kembali.. Apakah lebih tersiksa pada saat melahirkan atau pada saat tidak dapat merasakan melahirkan (mandul)

Sudah saya jawab di sini:

http://forumkristen.com/index.php?topic=62158.msg1212988#msg1212988

http://forumkristen.com/index.php?topic=62158.msg1212989#msg1212989
Bro Clay, kebetulan saya juga sependapat dengan anda, bahwa feeling saya perkembang biakan manusia yang sebetulnya dimaksudkan Tuhan bukan dengan cara persetubuhan. Apa bedanya kita dengan hewan ? Padahal katanya kita diciptakan segambar dengan Allah...Apakah ini yang dimaksudkan bahwa manusia ingin menyamai Allah dengan memakai caranya sendiri dalam menciptakan manusia baru ? Apakah karena hal itu, maka Adam dan Hawa dilemparkan ke bumi ? Pertanyaan2 ini terus menerus mengusik hati saya...Menurut kata hati saya, hanya Allahlah yang berkuasa untuk mengembangbiakan manusia menurut cara-Nya sendiri dan DIA pasti tidak akan membuat sengsara, sakit, menderita,dll karena DIA adalah Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang...

Salam Damai...

Tuhan memberkati...
September 16, 2017, 12:02:57 AM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4615
  • Gender: Male
Bro Clay, kebetulan saya juga sependapat dengan anda, bahwa feeling saya perkembang biakan manusia yang sebetulnya dimaksudkan Tuhan bukan dengan cara persetubuhan.


Allah telah menyatakan kehendak-Nya dalam Kitab Suci dan selama ini saya baca tidak ada gambaran bahwa persetubuhan bukan kehendak Allah.

Kejadian 2:24 jelas menyatakan, "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging." Menjadi satu daging memiliki makna rohani dan jasmani. Makna rohaninya kita semua telah tahu, sedangkan makna jasmaninya jarang dibahas di gereja, karena itu jemaat biasanya tidak paham. Hal ini jelas dijelaskan rasul Paulus dalam 1 Korintus 6:16, Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: "Keduanya akan menjadi satu daging." Apa yang dimaksud oleh rasul Paulus sangat jelas sekali, mengkaitkan antara persetubuhan dengan Kejadian 2:24. Bahkan kata bersetubuh diambil juga dari ayat tersebut.

Tidak dapat dibantah bahwa kehendak Allah telah dinyatakan oleh Allah sendiri dalam Kejadian 2:24 bahwa pria dan wanita akan bersetubuh dan karenanya mereka melahirkan anak dan berkembang biak.

Sekarang versi anda dan CLAY silahkan anda paparkan bahwa Allah pernah menyatakan kehendak-Nya seperti yang anda sangkakan tersebut.


Quote
Apa bedanya kita dengan hewan ? Padahal katanya kita diciptakan segambar dengan Allah...


Lagi anda menyimpulkan sesuatu yang tidak berdasarkan apa yang telah dinyatakan oleh Allah dalam Kitab Suci. Manusia dan binatang sebenarnya adalah sama. Kita sama-sama dari debu tanah, kita sama-sama bersifat jasmani dan kita sama-sama memiliki organ seksual, organ pernafasan, organ pencernaan, jantung, darah, susunan tulang yagn mirip, bahkan panca indra yang sama. Dalam ilham ROH KUDUS, Salomo menulis dalam Pengkotbah 3:18, Tentang anak-anak manusia aku berkata dalam hati: "Allah hendak menguji mereka dan memperlihatkan kepada mereka bahwa mereka hanyalah binatang." Ayat selanjutnya dikatakan bahwa nasip manusia dan binatang adalah sama. Memang benar kita adalah binatang, namun kita menerima Roh dari Allah sehingga kita menjadi spesial. Apa yang dinyatakan Allah segambar dan serupa dengan Allah bukanlah tubuh jasmani kita ini tetapi roh manusianya. Yesus telah menyatakan dalam Yohanes 4:24, "Allah itu Roh" maka jelas bahwa tubuh jasmani kita bukanlah yang dimaksudkan segambar dan serupa dengan Allah.

Adam dan Hawa di taman Allah bukanlah manusia sempurna, sebab manusia sempurna akan datang kemudian yang akan memberikan kita tubuh baru, yaitu tubuh kemuliaan, tubuh surgawi yang bukan dibentuk dari debuh tanah yang bersifat jasmani.

