Author Topic: Mohon Dibantu Pencerahannya Sisbro, Apakah Sola Scriptura itu Alkitabiah?  (Read 9766 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 11, 2017, 02:28:17 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4653
  • Gender: Male
-cut-

Konsekuensi logisnya, maka pernyataan @Krispus: supaya tidak menafsirkan sendiri artinya dan mengajak orang berdiskusi tentang hal yang tidak pada pengertian sebenarnya sulit dituruti. Sebab, manusia yang memiliki rasa ingin tahu, akan senantiasa mempertanyakan, mengapa ada perbedaan-perbedaan pemaknaan? Mengapa satu kelompok berbeda pemaknaan dengan kelompk lain?
 
Kupikir, hal itu pula yang menunjukkan bahwa Sola Scriptura itu sendiri adalah konsep buatan manusia tanpa arahan ROH KUDUS, sehingga diinterpretasi semau sendiri oleh manusia lain.

Ada partisipan forum yang berkenan mengkoreksi?

Salam damai.

Anda menulis dalam pembukaan diskusi:

 Sola Scriptura diartikan sebagai: Alkitab digunakan sebagai alat uji segala ajaran.

Ajaran itu lahir dari Alkitab, bukan sebaliknya ajaran itu muncul baru diuji dengan Alkitab. Lagi pula arti "segala ajaran" bersifat bias. Kemudian dari hasil membaca ensiklopedia umum diatas, apakah anda menemukan definisi seperti yang anda lontarkan tersebut?

Jika tidak ada dan niat anda tulus, berdiskusilah topik yang lain.
October 11, 2017, 02:56:59 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
iniloh bro sis skalian, kalau mau dipikir dengan baik sebenernya ngga ada pertentangan koq
Maksud @HenHen, hanya perbedaan sudut pandang yang tidak sampai bertentangan, kan?
Saya kira juga begitu. Kalo membandingkan dengan kalimat kawan-kawan Moslem, bilang bagimu agamamu, bagku agamaku.
Namun, betapa menjengkelkannya jika ketemu dengan orang yang tidak menerima masukan, sementara pendapatnya tidak dapat diterima. Ibu saya bilang, "Pintar gak bisa dijadikan guru, bodoh gak bisa dijadikan murid".

Quote
kamu lihat aja, yang bikin ada pertentangan itu kan oknumnya itu2 aja, ganti2 ID doang, yang sya heran model kek gitu ngga diban IPnya skalian sama moderator, malas ngliatnya juga
Sering pula membawa-bawa pkok bahasan dari trit lain ke trit berbeda.

Quote
Sola Scriptura Alkitabiah? so pasti, prinsipnya ada, Yesus pun sering mengutip ayat2 yang ada di scriptura pada masaNya
Lhoh, arti Sola Scriptura apa, Hen? Apakah Sola Scriptura itu sama dengan mengutip ayat Scriptura?

Quote
https://en.wikipedia.org/wiki/Sola_scriptura
perhatikan pengertian ini :
Sola scriptura (Latin: by Scripture alone) is a Christian theological doctrine which holds that the Christian Scriptures are the sole infallible rule of faith and practice.
apakah hal ini bertentangan dengan doktrin Katolik? nggak kan?
Dengan digunakannya sole yang diindonesiakan sebagai tunggal, atau satu-satunya, memang bertentangan, @Hen. Sebab, menurut Katolik, Scriptura itu bukan satu-satunya yang infallible. Masih ada Tradisi Gereja, dan Magisterium. Kristen pernah belum memiliki Scriptura yang lengkap, dimana Perjanjian Baru belum dikanon, dan pada saat itu, yang menjadi acuan ialah Tradisi Suci.

Quote
Katolik melabeli Alkitab itu "innerant", literally ga ada salahnya, ya ini benernya sola scriptura kok, dalam bahasa yang lain saja
Arti sola itu ialah sole yang diindonesiakan menjadi tunggal atau satu-satunya. Di Katolik, Alkitab bukan satu-satunya sumber kebenaran.

