Author Topic: Mohon Dibantu Pencerahannya Sisbro, Apakah Sola Scriptura itu Alkitabiah?  (Read 6702 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

October 13, 2017, 07:34:14 PM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1140
Memang mengenai pertumbuhan Iman tentang Pemahaman Ajaran-Nya di Alkitab selalu bersifat dinamis dan relatif untuk tiap2 orang. Akan tetapi sejalan dengan hal tersebut, walaupun bersifat dinamis dan relatif tetapi pada akhirnya kita juga  sebaiknya harus tetap sadar untuk back "On the track", jika ada penyertaan Tuhan disitu (Sesuai janji-Nya akan menyertai sampai akhir zaman). Untuk itu kita harus memahami betul kata "Esa" yang menjadi salah satu Sifat Tuhan yang kita yakini.
Jangan sampai kita kebablasan menggunakan kebebasan Free Will, Kesombongan, Ego masing2 sehingga bisa lose control dengan alasan dinamis dan relatif tadi, tanpa sadar malah  bisa masuk jurang "Distorsi/Bias" tiada berujung terhadap pemahaman ajaran2-Nya. Hal ini sudah dapat dilihat dalam kenyataannya dengan  adanya muncul banyak denominasi2.

Salam Damai...

Tuhan memberkati...
October 13, 2017, 10:07:36 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
;D ;D ;D
sungguh amat kocak
kalo udah dikasih tau innerant artinya apa lengkap dengan linknya tapi masih juga keukeuh pake google translate (seolah itu infaliable) sy malas lanjutinnya, itu artinya kamu ngga ngerti Inggris tapi sok2an mau translate Inggris sendiri tapi makenya google translate wkwkwkwkwkwkwwk ;D
sorry for just plainly saying the truth broh
and boro2 kamu bisa kasih link yang mendukung pernyataan kamu bahwa magisterium dan tradisi itu infaliable ;D
;D Bwaahhahhaahhaa… benar-benar kocak.
@HenHen memberitahukan arti innerant, dengan mengutip link yang berisi Bible innerancy. Ada pergeseran, ah? Tapi, @HenHen merasa kocak, dan itulah kekocakan sesungguhnya. ;D @HenHen sebenarnya hendak memberi arti innerant atau arti Bible innerancy? Benar-benar terasa kocak, deh. ;D Apakah @HenHen hendak mendemonstrasikan kepiawaian @HenHen dalam penguasaan Bahasa Inggris? @HenHen benar-benar kocak. ;D
Tentang @Sotardugur Parreva tidak memberikan link, untuk apa? Link yang sudah kuberikan saja masih gagal @HenHen pahami. Untuk apa banyak-banyak yang menimbulkan kesan bertele-tele?
Di Reply#4, @HenHen antara lain menulis:
Quote
Katolik melabeli Alkitab itu "innerant", literally ga ada salahnya, ya ini benernya sola scriptura kok, dalam bahasa yang lain saja
. Mungkin bermaksud untuk menguatkan arti tulisanmu, @HenHen mengutip situs Katolisitas
Quote
‘Bible inerrancy‘ artinya adalah Kitab Suci, sebagai Sabda Tuhan, sepenuhnya bebas dari kesalahan. Dengan kata lain, apa yang dituliskan di dalam Kitab Suci adalah suatu kebenaran dan tidak bertentangan dengan fakta.
Untuk menguatkan pengertian @HenHen tentang innerant, @HenHen mengutip situs berisi Bible innerancy. ;D Benar-benar kocak.

