Author Topic: Wajarkah merasa tertekan dalam sebuah pelayanan?  (Read 1916 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 04, 2017, 01:11:12 AM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
  • Denominasi: Kristen Kharismatik
Wajarkah seseorang yang ditunjuk dalam pelayanan remaja (ditunjuk seperti koordinator) merasa sangatlah tertekan. Selain menjadi seorang pemimpin dengan tanggungjawab domba-domba yang banyak, serta hati yang melayani tetapi masih merasakan bahwa diri kurang upgrade. (Masih mudah marah, tidak sabar, masih mudah tertekan dalam kehidupan sekuler). Apakah alasan seperti itu wajar dan bolehkah mundur jika merasa kapasistasnya amat kurang sebagai koordinator?
« Last Edit: December 10, 2017, 08:48:09 PM by ivorypeach »
December 04, 2017, 09:53:48 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2044
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Wajarkah seseorang yang ditunjuk dalam pelayanan remaja (ditunjuk seperti koordinator) merasa sangatlah tertekan. Selain menjadi seorang pemimpin dengan tanggungjawab domba-domba yang banyak, serta hati yang melayani tetapi masih merasakan bahwa diri kurang upgrade. (Masih mudah marah, tidak sabar, masih mudah tertekan dalam kehidupan sekuler). Apakah alasan seperti itu wajar dan bolehkah mundur jika merasa kapasistasnya amat kurang sebagai koordinator?
Menurut pendapatku, terpilihnya seseorang untuk mengemban suatu tugas, itu karena pihak yang memilih menaruh kepercayaan kepada orang yang terpilih, bahwa orang itu sanggup mengemban tugas. Tinggal lagi, apakah orang itu bersedia atau tidak, itu soal yang berbeda.

Tapi, sebentar.
@ivorypeach diminta menanggungjawabi domba-domba yang banyak?
Pasti itu bukan domba Kristus, ya?
Karena, domba Kristus sudah diperintah oleh Yesus Kristus untuk digembalakan oleh Petrus. Di Yoh 21:15-17, tiga kali Yesus Kristus memerintahkan Petrus: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Sementara itu, Yesus Kristus juga pernah mengatakan bahwa masih ada domba lain 'yang bukan dari kandang ini', yang juga mendengar suara Yesus Kristus, dan akan dijadikan satu kawanan dan satu gembala. Lengkapnya, di Yoh 10:16 tercatat Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
December 04, 2017, 11:16:21 AM
Reply #2
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
  • Denominasi: Kristen Kharismatik
Menurut pendapatku, terpilihnya seseorang untuk mengemban suatu tugas, itu karena pihak yang memilih menaruh kepercayaan kepada orang yang terpilih, bahwa orang itu sanggup mengemban tugas. Tinggal lagi, apakah orang itu bersedia atau tidak, itu soal yang berbeda.

Tapi, sebentar.
@ivorypeach diminta menanggungjawabi domba-domba yang banyak?
Pasti itu bukan domba Kristus, ya?
Karena, domba Kristus sudah diperintah oleh Yesus Kristus untuk digembalakan oleh Petrus. Di Yoh 21:15-17, tiga kali Yesus Kristus memerintahkan Petrus: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Sementara itu, Yesus Kristus juga pernah mengatakan bahwa masih ada domba lain 'yang bukan dari kandang ini', yang juga mendengar suara Yesus Kristus, dan akan dijadikan satu kawanan dan satu gembala. Lengkapnya, di Yoh 10:16 tercatat Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

Salam damai.

Dear Saudara Sotardugur Parreva

Terima kasih atas tanggapannya. Ya domba2 tersebut adalah domba2 Kristus (menjadi koordinator dalam sebuah ibadah teens usia 12-16tahun). Latar belakang sebelumnya saya adalah seorang guru SM dan seorang yang melayani sebagai singer (belum WL). Memang belum Setelah menjadi panitia sebuah youth camp, saya tiba2 rindu akan pelayanan di anak muda.

Sebuah gebrakan rohani terjadi di gereja saya, yaitu ketika pemimpin menyadari bahwa adanya kebutuhan rohani khusus untuk anak2 teens dan mereka harus diwadahi di ibadah mereka sendiri. (sebelumnya memang belum ada ibadah teens tapi hanya ada youth yang kisarannya 16 tahun keatas).