Quote
http://www.katolisitas.org/apakah-itu-bible-inerrancy/

‘Bible inerrancy‘ artinya adalah Kitab Suci, sebagai Sabda Tuhan, sepenuhnya bebas dari kesalahan. Dengan kata lain, apa yang dituliskan di dalam Kitab Suci adalah suatu kebenaran dan tidak bertentangan dengan fakta.

harus dipandang sebagai pernyataan ROH KUDUS, maka harus diakui, bahwa kitab-kitab dalam Kitab Suci mengajarkan dengan teguh dan setia serta tanpa kekeliruan kebenaran, yang oleh Allah dikehendaki supaya dicantumkan dalam kitab-kitab suci demi keselamatan kita.
Dan bukan itu satu-satunya yang infallible. Magisterium ketika sedang menjalankan kewenangannya mengajarkan hal yang diperintahkan Yesus Kristus, juga infallible. Tuhan Yesus Kristuslah jaminannya.

Quote
apa sih yang mau diributkan? wong bahasanya sama2 aja
Sebenarnya bukan hendak meributkan, jika para pihak bisa menahan diri tidak memaksakan pemahamannya kepada pihak lain.

Quote
Katolik ngga mungkin melakukan sesuatu yang sifatnya bertentangan dengan Alkitab, karena mereka sendiri sudah mengakui kalau Alkitab ngga ada salahnya
Betul. :afro:

Quote
walaupun mereka bilang ada 3 yang jadi acuan : magisterium, Alkitab, dan tradisi suci
yang mereka cuma berani kasih label ga ada salahnya cuma satu loh : Alkitab
magisterium jelas dalam sejarahnya pernah salah
tradisi juga demikian
ooppsss... kalo @HenHen berkenan, tolong ajukan referensinya, dong.

Quote
kalo mau mikir apa adanya kan emang begitu faktanya
Kupikir, apa yang @HenHen sampaikan mengenai pandangan Katolik pada Scriptura, Magisterium, dan Tradisi Suci masih berbeda. Sependek yang kuketahui, Katolik menganut bahwa yang infallible, ya ketiga hal itu, Scriptura, Magisterium, dan Sacred Tradition.

Quote
Protestan ada karena ada masa dimana apa yang dilakukan Katolik sudah sedemikian buruknya, makanya mereka mengkoreksinya dengan Alkitab yang memang saat itu juga sudah dipercaya tak ada salahnya
Kukira, hal yang diprotes ialah penjualan Surat Pengakuan Dosa, bukan doktrin.

Quote
Katolik nanya2 ke Protestan, sola scriptura ada di Alkitab gak? ngapain nanya? itu doktrin juga kamu yang bikin kok awalnya, Protestan cuma ngejalanin ajai, sambil ganti namanya, karena ya cuma itu panduannya, ngga ada yang lain, surat2 yang lain itu ngga ada yang labelnya "innerant"
Menarik.
Tolomg @HenHen perjelas.

Quote
smoga bisa lebih dimengerti
soal oknum2 yang rese ngga usah diladenin bung
model gitu cuma ada 1-2 orang aja di forum ini
Baiklah kalo begitu.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
October 11, 2017, 03:02:36 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1396
Dari suatu diskusi di forum terhormat ini, muncul pertanyaan: Di bagian mana dari Alkitab berisikan ajaran Sola Scriptura? Dalam diskusi itu, Sola Scriptura diartikan sebagai: Alkitab digunakan sebagai alat uji segala ajaran. Lalu untuk menjawab pertanyaan tersebut, penganut Sola Scriptura seperti diartikan di atas memberikan Kis 17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

