Author Topic: Apakah Alkitab tidak sempurna dan tidak cukup bagi keselamatan ?  (Read 1961 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 09, 2017, 10:25:43 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Suatu pertanyaan aneh keluar dari seorang oknum Calvinist :

Apakah Alkitab

1. tidak sempurna dan
2. tidak cukup bagi keselamatan ?

Sementara padahal jawabannya jelas sudah bisa diketahui bahwa :

1. Alkitab tidak sempurna.
Karena Alkitab itu benda mati DAN yang sempurna itu Allah.

2. Alkitab saja tidak cukup bagi keselamatan.
Karena hanya cukup dengan membaca Alkitab tidak sertamerta menjadikan seseorang selamat.



Tapi yang lebih menarik lagi, pertanyaan tsb datang dari seorang oknum Calvinist.
Seorang oknum Calvinist harusnya jelas lebih sudah tau duluan bahwa jawabannya adalah seperti ungu, karena kan Calvinist dirinya sendiri berpendapat bahwa [tanpa pemilihan SBJ, Alkitab tidak lebih dari sekedar benda mati yang bener2 gak ada gunanya sama sekali].

Nah... semua orang (non-Calvinist) tau bahwa jawabannya yang ungu.
However dengan pengajuan pertanyaan spt oranye dari oknum Calvinist tsb, jadinya menimbulkan kesimpulan bahwa di pov oknum terkait jawaban pertanyaan oranye justru bertentangan dengan yang ungu. Dengan kata lain, jawaban dari oknum terkait adalah :

1. Alkitab itu sempurna
2. Alkitab saja cukup bagi keselamatan


Akibatnya jadi timbul pertanyaan :
Begimana itu ceritanya seseorang menyatakan bhw sebuah benda mati sempurna ? dan begimana pula itu dirinya mengabaikan ajarannya sendiri ?

Bagi Calvinist yang menjawab seperti ijo thdp pertanyaan-nya sendiri, silahkan menjawab pertanyaan coklat.

 :D
November 09, 2017, 10:37:37 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4722
wah seru ini pembahasannya, booking tempat dl
seorang pakar copas dan katanya masuk wadah diskusi di tanya
apakah akan dijawab pertanyaan2 ini atau hanya akan dikasi copas lagi
mari kita saksikan kelanjutannya

 ;D ;D ;D
November 09, 2017, 10:42:09 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9623
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
;D ;D

urun pendapat aja, males debat

Alkitab sempurna? Kesempurnaan hanya milik Allah wkwkwk

tapi maksudnya dia mungkin begini : prinsip yang ada di Alkitab itu cukup untuk menceritakan tentang keselamatan, ngga perlu ada tambahan apa2 lagi, dan ngga perlu dikurangi apa2 lagi

itu pengertian yang dia maksud sy rasa, cuma ya biasalah, orang itu emang gaya nulisnya begituh, maklumi aja

------

Alkitab cukup bagi keselamatan?
jawabannya sama kayak diatas, prinsipnya itu aja cukup bagi keselamatan

however, tetap harus ada yang menjelaskannya, karena Alkitab itu ngga bisa menjelaskan dirinya sendiri

kisah ini mungkin bisa membuat kita mengerti kenapa belajar Alkitab itu butuh bimbingan :

Kisah para rasul 8
30. Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?"
31. Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya.

-----

so jadi selama ini smua gereja baik Calvinist, maupun OSAS, maupun Kharismatik, dsb
itu smua ya doktrinnya dibuat atas tafsiran/bimbingan dari gembalanya

kalo mereka2 itu ngomong "Alkitab ngomong bgini" itu ya artinya dia diajarkan Alkitab secara demikian oleh gembalanya

makanya kalo diskusi boleh ngga setuju, tapi ngga bakalan bisa sampe ngerubah doktrin gereja yang dia anut
wong dia lahir dan besar disitu, dan saya yakin gembala itu punya urapan dari Tuhan untuk bisa bikin suatu gereja

cuma sayangnya, banyak yang ngga mau ngaku hal ini aja ;D
mereka terus menerus ngomong "ini murni Alkitab", "ini yang paling benar", dsb

-----

kalo belajar Alkitab tanpa bimbingan
jadilah kayak teman kita sizxbn ituh dan si "the two stands" upildewa wkwkwkwk (sy masih ngakak aja kl inget ini)
doktrinnya aneh sendiri

;D ;D

------

pendapat pribadi ya
ngga penting lu pada mau bilang salah juga ;D
« Last Edit: November 09, 2017, 01:54:19 PM by HenHen »
November 09, 2017, 01:46:21 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3978
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Pengen juga gelar koran mengikuti @pengen_tahu untuk buking tempat, tapi, ah... karena pertanyaan ini diangkat dari tanggapan @reformasi atas komentar @Sotardugur Parreva di trit sebelah, kok rasanya @Sotardugur Parreva harus nimbrung.

Tapi, apa yang hendak kuposkan, ya?

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
November 09, 2017, 02:14:11 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
;D ;D

urun pendapat aja, males debat

Alkitab sempurna? Kesempurnaan hanya milik Allah wkwkwk
Ya  :happy0062:.


