Author Topic: Apakah Tuhan memaklumi kekurangtahuan Gereja dan hambaNya?  (Read 1821 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 08, 2017, 03:17:38 PM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 298
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Apakah Tuhan memaklumi kekurangtahuan Gereja dan para hamba Tuhan?

semisal mungkin selama ini ada beberapa bagian yang diajarkan oleh para pendeta dan/atau romo adalah salah namun sering diajarkan dalam kotbah. Atau mungkin ada tingkah atau kebiasaan pendeta/romo yg sebenarnya tidak berkenan dalam hati Tuhan, apakah Tuhan tidak merasa kesal? Atau Tuhan memakluminya karena kekurangtahuan manusia itu?
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
November 08, 2017, 04:51:26 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1364
Apakah Tuhan memaklumi kekurangtahuan Gereja dan para hamba Tuhan?

semisal mungkin selama ini ada beberapa bagian yang diajarkan oleh para pendeta dan/atau romo adalah salah namun sering diajarkan dalam kotbah. Atau mungkin ada tingkah atau kebiasaan pendeta/romo yg sebenarnya tidak berkenan dalam hati Tuhan, apakah Tuhan tidak merasa kesal? Atau Tuhan memakluminya karena kekurangtahuan manusia itu?
Memang dibiarkan-Nya Gandum dan Ilalang tumbuh bersama sama dan akan dipisahkan pada musim panennya. Akan tetapi mereka2 yang memang sudah dipilih dan dipercaya oleh-Nya sebagai pewarta kabar Gembira ke seluruh bangsa akan disertai sampai akhir zaman (dan Janji-Nya itu pasti dan Aminn...)

Salam Damai...

Tuhan memberkati...
November 08, 2017, 10:33:43 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Apakah Tuhan memaklumi kekurangtahuan Gereja dan para hamba Tuhan?

semisal mungkin selama ini ada beberapa bagian yang diajarkan oleh para pendeta dan/atau romo adalah salah namun sering diajarkan dalam kotbah. Atau mungkin ada tingkah atau kebiasaan pendeta/romo yg sebenarnya tidak berkenan dalam hati Tuhan, apakah Tuhan tidak merasa kesal? Atau Tuhan memakluminya karena kekurangtahuan manusia itu?
Memang dibiarkan-Nya Gandum dan Ilalang tumbuh bersama sama dan akan dipisahkan pada musim panennya. Akan tetapi mereka2 yang memang sudah dipilih dan dipercaya oleh-Nya sebagai pewarta kabar Gembira ke seluruh bangsa akan disertai sampai akhir zaman (dan Janji-Nya itu pasti dan Aminn...)

Salam Damai...

Tuhan memberkati...
@Sotardugur Parreva cenderung berpihak pada pos @ronny_het.

Pos @revoltzer menggambarkan bahwa "jemaat Kristus" ada beberapa. Padahal, Yesus Kristus hanya sekali mendirikan jemaat-Nya di atas Petrus yang tidak akan dikuasai alam maut. Jika dalam perjalanan jemaat yang tidak akan dikuasai alam maut itu ternyata muncul kumpulan-kumpulan yang menamakan diri "jemaat Kristus", menurut pendapatku, direncanakan atau tidak, pendiri kumpulan itu berhasrat menyaingi Yesus Kristus pada poin pendirian jemaat Kristus.

Dari kisah yang ditulis dalam Alkitab dapat diketahui bahwa Tuhan tidak akan 'memusnahkan' para pihak yang memilih jalan berbeda dari yang Tuhan inginkan, sampai tiba saatnya masa penghakiman. Contoh ekstrim, meski Tuhan Yesus Kristus mengetahui Yudas Iskariot hendak membelot, ternyata Tuhan Yesus Kristus tidak mencegah. Semua hal, diserahkan pada kehendak Bapa. Tuhan Yesus Kristus hanya memberi contoh. Menunjukkan keinginan-Nya.

Tiap orang yang sudah dimerdekakan, dijamin kemerdekaannya, apakah orang itu hendak menggunakan kemerdekaannya menanggapi positif atau negatif rencana keselamatan yang dirancang Tuhan. Setiap sikap ada ganjaran. Bersikap positif pada rencana keselamatan yang dirancang Tuhan, ikut berpartisipasi mengembangkan karya keselamatan, itu yang diharapkan Tuhan. Bersikap negatif terhadap rencana keselamatan yang dirancang Tuhan, bahkan sampai 'menggunting' rencana keselamatan Tuhan, mungkin akan dikatakan seperti yang dikatakan atas penyerahan Yesus ke tangan pendosa. Dikatakan-Nya, "Lebih baik bagi orang yang menyerahkan itu sekiranya tidak pernah dilahirkan".