Setelah mengadakan penelitian kecil-kecilan pada ayat tersebut, tidak kutemukan pengertian Sola Scriptura ialah Alkitab digunakan sebagai alat uji segala ajaran. Ayat tersebut berada pada perikop Paulus dan Silas di Berea (Kis 17:10-15). Ayat 10, Paulus dan Silas tiba di Berea dan mereka ke rumah ibadat. Ayat 11, seperti yang dikutip biru di atas. Ayat 12, banyak yang menjadi percaya. Ayat 13, Orang Tessalonika datang ke Berea dan menghasut orang Berea. Ayat 14, Paulus disuruh segera ke pantai laut, tetapi Silas dan Timotius masih tinggal. Ayat 15, Dari Atena Paulus berpesan agar Silas dan Timotius selekas mungkin bergabung ke Atena. Penelitian kecil-kecilan yang kulakukan itu, justru menguatkan pemahamanku, bahwa Sola Scriptura (seperti diartikan itu) adalah “Sola Tegar Tengkuk”.

Nah, dari antara Sisbro sekalian yang dikasihi Tuhan, adakah yang berkenan memberi pencerahan, mengapa disimpulkan bahwa Kis 17:11 memuat pengertian Sola Scriptura ialah Alkitab digunakan sebagai alat uji segala ajaran. Atau, adakah pengertian Sola Scriptura selain dari situ? Atau, saya menelitinya secara kurang cermat? Atau, ada ayat atau rangkaian ayat lain di Alkitab yang mengartikan Sola Scriptura. Pun jika Sisbro mengetahui ada trit forum ini yang berisi penjelasan mengenai kealkitabiahan Sola Scriptura, akan sangan menggembirakan, dan patut kuterima kasih.

Demikian, salam damai.
Alat Uji ? Seperti di Laboratorium aja....Tapi biasanya kalo di Lab, yang mahir dan tahu benar menggunakannya khan para Analis2 khan ya ? Gimana kalau banyak orang2 yang sama sekali ga ngerti bahan kimia mau coba2 dan sok tahu mau menggunakan Alat2 Uji di Lab. tersebut. Mereka tanpa masker dan sarung tangan bermain main dengan Asam Nitrat, Sianida, dll...Bisa kebayang ga tuh...akibatnya ?
Mudah2an bisa ngerti dengan Ilustrasi di atas...

Salam Damai...

Tuhan memberkati...
October 11, 2017, 03:26:41 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9130
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Maksud @HenHen, hanya perbedaan sudut pandang yang tidak sampai bertentangan, kan?
Saya kira juga begitu. Kalo membandingkan dengan kalimat kawan-kawan Moslem, bilang bagimu agamamu, bagku agamaku.
Namun, betapa menjengkelkannya jika ketemu dengan orang yang tidak menerima masukan, sementara pendapatnya tidak dapat diterima. Ibu saya bilang, "Pintar gak bisa dijadikan guru, bodoh gak bisa dijadikan murid".
Sering pula membawa-bawa pkok bahasan dari trit lain ke trit berbeda.

cuekin aje

Lhoh, arti Sola Scriptura apa, Hen? Apakah Sola Scriptura itu sama dengan mengutip ayat Scriptura?

artinya sama dengan Katolik mengganggap Alkitab itu inerrant

Dengan digunakannya sole yang diindonesiakan sebagai tunggal, atau satu-satunya, memang bertentangan, @Hen. Sebab, menurut Katolik, Scriptura itu bukan satu-satunya yang infallible. Masih ada Tradisi Gereja, dan Magisterium. Kristen pernah belum memiliki Scriptura yang lengkap, dimana Perjanjian Baru belum dikanon, dan pada saat itu, yang menjadi acuan ialah Tradisi Suci.

itu menurutmu, nyatanya satu2nya yang masih dianggap infaliable sampe sekarang dan masih terbukti infaliable sampe sekarang adalah Alkitab