Lebih jelas silahkan baca kembali postingan saya disini http://forumkristen.com/index.php?topic=62158.msg1213064#msg1213064

bersambung dibawahnya...
« Last Edit: September 16, 2017, 12:05:42 AM by Krispus »
September 16, 2017, 12:03:06 AM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4615
  • Gender: Male

sambungan dari atasnya...


Quote
Apakah ini yang dimaksudkan bahwa manusia ingin menyamai Allah dengan memakai caranya sendiri dalam menciptakan manusia baru ? Apakah karena hal itu, maka Adam dan Hawa dilemparkan ke bumi ? Pertanyaan2 ini terus menerus mengusik hati saya

Jangan biasakan memikirkan sesuatu dengan pikiran manusia untuk mengenal Allah, sebab Allah telah memberikan Kitab Suci kepada kita untuk menjadi panduan bagi kita dalam mengenal Allah dan kehendak-Nya.

Adam dan Hawa diusir dari taman Eden, sebab mereka berbuat dosa. Hal itu jelas dikisahkan dalam Kitab Suci. Apa yang disebut dosa juga jelas yaitu pelanggaran hukum Allah (1 Yoh 3:4), dan di taman Allah tersebut hanya ada satu hukum Allah yaitu tentang larangan memakan buah pengetahuan akan yang baik dan yang jahat (Kej 2:16-17). Saat mereka memakannya maka itulah yang disebut dosa. Sedangkan akibat dari dosa telah disebutkan dalam firman Allah yang satu-satunya tersebut, yaitu kematian. Mengapa mereka diusir dari taman Allah, Kejadian 3:22 jelas menyebutkan sebab di taman tersebut terdapat buah kihidupan, karena mereka telah berdosa, maka mereka diusir dari taman tesebut agar jangan memakan buah tersebut dan hidup selamanya dalam dosa. Selanjutnya Yohanes 12:24-25 menjelaskan bahwa lewat kematian maka kita akan menerima kehidupan di dalam Kristus.

Quote
...Menurut kata hati saya, hanya Allahlah yang berkuasa untuk mengembangbiakan manusia menurut cara-Nya sendiri dan DIA pasti tidak akan membuat sengsara, sakit, menderita,dll karena DIA adalah Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang...

Salam Damai...

Tuhan memberkati...

Menurut Firman Allah, Allah telah menetapkan bahwa manusia berkembang biak melalui proses yang disebut menjadi satu daging yang sudah saya jelaskan diatas.

Menurut Firman Allah juga dikatakan, "Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya," 2 Timotius 3:12. Juga dalam Ibrani 11:25 dikatakan tentang iman, "karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa."

Jadi apakah Allah jahat saat Ia mendatangkan sakit dan penderitaan? Sesatlah anda jika anda beranggapan bahwa kasih dan sayang itu diwujudkan dalam bentuk dihindarkannya kita dari sakit dan penderitaan di dunia ini. Bacalah baik-baik 2 Korintus 7:10, "Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian." Allah juga mendatangkan dukacita di dunia ini dengan harapan seperti yang dikatakan rasul Paulus dalam 1 Korintus 11:32, "Tetapi kalau kita menerima hukuman dari Tuhan, kita dididik, supaya kita tidak akan dihukum bersama-sama dengan dunia."

Semoga ROH KUDUS mencerahkan mata hatimu.
September 16, 2017, 09:42:27 AM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3594
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Bro Clay, kebetulan saya juga sependapat dengan anda, bahwa feeling saya perkembang biakan manusia yang sebetulnya dimaksudkan Tuhan bukan dengan cara persetubuhan. Apa bedanya kita dengan hewan ? Padahal katanya kita diciptakan segambar dengan Allah...Apakah ini yang dimaksudkan bahwa manusia ingin menyamai Allah dengan memakai caranya sendiri dalam menciptakan manusia baru ? Apakah karena hal itu, maka Adam dan Hawa dilemparkan ke bumi ? Pertanyaan2 ini terus menerus mengusik hati saya...Menurut kata hati saya, hanya Allahlah yang berkuasa untuk mengembangbiakan manusia menurut cara-Nya sendiri dan DIA pasti tidak akan membuat sengsara, sakit, menderita,dll karena DIA adalah Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang...

Salam Damai...