Quote
tapi maksudnya dia mungkin begini :
prinsip yang ada di Alkitab itu cukup untuk menceritakan tentang keselamatan, ngga perlu ada tambahan apa2 lagi, dan ngga perlu dikurangi apa2 lagi
Menurut saya, kalopun maksud dia demikian - maka ini pasnya adalah jawaban dari pertanyaan oranye yang nomor 2.

Quote
itu pengertian yang dia maksud sy rasa, cuma ya biasalah, orang itu emang gaya nulisnya begituh, maklumi aja
Dan oknum terkait tidak ada mengakui bahwa [Alkitab itu sempurna]---> ini adalah gaya bahasa bombastis.


Quote
Alkitab cukup bagi keselamatan?
jawabannya sama kayak diatas, prinsipnya itu aja cukup bagi keselamatan
Nah itu. Yang tadi diatas pas-nya adalah jawaban dari pertanyaan nomor 2.

Quote
however, tetap

X. harus ada yang menjelaskannya,

karena

Y. Alkitab itu ngga bisa menjelaskan dirinya sendiri
X/Y adalah logika yang memang demikian adanya.

TAPI
diketika dikatakan bahwa [Alkitab bisa menjelaskan dirinya sendiri], dan kembali lagi tidak diakui bahwa [Bible interpret by itself - Bible interpret Bible] adalah gaya bahasa bombastis.... maka otomatis X menjadi nihil.

Dengan kata lain,

-X. tidak diperlukan ada yang menjelaskan

karena

-Y. Alkitab bisa menjelaskan dirinya sendiri (Bible interpret Bible)


Quote
kisah ini mungkin bisa membuat kita mengerti kenapa belajar Alkitab itu butuh bimbingan :

Kisah para rasul 8
30. Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?"
31. Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya.
Problemnya, di sistem pengajaran oknum terkait ini sepertinya semua anggota gereja setara dengan Filipus.

Akibatnya ya itu dah...

"tidak diperlukan ada yang menjelaskan (-X)"

karena

gue justru adalah pihak yang menjelaskan ---> biru ini diwakili dengan memakai gaya bahasa bombastis, yakni "Alkitab bisa menjelaskan dirinya sendiri (-Y)"


Quote
so jadi selama ini smua gereja baik Calvinist, maupun OSAS, maupun Kharismatik, dsb
itu smua ya doktrinnya dibuat atas tafsiran/bimbingan dari gembalanya
Realitanya demikian.

Namun ajarannya itu sendiri "tabrakan", karena ajarannya juga berupa [semua adalah gembala - semua orang kudus].


Quote
kalo mereka2 itu ngomong "Alkitab ngomong bgini" itu ya artinya dia diajarkan Alkitab secara demikian oleh gembalanya
Realitanya demikian.

But as soon ajaran [semua adalah gembala - semua orang kudus] diterapkan, maka tidak diperlukan siapa siapa lagi - akibatnya jadi kayak gini [bukan siapapun yang ngomong begitu, melainkan Alkitab yang ngomong begitu].

Quote
makanya kalo diskusi boleh ngga setuju, tapi ngga bakalan bisa sampe ngerubah doktrin gereja yang dia anut
wong dia lahir dan besar disitu, dan saya yakin gembala itu punya urapan dari Tuhan untuk bisa bikin suatu gereja

cuma sayangnya, banyak yang ngga mau ngaku hal ini aja[ ;D
mereka terus menerus ngomong "ini murni Alkitab", "ini yang paling benar", dsb
Nah itu. Bold = oranye.

Jadi ini gara2 ajarannya itu sendiri ada yang tabrakan sehingga menyebabkan eksisnya oknum yang seperti demikian ? ataukah oknum-nya itu sendiri yang blunder yah ?  :coolsmiley:
« Last Edit: November 09, 2017, 02:54:46 PM by odading »
November 09, 2017, 02:18:42 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3978
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Suatu pertanyaan aneh keluar dari seorang oknum Calvinist :
Quote
Apakah Alkitab
1. tidak sempurna dan
2. tidak cukup bagi keselamatan ?
Sementara padahal jawabannya jelas sudah bisa diketahui bahwa :
1. Alkitab tidak sempurna.
Karena Alkitab itu benda mati DAN yang sempurna itu Allah.
2. Alkitab saja tidak cukup bagi keselamatan.
Karena hanya cukup dengan membaca Alkitab tidak sertamerta menjadikan seseorang selamat.