Magisterium dianggap infaliable? sejarah tidak membuktikan begitu
Tradisi gereja dianggap infaliable? sejarah juga tidak membuktikan begitu

setahu saya ngga ada juga doktrin tertulis yang bener2 menyatakan kalo tradisi/magisterium itu adalah infaliable sperti Alkitab, CMIIW, ato sertakan linknya kl ada

ajaran magisterium sebelumnya bisa di"ubah" oleh magisterium setelahnya kan? :)
bgt jg dgn tradisi

Arti sola itu ialah sole yang diindonesiakan menjadi tunggal atau satu-satunya. Di Katolik, Alkitab bukan satu-satunya sumber kebenaran.
Dan bukan itu satu-satunya yang infallible. Magisterium ketika sedang menjalankan kewenangannya mengajarkan hal yang diperintahkan Yesus Kristus, juga infallible. Tuhan Yesus Kristuslah jaminannya.
Sebenarnya bukan hendak meributkan, jika para pihak bisa menahan diri tidak memaksakan pemahamannya kepada pihak lain.
Betul. :afro:

mknya sy pernah komen jg bahwa "sola scriptura" itu ngga terlalu cocok kata2nya
tapi pengertiannya sebenarnya adalah seperti Katolik menganggap Alkitab itu inerrant

ooppsss... kalo @HenHen berkenan, tolong ajukan referensinya, dong.

surat pengampunan dosa salah satunya kan, masa perlu referensi?
itu kan produk dr magisterium yang ada saat itu dan kl ga salah udah jadi semacam tradisi saat itu kok

Kupikir, apa yang @HenHen sampaikan mengenai pandangan Katolik pada Scriptura, Magisterium, dan Tradisi Suci masih berbeda. Sependek yang kuketahui, Katolik menganut bahwa yang infallible, ya ketiga hal itu, Scriptura, Magisterium, dan Sacred Tradition.

nah silahkan kasih referensinya kalau begitu
tapi walaupun memang ada referensinya yang valid skalipun, sejarah jelas sudah membuktikan magisterium Katolik dan tradisi Katolik pernah ada salahnya
kalo ngga ya Protestan ngga lahir :)

Kukira, hal yang diprotes ialah penjualan Surat Pengakuan Dosa, bukan doktrin.

salah satunya itu, kalau dipelajari ada hal2 lainnya
« Last Edit: October 11, 2017, 03:33:46 PM by HenHen »
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
October 11, 2017, 04:19:51 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
-cut-
Konsekuensi logisnya, maka pernyataan @Krispus: supaya tidak menafsirkan sendiri artinya dan mengajak orang berdiskusi tentang hal yang tidak pada pengertian sebenarnya sulit dituruti. Sebab, manusia yang memiliki rasa ingin tahu, akan senantiasa mempertanyakan, mengapa ada perbedaan-perbedaan pemaknaan? Mengapa satu kelompok berbeda pemaknaan dengan kelompk lain?
Kupikir, hal itu pula yang menunjukkan bahwa Sola Scriptura itu sendiri adalah konsep buatan manusia tanpa arahan ROH KUDUS, sehingga diinterpretasi semau sendiri oleh manusia lain.
Ada partisipan forum yang berkenan mengkoreksi?
Salam damai.
Anda menulis dalam pembukaan diskusi:
Sola Scriptura diartikan sebagai: Alkitab digunakan sebagai alat uji segala ajaran.
Ajaran itu lahir dari Alkitab, bukan sebaliknya ajaran itu muncul baru diuji dengan Alkitab. Lagi pula arti "segala ajaran" bersifat bias. Kemudian dari hasil membaca ensiklopedia umum diatas, apakah anda menemukan definisi seperti yang anda lontarkan tersebut?
Jika tidak ada dan niat anda tulus, berdiskusilah topik yang lain.
Terlalu pendek @Krispus potong. Untuk tidak merubah arti, seharusnya @Krispus memotong begini:
Quote
... Dalam diskusi itu, Sola Scriptura diartikan sebagai: Alkitab digunakan sebagai alat uji segala ajaran. ..
atau:
Quote
... tidak kutemukan pengertian Sola Scriptura ialah Alkitab digunakan sebagai alat uji segala ajaran. ...
untuk menunjukkan bahwa pikiran itu bukan dari @Sotardugur Parreva. Pikiran itu dari pasangan diskusi di trit lain forum ini. Sementara quoting @Krispus itu menunjukkan seolah-olah pikiran itu dari @Sotardugur Parreva. Padahal, pikiran itu pula yang ingin @Sotardugur Parreva tanyakan.

