Author Topic: Maria tidak ada minta anaknya bikin mujizat  (Read 8123 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 01, 2018, 01:40:09 AM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 961
  • There is none like You
YA  :afro:. Most likely. Probabilitasnya lebih gede ketimbang probabilitas seumur hidup Yesus selama 30 taon, ya baru untuk pertama kalinya Dia bikin mujizat di Kana.
okey..
ada sumber referensinya?
jika ada, coba sebutkan dari buku/kitab mana ?

Belon lagi dengan adanya perintah si ibu ke anaknya utk melakukan mujizat.
Most likely, sebelumnya Maria pernah ngliat peristiwa ajaib yang dilakukan anaknya.

kita abaikan dulu ya..
sampai kamu nunjukin sumber referensinya.  :D

Dan saya ajuin dulu kemungkinan selanjutnya :
Pemberhala Alkitab akan bilang "oh gak bisa begitu. Tuhan tidak ada bilang Yesus pernah melakukan mujizat sebelumnya. Dengan demikian seumur hidupnya Yesus selama 30 tahun tsb ya baru pertama kali itu Yesus bikin mujizat di Kana"  :D
untuk yg ke 2xnya.. jangan lebay.. :mad0261:

 
Awalnya saya bilang :
Maria tau anaknya pasti akan bikin mujizat

zhezhu nanya :
bagaimana logikanya bisa ampe kesini?

saya jawab :
1. Saya asumsikan Yesus itu adalah seorang anak yang baik, sayang dan hormat ke ortu.

Apabila asumsi yang tidak memberhalakan Alkitab ini diterima, maka kelogisan selanjutnya adalah : Maria tentu tau bahwa anaknya itu adalah seorang anak yang baik, sayang dan hormat ke ortu.
Dengan demikian Maria tau anaknya pasti akan meng-amini kehendaknya yakni "gue berkehendak anak gue melakukan mujizat".
masih gk masuk..

dugaan saya..  :coolsmiley:
CMIIW.. :D logikamu ditarik dari sumber referensi lain (kitab/buku)..

2. yang ungu.

Tumben.  :D

oh tidak .
Itu adalah kemungkinan yang memang bisa akan ada dari pihak pemberhala Alkitab kooook  :happy0062:
kemungkinan dari kelebayan yang kamu buat2..
jadi jangan seneng dulu ya.. :D


« Last Edit: February 01, 2018, 01:51:46 AM by ZheZhu »
Yohanes 14:23 (TB) 
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
February 01, 2018, 06:11:20 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4716
Secara lebih tepatnya, saya tidak bisa dapet argumen yang kuat bahwa dengan berangkat dari kalimat di ayat terkait menuntun ke kesimpulan "KARENA Yesus memandang Maria bernilai lebih MAKA Yesus merubah jadwal (yg Yesus sebut "My time") to perform His first miracle", penghu.  :)

Didalam versi pengertian saya, "Yesus memandang Maria bernilai lebih" adalah so pasti, karena Maria adalah ibunya.
 Ya.
Dan seperti yang di awal thread, versi pengertian saya thdp [My time] itu nggak berupa yang ungu, melainkan berupa to be glorified.

Menurut saya, enaknya di"bedah" dulu mengenai [My time] itu maksudnya apa/begimana.

Satu lagi,
event [mengubah air menjadi anggur] ---> ini secara pov Yesus ada di opsi yang mana ?
A. this event is to glorify You (Allah/ The Father)
B. this event is to glorify me

Saya milih yang A. Alesannya :
I have brought YOU glory on earth by completing the work you gave me to do

Kalo penghu milih yang mana ?