Pemimpin gereja menyadari bahwa domba2 tersebut membutuhkan sesosok pemimpin. Saya dan kedua teman saya (masing2 dari latar pelayanan yang berbeda) sama2 ditunjuk sebagai koordinator ibadah tersebut. mulai dari memikirkan rundown ibadah, acara, komsel, dll. Kami tetap dituntun oleh pemimpin gereja lainnya, namun tetap dilepas untuk menjalankan ibadah ini.

Saya mengerti sekali bahwa Kristus sangat2 menyuruh kita untuk menggembalakan domba2 tsb. Namun saya selalui dihantui rasa tidak kapabel dalam pelayanan ini. Kerinduan saya memang melayani tapi seperti tidak siap ditunjuk sebagai seorang koordinator (pemimpin). Seperti kadang-kadang saya tidak sevisi dengan teman2 yang lain, atau terkadang masih suka ditegur dalam pelayanan. (Baru2 ini saya ditunjuk untuk menjadi seorang WL, namun memang baru sekali sehingga banyak teguran keras secara spiritual maupun teknis pembawaan).

Saya jujur merasa seperti tidak layak menjadi seorang penggembala.
December 04, 2017, 11:24:00 AM
Reply #3
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
  • Denominasi: Kristen Kharismatik
Dear Saudara Sotardugur Parreva

Terima kasih atas tanggapannya. Ya domba2 tersebut adalah domba2 Kristus (menjadi koordinator dalam sebuah ibadah teens usia 12-16tahun). Latar belakang sebelumnya saya adalah seorang guru SM dan seorang yang melayani sebagai singer (belum WL). Memang belum Setelah menjadi panitia sebuah youth camp, saya tiba2 rindu akan pelayanan di anak muda.

Sebuah gebrakan rohani terjadi di gereja saya, yaitu ketika pemimpin menyadari bahwa adanya kebutuhan rohani khusus untuk anak2 teens dan mereka harus diwadahi di ibadah mereka sendiri. (sebelumnya memang belum ada ibadah teens tapi hanya ada youth yang kisarannya 16 tahun keatas).

Pemimpin gereja menyadari bahwa domba2 tersebut membutuhkan sesosok pemimpin. Saya dan kedua teman saya (masing2 dari latar pelayanan yang berbeda) sama2 ditunjuk sebagai koordinator ibadah tersebut. mulai dari memikirkan rundown ibadah, acara, komsel, dll. Kami tetap dituntun oleh pemimpin gereja lainnya, namun tetap dilepas untuk menjalankan ibadah ini.

Saya mengerti sekali bahwa Kristus sangat2 menyuruh kita untuk menggembalakan domba2 tsb. Namun saya selalui dihantui rasa tidak kapabel dalam pelayanan ini. Kerinduan saya memang melayani tapi seperti tidak siap ditunjuk sebagai seorang koordinator (pemimpin). Seperti kadang-kadang saya tidak sevisi dengan teman2 yang lain, atau terkadang masih suka ditegur dalam pelayanan. (Baru2 ini saya ditunjuk untuk menjadi seorang WL, namun memang baru sekali sehingga banyak teguran keras secara spiritual maupun teknis pembawaan).

Saya jujur merasa seperti tidak layak menjadi seorang penggembala.

maaf maksudnya bukan baru sekali menjadi WL, tapi memang baru menjadi WL selama sekitar 3 bulan
December 04, 2017, 01:09:36 PM
Reply #4
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 98
Wajarkah seseorang yang ditunjuk dalam pelayanan remaja (ditunjuk seperti koordinator) merasa sangatlah tertekan. Selain menjadi seorang pemimpin dengan tanggungjawab domba-domba yang banyak, serta hati yang melayani tetapi masih merasakan bahwa diri kurang upgrade. (Masih mudah marah, tidak sabar, masih mudah tertekan dalam kehidupan sekuler). Apakah alasan seperti itu wajar dan bolehkah mundur jika merasa kapasistasnya amat kurang sebagai koordinator?