Maksud @Krispus, suatu ajaran (Sola Scriptura misalnya) lahir dari Alkitab? Kemudian diuji dengan Alkitab?

Nah, iya, memang begitu. Maka pertanyaan lanjutannya ialah:
Quote
Di bagian mana dari Alkitab berisikan ajaran Sola Scriptura?
Jika benar ajaran Sola Scriptura itu lahir dari Alkitab, tentu idealnya, ada ayat atau rangkaian ayat-ayat dalam Alkitab yang menjadi cikal-bakal lahirnya ajaran Sola Scriptura.
Yang ingin kuketahui, di bagian mananya Alkitab termuat cikal-bakal ajaran Sola Scriptura?

Oo, apakah pikiran seperti ter-quote itu dikutip dari Ensiklopedia Umum? @Sotardugur Parreva tidak mengetahuinya. Sepengetahuan @Sotardugur Parreva, pernyataan itu ditulis oleh seorang partisipan forum di trit lain. Pengakuannya, dia penganut Sola Scriptura, yang menguji segala ajaran dengan Alkitab.

Tentang ketulusan niat, @Sotardugur Parreva sungguh-sungguh tulus berniat untuk mengetahui di bagian mananya Alkitab terdapat ajaran, atau cikal-bakal ajaran Sola Scriptura, sehingga trit ini kukemukakan. Pada trit di mana diskusi @Sotardugur Parreva dengan partisipan bersangkutan, sudah berulang kali ditanyakan kepada partisipan tersebut pertanyaan serupa, namun tidak pernah mendapat jawaban tuntas. Maka, kuduga, ada partisipan lain yang berkenan membantu memberitahukan di bagian mana di Alkitab berisikan ajaran atau cikal-bakal ajaran Sola Scriptura. Maka, kukemukakan trit ini.

Demikian, salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
October 11, 2017, 05:47:05 PM
Reply #15
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6344
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Nah, kupikir, perlu penting mencermati mengapa sampai terbentuk perbedaan pendekatan?
Kalo dikaitkan dengan "perceraian", menurut pendapatku, perbedaan pendekatan itu terjadi karena kekerasan hati para pihak yang terlibat pada saat terjadinya perpisahan kelompok, eh, lebih tepat pemisahan diri, deh.

Salam damai.

Coba kita urut saja ya.

Gereja mula-mula menerapkan Scriptura (kitab PL), Tradition (tulisan rasuli/yg diinspirasikan para rasul) dan Magisterium (sidang jemaat yg diawasi para rasul) sbg standar kebenaran bagi seluruh gereja.

Sejak Kanon Alkitab (PL dan PB) ditetapkan, maka Gereja (universal) menetapkan Scriptura (PL+PB), Tradition (tulisan bapa gereja) dan Magisterium (sidang jemaat ke-5 patriakh) sbg standar kebenaran bagi seluruh gereja.

Kmudian pd saat terjadi skisma, Gereja Barat menetapkan Scriptura (PL+PB), Tradition (tulisan bapa gereja barat) dan Magisterium (sidang jemaat yg berpusat di Roma) sbg standar kebenaran bagi seluruh gereja.
Gereja di luar Roma kmudian bergerak dg tradition dan magisteriumnya masing-masing.

Lalu pd saat Reformasi, Protestan menetapkan Scriptura (PL+PB) sbg patokan satu-satunya yg tidak mungkin salah namun mereka juga bergerak sesuai tradition dan magisteriumnya masing-masing.