Quote
Quote
nih sy kasih link terakhir tentang abuse penjualan surat pengampunan dosa
https://en.wikipedia.org/wiki/Indulgence
However, in the later Middle Ages growth of considerable abuses occurred. Greedy commissaries sought to extract the maximum amount of money for each indulgence.[49] Professional "pardoners"[3] (quaestores in Latin) - who were sent to collect alms for a specific project - practiced the unrestricted sale of indulgences. Many of these quaestores exceeded official Church doctrine, whether in avarice or ignorant zeal, and promised rewards like salvation from eternal damnation in return for money. With the permission of the Church, indulgences also became a way for Catholic rulers to fund expensive projects, such as Crusades and cathedrals, by keeping a significant portion of the money raised from indulgences in their lands.[46] There was a tendency to forge documents declaring that indulgences had been granted.[46] Indulgences grew to extraordinary magnitude, in terms of longevity and breadth of forgiveness.
akhirnya direvisi nih :
A few years later, in 1567, Pope Pius V canceled all grants of indulgences involving any fees or other financial transactions
akhirnya saat ini direvisi lagi tuh :
By the apostolic constitution Indulgentiarum doctrina[22] of 1 January 1967, Pope Paul VI, responding to suggestions made at the Second Vatican Council, substantially revised the practical application of the traditional doctrine[/i ]
baca2 yang lengkap biar ngarti.
Bwahhahhaahhaa… @HenHen memang kocak. Menurut @HenHen bagaimana arti quoting terakhir-mu itu?
Apa yang @HenHen artikan dari sana?
Tidak kutemukan di situ pengertian dari innerant, juga, tidak kutemukan bahwa Surat Pengampunan Dosa adalah hasil pengajaran Magisterium. Jika @HenHen menemukan arti berbeda dari pengertian @Sotardugur Parreva itu, tolong beri tanda di bagian mana, dan analisis seperlunya, untuk dapat kucermati lebih intens.
Sependek yang kutangkap, quoting terakhirmu itu berisikan:
1)   Pada akhir abad ke-19 terjadi pelecehan besar.
2)   Pengampunan professional dikirim untuk mempraktikkan penjualan indulgensi yang tidak terbatas.
3)   Quaestores melampaui doktrin Gereja yang resmi.
4)   Dijanjikan penghargaan seperti penyelamatan dari hukuman kekal dengan imbalan uang.
5)   Dengan izin dari Gereja, indulgensi juga menjadi cara bagi penguasa Katolik untuk mendanai proyek-proyek mahal.
6)   Ada kecenderungan untuk memalsukan dokumen yang menyatakan bahwa indulgensi telah dikabulkan.
7)   Indulgensi melebar, dalam hal umur panjang dan luasnya pengampunan.
Di 7 poin itu, tidak kutemukan arti innerant, atau Surat Pengampuan Dosa Profesional ialah pengajaran Magisterium. Jika @HenHen menemukan sebaliknya, coba beri tanda agar lebih terperhatikan.
« Last Edit: October 13, 2017, 10:20:32 PM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
October 13, 2017, 10:25:09 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
A few years later, in 1567, Pope Pius V canceled all grants of indulgences involving any fees or other financial transactions
Di kutipan itupun, tidak kutemukan pengajaran Magisterium bahwa surat indulgensi (Surat Pengampuna  Dosa) adalah hasil pengajaran Magisterium. Paus Pius V membatalkan grants of indulgence (hibah indulgensi). Paus Pius V bukan membatalkan indulgensi (kewenangan mengampuni dosa). Jika @HenHen menemukan sebaliknya, coba beri tanda dan analisis seperlunya.
Tentang indulgensi atau pengampunan dosa, tanpa didoktrinkan, sudah menjadi tugas atau kewenangan para rasul dan penerusnya berdasarkan kewenangan mengampuni dosa yang diberikan Yesus Kristus kepada para rasul. Tidak pernah ada doktrin terkait dengan indulgensi (Pengampunan Dosa) sebelum Paus Paulus VI.

Quote
By the apostolic constitution Indulgentiarum doctrina[22] of 1 January 1967, Pope Paul VI, responding to suggestions made at the Second Vatican Council, substantially revised the practical application of the traditional doctrine
Nah, semoga @HenHen yang Bahasa Inggrisnya ‘cakap’, mampu menangkap arti quoting-mu itu. Jangan lagi menggeser, seperti menggeser innerant dari Bible innerancy.
Harap dicatat, mengingat indulgensi tidak pernah didoktrinkan karena kewenangan mengampuni dosa diperoleh rasul dari Tuhan Yesus Kristus, maka revised the practical application of the traditional doctrine harus dimaknai sebagai merevisi aplikasi praktik terkait kepada indulgensi selama ini.   

Quote
kalo udah dikasih tau gini masih keukeuh bilang ngga ada itu yang direvisi, dan ngga ada itu magisterium pernah mengeluarkan keputusan yang salah ya ngga ada obatnya udah ;D
ngga salah kok direvisi?
disempurnakan? aaaaaah beda kata2 aja itu, intinya diperbaiki aja wkwkwkw
apa yang disempurnakan dari ngambil duit demi ngampunin dosa? ;D
@HenHen memang kocak. ;D
Kalau sudah diberi penjelasan, sembari ditanyakan bagaimana menurut penafsir, namun keukeuh dengan tafsiran Non-Katolik, mau bagaimana lagi? Paling juga menambah kekocakan yang sudah ada. ;D
Tapi, sesungguhnya, jika tidak benar-benar memohon bantuan ROH KUDUS, tidak akan mendengar walau punya telinga, tidak akan melihat walau punya mata. :D
O ya, kalua mau, mungkin @HenHen akan mempunyai wacana baru tentang poin ini jika  membaca http://www.katolisitas.org/apakah-benar-gereja-katolik-pernah-menjual-surat-indulgensi-surat-pengampunan-dosa/