Tuhan memberkati...

Ternyata ada juga yg satu feeling dengan saya. Meskipun sampai hari ini saya masih mencari-cari dukungan dari ayat di dalam Alkitab bukan berarti saya anggap feeling saya ini keliru. Ada beberapa teks yang cukup kuat saya yakini bahwa itulah yg dimaksud oleh Yesus tentang perkawinan adalah buah dosa.

Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan (Lukas 20:34) Yesus sering membuat suatu dikotomi antara orang dunia ini dan dunia lain. Manusia Roh dan manusia duniawi dalam setiap khotbah. Dan salah satu ayat lainnya

"..tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan. (Luk 20:35)


Sebelum Adam dan Hawa berdosa, mereka bebas dari perasaan-perasaan duniawi seperti takut, juga berahi.  Kedua kata ini dikenakan kepada manusia setelah mereka berbuat dosa yg artinya sebelum mereka berdosa mereka tidak mengenal kedua hal tsb dan tidak tahu apa itu takut dan tidak dapat mengerti suatu sensasi dari berahi. Sehingga bagi saya (pemahaman saya) Berahi  adalah penajisan persatuan dengan istri, penajisan sebab merupakan suatu kejahatan yang disahkan karena adalah kepuasan sensual timbal balik.  Berahilah yg menjadi unsur pendorong persetubuhan manusia, bukan lagi keinginan pemberiaan diri yg kudus dan total antara ke dua insan. Karena itu persetubuhan yg didorong oleh birahi terjadi seperti yg kita kenal sekarang ini. Apa yg saya katakan ini melampaui apa yg bisa kita bayangkan, karena saya berbicara ttg sesuatu yg tidak pernah kita kenal sebelumnya. Tetapi ada dalam benak saya, sesuatu persetubuhan yg sama sekali lain dari yg kita kenal sekarang. Dan saya yakini persetubuhan yg kita kenal sekarang ini adalah BUAH IBLIS.  Inilah NIKMAT DUNIA yang membuat manusia meninggalkan Allah. Inilah NIKMAT DUNIA yang oleh nya perang besar pun bisa tercipta. Dalam seribu kasus kejahatan yang berbeda, ada setidaknya sembilan ratus yang berakar pada NIKMAT DUNIA atau nafsu untuk memiliki seorang perempuan.


Sekarang versi anda dan CLAY silahkan anda paparkan bahwa Allah pernah menyatakan kehendak-Nya seperti yang anda sangkakan tersebut.


Penjelasannya diatas.
« Last Edit: September 16, 2017, 09:53:22 AM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 16, 2017, 10:27:16 AM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1304
Allah Bapa di surga, Jadikanlah seluruh Kehendak-Mu di dalam hidupku di dunia ini seperti di dalam Surga, dan tuntunlah aku senantiasa dengan ROH KUDUS-Mu agar aku senantiasa fokus hanya kepada ajaran-Mu yang berasal dari Surga,  dan mampukanlah aku agar aku bisa meniru keteladanan hidup Yesus selama hidup di dunia...Aku memohon kepada-Mu sebab aku sangat yakin dan percaya bahwa Engkau adalah Allah yang Maha Pemurah, Maha Pengasih, Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui dan sungguh pasti tahu apa yang terbaik untukku...Amin...

Salam Damai...

Tuhan memberkati...
September 16, 2017, 10:51:55 AM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1304
Ternyata ada juga yg satu feeling dengan saya. Meskipun sampai hari ini saya masih mencari-cari dukungan dari ayat di dalam Alkitab bukan berarti saya anggap feeling saya ini keliru. Ada beberapa teks yang cukup kuat saya yakini bahwa itulah yg dimaksud oleh Yesus tentang perkawinan adalah buah dosa.

Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan (Lukas 20:34) Yesus sering membuat suatu dikotomi antara orang dunia ini dan dunia lain. Manusia Roh dan manusia duniawi dalam setiap khotbah. Dan salah satu ayat lainnya

"..tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan. (Luk 20:35)


Sebelum Adam dan Hawa berdosa, mereka bebas dari perasaan-perasaan duniawi seperti takut, juga berahi.  Kedua kata ini dikenakan kepada manusia setelah mereka berbuat dosa yg artinya sebelum mereka berdosa mereka tidak mengenal kedua hal tsb dan tidak tahu apa itu takut dan tidak dapat mengerti suatu sensasi dari berahi. Sehingga bagi saya (pemahaman saya) Berahi  adalah penajisan persatuan dengan istri, penajisan sebab merupakan suatu kejahatan yang disahkan karena adalah kepuasan sensual timbal balik.  Berahilah yg menjadi unsur pendorong persetubuhan manusia, bukan lagi keinginan pemberiaan diri yg kudus dan total antara ke dua insan. Karena itu persetubuhan yg didorong oleh birahi terjadi seperti yg kita kenal sekarang ini. Apa yg saya katakan ini melampaui apa yg bisa kita bayangkan, karena saya berbicara ttg sesuatu yg tidak pernah kita kenal sebelumnya. Tetapi ada dalam benak saya, sesuatu persetubuhan yg sama sekali lain dari yg kita kenal sekarang. Dan saya yakini persetubuhan yg kita kenal sekarang ini adalah BUAH IBLIS.  Inilah NIKMAT DUNIA yang membuat manusia meninggalkan Allah. Inilah NIKMAT DUNIA yang oleh nya perang besar pun bisa tercipta. Dalam seribu kasus kejahatan yang berbeda, ada setidaknya sembilan ratus yang berakar pada NIKMAT DUNIA atau nafsu untuk memiliki seorang perempuan.

Penjelasannya diatas.
Bro Clay sebenarnya banyak kok nats di Alkitab yang kalau dianalisa menjurus ke kesimpulan tafsiranmu. Beberapa di antaranya yaitu :
- Selain di dalam Ayat2 Lukas yang telah tersebut di atas, ada juga nats lain ;
- Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku, sebab merekalah yang empunya Kerajaan surga (Polos, telanjang ga malu, belum makan buah Pengetahuan yang baik dan jahat kali ya)
- Di dalam Ayat Matius mengenai Golongan orang tidak kawin (Golongan tidak kawin yang ke 3, dimana mereka bisa kawin tetapi secara sukarela tidak mau kawin karena mau fokus melayani Tuhan demi Kerajaan Surga)

Dan satu hal lagi yang terkadang luput dari pengamatan kita, bahwa apakah kita tidak boleh mempersiapkan diri kita di dunia ini untuk mencaba hidup seperti di surga nanti (karena nanti disana tidak ada kawin dan dikawinkan). Hal ini bisa saja dimungkinkan dengan senantiasa hanya meminta pertolongan Allah untuk memampukan hal tersebut (Usaha manusia sendiri mustahil bisa ).
Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan dan DIA dapat menjadikan Kehendak-Nya di atas bumi seperti di dalam Surga(Ada di dalam Doa Bapa Kami). Tinggal bagaimana kita mau meresponnya...Berbalik lagi ke Iman kita masing-masing...

Salam Damai....

Tuhan memeberkati kita semua...
September 16, 2017, 11:25:07 AM
Reply #59
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 110
Saya setuju dengan perintah Allah untuk berkembang biak, namun yg saya tidak sependapat adalah bahwa berkembang biak itu dilakukan melalui suatu  persetubuhan. Persetubuhan itu mau didasari oleh apapun itu adalah buah dosa. Jika tidak ada dosa maka bentuk prokreasi antara dua insan bukan melalui persetubuhan yg kita kenal sekarang.

Sebagaimana yg kita yakini bersama Kesedihan dan penderitaan adalah buah dari dosa. Manusia mengalami siksaan melahirkan.

Karena itu yg dimaksud oleh Yesus tidak layak adalah kawin dan dikawinkan dalam pengertian persetubuhan


Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan (Lukas 20:34)


tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu  dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan. (Luk 20:35)

Lukas 20:35 tidak berbicara ttg adam dan hawa ketika penciptaan taman Eden. Jangan di lupakan bahawa penciptaan Adam dan Hawa sdh di rencanakan untuk hidup yang kekal dan tidak akan mati.

Pembicaraan Yesus dlm lukas 20:35 merujuk kpd kebangkitan org2 kudus yg di tebus dari kematian dan mereka ini adalah seperti dunia malaikat.. di dunia yg bukan dunia ini..

Perencanaan penciptaan Adam sememangnya di kembang biakkan melalui persetubuhan.

Ayat tersebut merujuk kpd dunia yg lain.
« Last Edit: September 16, 2017, 11:30:03 AM by Joelking »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)