Dari sini kita bisa merenungkan sendiri mengapa Protestan mngambil sikap hanya mengambil Scriptura, sdangkan tradition dan magisterium menjadi relatif bagi seluruh gereja.
« Last Edit: October 11, 2017, 05:50:28 PM by Siip »
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
October 11, 2017, 10:35:03 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Alat Uji ? Seperti di Laboratorium aja....Tapi biasanya kalo di Lab, yang mahir dan tahu benar menggunakannya khan para Analis2 khan ya ? Gimana kalau banyak orang2 yang sama sekali ga ngerti bahan kimia mau coba2 dan sok tahu mau menggunakan Alat2 Uji di Lab. tersebut. Mereka tanpa masker dan sarung tangan bermain main dengan Asam Nitrat, Sianida, dll...Bisa kebayang ga tuh...akibatnya ?
Mudah2an bisa ngerti dengan Ilustrasi di atas...

Salam Damai...

Tuhan memberkati...
:D Tidak begitu juga keles.

Maksud dari Sola Scriptura ialah Alkitab digunakan sebagai alat uji segala ajaran ialah bahwa ajaran apapun yang dikeluarkan oleh kelompok yang menamakan diri pengikut Kristus, harus terdapat dalam Alkitab. Pun jika tidak ada secara blek-plek dalam suatu ayat, setidaknya, dapat ditarik pengertian seperti itu dari rangkaian ayat-ayat.

Tapi, terima kasih sudah mampir dan meramaikan.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
October 11, 2017, 10:46:57 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10523
Coba kita urut saja ya.

Gereja mula-mula menerapkan Scriptura (kitab PL), Tradition (tulisan rasuli/yg diinspirasikan para rasul) dan Magisterium (sidang jemaat yg diawasi para rasul) sbg standar kebenaran bagi seluruh gereja.

Sejak Kanon Alkitab (PL dan PB) ditetapkan, maka Gereja (universal) menetapkan Scriptura (PL+PB), Tradition (tulisan bapa gereja) dan Magisterium (sidang jemaat ke-5 patriakh) sbg standar kebenaran bagi seluruh gereja.

Kmudian pd saat terjadi skisma, Gereja Barat menetapkan Scriptura (PL+PB), Tradition (tulisan bapa gereja barat) dan Magisterium (sidang jemaat yg berpusat di Roma) sbg standar kebenaran bagi seluruh gereja.
Gereja di luar Roma kmudian bergerak dg tradition dan magisteriumnya masing-masing.

Lalu pd saat Reformasi, Protestan menetapkan Scriptura (PL+PB) sbg patokan satu-satunya yg tidak mungkin salah namun mereka juga bergerak sesuai tradition dan magisteriumnya masing-masing.

Dari sini kita bisa merenungkan sendiri mengapa Protestan mngambil sikap hanya mengambil Scriptura, sdangkan tradition dan magisterium menjadi relatif bagi seluruh gereja.

kalo yg saya pahami sih...

"sola" yg dimaksud adalah sebagai identitas pembeda dgn roma katolik..

kalo roma katolikism: itu standar kebenaran non-alkitabnya dirumuskan secara tersentralisasi oleh ulama-ulama di roma.

kalo protestantism: standar kebenaran non-alkitab-nya dirumuskan secara ter-DE-sentralisasi oleh masing2 majelis yang diakui oleh jemaat ybs.


dan tentu..
ETIOLOGI istilah "sola" itu adalah suatu ANTITESIS atau KONTRAPOSISI terhadap praksis abusif pada masa itu.
sehingga dengan pake istilah "sola", diharapkan lebih ear-catching sehingga lebih mudah dipersepsikan KONTRAS atau DIAMETRAL terhadap apa yang hendak di lawan.

it is a matter of social movement and organisational dynamics kan ya?

gitu pemahaman saya sih.
October 12, 2017, 12:04:26 AM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
cuekin aje
Okkela kalo begitu.