Quote
oooo ini abuse aja broohhh, itu oknum ajaaaaaah
iye, abusenya ratusan tahun dan mungkin ribuan tahun ;D
itu mah doyan broh
Ya sudah. Jika tidak saling mencari tahu apa yang disampaikan oleh pendiskusi lain, mau apa lagi? :D

Quote
Very soon these limits were widely exceeded. False documents were circulated with indulgences surpassing all bounds: indulgences of hundreds or even thousands of years.[46] In 1392, more than a century before Martin Luther published the 95 Theses.
tapi ooopssss jangan pake google translate, saya tidak menyarankannya ;D
kalo ga bisa baca Inggris gimana? cari temen kek yang bisa bahasa Inggris, jangan maenannya google translate
Apa kaitan ini dengan poin diskusi ini?
Tentang penggunaan Google Terjemahan, kupikir, itu lebih fair daripada menggunakan tafsiran dari orang yang mengartikan innerant dengan mengutipkan Bible inerrancy. Bentuk katanya memang kelihatan mirip, sih. ;D

Quote
sorry ya CB
wkwkwkwk
sometimes truth is very hard to swallow I know
Kenapa sorry. Sangat benar bahwa akan sangat mengecewakan jika mengira jalan yang ditempuh adalah jalan yang lurus, padahal sebenarnya jalan menuju kematian kekal. Apalagi dengan sengaja memelintir. Lebih parah lagi, sudah diminta menjelaskan, bukan menjelaskan namun bersikukuh dengan menuding pihak lain sebagai tidak mampu berbahasa asinglah, dll. Sungguh, mengingatkan pada pengalaman Tuhan Yesus Kristus ketika Dia ditampar seseorang, kata-Nya, “Jika perkataanku salah, tunjukkanlah kesalahannya. Tapi jika perkataan-Ku benar, kenapa kau tampar Aku?”
Begitu.

Quote
NB : kamu duluan yang tanya di thread sebelah lohhhh, trus ujung2nya saya yang bilang memulai? ;D
O, ya?
Mungkin @Sotardugur Parreva lupa, deh. Nanti kuperiksa sesuai waktunya.
Quote
dengan ini sy ngga respon yang disebelah yaaaaa
Sumonggo.

Quote
and lastly :
http://www.katolisitas.org/apakah-itu-bible-inerrancy/[/url]
Ooo… mungkin karena nggak ngerti Inggris sehingga menggunakan Google Terjemahan, kuklik situs yang @HenHen tulis, kubaca perlahan, tidak kutemukan kata innerant, inerrant, atau inerrant.

Salam damai.

Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
October 13, 2017, 10:45:10 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
innerant artinya tidak dapat salah
Begitukah?
Kutangkap, situs quoting-an @HenHen itu mengartikan Bible innerrancy untuk mengukuhkan pendapatnya tentang innerant, yang kucoba cari artinya dari Google Terjemahan, berbeda.

Quote
bible innerancy artinya alkitab tidak dapat salah
begitu bro sotar
silahkan dilanjut diskusinya
sorry, saya revisi sedikit penjelasan artinya, agar lebih dapat mengena
@Sotardugur bukan mempersoalkan Bible Innerancy.
Kuimani, Alkitab memang tidak bisa salah, dan menurut pemahamanku, di Katolik (Roma) itu, yang menjadi sumber ajaran adalah Alkitab, Tradisi Suci/Gereja, dan Magisterium. Ketiganya sama-sama infallible, sebab, apabila ada dasar ajaran yang fallible, berarti sangat mungkin hal yang diajarkan menjadi mungkin salah.

Baiklah,
Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
October 13, 2017, 11:07:11 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 771
  • Denominasi: Protestan
Dari Wikipedia, gue dapet ini :

Biblical inerrancy, as formulated in the "Chicago Statement on Biblical Inerrancy", is the doctrine that the Protestant Bible "is without error or fault in all its teaching";[1] or, at least, that "Scripture in the original manuscripts does not affirm anything that is contrary to fact".[2]

Jadi, menurut gue, kalo HANYA berdasarkan doktrin ini, Alkitab Katolik dipandang MUNGKIN "mengandung kesalahan".

CMIIW.



Betewe, indulgensi adalah :

Katekismus Gereja Katolik 1471
“Ajaran mengenai indulgensi [penghapusan siksa dosa] dan penggunaannya di dalam Gereja terkait erat sekali dengan daya guna Sakramen Pengampunan. Indulgensi adalah penghapusan siksa-siksa temporal di depan Allah untuk dosa-dosa yang sudah diampuni. Warga beriman Kristen yang benar-benar siap menerimanya, di bawah persyaratan yang ditetapkan dengan jelas, memperolehnya dengan bantuan Gereja, yang sebagai pelayan penebusan membagi-bagikan dan memperuntukkan kekayaan pemulihan Kristus dan para kudus secara otoritatif.”

