Author Topic: Bunuh Diri apa definisi dalam Kristen?  (Read 1756 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 05, 2017, 11:10:48 AM
Reply #10
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 110
Simson udah jelas masuk dalam pahlawan iman, maka tindakannya itu pastilah bukan bunuh diri

keadaan Simson saat itu bukan putus asa menurut sy ya, tapi kalopun dia memang putus asa, dia tidak memenuhi persyaratan bunuh diri diatas

bunuh diri itu jelas : dengan tujuan mengakhiri nyawa diri sendiri, bukan karena berkorban di medan perang

Adakah situasinya boleh di katakan begini - semson tdk tahan lagi menderita siksaan kerana matanya di cungkil dan di siksa dgn berat...

Lalu dia mau mati bersama2 dgn musuhnya...

Apakah sebutan yg sesuai utk ini..?
October 05, 2017, 11:20:11 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9650
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
ngga cocok

tidak terlihat Simson mengeluh karena penderitaannya yang berat ituh
malah diakhir hidupnya dia sendiri yang berdoa minta pengharapan supaya bisa membalas ke musuh2nya
orang yang berdoa demikian seharusnya bukan orang yang sudah tidak tahan menderita lagi
November 01, 2017, 11:11:59 PM
Reply #12
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 188
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Adakah situasinya boleh di katakan begini - semson tdk tahan lagi menderita siksaan kerana matanya di cungkil dan di siksa dgn berat...

Lalu dia mau mati bersama2 dgn musuhnya...

Apakah sebutan yg sesuai utk ini..?

simson bukan semson  :coolsmiley:
November 19, 2017, 10:31:36 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3714
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Apa makna bunuh diri dalam konteks alkitab?

Bunuh diri adalah kekerasan terhadap diri sendiri. Tidak sah melakukan kekerasan terhadap siapa pun, bahkan terhadap diri sendiri. Barangsiapa mati dalam keputus-asaan tidak lagi akan diampuni. Tidak dalam pengadilan pribadi yang langsung, pun sesudah abad-abad  di alam penantian, pada hari Kiamat, tidak pernah!

Apakah itu merupakan kekerasan dari pihak Allah?
Tidak: itu keadilan.


Manusia adalah makhluk yang dikaruniai akal budi dan pengetahuan adikodrati, yang diciptakan bebas oleh Allah,

Namun manusia memutuskan untuk mengikuti jalan yang ia pilih dan dalam keputusasaannya manusia beranggapan  "Allah tidak akan mengampuniku. Aku terpisahkan dari-Nya untuk selamanya. Aku pikir aku harus menerapkan hukum pada diriku sendiri atas kejahatanku sendiri. Aku memisahkan diri dari hidup demi menghindari penyesalan"

Manusia tanpa berpikir bahwa dia tak akan lagi merasakan penyesalan jika  ia mau datang dalam rengkuhan Kasih setia TUHAN.

Dan terjadilah atas dirinya, seperti yang telah ia putuskan. Allah tak akan menerapkan kekerasan pada kebebasan yang Allah  berikan kepada manusia.
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
December 25, 2017, 08:56:15 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1074
  • BIBLE IS TRUTH
Dan terjadilah atas dirinya, seperti yang telah ia putuskan. Allah tak akan menerapkan kekerasan pada kebebasan yang Allah  berikan kepada manusia.

Ditelan ikan 3 hari apakah bukan kekerasan/hukuman Allah terhadap kebebasan Yunus ?

Kehancuran Sodom dan Gomorah apakah bukan kekerasan Allah atas kebebasan manusia berbuat dosa ?



January 09, 2018, 12:47:43 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4772
  • Gender: Male
Apa makna bunuh diri dalam konteks alkitab?

Setelah membaca dua halaman baru jelas maksud penanya buat saya.