:)
salam.

waduh saya tidak melihat itu sich
bagi saya sewaktu ditulis "my time"
ibarat timeline,
tapi demi Maria yang menunjukkan imannya Yesus bersedia merubah timelinenya

bagi saya ayat
4. bukan penolakan
5. Maria menunjukkan iman
6. ini hasil iman

February 01, 2018, 07:08:26 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12669
    • fossil coral cantik
waduh saya tidak melihat itu sich
bagi saya sewaktu ditulis "my time"
ibarat timeline,
tapi demi Maria yang menunjukkan imannya Yesus bersedia merubah timelinenya

bagi saya ayat
4. bukan penolakan
5. Maria menunjukkan iman
6. ini hasil iman
Di (4) demikian pula saya ngambil pengertian-nya.
Ayat 4, bukan penolakan dari Yesus.

Saya tidak mengerti kenapa (5) nya penghu kayak gitu.

Karena kalo secara versi saya, kelogisan dari ayat 4 bahwa itu bukan penolakan - maka iman Maria itu udah duluan keliatan sebelumnya.

Spt yang saya udah post di awal thread ---> saya justru naroh perihal yg semacem penghu taroh di ayat 5 itu di ayat 3 :
Quote
cukup bilang ke anaknya "waduh... anggur cap orang tuanya abis nih" ---> Maria tau bahwa anaknya pasti nangkep maksud kalimat dia dan Maria tau anaknya pasti akan bikin mujizat

Ayat 5 di versi saya BUKAN Maria nunjukin iman, melainkan follow-up saja ke para pelayan   :happy0062:



Kembali ke ayat 4, penghu bilang itu bukan penolakan.
Saya tanya : Lalu apa kalo itu bukan penolakan ?

Karena kalo ngikutin yang henhen dan SP sampaikan dimana ["My time" = saat utk do a miracle], maka ya BETUL ayat 4 itu penolakan.

Maria :
jiah.... anggurnya abis

Yesus : (ngikutin ungu)
EGP, apa hubungannya ama gue nyak ?
hari ini bukan saatnya gue bikin mujizat koook... belon tiba saatnya gue bikin mujizat


Selanjutnya ya betul bahwa ayat 5 itu pemaksaan.
Dan bisa juga jadinya yang versi penghu di ayat 5 diaplikasikan disini.
Ayat 4 Yesus menolak .....

demi Maria yang menunjukkan imannya Yesus bersedia merubah timelinenya

namun dgn adanya action Maria di ayat 5 itu yg (menurut versi penghu) menunjukkan imannya -  maka barulah Yesus bersedia merubah timelinenya.

Versi saya, nggak ada itu mikir2 sampe ngerubah-rubah timeline, reschedule segala macem.
Segera setelah ibunya bilang "waoduh ... anggurnya abis nih nak...." - ya segera itu pula Yesus bersedia bikin mujizat utk ibunya. Ayat 4 adalah info doank dari Yesus ... ibarat bilang "tapi nyak, ini bukan saatnya gue dimuliakan loh ya..."  :D

Kembali ke pertanyaan semula,
kalo versi penghu di ayat 4 bukan penolakan, lalu apa ?

:)
salam.
« Last Edit: February 01, 2018, 07:49:30 PM by odading »
February 01, 2018, 07:40:17 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12669
    • fossil coral cantik
okey..
ada sumber referensinya?
ADA.

Quote
jika ada, coba sebutkan
Sumbernya itu logika di otak, zhu.

Quote
dari buku/kitab mana ?
Saya bukan pemberhala benda mati, jadi ya gak dari benda mati apapun - termasuk buku/kitab.  :D

Quote
kita abaikan dulu ya..
jangan diabaikan dooonk...., karena itu juga menjadi salah satu penunjang "probabilitasnya gede", zhu.

Quote
sampai kamu nunjukin sumber referensinya:D
Nggak bisa ditunjukin. LOGIKA.
Seorang pemberhala benda mati X akan minta ditunjukin benda mati Y karena dirinya sendiri udah duluan ke brain-washed shg berpikir lawan bicaranya itu pemberhala benda mati lainnya  :D


Quote
Probabilitasnya lebih gede ketimbang probabilitas seumur hidup Yesus selama 30 taon, ya baru untuk pertama kalinya Dia bikin mujizat di Kana.
Orang seyogyanya tau bahwa diketika terbaca kalimat2 yang melibatkan posibilitas/probabilitas/most-likely maka ini ada di dalam logika asumsi. So, tinggal sependapat ato kagak. Kalo gak sependapat, ajukan logika/argumen-nya kenapa nggak sependapat.