Quote
artinya sama dengan Katolik mengganggap Alkitab itu inerrant
Alkitab innerant? Maksudnya?

Quote
itu menurutmu, nyatanya satu2nya yang masih dianggap infaliable sampe sekarang dan masih terbukti infaliable sampe sekarang adalah Alkitab
Magisterium dianggap infaliable? sejarah tidak membuktikan begitu
Tradisi gereja dianggap infaliable? sejarah juga tidak membuktikan begitu
O, begitu?

Boleh @HenHen share sumber info seperti itu?
Itu merupakan info baru bagiku. Harap maklum, sering terhalang meng-update perbendaharaan informasi karena sering keluar masuk pelosok, kehilangan sinyal. :ashamed0002:

Quote
setahu saya ngga ada juga doktrin tertulis yang bener2 menyatakan kalo tradisi/magisterium itu adalah infaliable sperti Alkitab, CMIIW, ato sertakan linknya kl ada
ajaran magisterium sebelumnya bisa di"ubah" oleh magisterium setelahnya kan? :)
bgt jg dgn tradisi
Mmm... begitu.
Dengan membaca
Satu katekismus menggambarkan dengan setia dan secara organis ajaran dari Kitab Suci, dari tradisi yang hidup di dalam Gereja dan dari magisterium (wewenang mengajar) yang otentik, demikian juga warisan rohani dari bapa-bapa Gereja, para pria dan wanita kudus dalam Gereja, untuk memperkenalkan lebih baik misteri Kristen dan untuk menghidupkan kembali iman umat Allah. ...
Kutangkap bahwa sumber ajaran Katolik ialah Kitab Suci, Tradisi Gefreja, dan Magisterium. Sebagai sumber ajaran, tentu saja infallible. Kalo mengambil sumber ajaran yang fallible, akan memungkinkan munculnya ajaran busuk, bukan? Maka, sumber ajaran itu harus infallible. Sumber ajaran Katolik itu ialah Kitab Suci, Tradisi Gereja, dan Magisterium, ketiganya harus infallible.

Jadi, kalo ada perubahan baik dalam Tradisi maupun Magisterium, itu bukan mengubah dalam arti menghilangkan yang lama, tetapi memperkaya. Bukan menganulir yang lama, melainkan menyempurnakan, membuat lebih detil, lebih lengkap.

Quote
mknya sy pernah komen jg bahwa "sola scriptura" itu ngga terlalu cocok kata2nya
tapi pengertiannya sebenarnya adalah seperti Katolik menganggap Alkitab itu inerrant
Innerant? Dari Google Terjemahan kuketahui bahwa innerant dialihbahasakan menjadi tidak masuk akal. Maka, bila dikatakan Alkitab innerant, kupikir, harus ada penjelasan yang memadai. Jika tidak, menjadi aneh bagi logika Kristen bahwa Alkitab tidak masuk akal.
Jika @HenHen berkenan menjelaskan "Alkitab innerant, betapa akan menggembirakan.

Quote
surat pengampunan dosa salah satunya kan, masa perlu referensi?
itu kan produk dr magisterium yang ada saat itu dan kl ga salah udah jadi semacam tradisi saat itu kok
Surat Pengampunan Dosa? Apa yang salah pada Surat Pengampunan Dosa?
Surat Pengampunan Dosa itu tidak salah @HenHen. Yang salah ialah menjual Surat Pengampunan Dosa. Nah, sekarang ini, sependek yang kuketahui, Katolik sudah tidak mengeluarkan Surat Pengampunan Dosa. Jika seseorang minta pengampunan dosa, sudah dilaksanakan pengampunan tanpa Surat Pengampunan Dosa.