Di dalam Alkitab ada 7 kejadian yang menceritakan peritiwa bunuh diri.
1. Hak 9:52-54 - Abimelekh
2. Hak 16:29-30 - Simson
3. 1 Sam 31:4 - Saul
4. 1 Sam 31:5 - pembawa senjatanya
5. 2 Sam 17:23 - Ahitofel
6. 1 Raja 16:18-19 - Zimri
7. Kisah 1:18-19 - Yudas Iskariot

Bunuh diri adalah perbuatan manusia atas kehendaknya sendiri mencabut nyawanya sendiri atau mengakhiri hidupnya yang sekarang ini.

Dan ada 4 tokoh yang rasanya ingin bunuh diri namun tidak dilakukan.
1. Salomo - Pkh 2:17
2. Elia - 1 Raj 19:4
3. Yunus - Yun 4:8
4. Paulus - 2 Kor 1:8

Kita belajar dari mereka yang melakukan dan belajar dari mereka yang tidak melakukannya untuk mengerti kehendak Allah.

1. Abimelekh, Saul dan Zimri melakukan bunuh diri sebab ia melawan kehendak Allah, dan saat matipun ia masih hendak melawan hukum Allah dengan mati bunuh diri tidak bersedia mati ditangan lawannya seperti halnya semua orang yang dimurkai Allah.

2. Ahitofel dan Yudas Iskariot melakukan bunuh diri sebab mereka tidak mau merendahkan diri dan sombong, mereka malu terhadap dunia dan memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

3. Samson dan pembawa senjata Saul mengakhiri hidupnya sebagai seorang yang setia melakukan tugasnya.

Dari 7 peristiwa bunuh diri, 5 diantaranya dilakukan oleh pendosa yang hendak melawan kehendak Allah dan hanya 2 diantara mereka yang mengakhiri hidupnya sendiri untuk menunaikan tugasnya. Seperti para martir yang mati, mereka memilih dibunuh dari pada menyangkal Kristus (keputusan mencabut nyawanya sendiri ada ditangan mereka sendiri). Tindakan martir sama samakan seperti perbuatan Samson, yang memutuskan untuk mati menunaikan tugasnya sebagai nazir Allah dengan kematiannya.

Kita melihat bahwa kematian bunuh diri 5 tokoh tersebut bukanlah perbuatan yang menyenangkan hati Allah, demikian juga kita melihat 4 tokoh yang sudah tidak ingin hdup lagi namun tetap mempertahankan hidupnya sebab mereka menemukan atau melihat dengan jelas tujuan hidupnya. Jika tidak mungkin mereka akan mengakhiri hidupnya sendiri juga. Namun Allah ternyata menolong mereka agar tetap hidup.

Flp 1:22 berkata, "Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah."

Setiap orang dirancang Tuhan agar hidup berbuah bagi Kerajaan Allah, melakukan pekerjaan-pekerjaan yang telah disiapkan Allah sebelum kita dilahirkan agar kita mendapat bagian dalam-Nya.  Ef 2:10 berkata, "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." Salomo, Elia, Yunus dan Paulus melihat pekerjaan itu dan mereka tetap hidup di dunia ini untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya walau mereka menjalani hidup yang berat.

Bagaimana kita tahu bahwa pekerjaan yang menjadi bagian kita telah selesai? Kita akan tahu jika Tuhan telah menjemput kita, bukan kita sendiri yang mengakhiri hidup kita sendiri. Mzm 102:25 Daud berkata: "Ya Allahku, janganlah mengambil aku pada pertengahan umurku! Tahun-tahun-Mu tetap turun-temurun!"

Hidup dan mati tetap ada ditangan TUHAN, baik mereka yang mengakhiri hidupnya sendiri sekalipun. Namun kita harus tahu, bahwa Alkitab menceritakan orang-orang yang mati sebelum selesai usianya atau bagian pekerjaannya adalah orang-orang yang dimurkai atau dikutuk oleh TUHAN. Termasuk mereka yang menghakirinya sendiri.

Demikian singkat penjelasannya, jika kurang jelas silahkan ditanya.
« Last Edit: January 09, 2018, 12:52:24 PM by Krispus »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)