Author Topic: "terimalah berkat Allah ..... " (???)  (Read 3664 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 13, 2017, 09:24:46 PM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3978
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kira kira yang keliatan demikian bold, sotar  :happy0062:.

However karena saya nggak ngerti, makanya saya tanyakan.

Apakah maksudnya seperti bold sotar di quote atas ?
Ataukah maksudnya si pendeta lagi berdoa minta Allah memberkati yang didepan ?
Baiklah kalau demikian itu pengertian @odading.

Tapi kupikir, jika tanpa "Kata Pengantar", lalu orang di depan langsung berkata, "Terimalah berkat Allah, ..." kukira, itu bukan doa. Justru, orang yang didepan  itu sedang mensejajarkan diri dengan Allah. Atau, setidaknya, orang di depan itu beranggapan bahwa 'di tangannya'(bukan dalam bentuk fisik, lhoh) sudah ada berkat Allah yang siap dibagikan kepada jemaat.

Quote
Kalo saya ngliatnya semacem blessing.
Secara dari pov yang duduk jadinya kayak gini "we are being blessed by the priest" diketika si pendeta bilang "terimalah berkat Allah...."

Namun ya tetep aja ---kalo saya Kristen--- saya mengajukan pertanyaan :
kan yang duduk itu bisa minta sendiri langsung blessing dari Allah, mao ngapain ada blessing from the priest?

:)
salam.
Nah, itu.
Pada saat pov jemaat menganggap mereka sedang diberkati oleh priest, artinya, si priest dipandang sebagai pihak yang memiliki berkat Allah, di mana berkat Allah itu siap dibagikan kepada jemaat. Begitu, kan? Bila si pemberi berkat Allah bukan Allah, artinya, si pemberi berkat Allah itu sedang mempunyai berkat Allah, yang siap dibagikan kepada jemaat. Begitu, kan?

Atau, @Sotardugur Parreva salah menyimpulkan?

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
November 13, 2017, 10:13:33 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3978
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
@Sotardugur nimbrung, ya? Pembandingan Katolik dengan Protestan, menarik.
Berkat yang dikatakan oleh pendeta itu adalah janji Tuhan yang ada di alkitab. ketika pendeta menyampaikan dan jemaat menerima, yang memberkati itu adalah Tuhan, bukan pendeta.
Berkenankah @alephtav memberitahukan, di Alkitab bagian mana yang kugarisbawahi itu dicatat?

Langsung minta sendiri ke Tuhan juga bisa. Namun kadang-kadang jemaat biasa kurang mengerti secara detail tentang janji/berkat Tuhan di alkitab dibanding pendeta. Makanya pendeta menyatakan berkat Tuhan dan jemaat mengamininya.
Kupikir, apabila jemaat biasa dinilai lebih 'kecil' daripada Pendeta, maka yang kugarisbawahi itu bertolak belakang dengan yang dikatakan Yesus pada Mat 11:25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
Kumaknai, apabila Pendeta dipandang sebagai orang bijak atau orang pandai, dan jemaat biasa adalah orang kecil, maka berdasar Mat 11:25 itu, jemaat awamlah yang lebih mengerti dibanding Pendeta.

Sama prinsipnya kalau minta didoakan ke pendeta atau ke orang yang lebih 'matang' rohaninya. Mereka bisa menyampaikan janji Tuhan dari alkitab sebagai dasar untuk memohonkan doa.
Prinsip ini berbeda dengan katolik yang meminta didoakan oleh orang kudus yang sudah fall asleep atau Maria.
Mereka tidak bisa menyampaikan apa-apa, cuma dipercaya doa mereka lebih manjur aja.
Yang tebal itu menghantar pikiranku ke Orang kaya dan Lazarus yang miskin (Luk 16:19-31). Kuyakini, Abraham adalah orang kudus. Berdasarkan komunikasi antara orang kaya dan Abraham di perikop tersebut, kumaknai bahwa bila mau, Abraham dapat menyampaikan permintaan kepada Allah.
Jadi, tulisan @alephtav yang tebal itu, kupandang bernilai SALAH, bila dibandingkan kepada kisah yang diceritakan Tuhan Yesus Kristus, di mana diceritakan bahwa Abraham(orang kudud) bisa berkata-kata, yang tentu saja dapat menyampaikan permintaan.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
November 14, 2017, 08:10:54 AM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Makanya tak ambil kisah Saul-Samuel.

