Author Topic: Mohon Dibantu Pencerahannya Sisbro, Apakah Sola Scriptura itu Alkitabiah?  (Read 15131 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 23, 2018, 09:05:57 AM
Reply #560
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 493
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Halo Zhe Zhu! mumpung hari minggu nih, postingan saya belum dibalas. jika berkenan tolong ditanggapi ya
selamat hari minggu
February 12, 2019, 07:27:41 AM
Reply #561
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Kalau tidak ada kebenaran absolut, maka tidak ada yang betul-betul salah atau benar mengenai apapun,artinya tidak ada standar apapun mengenai apa yg benar atau salah.

Itu bukan ajaran Alkitab yang sudah memperingatkan akan bahayanya semua kepalsuan ajaran dan manusia.
February 12, 2019, 07:57:18 AM
Reply #562
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
Kalau tidak ada kebenaran absolut, maka tidak ada yang betul-betul salah atau benar mengenai apapun,artinya tidak ada standar apapun mengenai apa yg benar atau salah.

Itu bukan ajaran Alkitab yang sudah memperingatkan akan bahayanya semua kepalsuan ajaran dan manusia.
Menurut saya begini, perbedaan2 pemahaman itu terjadi, karena:

(1). Katholik Roma berdasarkan: Alkitab, Magisterium, dan Tradisi Suci.
(2). Gereja Orthodox yg tidak tunduk pada Vatikan, berdasarkan: Alkitab dan Tradisi Suci.
(3). Gereja Protestan, Pentakosta, Reform, dll (selain 2 gereja diatas), berdasarkan: Alkitab saja.

Timbul pertanyaan, kok bisa berbeda ?

Penjelasannya sangat sederhana, timbulnya perbedaan tersebut, dikarenakan “sejarah” perjalanan gereja itu sendiri.

Gereja pada point nomor 3 khususnya, dalam perjalanan sejarahnya, secara struktur organisasi, tidak memiliki “hubungan langsung” dengan sejarah berdirinya gereja point 2 dan 3, sehingga “tidak mengenal” tradisi2 suci yg diwariskan para rasul.

Khusus Gereja Katholik, dalam perjalanan sejarahnya, pernah memiliki “kekuasaan luar biasa”, dari era tahun sekitar 500 - tahun 1.800 an, jadi “wajar” saja.. kebiasaan Magisterium tetap dipertahankan, untuk “menjaga” prinsip2 dasar kekuasaan para pemimpin gereja.

Jadi, menurut saya .. apapun tafsiran terhadap FT, semua gereja mendasarkan pemahaman tersebut, berdasarkan Alkitab, sekalipun ada keputusan Magisterium pada Katholik Roma,  jika suatu ketika dianggap “keputusan atau tafsiran atau fatwa itu keliru”, maka kekeliruan tersebut bisa diperbaiki pada keputusan Magisterium yg baru, artinya: keputusan Magisterium bukan suatu “penafsiran mutlak” yg bersifat kekal. ==> ini yg tidak dipahami oleh non Katholik Roma.

Jbu
February 13, 2019, 12:08:44 AM
Reply #563
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2727
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Menurut saya begini, perbedaan2 pemahaman itu terjadi, karena:

(1). Katholik Roma berdasarkan: Alkitab, Magisterium, dan Tradisi Suci.
(2). Gereja Orthodox yg tidak tunduk pada Vatikan, berdasarkan: Alkitab dan Tradisi Suci.
(3). Gereja Protestan, Pentakosta, Reform, dll (selain 2 gereja diatas), berdasarkan: Alkitab saja.

Timbul pertanyaan, kok bisa berbeda ?

Penjelasannya sangat sederhana, timbulnya perbedaan tersebut, dikarenakan “sejarah” perjalanan gereja itu sendiri.

Gereja pada point nomor 3 khususnya, dalam perjalanan sejarahnya, secara struktur organisasi, tidak memiliki “hubungan langsung” dengan sejarah berdirinya gereja point 2 dan 3, sehingga “tidak mengenal” tradisi2 suci yg diwariskan para rasul.

Khusus Gereja Katholik, dalam perjalanan sejarahnya, pernah memiliki “kekuasaan luar biasa”, dari era tahun sekitar 500 - tahun 1.800 an, jadi “wajar” saja.. kebiasaan Magisterium tetap dipertahankan, untuk “menjaga” prinsip2 dasar kekuasaan para pemimpin gereja.

Jadi, menurut saya .. apapun tafsiran terhadap FT, semua gereja mendasarkan pemahaman tersebut, berdasarkan Alkitab, sekalipun ada keputusan Magisterium pada Katholik Roma,  jika suatu ketika dianggap “keputusan atau tafsiran atau fatwa itu keliru”, maka kekeliruan tersebut bisa diperbaiki pada keputusan Magisterium yg baru, artinya: keputusan Magisterium bukan suatu “penafsiran mutlak” yg bersifat kekal. ==> ini yg tidak dipahami oleh non Katholik Roma.