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
November 18, 2017, 05:24:08 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4615
  • Gender: Male
Apakah Tuhan memaklumi kekurangtahuan Gereja dan para hamba Tuhan?

semisal mungkin selama ini ada beberapa bagian yang diajarkan oleh para pendeta dan/atau romo adalah salah namun sering diajarkan dalam kotbah. Atau mungkin ada tingkah atau kebiasaan pendeta/romo yg sebenarnya tidak berkenan dalam hati Tuhan, apakah Tuhan tidak merasa kesal? Atau Tuhan memakluminya karena kekurangtahuan manusia itu?

1 Korintus 13:9  berkata, "Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna." Sehingga dimungkinkan ada beberapa orang yang tidak memiliki pengatahuan yang sama dengan anda atau saya, demikian juga ada orang yang memahami nubuat tidak cukup luas. Masing-masing orang dibentuk oleh Tuhan pada jalannya masing-masing yang terkadang tidak sama. Kita melihat perbedaaan gereja Katolik dengan gereja Prostestan dan masih ada lagi gereja Pentakosta dan lain sebagainya dimana terdapat ketidak seragamaan pengatahuan dan pemahaman akan nubuat.

Namun demikian kita harus paham bahwa semua itu berkembang mengarah pada kesatuan iman dan pengetahuan. Seiring waktu, maka makin banyak rahasia firman-Nya yang disingkapkan sehingga kita semakin mengerti lebih banyak dan semakin bertumbuh menjadi serupa dengan Kristus.

Dalam Efesus 4 dikatakan demikian,

11  Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
12  untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
13  sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.

Saat ini gereja-gereja memiliki kesatuan iman dan pengajaran dasar yang sama, walau pengajaran cabangnya berbeda-beda. Kelak seperti yang diimani oleh gereja, kita akan memiliki satu kesatuan iman dan pengajaran yang benar.

Selain hal diatas, juga kita harus menyadari tiap orang memiliki pertumbuhan yang berbeda-benda dan kita semua sedang berusaha untuk menjadi sempurna dalam seluruh hidup kita. Filipi 3:12 dikatakan Paulus, "Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus." Kita semua sedang berkembang ke arah sana, yang dalam istilah Alkitab, "manusia baru ini dibaharui dari hari ke sehari" sehingga menjadi serupa dengan Kristus. Bahkan Petrus sekalipun pernah bersikap munafik yang ditegur oleh Paulus dan dicatat dalam Kitab Suci.

Karena kita semua bersama-sama sedang bertumbuh, tiap hari berusaha memperbaharui hidup kita agar serupa dengan Kristus, maka tidak ada yang superior atau kebal dosa, kita semua butuh saling menasehati dan mengingatkan, saling menguatkan dan meneguhkan. Dalam 1 Tesalonika 5:25 dipesankan oleh Paulus, "Saudara-saudara, doakanlah kami." selain ia juga berkata, "Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu." dalam Filipi 3:17. Demikian saya dan anda perlu berdoa dan menegur para hamba Tuhan yang melayani kita dan bertanggung jawab atas hidup kita kepada Allah.
November 18, 2017, 10:16:04 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Sependek yang dapat kutangkap, jemaat Kristus yang disebut sebagai Gereja, hanya satu, yang diumpamakan sebagai satu tubuh yang memiliki banyak anggota. Semua anggota itu membentuk tubuh yang satu. Sementara kondisi kegerejaan yang ada dewasa ini, kurang tepat jika disebut sebagai bercabang-cabang. Sebab, jika cabang, tetap melekat pada satu batang yang sama. Sementara kelompok-kelompok yang eksis, masing-masing independen, walaupun mengaku sebagai kelompok pengikut Kristus. Jadi, kelompok yang eksis sekarang ini, ada yang didirikan Tuhan Yesus Kristus diteruskan oleh para rasul, dan ada juga yang didirikan manusia, tidak jelas garis apostolisitasnya. Tidak terdeteksi ajaran apostel siapa yang diteruskan. Semua menyatakan diri berdasar pada Injil, yang dewasa ini dapat dibeli bebas di toko buku.