Quote
untuk yg ke 2xnya.. jangan lebay.. :mad0261:
nggak lebaaaay......
Tuh kenyataan, dirimu sendiri minta saya untuk nunjukin benda mati KARENA dirimu sendiri adalah SOLAbendamati, zhu.

Quote
Pemberhala Alkitab akan bilang "oh gak bisa begitu. BERHALA gue tidak ada bilang Yesus pernah melakukan mujizat sebelumnya. Dengan demikian seumur hidupnya Yesus selama 30 tahun tsb ya baru pertama kali itu Yesus bikin mujizat di Kana"
Maka selanjutnya dirimu bilang ke saya "tunjukin berhala elu yang bilang Yesus pernah melakukan mujizat sebelumnya, oda".

Hayoooo.... iya kan kenyataannya terpampang sudah, zhu  :wink:

Quote
masih gk masuk..

dugaan saya..  :coolsmiley:
CMIIW.. :D logikamu ditarik dari sumber referensi lain (kitab/buku)..
Logika bisa berdasarkan benda mati - tapi tidak pasti selalu logika berdasarkan benda mati, zhu.
Logika bisa juga "berdiri sendiri".
wong benda mati itu sendiri awalnya dibuat berdasarkan logika yang "berdiri sendiri"

Quote
kemungkinan dari kelebayan yang kamu buat2..
jadi jangan seneng dulu ya.. :D
hahaha.... terlambaaaat.... saya udah seneng duluan.
Oranye adalah yang udah saya duluan prediksi berdasarkan tulisan saya yang kamu bilang lebay ituuuuu  :happy0062:
« Last Edit: February 01, 2018, 07:45:20 PM by odading »
February 01, 2018, 08:25:39 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 961
  • There is none like You
ADA.
Sumbernya itu logika di otak, zhu.
Saya bukan pemberhala benda mati, jadi ya gak dari benda mati apapun - termasuk buku/kitab.  :D
ahh..bisaan kamu aja yg gk mau jujur..
yang kamu logikain itu kan Alkitab..
hal ini terbukti dari kamu ngutib2 ayat Alkitab..
dan jika kamu hanya bersumber dari Alkitab.
maka tidak ada itu mujizat2 sebelumnya yang dilakukan Yesus.. kenyataanya tidak, itu berarti kamu ada sumber lain..

justru jika kamu mengajukan logika kemungkinan Yesus pernah melakukan sebelumnya.. ini membuktikan kamu memiliki sumber lain.

Fyi,

Ada buku bagus, tulisan dari seorang Rohaniawan Katolik : Deshi Ramadhani, sj. Menguak Injil-injil Rahasia, penerbit Kanisius, Semarang 2007.

Kutipan :
Ada banyak kitab-kitab yang menulis "masa kecil Yesus", beragamnya kisah tersebut sehingga mempersulit penilaian jemaat pada masa Gereja awal untuk menentukan pilihan atas kebenaran kisah-kisah tersebut.(Injil-injil Rahasia, bab III)

Yang tidak memasukkan Kitab2 "injil" lainnya ke dalam Kanon adalah para Bapa Gereja, dengan penelitian, pertimbangan, dan pembahasan yang saya percayai bahwa mereka dipimpin oleh ROH KUDUS.

Merekalah yang menolak "Injil-injil pseudo" (injil-injil palsu) masuk dalam Kitab Kanon Perjanjian Baru. Saya menghargai karya mereka dan itu membimbing kita kepada kebenaran sampai hari ini.