Tapi yang lebih menarik lagi, pertanyaan tsb datang dari seorang oknum Calvinist.
Seorang oknum Calvinist harusnya jelas lebih sudah tau duluan bahwa jawabannya adalah seperti ungu, karena kan Calvinist dirinya sendiri berpendapat bahwa [tanpa pemilihan SBJ, Alkitab tidak lebih dari sekedar benda mati yang bener2 gak ada gunanya sama sekali].
Nah... semua orang (non-Calvinist) tau bahwa jawabannya yang ungu.
However dengan pengajuan pertanyaan spt oranye dari oknum Calvinist tsb, jadinya menimbulkan kesimpulan bahwa di pov oknum terkait jawaban pertanyaan oranye justru bertentangan dengan yang ungu. Dengan kata lain, jawaban dari oknum terkait adalah :
1. Alkitab itu sempurna
2. Alkitab saja cukup bagi keselamatan

Akibatnya jadi timbul pertanyaan :
Begimana itu ceritanya seseorang menyatakan bhw sebuah benda mati sempurna ? dan begimana pula itu dirinya mengabaikan ajarannya sendiri ?
Bagi Calvinist yang menjawab seperti ijo thdp pertanyaan-nya sendiri, silahkan menjawab pertanyaan coklat.
 :D
Menurut dugaanku, pertanyaan itu muncul karena si penanya tidak mengerti apa yang ditanyakan. Itu memang sudah karakter yang bersangkutan.
Dia yang suka ngeyel, malah menuding pasangan diskusinya ngeyel.
Dia yang suka tidak nyambung, malah menuding pasangan diskusinya tidak nyambung.
Dia yang suka munafik, malah menuding pasangan diskusinya munafik.
Setiap ditanyakan apa latar pemikiran sehingga dia menuding begitu, dia mingkem, diam seribu bahasa, atau loncat ke hal lain.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
November 09, 2017, 02:51:01 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
:D Menurut dugaanku, pertanyaan itu muncul karena si penanya tidak mengerti apa yang ditanyakan.

Itu memang sudah karakter yang bersangkutan.

Dia yang suka ngeyel, malah menuding pasangan diskusinya ngeyel.
Dia yang suka tidak nyambung, malah menuding pasangan diskusinya tidak nyambung.
Dia yang suka munafik, malah menuding pasangan diskusinya munafik.
Setiap ditanyakan apa latar pemikiran sehingga dia menuding begitu, dia mingkem, diam seribu bahasa, atau loncat ke hal lain.
Nah itu. Kalo menurut sotar, bold itu karena merah.

Sementara saya masih bertanya-tanya, apakah itu karena ajarannya itu sendiri-lah yang menyebabkan bold ?
November 09, 2017, 03:06:58 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3978
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Nah itu. Kalo menurut sotar, bold itu karena merah.
Sementara saya masih bertanya-tanya, apakah itu karena ajarannya itu sendiri-lah yang menyebabkan bold ?
Wah, menganalisis ini lebih lanjut, menurut pendapatku, mebutuhkan perenungan mendalam. Setidaknya, bagi @Sotardugur Parreva, untuk saat ini, @Sotardugur belum dapat memberikan pendapat atas tanggapan @odading. Semoga di waktu mendatang, @Sotardugur Parreva mempunyai kesempatan menyampaikan pendapat mengenai ini.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
November 09, 2017, 04:11:49 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Nah itu. Kalo menurut sotar, bold itu karena merah.

Sementara saya masih bertanya-tanya, apakah itu karena ajarannya itu sendiri-lah yang menyebabkan bold ?
Mungkin ente bisa bikin trit lagi untuk membahas hal ini

 ;D ;D ;D ;D
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
November 09, 2017, 04:25:39 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Wah, menganalisis ini lebih lanjut, menurut pendapatku, mebutuhkan perenungan mendalam.
hehehe... nggak juga ampe merenung siii ...  :D.

Cuma memang perlu dicari tau lebih jauh lagi , kira2 logika yang kayak gimana yang pas diajukan sbg argumen sehingga bisa nyampe ke kesimpulan : "ajarannya memang bisa menyebabkan adanya model spt oknum terkait".

contoh misal, dicari tau :
apa iya ajarannya itu berupa [semua adalah gembala - semua adalah orang kudus - gak ada hirarki - gak ada yang di"tua"kan] ?

taroh kata iya emang bener itu ungu,
selanjutnya di"temu"in ajaran ungu ke ajaran mereka sendiri lainnya - yakni SS.... so :
apa iya ajaran ungu itu Alkitabiah ?

Soalnya kalo ngebaca baca yang ada di Alkitab, keliatannya sikon saat itu nggak seperti ungu.
Karena dari yang terbaca, kesimpulannya [ada hirarki - ada yang di"tua"kan].

However apabila argumennya :
"lah para tetua itu udah pada metong koook" ---> dengan demikian ya nggak ada lagi para tua ... otomatis ya nggak ada lagi hirarki --->maka ya ungu-lah.

maka
logika diatas "masuk", however nggak bisa dikatakan Alkitabiah karena logika tsb baru eksis di suatu kurun waktu tertentu dimana menurut yang buat ajaran "semua tetua udah pada metong - so, no more tetua - no more hirarki".

tentu laen cerita pabila versinya sbb :
Para tetua ya pasti metong - namun kan dipilih lagi tetua baru sebagai pengganti yang lama. Dengan demikian, person-nya yg sbg tetua itu sendiri emang no more but yang dituakan itu tetep eksis. Hirarki still there.


Yah kira2 begitulaaa... diatas contoh misalnya  :D
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)