Bro/sis ivory, dgn anda menulis hal ini menurut sy anda py sikap hati yg benar mau melayani sungguh2 dan hidup benar.
Tentunya dlm hidup di dunia ini dlm keluarga, pekerjaan, gereja dsb pastilah ada tekanan (termasuk dlm pelayanan grreja jg), doa sy adl spy anda dikuatkan. Sy bersukacita utk pelayanan anda (sy melihat bhw tuaian byk tp pekerja sedikit,krn itu sy sgt bersukacita dan berterima kasih utk pelayanan anda,kita tahu upah kita  besar di sorga krn itu kt harus setia sabar dlm tekanan krn semua utk glory of our God,Jesus).

Semoga tulisan sy menghibur anda dan kiranya Tuhan memberi kekuatan dan sukacita buat anda, keluarga dan gereja dmn anda melayani. Salam kasih Kristus
December 04, 2017, 02:16:29 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2044
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Dear Saudara Sotardugur Parreva

Terima kasih atas tanggapannya. Ya domba2 tersebut adalah domba2 Kristus (menjadi koordinator dalam sebuah ibadah teens usia 12-16tahun). Latar belakang sebelumnya saya adalah seorang guru SM dan seorang yang melayani sebagai singer (belum WL). Memang belum Setelah menjadi panitia sebuah youth camp, saya tiba2 rindu akan pelayanan di anak muda.
Maaf @ivorypeach.
Mencermati Yoh 10:16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. Kutangkap, ada dua jenis domba, yaitu domba-domba lain, bukan dari kandang ini, dan domba-domba yang dari kandang ini. Apakah keduanya domba Kristus?
@Sotardugur Parreva tidak mempunyai dasar menyimpulkannya. Yang kutangkap, kedua jenis domba itu ada pada Yesus Kristus, terbukti dari perkataan Yesus, “Ada lagi pada-Ku…” Meski domba-domba itu berada pada Yesus Kristus, @Sotardugur Parreva tidak dapat memastikan apakah itu domba Kristus. Sebab, perkataan Yesus sendiri menyatakannya sebagai “domba lain yang bukan dari kandang ini”. Dan domba-domba lain itu harus dituntun oleh Yesus Kristus, dan domba-domba lain itu mendengar suara Yesus kristus, lalu dijadikan satu kawanan satu gembala. Kupikir, jika disebut satu kawanan, maka apabila di luar kandang, semua di luar kandang. Sebaliknya, apabila di dalam kandang, semua dalam satu kandang.

Quote
Sebuah gebrakan rohani terjadi di gereja saya, yaitu ketika pemimpin menyadari bahwa adanya kebutuhan rohani khusus untuk anak2 teens dan mereka harus diwadahi di ibadah mereka sendiri. (sebelumnya memang belum ada ibadah teens tapi hanya ada youth yang kisarannya 16 tahun keatas).
Ooo… di Gereja Anda.
Gereja Anda itu terbilang sebagai Gereja Kristuskah?
Jika Gereja ialah jemaat, yang tercatat dalam Alkitab, Yesus Kristus hanya sekali mendirikan jemaat-Nya, di atas batu karang Petrus (Mat 16:18).

Quote
Pemimpin gereja menyadari bahwa domba2 tersebut membutuhkan sesosok pemimpin. Saya dan kedua teman saya (masing2 dari latar pelayanan yang berbeda) sama2 ditunjuk sebagai koordinator ibadah tersebut. mulai dari memikirkan rundown ibadah, acara, komsel, dll. Kami tetap dituntun oleh pemimpin gereja lainnya, namun tetap dilepas untuk menjalankan ibadah ini.
Bagus.
Kupikir, cara pengkaderan seperti itu sangat bagus. Memberi kebebasan dengan dibimbing di bagian mana perlu bimbingan. Dengan begitu, kupikir, para pihak yang dipilih menjadi koordinator, tidak perlu risau, cukup menyiapkan mental dan fisik yang mau menerima bimbingan. Tidak protes, maka tugas itu akan dilaksanakan dengan sukacita.