"Injil-injil pseudo" (injil-injil palsu), bisa saja kita jadikan referensi, tetapi bukan sebagai kemutlakan kebenaran

Menurut penjelasan dalam buku Injil-Injil Rahasia bab III, nama asli kitab "Injil Pseudo Matius" adalah "Kitab tentang Asal Usul Maria Yang Terberkati dan Masa Kanak-kanak Sang Penyelamat" (The Book about the Origin of the Blessed Mary and the Childhood of the Savior). Dan kemudian namanya diubah "Injil Pseudo Matius", kata "pseudo" artinya adalah PALSU, mengapa oleh para Bapa Gereja diberi nama ini, mungkin karena memang kisah-kisahnya walaupun menulis kehebatan Yesus, namun kebenarannya tidak dapat dipertanggung-jawabkan.

jangan diabaikan dooonk...., karena itu juga menjadi salah satu penunjang "probabilitasnya gede", zhu.
 Nggak bisa ditunjukin. LOGIKA.
Seorang pemberhala benda mati X akan minta ditunjukin benda mati Y karena dirinya sendiri udah duluan ke brain-washed shg berpikir lawan bicaranya itu pemberhala benda mati lainnya  :D

Orang seyogyanya tau bahwa diketika terbaca kalimat2 yang melibatkan posibilitas/probabilitas/most-likely maka ini ada di dalam logika asumsi. So, tinggal sependapat ato kagak. Kalo gak sependapat, ajukan logika/argumen-nya kenapa nggak sependapat.
 nggak lebaaaay......
Tuh kenyataan, dirimu sendiri minta saya untuk nunjukin benda mati KARENA dirimu sendiri adalah SOLAbendamati, zhu.
 Maka selanjutnya dirimu bilang ke saya "tunjukin berhala elu yang bilang Yesus pernah melakukan mujizat sebelumnya, oda".

Hayoooo.... iya kan kenyataannya terpampang sudah, zhu  :wink:
 Logika bisa berdasarkan benda mati - tapi tidak pasti selalu logika berdasarkan benda mati, zhu.
Logika bisa juga "berdiri sendiri".
wong benda mati itu sendiri awalnya dibuat berdasarkan logika yang "berdiri sendiri"
hahaha.... terlambaaaat.... saya udah seneng duluan.
Oranye adalah yang udah saya duluan prediksi berdasarkan tulisan saya yang kamu bilang lebay ituuuuu  :happy0062:
so, jika balik ke info yang maria berikan ke Yesus..

Yohanes 2:3 (TB) 
Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."

1. tidak ada maria minta mujizat dari info itu.. :D
2.boro2 maju ke logika "maria yakin Yesus melakukan mujizat".

maria hanya bilang "mereka kehabisan anggur"
kok ujug2 dibawa2 itu maria minta mujizat..? ckck..
dan Yesus saat dengar info itu belum pernah melakukan mujizat.

so,logikanya jika mujizat terjadi itu bukan karena maria minta mujizat atau karena maria yakin yesus akan buat mujizat

logikanya mujizat dapat terjadi itu adalah
sekehendak Yesus sendiri yang untuk mengabulkan permohonan (hope) maria yaitu agar Yesus melakukan sesuatu (do something) atas masalah yang terjadi terkait "merek kehabisan anggur" dan lihatlah ide "mujizat" itu datangnya dari inisiatif Yesus.

padahal banyak opsi yang bisa Yesus lakukan :
1.hutang beli anggur ke penjualan anggur
2.hutang uang ke orang untuk beli anggur.

bener toh.. :D

selesai diskusi denganmu..