Pabila berangkatnya udah bisa sama, yakni yang bicara itu emang arwah Samuel --- maka KENAPA impossible disuatu ketika arwah bisa menyampaikan apa apa kepada yang minta didoakan ?


Harap diketahui, saya tidak sedang mendukung atopun encourage ... karena saya sendiri berpendapat WALOPUN it's possible but there is another possibility yang menganga, yakni : yang menyampaikan itu BUKAN si arwah melainkan iblis.

KALO itu bunyi penyampaiannya busuk dan keburu bisa diketahui sehingga selanjutnya bisa diketahui bahwa yang nyampaikan itu iblis yang menyamar arwah orang Kudus, ya gapapa....

TAPI...  (disinilah perihal "berbahaya"nya) :
Lah.... kalo orang nggak nyadar bahwa isi penyampaiannya itu busuk KARENA yang ada duluan di pov orang ybs "oh ini kan yang nyampaikan arwah orang Kudus - dgn demikian nggak mungkin isi penyampaiannya dia itu busuk" , gimana ?

contoh ilustrasi :
suatu sosok berkata "bunuh aja si anu, itu emang ganjaran dia koook" (mao itu disertai penampakan atopun nggak ada penampakan, it doesn't matter) the point is : di pov pendengar  si pembawa berita tsb adalah arwah orang Kudus.

Nah... kalo kebetulan si pendengar keburu nyadar bahwa berita ijo itu busuk, maka dia akan tau bhw itu setan yang lagi menyamar dimana TADINYA si pendengar mengira itu adalah arwah orang Kudus.

Lah... kalo di pov si pendengar thdp kalimat ijo itu - si pendengar manggut manggut ?
So... disinilah yang menurut gue "posibilitas lain menganga".
Lho kisah Saul itu Tuhan tidak diceritakan apakah itu benar-benar Samuel, juga tidak diceritakan ada hal baik yang muncul dari tindakan Saul, juga tidak ada penjelasan Allah merestui perbuatan Saul itu.

Lagipula katolik-katolik disini tentu juga akan keberatan kalau berdoa kepada Maria atau orang kudus disamakan dengan Saul memanggil arwah.

Kalau Protestan minta didoakan pendeta, dia bisa memberi tahu lebih detail tentang janji Tuhan di alkitab, supaya jemaat bisa beriman. Juga memberikan pendapat kalau hal yang didoakan tidak sesuai. Misalnya minta didoakan punya istri dua, pendeta akan memberikan dasar-dasar ayat bahwa permintaannya itu tidak benar.

Jadi kalau di Protestan minta didoakan pendeta itu sifatnya bukan menjadi perantara menyampaikan doa kepada Tuhan, tapi membantu/mendampingi jemaat supaya dapat memohon langsung kepada Tuhan.

Berbeda dengan katolik bukan?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
November 14, 2017, 09:33:19 AM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10990
Lho kisah Saul itu Tuhan tidak diceritakan apakah itu benar-benar Samuel, juga tidak diceritakan ada hal baik yang muncul dari tindakan Saul, juga tidak ada penjelasan Allah merestui perbuatan Saul itu.

Lagipula katolik-katolik disini tentu juga akan keberatan kalau berdoa kepada Maria atau orang kudus disamakan dengan Saul memanggil arwah.

Kalau Protestan minta didoakan pendeta, dia bisa memberi tahu lebih detail tentang janji Tuhan di alkitab, supaya jemaat bisa beriman. Juga memberikan pendapat kalau hal yang didoakan tidak sesuai. Misalnya minta didoakan punya istri dua, pendeta akan memberikan dasar-dasar ayat bahwa permintaannya itu tidak benar.
oo... jadi maksudnya..
pak pendeta bertindak sebagai penerjemah / perantara yang menyampaikan janji tuhan di alkitab?

Quote
Jadi kalau di Protestan minta didoakan pendeta itu sifatnya bukan menjadi perantara menyampaikan doa kepada Tuhan, tapi membantu/mendampingi jemaat supaya dapat memohon langsung kepada Tuhan.