Quote
nah silahkan kasih referensinya kalau begitu
tapi walaupun memang ada referensinya yang valid skalipun, sejarah jelas sudah membuktikan magisterium Katolik dan tradisi Katolik pernah ada salahnya
kalo ngga ya Protestan ngga lahir :)
Mmm… kupikir, agar tidak menjadi liar, perlu ada penjelasan.
Tolong, jika menyebut sesuatu, benar-benar dimengerti. Magisterium Katolik dan Tradisi Katolik pernah salah? Kupikir, langsung saja menunjuk kasus konkrit, agar segera kelihatan di mana letak miss-nya.

Quote
salah satunya itu, kalau dipelajari ada hal2 lainnya
Jika belum ada tritnya, kayaknya bisa juga dibahas mengenai poin=poin yang diprotes Martin Luter, yang dipakukannya di pintu Gedung Gereja di Jerman dulu itu.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
October 12, 2017, 12:38:18 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Menambah tanggapan @cadangdata, @Sotadugur Parreva ingin mengomentari langsung, begini:
Coba kita urut saja ya.
Okke, lanjut.
Quote
Gereja mula-mula menerapkan Scriptura (kitab PL), Tradition (tulisan rasuli/yg diinspirasikan para rasul) dan Magisterium (sidang jemaat yg diawasi para rasul) sbg standar kebenaran bagi seluruh gereja.
Tradisi Suci/Gereja ialah berkumpul bersama untuk berdoa atau melakukan pertukarpengalaman terkait dengan ayat-ayat Kitab Suci, dan kegiatan-kegiatan gerejawi lainnya seperti membesuk orang sakit, dll. Magisterium ialah kewenangan mengajar. Sidang jemaat yang diawasi para rasul itu sejenis konsili.
Quote
Sejak Kanon Alkitab (PL dan PB) ditetapkan, maka Gereja (universal) menetapkan Scriptura (PL+PB), Tradition (tulisan bapa gereja) dan Magisterium (sidang jemaat ke-5 patriakh) sbg standar kebenaran bagi seluruh gereja.
Scriptura itu Kitab Suci. Tradisi Suci/Gereja ialah berkumpul bersama untuk berdoa atau melakukan pertukarpengalaman terkait dengan ayat-ayat Kitab Suci, dan kegiatan-kegiatan gerejawi lainnya seperti membesuk orang sakit, dll. Sidang jemaat yang diawasi para rasul itu sejenis konsili, terhitung sebagai Tradisi Suci/Gereja. Publikasi hasil konsili, itu menggunakan Magisterium.
Quote
Kemudian pd saat terjadi skisma, Gereja Barat menetapkan Scriptura (PL+PB), Tradition (tulisan bapa gereja barat kebiasaan berkumpul untuk berdoa, membahas ayat Kitab Suci, mengunjungi orang sakit, dll) dan Magisterium (sidang jemaat yg berpusat di Roma kewenangan mengajar yang diwarisi dari rasul/penerus rasul) sbg standar kebenaran bagi seluruh gereja.

Quote
Gereja di luar Roma kmudian bergerak dg tradition dan magisteriumnya masing-masing.
Tradition-nya mungkin sama, yaitu berkumpul bersama untuk berdoa, membahas ayat-ayat Kitab Suci, melakukan karya-karya kemanusiaan atas nama pengikut Kristus. (Dugaan saya saja).
Quote
Lalu pd saat Reformasi, Protestan menetapkan Scriptura (PL+PB) sbg patokan satu-satunya yg tidak mungkin salah namun mereka juga bergerak sesuai tradition dan magisteriumnya masing-masing.
Bisa jadi.
Quote
Dari sini kita bisa merenungkan sendiri mengapa Protestan mngambil sikap hanya mengambil Scriptura, sdangkan tradition dan magisterium menjadi relatif bagi seluruh gereja.
Mungkin karena keterbatasan kemampuan analisis, @Sotardugur Parreva belum melihat urut-urutan itu menghasilkan Protestan mengambil sikap hanya mengambil Scriptura. Sepertinya ada locatan logika.
Mungkin karena perbedaan pengertian Magisterium dan Tradisi Suci/Gereja yang di atas.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)