TUHAN YESUS MEMBERKATI

« Last Edit: February 01, 2018, 08:49:08 PM by ZheZhu »
Yohanes 14:23 (TB) 
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
February 01, 2018, 11:40:55 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3001
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
Lha ya itu, @odad.
Belum waktunya memperlihatkan mujizat, tetapi mujizat dilaksanakan juga.
Nah itu yang saya bilang ke henhen kontradiksi, cin.
Yesus tau bhw hari itu harusnya Dia tidak melakukan mujizat ---> oleh karena itu Yesus menolak perintah Maria. Tapi karena ternyata ibunya ngotot, ndableg, maksa Yesus utk melakukan mujizat (walopun udah dikasi tau ke si ibu mengenai hal tsb) --- mao gak mao Yesus ngalah, sehingga akhirnya Dia melakukan mujizat.
Nah, di situ juga pemahaman kita berbeda.
Kupikir, Maria bukan ngotot.
Maria percaya bahwa karena kasih Yesus, baik kepada tuan pesta maupun kepada tamu pesta, maka Yesus pasti mengubah air menjadi anggur. Karena itu, dengan yakin Maria bilang kepada pelayan pesta, "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!" Dan jika dicermati pada tiap mujizat, pasti karena yang beroleh keberuntungan atas mujizat tersebut melakukan perbuatan. Tidak cukup hanya iman. Setidaknya, karena iman pihak yang menginginkan terjadi mujizat bagi orang lain. Peristiwa seorang lumpuh yang diturunkan dari loteng ke hadapan Yesus, adalah contoh mujizat karena terjadi kepercayaan orang lain.


Quote
Quote
Kenapa?
Ya, untuk melayani. Melayani berdasar kepercayaan Maria.
Melayani ? Lah kok Yesus menolak perintah Maria di ayat 5 tsb ?
Ato mungkin maksud SP begini :
Iya.... awalnya Yesus tidak mau melayani Maria (ayat 4) makanya Yesus menolak perintah ibunya.
Tapi karena ibunya ndableg (ayat 5) ya mao gak mao Yesus melayani berdasarkan kengototan ibunya tsb.
Bukan. Bukan karena Maria ngotot, melainkan karena Maria percaya, maka Maria menyuruh pelayan pesta melakukan apa saja yang diperintah Yesus. Nah, di situ, menurut pemahamanku, Maria beriman kepada Yesus, Maria secara tidak langsung mengundang pelayan pesta percaya dan melakukan apa saja yang diperintahkan Yesus, maka mujizat terjadi.


Quote
Quote
Melayani dalam hal menghindarkan tuan pesta ketiban malu kehabisan anggur. Mujizat dilakukan karena Maria percaya pada KETUHANAN Yesus.
Ya so pasti bold donk cin :).
Tapi point-nya kan bukan di perihal tsb.
Kalian bilang Yesus MENOLAK perintah ibunya (ayat 4).
Nah... tak ajuin pertanyaan terkait bold :
KENAPA Yesus menolak perintah ibunya sementara padahal (menurut versi Kekristenan) Yesus itu tau bhw Maria percaya pada Ketuhanan diriNya ?
ataukah jangan2 begini maksudnya ?
Maria tidak percaya ketuhanan Yesus ketika merintah anaknya melakukan mujizat (ayat 3)
Karena ketidak-percaya-an ini, Yesus menolak perintah Maria tsb (ayat 4)
Tapi blakangan Maria menjadi percaya ketuhanan Yesus (ayat 5)
Oleh karena itulah Yesus melakukan mujizat (ayat 6)
Kita masih beda pemahaman di sana, dan kutangkap ada getar-getar @odading tidak mencoba melihat dari sudut pandang @Sotardugur Parreva.
Sudah kelaziman, Yesus melakukan persuasi.
Contoh, ketika seorang kaya berlari-lari menemui Yesus dan memulai tanya kepada Yesus, "Guru yang baik,… “ pada kisah Orang kaya sukar masuk Kerajaan Allah (Mar 10:17-27). Silahkan baca lanjutannya, kuduga, @odading akan menemukan bahwa Yesus membuat suatu persuasi.
Tentang kepercayaan Maria, kupikir, bukan belakangan yang @odading maksudkan Maria percaya baru di ayat 5. Bukan.
Sejak malaikat Gabriel menyampaikan berita bahwa Maria dipilih untuk mengandung dan melahirkan Anak Allah Yang Maha Tinggi, sampai kepada pesta kawin di Kana itu, bahkan sampai menghantar Yesus ke makam, lalu Yesus bangkit, itu semua menumbuhkan kepercayaan Maria, sebagai penambah bahwa Maria adalah orang yang berserah pada Allha. “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu itu”, sangat setia dilakoni Maria. Dia lebih banyak merenungkan Sabda Allah dan memelihara-Nya.