Jemaat Kristus itu hanya satu. Dipersamakan sebagai tubuh. Rom 12:4-5 Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. Dari situ kutangkap, "anggota tubuh" bukanlah cabang. Anggota tubuh yang dimaksud tidak mempunyai tugas yang sama. Kenyataan yang ada, kelompok-kelompok yang menamakan diri pengikut Kristus dewasa ini, sama-sama mengabarkan Injil, sama-sama membaptis anggota jemaat, sama-sama memberikan pelayanan-pelayanan kegerejaan, tetapi masing-masing independen, bukan satu tubuh.

Kiranya harus berhati-hati kepada "ragi" orang Farisi. Dengan kepiawaian mengolah 'silat lidah', Farisi tampil  seolah-olah mendapat mandat dari Tuhan Yesus kristus, menyatakan diri sebagai mendirikan kelompok dan menamainya pengikut Kristus. Dan, mungkin saja mereka bernubuat demi nama Tuhan Yesus kristus, mungkin mampu mengusir setan demi nama Tuhan Yesus Kristus, dan mungkin mengadakan banyak mujizat demi nama Tuhan Yesus kristus, namun garis keapostelannya tidak jelas dari apostel mana. Hati-hati.

Ketika Tuhan Yesus Kristus mengabarkan kabar keselamatan di dunia, nyata-nyata dikisahkan bahwa Dia memilih 12 orang rasul. Ternyata, Yudas Iskariot 'mengasingkan diri' dari yang lainnya dan pergi bunuh diri. Kemudian kerasulannya digantikan oleh Matias yang terperoleh setelah melalui undian yang didahului doa. Selain Matias, ternyata Saulus yang dalam perjalanan menuju Damsyik, 'ditangkap' Tuhan Yesus kristus dan diubah menjadi Paulus. Maka, menurut penangkapanku, penerus ajaran ketigabelas orang itulah yang disebut jemaat Kristus, yang dipersamakan sebagai satu tubuh banyak anggota.

Kembali ke pertanyaan TS. Menurut pendapatku, Gereja tidak mungkin kurang tahu, sebab Tuhan Yesus Kristus berjanji senantiasa menyertai Gereja sampai kepada akhir zaman. Tuhan Yesus Kirstus yang setia dan tidak pernah ingkar janji itulah jaminannya, bahwa Gereja tidak mungkin kurang tahu. Orang per orang penggiat Gereja bisa saja kurang pengetahuan, namun Gereja secara keseluruhan tidak akan kurang pengetahuan.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
January 16, 2018, 03:33:48 AM
Reply #5
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 11
Apakah Tuhan memaklumi kekurangtahuan Gereja dan para hamba Tuhan?

semisal mungkin selama ini ada beberapa bagian yang diajarkan oleh para pendeta dan/atau romo adalah salah namun sering diajarkan dalam kotbah. Atau mungkin ada tingkah atau kebiasaan pendeta/romo yg sebenarnya tidak berkenan dalam hati Tuhan, apakah Tuhan tidak merasa kesal? Atau Tuhan memakluminya karena kekurangtahuan manusia itu?


Menurut saya, itu merupakan pilihan pemimpin gereja itu sendiri.
Kalau ditanya ttg pendapat-Nya, saya hanya bisa bilang ini zaman kasih karunia, jadi segala murka akan ditumpahkan pada waktunya.

Satu hal adalah, Yesus ketika Dia hendak naik ke sorga, Dia telah menjanjikan ROH KUDUS akan dicurahkan ke bumi.
Mengapa ROH KUDUS? Karena memang Dialah Penolong, Penghibur yg sejati.

Jadi, pointnya seperti ini.
Ketidaktahuan pemipin gereja akan kebenaran Firman Tuhan adalah murni bentuk kesombongan. Mengapa?
ROH KUDUS yg adalah Allah telah dicurahkan kepada manusia untuk apa? Menolong manusia, bahkan untuk melakukan pekerjaan2 yg lebih besar daripada yg Yesus telah lakukan di dunia.

Tp nyatanya? Para pemimpin gereja malah berdebat dan ber blablablabla tentang Allahnya sendiri!
ROH KUDUS itu lembut, Dia TIDAK PERNAH memaksa untuk tinggal didalam hati seseorang.
Bahkan hal-hal sepele seperti baptisan, perpuluhan, dsb itu menjadi topik hangat perdebatan,
Padahal masih banyak domba yang perlu digembalakan.

Sekian.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)