Quote
Saya mengerti sekali bahwa Kristus sangat2 menyuruh kita untuk menggembalakan domba2 tsb. Namun saya selalui dihantui rasa tidak kapabel dalam pelayanan ini. Kerinduan saya memang melayani tapi seperti tidak siap ditunjuk sebagai seorang koordinator (pemimpin). Seperti kadang-kadang saya tidak sevisi dengan teman2 yang lain, atau terkadang masih suka ditegur dalam pelayanan. (Baru2 ini saya ditunjuk untuk menjadi seorang WL, namun memang baru sekali sehingga banyak teguran keras secara spiritual maupun teknis pembawaan).
Waddhuh… maaf @ivorypeach. Kukira, bukan “kita”. Karena, @Sotardugur Parreva tidak merasa dipilih menjadi gembala domba apalagi domba Kristus. Jika @ivorypeach merasa mendapat panggilan, lakukan dengan tulus.
Ngomong-ngomong, apa itu WL?

Quote
Saya jujur merasa seperti tidak layak menjadi seorang penggembala.
Jika diibaratkan dengan manusia, tidak ada manusia yang begitu lahir langsung dapat berlari. Semua melalui tahapan, tengkurap, duduk, merangkak, berjalan tertatih, jalan lebih cepat dengan mantap, lalu bias berlari. Kukira, demikian juga dalam kepemimpinan, dalam segala aspek dan bidang. Butuh latihan. Jangan risau. Orang tua teman saya bilang, Where is the will, there is a way.

maaf maksudnya bukan baru sekali menjadi WL, tapi memang baru menjadi WL selama sekitar 3 bulan
Apa itu WL?

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
December 04, 2017, 05:40:22 PM
Reply #6
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 25
  • Gender: Female
  • Denominasi: Protestan
Maaf @ivorypeach.
Mencermati Yoh 10:16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. Kutangkap, ada dua jenis domba, yaitu domba-domba lain, bukan dari kandang ini, dan domba-domba yang dari kandang ini. Apakah keduanya domba Kristus?
@Sotardugur Parreva tidak mempunyai dasar menyimpulkannya. Yang kutangkap, kedua jenis domba itu ada pada Yesus Kristus, terbukti dari perkataan Yesus, “Ada lagi pada-Ku…” Meski domba-domba itu berada pada Yesus Kristus, @Sotardugur Parreva tidak dapat memastikan apakah itu domba Kristus. Sebab, perkataan Yesus sendiri menyatakannya sebagai “domba lain yang bukan dari kandang ini”. Dan domba-domba lain itu harus dituntun oleh Yesus Kristus, dan domba-domba lain itu mendengar suara Yesus kristus, lalu dijadikan satu kawanan satu gembala. Kupikir, jika disebut satu kawanan, maka apabila di luar kandang, semua di luar kandang. Sebaliknya, apabila di dalam kandang, semua dalam satu kandang.
Ooo… di Gereja Anda.
Gereja Anda itu terbilang sebagai Gereja Kristuskah?
Jika Gereja ialah jemaat, yang tercatat dalam Alkitab, Yesus Kristus hanya sekali mendirikan jemaat-Nya, di atas batu karang Petrus (Mat 16:18).

1. Domba Tuhan Yesus ialah ==>semua orang yang mendengarkan suara Tuhan Yesus dan yang mengikutiNya.
Sedangkan domba lain yang dimaksud Kristus ialah org2 yg belum percaya kepada Tuhan Yesus sbg Tuhan dan Juru s'lamatnya... Orang2 yg belum percaya ini kata Tuhan Yesus harus dituntun agar menjadi domba Kristus..