Jbu
Terima kasih.
Dari judul trit diketahui dengan jelas bahwa yang dibutuhkan ialah penjelasan mengenai Sola Scriptura itu alkitabiah atau tidak?
@Pencerah888 memberi pandangan, terima kasih. Namun, pandangan Anda pada poin ini tidak nyambung ke judul trit. Judul mengharapkan penjelasan mengenai Sola Scriotura, penjelasan Anda menjelaskan adanya perbedaan dari Katolik (Roma) dengan Ortodoks dengan Protestan.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 13, 2019, 05:36:28 PM
Reply #564
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10813
Kalau tidak ada kebenaran absolut, maka tidak ada yang betul-betul salah atau benar mengenai apapun,artinya tidak ada standar apapun mengenai apa yg benar atau salah.

Itu bukan ajaran Alkitab yang sudah memperingatkan akan bahayanya semua kepalsuan ajaran dan manusia.

Kebenaran absolut itu kita percayai ADA, yaitu Kebenaran Milik Tuhan SAJA..

nah masalahnya...
begitu pada saat:

1. "kebenaran absolut milik tuhan semata" itu di-kodifikasi jadi teks yg jumlahnya 66 atau 74 atau brppun itu...
sudah terjadi reduksi, exagerasi (in short: distorsi) krn keterbatasan kodifikasi untuk menerjemahkan 100% kebenaran versinya tuhan --> jadi UDAH ENGGAK ABSOLUT LAGI

2. Kodifikasi itu dibaca oleh manusia spt jamu, saya, dan 7 milyar manusia lainnya --> jelas terjadi INTERPRETASI yang mau-gak-mau mengandung SUBJEKTIFITAS --> artinya DISTORSI lagii.. --> semakin ENGGAK ABSOLUT LAGI

3. belum lagi kalo pake terjemahan --> MAKIN GAK ABSOLUT krn TERGANTUNG TERJEMAHANNYA

4. belum lagi kalo yg baca manusianya KEMAMPUAN OTAK-nya PAS-PAS-an --> makin GAK ABSOLUT LAGI karena CUMA SEBATAS KEMAMPUAN OTAK MANUSIA yg BACA itu aja.

5...
6...
7... dst..


Nah..
nurut gw.. INILAH PERINGATAN ALKITAB akan ADANYA AJARAN PALSU..

yaitu: Manusia yg SOK MERASA MAMPU PAHAM PIKIRAN TUHAN, sehingga DIKIRANYA "kebenaran versinya" itu SEOLAH-OLAH SAMA PERSIS dengan KEBENARAN ABSOLUT, gara-gara dia MERASA SUDAH HAPAL titikkoma dari dokumen kodifikasi terjemahan, padahal CUMA SEBATAS KEMAMPUAN OTAKNYA..

AJARAN yang MENGAKU-AKU SEOLAH-OLAH BENAR ABSOLUT inilah yang merupakan AJARAN PALSU yang sudah diperingatkan oleh alkitab akan semakin marak.. akibat dari manusia-manusia yang enggak tahu diri, yang merasa OTAKNYA SETARA dengan OTAK TUHAN...

salam
February 14, 2019, 10:24:10 AM
Reply #565
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9494
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
ciakakakakakak

ganti2 ID gak mau ngaku aja ngomong kebenaran absolut

najis nian ;D ;D
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
March 07, 2019, 01:34:03 PM
Reply #566
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2727
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kalau tidak ada kebenaran absolut, maka tidak ada yang betul-betul salah atau benar mengenai apapun,artinya tidak ada standar apapun mengenai apa yg benar atau salah.

Itu bukan ajaran Alkitab yang sudah memperingatkan akan bahayanya semua kepalsuan ajaran dan manusia.
Menurut pendapatku, Yesus Kristus adalah kebenaran absolut.
Dia melaksanakan Tradisi Suci bersama para rasul. Dia memberi kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkanNya kepada rasul, dan rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman. Dia tidak menulis Scriptura.  Dia tidak menggedebugkan Scriptura dari langt. Dia tidak mendiktekan dari langit dan menugaskan seseorang untuk mencatat dikteanNya.
Berdasar kewenangan mengajar yang diberikanNya, para penerus rasul mengkanon Kitab Suci pada abad ke-IV. Hukum Taurat dan kitab para nabi yang sudah eksis ketika Yesus Kristus masih bersama rasul, dikatakanNya berlaku sampai zaman Yohanes. Tidak kutemukan prinsip atau gagasan di Kitab Suci terkanon itu informasi tentang Sola Scriptura. Maka kusimpulkan, Sola Scriptura tidak alkitabiah.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 07, 2019, 08:07:21 PM
Reply #567
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Menurut pendapatku, Yesus Kristus adalah kebenaran absolut.
Dia melaksanakan Tradisi Suci bersama para rasul. Dia memberi kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkanNya kepada rasul, dan rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman. Dia tidak menulis Scriptura.  Dia tidak menggedebugkan Scriptura dari langt. Dia tidak mendiktekan dari langit dan menugaskan seseorang untuk mencatat dikteanNya.
Berdasar kewenangan mengajar yang diberikanNya, para penerus rasul mengkanon Kitab Suci pada abad ke-IV. Hukum Taurat dan kitab para nabi yang sudah eksis ketika Yesus Kristus masih bersama rasul, dikatakanNya berlaku sampai zaman Yohanes. Tidak kutemukan prinsip atau gagasan di Kitab Suci terkanon itu informasi tentang Sola Scriptura. Maka kusimpulkan, Sola Scriptura tidak alkitabiah.

