Author Topic: Apakah Alkitab tidak sempurna dan tidak cukup bagi keselamatan ?  (Read 1872 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 09, 2017, 05:09:21 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10923
Suatu pertanyaan aneh keluar dari seorang oknum Calvinist :

Sementara padahal jawabannya jelas sudah bisa diketahui bahwa :

1. Alkitab tidak sempurna.
Karena Alkitab itu benda mati DAN yang sempurna itu Allah.

2. Alkitab saja tidak cukup bagi keselamatan.
Karena hanya cukup dengan membaca Alkitab tidak sertamerta menjadikan seseorang selamat.



Tapi yang lebih menarik lagi, pertanyaan tsb datang dari seorang oknum Calvinist.
menurut oknum calvinist tersebut,
kira-kira kenapa ya Alkitab yang sempurna itu kok jumlahnya 66 kitab?

kapan tuhan memfirmankan dalam alkitab yang sudah cukup dan sempurna itu bahwa "alkitab sudah cukup dan sempurna kalo jumlahnya 66"?


gw nunggu di pojokan dulu ah... sambil makan gorengan dan baca Rev Enny...
ciao....
November 09, 2017, 07:34:13 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3406
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
:D Menurut dugaanku, pertanyaan itu muncul karena si penanya tidak mengerti apa yang ditanyakan.

Itu memang sudah karakter yang bersangkutan.

Dia yang suka ngeyel, malah menuding pasangan diskusinya ngeyel.
Dia yang suka tidak nyambung, malah menuding pasangan diskusinya tidak nyambung.
Dia yang suka munafik, malah menuding pasangan diskusinya munafik.
Setiap ditanyakan apa latar pemikiran sehingga dia menuding begitu, dia mingkem, diam seribu bahasa, atau loncat ke hal lain.
Nah itu. Kalo menurut sotar, bold itu karena merah.
Sementara saya masih bertanya-tanya, apakah itu karena ajarannya itu sendiri-lah yang menyebabkan bold ?
Menurut dugaanku, setelah merenung sejenak, yang merah itu terbentuk karena dominasi kejiwaan pengajarnya. Mungkin karena kharisma pengajarnya, atau karena secara psikis, si penerima ajaran mengidap rasa inferior, atau penyebab lain. Kuduga, secara disadari atau tidak disadari, ajaran yang diterima itu dipandang atau dianggap sebagai ajaran Tuhan langsung. Karena diajarkan langsung oleh Tuhan, maka untuk mencerna ajaran tersebut logika sehat harus dimatikan.

Kematian logika sehat 'membangun' sifat bahwa apa saja yang disampaikan, tidak dapat ditawar-tawar. Buruknya, yang bersangkutan juga terjerat dengan sifat seperti itu, sehingga, apa saja yang disampaikannya, diharapkannya, tidak perlu dianalisis dengan logika sehat. Jika ada analisis yang diterapkan atas pernyataannya, segera ditinggal-lari, karena memang sejak semula pernyataan itu dikemukakan tanpa alas logika sehat. Karena itu pula maka sering tertangkap kesan, pembuat pernyataan tidak mengerti apa yang dinyatakannya.
 
Dampak buruk lainnya, benaknya dilatih untuk lebih dahulu menuding orang lain seolah orang lain itu mengidap 'penyakit' yang diidapnya. Maka, sebelum dia dituding "ngeyel", dia lebih dahulu menuding pasangan diskusinya "ngeyel", seakan-akan, tingkat kebenaran kengeyelan itu terletak pada pihak yang lebih dahulu menudingkan "ngeyel". Padahal, jika dianalisis dengan logika sehat, akan ketahuan, pihak yang "ngeyel".

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
November 09, 2017, 07:38:40 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3406
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Nah itu. Kalo menurut sotar, bold itu karena merah.
Sementara saya masih bertanya-tanya, apakah itu karena ajarannya itu sendiri-lah yang menyebabkan bold ?
Mungkin ente bisa bikin trit lagi untuk membahas hal ini
 ;D ;D ;D ;D
Bwahhaahhaahhaa... bisa juga alephtav melucu, ya?  :D

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
November 10, 2017, 09:09:56 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12804
    • fossil coral cantik
menurut oknum calvinist tersebut,
kira-kira kenapa ya Alkitab yang sempurna itu kok jumlahnya 66 kitab?
Dari yang sempet saya baca2 di inet, alesannya adalah : [yang PL itu asli-nya ada 39 buku, bukan 46 buku].

Juga dari internet, katanya di jaman Yesus idup itu - catetan2 yang ada saat itu ada cem-macem bahasanya, ada yang beda isinya dan salah satunya termasuk Alkitab yg terdiri dari 46 buku berbahasa Yunani tsb (Septuaginta).

Mengenai [ketika terbaca di PB ada quotingan ayat PL oleh Yesus, ini Yesus nge-quote dari versi yang mana ?] kayaknya udah impossible di absolutkan jawabannya - karena :
A. mungkin Yesus nge-quote dari kitab 46 buku berbahasa Yunani tsb
B. mungkin Yesus nge-quote dari kitab lain berbahasa lain
C. mungkin B namun disaat pencatetan penulis PB ngerujuk quotingan tsb ke kitab 46 buku tsb.