2. Batu karang ialah Yesus Kristus dan gerejaNya ialah semua orang2 percaya.
Jesus Loves You
December 04, 2017, 09:07:01 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2044
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Maaf @ivorypeach.
Mencermati Yoh 10:16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. Kutangkap, ada dua jenis domba, yaitu domba-domba lain, bukan dari kandang ini, dan domba-domba yang dari kandang ini. Apakah keduanya domba Kristus?
@Sotardugur Parreva tidak mempunyai dasar menyimpulkannya. Yang kutangkap, kedua jenis domba itu ada pada Yesus Kristus, terbukti dari perkataan Yesus, “Ada lagi pada-Ku…” Meski domba-domba itu berada pada Yesus Kristus, @Sotardugur Parreva tidak dapat memastikan apakah itu domba Kristus. Sebab, perkataan Yesus sendiri menyatakannya sebagai “domba lain yang bukan dari kandang ini”. Dan domba-domba lain itu harus dituntun oleh Yesus Kristus, dan domba-domba lain itu mendengar suara Yesus kristus, lalu dijadikan satu kawanan satu gembala. Kupikir, jika disebut satu kawanan, maka apabila di luar kandang, semua di luar kandang. Sebaliknya, apabila di dalam kandang, semua dalam satu kandang.
Ooo… di Gereja Anda.
Gereja Anda itu terbilang sebagai Gereja Kristuskah?
Jika Gereja ialah jemaat, yang tercatat dalam Alkitab, Yesus Kristus hanya sekali mendirikan jemaat-Nya, di atas batu karang Petrus (Mat 16:18).
1. Domba Tuhan Yesus ialah ==>semua orang yang mendengarkan suara Tuhan Yesus dan yang mengikutiNya.
Sedangkan domba lain yang dimaksud Kristus ialah org2 yg belum percaya kepada Tuhan Yesus sbg Tuhan dan Juru s'lamatnya... Orang2 yg belum percaya ini kata Tuhan Yesus harus dituntun agar menjadi domba Kristus..

2. Batu karang ialah Yesus Kristus dan gerejaNya ialah semua orang2 percaya.
Terima kasih.

Kalo berkenan, tolong beritahu, dari mana pengertian nomor 1 @Julie Octavianty tarik.

Tentang nomor 2, Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Pada ayat itu, Yesus bicara kepada Petrus di antara rasul lainnya. Jika "batu karang ini" adalah Yesus Kristus, artinya, Yesus Kristus menunjuk diri sendiri, lebih jauh, seakan-akan Yesus Kristus bersombong, seperti seseorang yang bersombong di hadapan temannya. Mustahil Yesus Kristus bersombong. Maka, "batu karang ini" bukan menunjuk ke Yesus Kristus.
Pasangan bicara Yesus Kristus pada Mat 16:18 itu ialah Petrus, di antara/tengah rasul lain. Menurut penangkapanku, "batu karang ini" adalah Petrus. Dengan mencermati sikap Yesus Kristus kepada Petrus, dibandingkan dengan sikap Yesus Kristus kepada rasul lain, tertangkap bahwa "batu karang ini" adalah Petrus. Hanya kepada Petrus dikatakan diberikan Kunci Kerajaan Sorga. Hanya Petrus yang didoakan agar imannya tidak gugur. Hanya kepada Petrus diserahkan penggembalaan domba Kristus. Hanya Petrus yang diminta menguatkan saudara-saudaranya(sesama rasul) apabila Petrus sudah sadar. Dan lain-lain.

Kalau @Julie Octavianty mempunyai argumen mwnyimpulkan bahwa "batu karang ini" yang di Mat 16:18 adalah Yesus Kristus, coba dikemukakan.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
December 07, 2017, 09:54:55 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4605
  • Gender: Male
Wajarkah seseorang yang ditunjuk dalam pelayanan remaja (ditunjuk seperti koordinator) merasa sangatlah tertekan. Selain menjadi seorang pemimpin dengan tanggungjawab domba-domba yang banyak, serta hati yang melayani tetapi masih merasakan bahwa diri kurang upgrade. (Masih mudah marah, tidak sabar, masih mudah tertekan dalam kehidupan sekuler). Apakah alasan seperti itu wajar dan bolehkah mundur jika merasa kapasistasnya amat kurang sebagai koordinator?


Tidak ada seorangpun yang siap! Saat Tuhan Yesus hendak dihadapkan pada penyaliban, Ia berdoa di taman Getsemani dan merasa ngeri,takut dan sangat berat untuk memikul semuanya sampai keringatnya menetes seperti butiran darah.

Rasul Paulus dalam 2 Korintus 3:5-6 menyatakan," Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah. Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan."

Kesanggupan kita adalah pekerjaan Roh Allah yang bekerja dalam diri kita untuk memampukan kita menjalankan tugas yang diberikan Roh kepada kita (Fil 2:13). Jika anda merasa tidak sanggup, itu baik, sebab seperti itu harusnya dan karena itulah maka anda dapat memberi ruang bagi ROH KUDUS untuk bekerja. Dalam 2 Korintus 12:9 dikatakan Allah kepada rasul Paulus, "Justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Saat kita lemah dan tidak merasa memiliki kemampuan dan kapistas maka disanalah kuara Kristus menaungi kita menjadikan kita hamba-hamba Allah yang melakukan hal-hal  yang indah bagi Allah dan sesama.