Berbeda dengan katolik bukan?
lho... tapi yang bilang "kalau ke gereja sana" BEDA LHO "dengan berdoa di gereja sini" itu kayaknya malah pendetong-pendetong modelmu lho...

sementara temen2 sy yg ngaku khatolik malah sering bilang, gw ke paroki mana aja & ke gereja mana aja gak masalah kok... karena engga harus minta didoakan oleh Pastur tertentu atau Apa tertentu gitu...

tapi memang sih...
kemarin gw ditawarin Rumah oleh MAKELAR RUMAH...
dia ada kalo 5 kali bilang gini: "eh mas... tapi saya ini BUKAN MAKELAR kok... saya ini membantu mendampingi mas supaya bisa tahu dan memilih rumah yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan mas"

hahahahahaha.....
November 14, 2017, 10:39:46 AM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
oo... jadi maksudnya..
pak pendeta bertindak sebagai penerjemah / perantara yang menyampaikan janji tuhan di alkitab?
lho... tapi yang bilang "kalau ke gereja sana" BEDA LHO "dengan berdoa di gereja sini" itu kayaknya malah pendetong-pendetong modelmu lho...

sementara temen2 sy yg ngaku khatolik malah sering bilang, gw ke paroki mana aja & ke gereja mana aja gak masalah kok... karena engga harus minta didoakan oleh Pastur tertentu atau Apa tertentu gitu...

tapi memang sih...
kemarin gw ditawarin Rumah oleh MAKELAR RUMAH...
dia ada kalo 5 kali bilang gini: "eh mas... tapi saya ini BUKAN MAKELAR kok... saya ini membantu mendampingi mas supaya bisa tahu dan memilih rumah yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan mas"

hahahahahaha.....
ente kebiasaan jadi goblog, asal njeplak tanpa tau apa yang didiskusikan.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
November 14, 2017, 12:06:12 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10990
ente kebiasaan jadi goblog, asal njeplak tanpa tau apa yang didiskusikan.
haha....
tapi benerrrr kaaaaaannnnn??

alkitab mengajarkan Galatia xx:yy "apakah dengan mengatakan kebenaran aku telah menjadi musuhmu"..

wkwkwkwkwkwkwkkwkw....
November 14, 2017, 02:07:40 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Lho kisah Saul itu Tuhan tidak diceritakan apakah itu benar-benar Samuel
Perihal "itu bener bener Samuel ato bukan" adalah diketika ada penolakan di pov pembaca.

Sementara kekonsistenan bahwa Alkitab itu adalah Firman Tuhan, tidak mungkin salah.... maka kalimat sbb dari si narator seyogyanya dipandang = TRUE.
(12) Ketika perempuan itu melihat Samuel
(15) Sesudah itu berbicaralah Samuel kepada Saul
(16) Lalu berbicaralah Samuel


Mengambil posisi bahwa yang nongol disitu adalah BUKAN Samuel, melainkan iblis yang menyamar sbg Samuel, maka yang ngambil posisi spt ini sedang mengkoreksi si narator.

(12) eh narator, yang diliat perempuan itu oranye
(15) eh narator, yang berbicara kepada Saul itu oranye.
(16) eh narator, yang berbicara itu oranye

Quote
Lagipula katolik-katolik disini tentu juga akan keberatan kalau berdoa kepada Maria atau orang kudus disamakan dengan Saul memanggil arwah.
Ya. But however gocap mengajukan kisah Saul ini.... sbb :

Bahwa Yesuslah satu-satunya pengantara, dan pengantara itu diam dalam hati kita. Dia hidup dalam kita, dan kita di dalam dia.

Nah kenapa ada orang yg minta tolong orang lain (di mana orang tersebut sudah tidak ada di Bumi) dalam urusannya dengan Yesus. Adakah Yesus hidup dalam hatinya ..adakah dia memiliki hubungan yang erat dengan Yesus, dan adakah dia percaya kepada yesus ?

Kedua, dalam kisah Saul berusaha menghubungi orang kudus Samuel (yang sudah tidak ada di Bumi) akibatnya Saul dikutuk Tuhan.


So... nggak perlu Katolik duluan yg tereak keberatan thdp bold, logika saya sendiri thdp kisah Saul juga udah duluan berpendapat bhw kisah Saul itu nggak sedang menunjukan bahwa :
1. Saul manggil arwah itu artinya = Saul berdoa kepada arwah
2. gara2 Saul berdoa kepada arwah - maka Tuhan membunuh Saul.

Quote
Kalau Protestan minta didoakan pendeta, dia bisa memberi tahu lebih detail tentang janji Tuhan di alkitab, supaya jemaat bisa beriman. Juga memberikan pendapat kalau hal yang didoakan tidak sesuai. Misalnya minta didoakan punya istri dua, pendeta akan memberikan dasar-dasar ayat bahwa permintaannya itu tidak benar.
thread ini tentunya tidak sedang didalam asumsi doa kepada arwah orang Katolik itu didalam model "minta dikasih istri dua" atopun semacem-nya.