Whatever it is....
karena nggak terbaca di PB mengenai kitab 46 buku berbahasa Yunani tsb adalah suatu masalah - mungkin boleh dibilang "aman" untuk disimpulkan bahwa Yesus sendiri nggak kepo thdp kitab kitab yang sedang ada termasuk thdp Septuaginta saat itu.

Pada asumsi ungu = correct,
kelanjutan kesimpulannya blakangan aja ada orang orang yang kepo thdp benda benda mati tsb  :char11: :cheesy: :D
November 10, 2017, 10:27:14 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10923
Dari yang sempet saya baca2 di inet, alesannya adalah : [yang PL itu asli-nya ada 39 buku, bukan 46 buku].

Juga dari internet, katanya di jaman Yesus idup itu - catetan2 yang ada saat itu ada cem-macem bahasanya, ada yang beda isinya dan salah satunya termasuk Alkitab yg terdiri dari 46 buku berbahasa Yunani tsb (Septuaginta).

Mengenai [ketika terbaca di PB ada quotingan ayat PL oleh Yesus, ini Yesus nge-quote dari versi yang mana ?] kayaknya udah impossible di absolutkan jawabannya - karena :
A. mungkin Yesus nge-quote dari kitab 46 buku berbahasa Yunani tsb
B. mungkin Yesus nge-quote dari kitab lain berbahasa lain
C. mungkin B namun disaat pencatetan penulis PB ngerujuk quotingan tsb ke kitab 46 buku tsb.

Whatever it is....
karena nggak terbaca di PB mengenai kitab 46 buku berbahasa Yunani tsb adalah suatu masalah - mungkin boleh dibilang "aman" untuk disimpulkan bahwa Yesus sendiri nggak kepo thdp kitab kitab yang sedang ada termasuk thdp Septuaginta saat itu.

Pada asumsi ungu = correct,
kelanjutan kesimpulannya blakangan aja ada orang orang yang kepo thdp benda benda mati tsb  :char11: :cheesy: :D

oohh gitu ya..

jadi yang menyimpulkan bahwa "66 buku itu udah SEMPURNA dan UDAH SELF SUFFICIENT bagi keselamatan" itu adalah SEKELOMPOK MANUSIA yang rembug-rembug itu ya....

kirain Tuhan yang berfirman bahwa Tuhan janji akan PUASA FIRMAN setelah 66 buku..

kirain ada ayatnya.. sehingga itu bisa dipastikan adalah Firman Tuhan...

hahahaha...
November 10, 2017, 11:48:00 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9585
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Mengenai [ketika terbaca di PB ada quotingan ayat PL oleh Yesus, ini Yesus nge-quote dari versi yang mana ?] kayaknya udah impossible di absolutkan jawabannya - karena :
A. mungkin Yesus nge-quote dari kitab 46 buku berbahasa Yunani tsb
B. mungkin Yesus nge-quote dari kitab lain berbahasa lain
C. mungkin B namun disaat pencatetan penulis PB ngerujuk quotingan tsb ke kitab 46 buku tsb.

untuk hal ini sudah jelas harusnya

Yesus itu orang Ibrani asli
pastinya baca kitab ibrani juga
Yesus itu bicara kepada orang2 Ibrani saja (utamanya) pada saat itu
ngga mungkin dia mengutip kitab PL selain yang bahasa Ibrani
just doesn't make sense
November 10, 2017, 11:56:14 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10923
untuk hal ini sudah jelas harusnya

Yesus itu orang Ibrani asli
pastinya baca kitab ibrani juga
Yesus itu bicara kepada orang2 Ibrani saja (utamanya) pada saat itu
ngga mungkin dia mengutip kitab PL selain yang bahasa Ibrani
just doesn't make sense

btw...
Apakah yesus bisa baca tulis?
November 10, 2017, 12:38:33 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3406
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Yang diceritakan di Injil, Yesus Kristus hanya pernah menulis (kuduga, mencoret-coret) di tanah. Dilakukan dengan jari.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
November 10, 2017, 01:14:53 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
untuk hal ini sudah jelas harusnya

Yesus itu orang Ibrani asli
pastinya baca kitab ibrani juga
Yesus itu bicara kepada orang2 Ibrani saja (utamanya) pada saat itu
ngga mungkin dia mengutip kitab PL selain yang bahasa Ibrani
just doesn't make sense
Paulus nulis pake bahasa Yunani, mengkuote Septuagint.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
November 10, 2017, 01:25:24 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9585
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
btw...
Apakah yesus bisa baca tulis?

sudah pasti bisa

karena Dia belajar di sinagog dan berkata "ada tertulis"

Yesus itu gelarnya Rabbi, mengajar di Sinagog
ngga ada Rabbi ngga bisa baca tulis, mereka belajar taurat sejak usia dini dari 12-30 tahun baru bisa disebut Rabbi
« Last Edit: November 10, 2017, 01:28:25 PM by HenHen »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)