1Kor 1:26-29
Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah.

Iman adalah bagian yang penting dari melayani selain pengharapan dan kasih. Tanpa iman, maka kamu akan meragukan bahwa Allah telah memilih kamu untuk mengemban tugas yang memang kamu tidak sanggup, namun justru karena itu, Allah ingin menunjukan kuasa-Nya dalam hidup kamu. Jangalah iman kamu agar tidak menjadi lemah dan takut. Ingatlah nasihat Ams 24:10 yang berkata, "Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu." Dan Iblis tahu hal itu juga dan karena itulah maka Iblis membuat kamu tawar hati.

Majulah dan genapilah panggilanmu. Memang kemampuan itu milik Allah bukan milik kita, kita hanya hamba yang siap menjalankan kehendak-Nya saja. Biarlah Allah menyatakan kemuliaan-Nya melalui dirimu.
December 07, 2017, 10:01:53 PM
Reply #9
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 25
  • Gender: Female
  • Denominasi: Protestan

Kalo berkenan, tolong beritahu, dari mana pengertian nomor 1 @Julie Octavianty tarik.

Tentang nomor 2, Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Pada ayat itu, Yesus bicara kepada Petrus di antara rasul lainnya. Jika "batu karang ini" adalah Yesus Kristus, artinya, Yesus Kristus menunjuk diri sendiri, lebih jauh, seakan-akan Yesus Kristus bersombong, seperti seseorang yang bersombong di hadapan temannya. Mustahil Yesus Kristus bersombong. Maka, "batu karang ini" bukan menunjuk ke Yesus Kristus.
Pasangan bicara Yesus Kristus pada Mat 16:18 itu ialah Petrus, di antara/tengah rasul lain. Menurut penangkapanku, "batu karang ini" adalah Petrus. Dengan mencermati sikap Yesus Kristus kepada Petrus, dibandingkan dengan sikap Yesus Kristus kepada rasul lain, tertangkap bahwa "batu karang ini" adalah Petrus. Hanya kepada Petrus dikatakan diberikan Kunci Kerajaan Sorga. Hanya Petrus yang didoakan agar imannya tidak gugur. Hanya kepada Petrus diserahkan penggembalaan domba Kristus. Hanya Petrus yang diminta menguatkan saudara-saudaranya(sesama rasul) apabila Petrus sudah sadar. Dan lain-lain.

Kalau @Julie Octavianty mempunyai argumen mwnyimpulkan bahwa "batu karang ini" yang di Mat 16:18 adalah Yesus Kristus, coba dikemukakan.

Salam damai.
Dari Alkitab pastinya....
boleh di baca di Yohanes 10
ayat 26  tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
ayat 27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,


Nas : Mat 16:18
Dengan kata-kata ini Kristus berjanji untuk mendirikan gereja-Nya berlandaskan kebenaran dari pengakuan Petrus dan murid lain bahwa Yesus adalah Kristus, Anak Allah yang hidup (ayat Mat 16:16; bd. Kis 2:14-26). Di dalam ayat ini Ia menyebut murid-Nya itu "Petrus" (Yun. _Petros_, yang artinya sebuah batu kecil), namun Ia melanjutkan dengan mengatakan "di atas batu karang ini (Yun. _petra_, yaitu batu karang yang sangat besar atau tebing batu) Aku akan mendirikan jemaat-Ku," maksudnya: Ia akan mendirikan gereja (jemaat-Nya) di atas pengakuan Petrus yang kokoh yaitu pengakuan bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah Yang Hidup.
Yesus Kristus sendirilah yang menjadi Batu Karang itu, yaitu landasan utama dan pertama dari gereja (1Kor 3:11). Di dalam surat kirimannya yang pertama, Petrus mengatakan bahwa Yesus adalah "batu yang hidup ... batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal ... batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan" (1Pet 2:4,6-7).

GBU
Jesus Loves You
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)