Saya nyempetin baca satu/dua contoh kayak apa itu kalimat2nya berdoa kepada Maria.
Nggak ada yang aneh, nggak ada yang janggal. Selain [sebagai ibu] atopun [sebagai perantara], segala kosakata yang ditujukan ke arwah Maria tsb pabila di ganti dgn kosakata [Tuhan], bunyi isi doa itu sendiri wajar2 aja kooook.

Berikut contoh misal yang tak temukan di internet


Jiwa Maria, sucikanlah aku.
Hati Maria, nyalakanlah aku.
Tangan Maria, sanggahlah aku.
Kaki Maria, pimpinlah aku.
Bibir Maria, berkatalah padaku.
Duka cita Maria, kuatkanlah aku.
O Maria yang manis, dengarkanlah aku.

Janganlah mengizinkan aku terpisah darimu.
Terhadap musuh-musuhku, belalah aku.

Tuntunlah aku kepada Yesus yang manis.
Semoga bersama dikau, aku dapat mencintai dan mengasihi sesamaku,
dan memujimu untuk selama-lamanya.



Tuhan, sucikanlah aku.
Tuhan, nyalakanlah aku.
Tuhan, sanggahlah aku.
Tuhan, pimpinlah aku.
Tuhan, berkatalah padaku.
Tuhan, kuatkanlah aku.
O Tuhan yang manis, dengarkanlah aku.

Janganlah mengizinkan aku terpisah darimu.
Terhadap musuh-musuhku, belalah aku.

Tuntunlah aku kepada MU yang manis.
Semoga bersama dikau, aku dapat mencintai dan mengasihi sesamaku,
dan memujimu untuk selama-lamanya.


Kosakata Maria impossible itu maksudnya Katolik adalah ngerujuk ke iblis2/setan2.
Ke-impossible-annya adalah : Tuntunlah aku kepada Yesus yang manis. ---> meminta iblis utk menuntun diri yang berdoa kepada Yesus ---> menimbulkan pertanyaan


Quote
Jadi kalau di Protestan minta didoakan pendeta itu sifatnya bukan menjadi perantara menyampaikan doa kepada Tuhan, tapi membantu/mendampingi jemaat supaya dapat memohon langsung kepada Tuhan.
Point saya disini BUKAN diperihal si jemaat minta istri dua atopun semacemnya sehingga masih perlu dibantu oleh pendeta agar berdoa langsung kepada Tuhannya itu adalah jangan yg semacem minta istri dua.

Ybs kepingin berkat, ya dia bisa minta sendiri langsung kepada Allah melalui Yesus sebagai mediator. Begimana pula itu orang yang didepan yang jadi mediator... "terimalah berkat Allah".

November 14, 2017, 02:12:33 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
haha....
tapi benerrrr kaaaaaannnnn??

alkitab mengajarkan Galatia xx:yy "apakah dengan mengatakan kebenaran aku telah menjadi musuhmu"..

wkwkwkwkwkwkwkkwkw....
Oh, pantesan ente memusuhin saya terus kan?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
November 14, 2017, 02:17:00 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9623
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
idih jijay, GR amat ;D ;D

pengen banget dimusuhin? wkwkwkwk
November 14, 2017, 02:24:46 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Nah, itu.
Pada saat pov jemaat menganggap mereka sedang diberkati oleh priest, artinya, si priest dipandang sebagai pihak yang memiliki berkat Allah, di mana berkat Allah itu siap dibagikan kepada jemaat. Begitu, kan?
Ya.

Quote
Bila si pemberi berkat Allah bukan Allah, artinya, si pemberi berkat Allah itu sedang mempunyai berkat Allah, yang siap dibagikan kepada jemaat. Begitu, kan?
Ya.

so... whatever itu si pendeta-nya sendiri, yang ada di pov yang duduk adalah "we are being blessed by the priest" ---> the following logic is : the priest is a blessed person (blessed by God) ---> we are not as blessed as the priest ---> that's why the priest blessed us.

But logika ungu seyogyanya ditolak oleh Kristen, karena berangkat dari logika ungu - kelanjutan logika [that's why we also pray to the priest (ask the priest to pray for us)] masuk akal, sama masuk akalnya dengan pendapat [dengan adanya doa from the blessed one, doa lebih manjur dari pada doa sendiri].

Secara pov non-Katolik ..... sepertinya : mao itu yang duduk atopun yang berdiri didepan ---> mereka sama sama gembala dan sama sama orang Kudus.  :D

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)