Atau :

An indulgence is the extra-sacramental remission of the temporal punishment due, in God's justice, to sin that has been forgiven, which remission is granted by the Church in the exercise of the power of the keys, through the application of the superabundant merits of Christ and of the saints, and for some just and reasonable motive.

So, memang agak kurang tepat jika indulgensi diterjemahkan menjadi "pengampunan dosa".

Again, CMIIW.
« Last Edit: October 14, 2017, 09:12:53 PM by viruskasih »
October 13, 2017, 11:29:24 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 771
  • Denominasi: Protestan
Tinggal dipelototin doang sama Siip, semua argumen mental...
Bener ilmu tingkat tinggi Siip ini...

  ;D ;D
Dipelototin?

Bukan dipelototin, bray. Kalo elo reply komen dari #Siip, nama emoticon untuk :scared0015: adalah "scared0015".
Cobain deh kalo kagak percaya.

Tapi kalo menurut elo itu adalah sebuah "pelototan", yah elo bebas merdeka untuk itu.
Atau bisa jadi, meski namanya adalah "scared0015" tapi memang sedang "dipakai" untuk maksud "melototin".
Ya, mungkin bisa juga jadinya begitu. 

Ok. Itu sedikit intermezzo dari gue.
Monggo, sila dilanjut debatnya.
« Last Edit: October 14, 2017, 09:14:41 PM by viruskasih »
October 14, 2017, 08:58:45 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1140
Kita bolehlah ragu dan tidak percaya terhadap sebuah  janji dari seorang manusia.
Tetapi sebagai Pengikut Kristus, masihkah kita menyangsikan Janji Tuhan yang berjanji akan menyertai Rasul dan Gereja-Nya sampai akhir zaman ? Tuhan yang mengatur kita atau kita yang mengatur Tuhan ? Yang percaya janji-Nya pasti mau diatur oleh Tuhan. Yang mau mengatur Tuhan percaya janji-Nya ga ya ? Introspeksi diri masing2 aja deh...

Salam Damai...

Tuhan memberkati...
October 15, 2017, 10:42:09 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Sampai sejauh ini, belum terperoleh analitika yang menyimpulkan bahwa Sola Scriptura alkitabiah. Mungkin, Sola Scriptura memang tidak alkitabiah.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
October 16, 2017, 09:56:48 AM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8766
  • Gender: Male
  • You are free to choose
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Memang mengenai pertumbuhan Iman tentang Pemahaman Ajaran-Nya di Alkitab selalu bersifat dinamis dan relatif untuk tiap2 orang. Akan tetapi sejalan dengan hal tersebut, walaupun bersifat dinamis dan relatif tetapi pada akhirnya kita juga  sebaiknya harus tetap sadar untuk back "On the track", jika ada penyertaan Tuhan disitu (Sesuai janji-Nya akan menyertai sampai akhir zaman). Untuk itu kita harus memahami betul kata "Esa" yang menjadi salah satu Sifat Tuhan yang kita yakini.
Jangan sampai kita kebablasan menggunakan kebebasan Free Will, Kesombongan, Ego masing2 sehingga bisa lose control dengan alasan dinamis dan relatif tadi, tanpa sadar malah  bisa masuk jurang "Distorsi/Bias" tiada berujung terhadap pemahaman ajaran2-Nya. Hal ini sudah dapat dilihat dalam kenyataannya dengan  adanya muncul banyak denominasi2.

Salam Damai...

Tuhan memberkati...

yesssss

itulah

sudah jelas kalo magisterium itu memang dinamis dan keputusannya juga bisa merubah keputusan magisterium terdahulu (hal ini terjadi juga di gereja saya kok)

tradisi pun sudah sangat terbukti ada dirubah atau ada yang tidak dijalankan lagi sampai sekarang kok, inkuisisi misalnya :)

satu2nya yang ngga ada salahnya dan ngga pernah berubah dari sejak ditetapkan sampe sekarang adalah : Alkitab

itu udah fakta man, terjadi baik di protestan maupun Katolik, kalo ga mau terima fakta ya udah ;D
kalo memang infaliable kenapa berubah? gitu aja kok repot

cm memang jgn disalahgunakan sy stuju
pada akhirnya meskipun penafsiran magisterium gereja masing2 itu bisa aja dirubah2 lagi tetep kita yang ada didalamnya harus tunduk

-----

to : CB
sry sy ngga tanggapi lagi
apa yang saya kasih udah ckup jelas :)
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
October 16, 2017, 10:09:03 AM
Reply #39
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6238
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Tinggal dipelototin doang sama Siip, semua argumen mental...
Bener ilmu tingkat tinggi Siip ini...

  ;D ;D

Itu bukan emo melotot, tp kaget
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)