Author Topic: Wajarkah merasa tertekan dalam sebuah pelayanan?  (Read 2551 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 08, 2017, 08:33:11 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Kalo berkenan, tolong beritahu, dari mana pengertian nomor 1 @Julie Octavianty tarik.

Tentang nomor 2, Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Pada ayat itu, Yesus bicara kepada Petrus di antara rasul lainnya. Jika "batu karang ini" adalah Yesus Kristus, artinya, Yesus Kristus menunjuk diri sendiri, lebih jauh, seakan-akan Yesus Kristus bersombong, seperti seseorang yang bersombong di hadapan temannya. Mustahil Yesus Kristus bersombong. Maka, "batu karang ini" bukan menunjuk ke Yesus Kristus.
Pasangan bicara Yesus Kristus pada Mat 16:18 itu ialah Petrus, di antara/tengah rasul lain. Menurut penangkapanku, "batu karang ini" adalah Petrus. Dengan mencermati sikap Yesus Kristus kepada Petrus, dibandingkan dengan sikap Yesus Kristus kepada rasul lain, tertangkap bahwa "batu karang ini" adalah Petrus. Hanya kepada Petrus dikatakan diberikan Kunci Kerajaan Sorga. Hanya Petrus yang didoakan agar imannya tidak gugur. Hanya kepada Petrus diserahkan penggembalaan domba Kristus. Hanya Petrus yang diminta menguatkan saudara-saudaranya(sesama rasul) apabila Petrus sudah sadar. Dan lain-lain.

Kalau @Julie Octavianty mempunyai argumen menyimpulkan bahwa "batu karang ini" yang di Mat 16:18 adalah Yesus Kristus, coba dikemukakan.

Dari Alkitab pastinya....
boleh di baca di Yohanes 10
ayat 26  tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
ayat 27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,


Nas : Mat 16:18
Dengan kata-kata ini Kristus berjanji untuk mendirikan gereja-Nya berlandaskan kebenaran dari pengakuan Petrus dan murid lain bahwa Yesus adalah Kristus, Anak Allah yang hidup (ayat Mat 16:16; bd. Kis 2:14-26). Di dalam ayat ini Ia menyebut murid-Nya itu "Petrus" (Yun. _Petros_, yang artinya sebuah batu kecil), namun Ia melanjutkan dengan mengatakan "di atas batu karang ini (Yun. _petra_, yaitu batu karang yang sangat besar atau tebing batu) Aku akan mendirikan jemaat-Ku," maksudnya: Ia akan mendirikan gereja (jemaat-Nya) di atas pengakuan Petrus yang kokoh yaitu pengakuan bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah Yang Hidup.
Yesus Kristus sendirilah yang menjadi Batu Karang itu, yaitu landasan utama dan pertama dari gereja (1Kor 3:11). Di dalam surat kirimannya yang pertama, Petrus mengatakan bahwa Yesus adalah "batu yang hidup ... batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal ... batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan" (1Pet 2:4,6-7).

GBU
Di Alkitab yang kubaca, Yoh 10:26 adalah jawaban Yesus Kristus kepada Yahudi yang menolak-Nya.
Apakah @Julie Octavianty menganggap @Sotardugur Parreva seorang Yahudi?
@Sotardugur Parreva hanya seorang Non Yahudi yang bersekutu di kelompok yang meneruskan ajaran Yesus menurut garis kerasulan Petrus. Kuyakini begitu karena ke-apostel-an di kelompokku diteruskan dari Petrus(1), ke Linus(2), ke Anakletus(3), ke Klemens I(4), ..., ke Benediktus XVI(265), ke Fransikus(266, sekarang).

Kristus adalah Kepala Gereja, bukan landasan Gereja. Jemaat Kristus adalah Gereja, diumpamakan juga sebagai Tubuh Kristus, yaitu kumpulan domba Kristus di mana Petrus diberi tugas menggembala.

Tentang Petros, Petra, Kepha, Kephas, mungkin ini http://forumkristen.com/index.php?topic=9211.0 bisa membantu.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
December 09, 2017, 08:55:24 AM
Reply #11
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
  • Denominasi: Kristen Kharismatik
Bro/sis ivory, dgn anda menulis hal ini menurut sy anda py sikap hati yg benar mau melayani sungguh2 dan hidup benar.
Tentunya dlm hidup di dunia ini dlm keluarga, pekerjaan, gereja dsb pastilah ada tekanan (termasuk dlm pelayanan grreja jg), doa sy adl spy anda dikuatkan. Sy bersukacita utk pelayanan anda (sy melihat bhw tuaian byk tp pekerja sedikit,krn itu sy sgt bersukacita dan berterima kasih utk pelayanan anda,kita tahu upah kita  besar di sorga krn itu kt harus setia sabar dlm tekanan krn semua utk glory of our God,Jesus).

Semoga tulisan sy menghibur anda dan kiranya Tuhan memberi kekuatan dan sukacita buat anda, keluarga dan gereja dmn anda melayani. Salam kasih Kristus

yess terimakasih atas masukannya. Saya sekarang juga telah dikuatkan melalui teman2 dan saudara seiman. Saya telah sadar bahwa setiap dari kita mempunyai kelemahan dan kelebihan masing2. dan justru dari setiap kekurangan kita, kita gabisa mengandalkan diri sendiri melainkan berdoa supaya Tuhan campur tangan dalam persoalan yang kita hadapi. Saya juga sudah diingatkan untuk lebih punya hati seorang hamba, dan hati seorang gembala untuk melayani jiwa2.

