Author Topic: Kebaktian di Rusun Pulo Gebang dibubarkan  (Read 1959 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 26, 2017, 10:16:39 AM
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 168
  • Denominasi: Fundamentalis
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan mengatakan, Nasoem Sulaiman sudah beberapa kali mencoba membubarkan ibadah kebaktian di Rusun Pulogebang.

Setidaknya, Nasoem alias Joker sudah tiga kali melakukan hal tersebut.

"Sudah tiga kali dari tahun 2015, ada orang kebaktian disiram air. Terus 2016 juga begitu, dia mau mengintimidasi tapi dicegah sama kita. Nah ini yang terakhir," ujar Agustino di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (25/9/2017).

Agustino sudah bertemu langsung dengan Joker untuk membicarakan masalah itu. Dia menegaskan Joker akan dikeluarkan dari rusun jika mengulangi perbuatannya itu.

Bukan hanya itu, Agustino juga berjanji akan memproses secara hukum masalah ini jika Joker kembali berulah.

"Kemarin saya panggil dia. 'Sekali lagi Anda ya, saya perhatikan Anda Nasoem. Kalau Anda berbuat lagi, Anda pasti keluar dari rumah susun' . Dia jawab siap, ngomongnya begitu, kita lihat saja nanti," ujar Agustino.

Pada Sabtu (23/9/2017), Joker membubarkan ibadah kebaktian anak-anak di Rusun Pulogebang sambil membawa senjata tajam seperti kapak.

Agustino mengatakan, senjata tajam tersebut bukan untuk mengintimidasi anak-anak. Joker yang merupakan tukang bangunan kebetulan sedang membawa kapak saat melihat ibadah kebaktian dan membubarkannya.

Kepala Unit Pengelola Rusunawa Pulogebang Ageng Darmintono mengatakan, Joker sudah menyesali perbuatannya dan meminta maaf.

"Tadi sudah menyatakan menyesal, meminta maaf, dan tidak akan mengulangi lagi," ujar Ageng.

* Joker merupakan tokoh masyarakat dan agama (islam) yang populer di rusun dan di Jakarta Timur.


Sumber :

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/09/25/13042601/joker-sudah-tiga-kali-bubarkan-kebaktian-di-rusun-pulogebang.

https://metro.tempo.co/read/1019447/perusuh-kebaktian-pulo-gebang-dikeroyok
September 26, 2017, 10:51:50 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Diasingkan saja warga pengidap sikap intoleran seperti itu. Sikapnya bukan sikap warga NKRI. Kalo dia keukeuh dan ingin menjadi warga negara, tempatkan saja di pulau terpencil. Orang pengidap sikap seperti itu tidak patut bermukim di lingkungan yang majemuk. NKRI sudah dari sononya majemuk dalam hal tempat, budaya, bahasa, agama, warna kulit, dll.
Maka, apabila Nasoem Sulaiman (Joker) tidak dapat menerima kemajemukan, Joker saja yang diasingkan. Bukan membiarkannya menjadi seperti "duri dalam daging" di tengah masyarakat majemuk.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)