Salam damai.

Yesus sudah di Surga bukan roh roh yg selalu gentayangan kedunia.  Dan Yesus sudah meninggalkan Alkitab Firman Tuhan  sebagai pedoman Gereja dalam mengajar doktrin yang benar,karena doktrin yg bertentangan dengan ajaran Yesus patut dibuang kekeranjang sampah !

March 07, 2019, 08:51:30 PM
Reply #568
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2727
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Yesus sudah di Surga bukan roh roh yg selalu gentayangan kedunia.  Dan Yesus sudah meninggalkan Alkitab Firman Tuhan  sebagai pedoman Gereja dalam mengajar doktrin yang benar,karena doktrin yg bertentangan dengan ajaran Yesus patut dibuang kekeranjang sampah !
Bwahhaahhaahhaa...Yesus Kristus memang sudah di sorga.
Sebelum ke sorga, Yesus Kristus memberikan kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkanNya kepada rasul. Yesus Kristus menekankan agar rasul mengetahui bahwa rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.

Lhah, kalo @jamu menuliskan bahwa Yesus Kristus meninggalkan Alkitab sbagai pedoman Gereja, berkenankah @jamu menunjukkan benda mana yang ditinggalkan oleh Yesus Kristus itu? Sertakan juga bukti benda itu benar-benar peninggalan Yesus Kristus.

Dengan mengartikan Luk 16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya, @Sotardugur mempercayai bahwa Yesus Kristus menyatakan Perjanjian Lama yang berisi hukum Taurat dan kitab para nabi itu berlaku sampai zaman Yohanes saja. Membaca mulai dari Luk 16:1, @Sotardugur Parreva mengetahui bahwa Luk 16:16 itu adalah perkataan Tuhan Yesus Kristus.

Nah, sekarang, giliran @jamu membuktikan tulisan @jamu yang kumerahkan di atas. Sekalian tunjukkan di ayat atau rangkaian ayat mana tertulis atau tersirat prinsip atau gagasan Sola Scriptura. Silahkan. Agar tidak hanya tulisan doang, tanpa bukti.

Salam damai,
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
March 07, 2019, 08:55:13 PM
Reply #569
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Bwahhaahhaahhaa...Yesus Kristus memang sudah di sorga.
Sebelum ke sorga, Yesus Kristus memberikan kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkanNya kepada rasul. Yesus Kristus menekankan agar rasul mengetahui bahwa rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.

Lhah, kalo @jamu menuliskan bahwa Yesus Kristus meninggalkan Alkitab sbagai pedoman Gereja, berkenankah @jamu menunjukkan benda mana yang ditinggalkan oleh Yesus Kristus itu? Sertakan juga bukti benda itu benar-benar peninggalan Yesus Kristus.

Dengan mengartikan Luk 16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya, @Sotardugur mempercayai bahwa Yesus Kristus menyatakan Perjanjian Lama yang berisi hukum Taurat dan kitab para nabi itu berlaku sampai zaman Yohanes saja. Membaca mulai dari Luk 16:1, @Sotardugur Parreva mengetahui bahwa Luk 16:16 itu adalah perkataan Tuhan Yesus Kristus.

Nah, sekarang, giliran @jamu membuktikan tulisan @jamu yang kumerahkan di atas. Sekalian tunjukkan di ayat atau rangkaian ayat mana tertulis atau tersirat prinsip atau gagasan Sola Scriptura. Silahkan. Agar tidak hanya tulisan doang, tanpa bukti.

Salam damai,

Wewenang mengajar adalah kepada mereka yg mendapat karunia mengajar tetapi yg diajarkan harus berdasarkan Alkitab bukan ajaran manusia.

Para Rasul sudah menuliskan semua ajaran Yesus didalam Kitab Suci berdasarkan inspirasi ROH KUDUS dan itu wajib ditaati kalau masih mengaku sbg gereja Kristem.

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)