Terimakasih saudara ifera. God bless
December 09, 2017, 09:00:27 AM
Reply #12
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
  • Denominasi: Kristen Kharismatik
Tidak ada seorangpun yang siap! Saat Tuhan Yesus hendak dihadapkan pada penyaliban, Ia berdoa di taman Getsemani dan merasa ngeri,takut dan sangat berat untuk memikul semuanya sampai keringatnya menetes seperti butiran darah.

Rasul Paulus dalam 2 Korintus 3:5-6 menyatakan," Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah. Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan."

Kesanggupan kita adalah pekerjaan Roh Allah yang bekerja dalam diri kita untuk memampukan kita menjalankan tugas yang diberikan Roh kepada kita (Fil 2:13). Jika anda merasa tidak sanggup, itu baik, sebab seperti itu harusnya dan karena itulah maka anda dapat memberi ruang bagi ROH KUDUS untuk bekerja. Dalam 2 Korintus 12:9 dikatakan Allah kepada rasul Paulus, "Justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Saat kita lemah dan tidak merasa memiliki kemampuan dan kapistas maka disanalah kuara Kristus menaungi kita menjadikan kita hamba-hamba Allah yang melakukan hal-hal  yang indah bagi Allah dan sesama.

1Kor 1:26-29
Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah.

Iman adalah bagian yang penting dari melayani selain pengharapan dan kasih. Tanpa iman, maka kamu akan meragukan bahwa Allah telah memilih kamu untuk mengemban tugas yang memang kamu tidak sanggup, namun justru karena itu, Allah ingin menunjukan kuasa-Nya dalam hidup kamu. Jangalah iman kamu agar tidak menjadi lemah dan takut. Ingatlah nasihat Ams 24:10 yang berkata, "Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu." Dan Iblis tahu hal itu juga dan karena itulah maka Iblis membuat kamu tawar hati.

Majulah dan genapilah panggilanmu. Memang kemampuan itu milik Allah bukan milik kita, kita hanya hamba yang siap menjalankan kehendak-Nya saja. Biarlah Allah menyatakan kemuliaan-Nya melalui dirimu.

Terimakasih saudara Krispus atas jawaban dan masukannya. Saya sudah dikuatkan melalui firman dan pemimpin, bagaimana kita harus puna hati seorang gembala dan roh yang menyala2. Saya sadar bahwa kepusingan dan ketakutan saya merupakan intimidasi dari si jahat dalam proses saya. Saya sadar bahwa saya sedang di proses sama Tuhan untuk sebuah kapasitas yang lebih lagi. Puji Tuhan saya juga diajarkan untuk mengandalkan Tuhan daripada kemampuan saya sendiri, yang tentu saja saya tidak mampu.

God bless
December 10, 2017, 07:30:17 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1710
Wajarkah seseorang yang ditunjuk dalam pelayanan remaja (ditunjuk seperti koordinator) merasa sangatlah tertekan. Selain menjadi seorang pemimpin dengan tanggungjawab domba-domba yang banyak, serta hati yang melayani tetapi masih merasakan bahwa diri kurang upgrade. (Masih mudah marah, tidak sabar, masih mudah tertekan dalam kehidupan sekuler). Apakah alasan seperti itu wajar dan bolehkah mundur jika merasa kapasistasnya amat kurang sebagai koordinator?


klo menurut hemat saya sih boleh banget buat mundur, itu jauh lebih terhormat daripada sok becus jadi pemimpin tapi dalam prosesnya malah 'ngerusak' domba2 gembalaan yg sudah dipercayakan ke anda. saran saya sebaiknya sih didiskusikan saja dengan pemimpin di atas anda supaya lebih enak.
December 11, 2017, 11:29:44 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1710
Seperti kadang-kadang saya tidak sevisi dengan teman2 yang lain, atau terkadang masih suka ditegur dalam pelayanan. (Baru2 ini saya ditunjuk untuk menjadi seorang WL, namun memang baru sekali sehingga banyak teguran keras secara spiritual maupun teknis pembawaan).

klo buat ane pribadi sbg jemaat sih yang penting WL bisa nyanyi & suaranya ga fals, toh ada kalanya WL udah berusaha maksimal tapi emang jemaatnya yang pada lesu & ga semangat sepanjang ibadah. kan ga fair juga klo WL nya yg disalahin terus. jaman skrng suka ada org Kristen kharismatik aneh2 yg sok ngejudge kadar ngeroh nya orang lain (pdhal itu urusan masing2 orang sama Tuhan).
« Last Edit: December 11, 2017, 11:33:34 AM by jegan2000 »
February 08, 2018, 11:02:47 AM
Reply #15
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 28
  • Denominasi: katolik
klo SANGAT TERTEKAN, yah simply bukan panggilan nya gan.

job apapun dlm dunia kerja sekuler maupun pelayanan ADA TEKANAN nya, tapi kalo sampeyan merasa SANGAT TERTEKAN, ya udh mundur aja, bukan terpanggil kesana. simple ga usah repot / mrasa bersalah.
February 24, 2018, 06:51:29 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1710
klo SANGAT TERTEKAN, yah simply bukan panggilan nya gan.

job apapun dlm dunia kerja sekuler maupun pelayanan ADA TEKANAN nya, tapi kalo sampeyan merasa SANGAT TERTEKAN, ya udh mundur aja, bukan terpanggil kesana. simple ga usah repot / mrasa bersalah.

iya lebih baik mundur daripada sok kuat bertahan tapi di saat yg sama malah jadi batu sandungan buat sodara seiman lainnya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)