SAMBUNGIN
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 01, 2018, 11:41:59 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3001
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN


Quote
Quote
Di ayat lain Injil:
Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya. (Mat 8:13)
Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." (Mat 15:28)
Ya... tidak ada penolakan Yesus disitu. Beda dengan sikon ayat terkait donk.
Yup. Kelihatannya, Yesus tidak senantiasa membuat suatu persuasi sebelum melakukan mujizat.


Quote
Quote
"Iman" itulah kuncinya. Iman dengan perbuatan. Bukan iman tok tanpa berbuat apa-apa.
Waktu pelaksanaan mujizat dimajukan
Ya. Begitulah bold yang udah sempet saya ajukan. Reschedule  :D
Yup. Saya juga memahaminya ada reschedule. Hanya saja, kelihatannya, latar pikir kita berbeda atas reschedule itu. Menurut @odading, sepenangkapanku, karena Maria ngotot. Menurut pemahamanku, karena Maria percaya, dan Maria mencoba menularkan kepercayaan itu kepada pelayan pesta.


Quote
Quote
Karena iman Maria
Iman Maria yang blakangan baru ketauan ada di ayat 5.
Sebelonnya nggak ada itu iman Maria, makanya Yesus nolak perintah ibunya.
Begitu kan maksudnya ya SP ya  :happy0062:
Bukan.
Di atas sudah kukemukakan, kepercayaan Maria pada Yesus sudah dimulai sejak malaikat Gabriel memberitahukan kepadanya bahwa dia dipilih mengandung dan melahirkan Anak Allah Yang Maha Tinggi.

Quote
Quote
Nah, itu.
Pemuliaan yang dimaksudkan Yesus saat pesta itu bukan mati
Makanya saya pingin tau dulu, Kekristenan itu mengertikan "My time" itu begimana ?
A. saatnya gue melakukan first miracle
B. saatnya gue dimuliakan

Antara A dan B itu berbeda.
Jadi taroh kata Kekristenan milih B, namun bilang "dimuliakan yang dimaksudkan Yesus saat pesta itu bukan mati" ---> ini sebenernya justru Kekristenan memilih yang A.

Sementara saya yang memilih B, tentu saya nggak sedang didalam pemikiran :
"eh ibuuuu.... belon saatnya gue matiiiii.... jadi jangan suruh gue bikin keajaiban".  :D

justru dg saya memilih B itu karena jadinya ada didalam pemikiran :
Yesus TIDAK SEDANG MENOLAK Maria di ayat 4
dengan demikian di ayat 5, itu BUKAN pemaksaan dari Maria.
Sepenangkapanku, yang A. Kalimat Yesus di ayat 4 itu bukan penolakan, melainkan persuasi, agar menjadi perhatian. Bukan juga karena Yesus cari muka untuk mendapat decak kagum. Semata-mata Yesus ingin mengajarkan agar pengikut-Nya (murid-Nya) menjadi percaya kepada-Nya. Percaya yang bukan hanya di mulut.


Quote
Sekali lagi, apabila itu karena kasihNya kepada Maria - KENAPA Yesus menolak perintah Maria di ayat 4, SP ?
Itu persuasi agar orang-orang yang hadir di situ menjadi percaya juga.

Quote
Ataukah mungkin maksudnya begini ?
Setelah Maria ndableg, ngotot maksa Yesus melakukan mujizat di ayat 5 .... karena kasihNya, Yesus jadi gak tega thdp ibunya ngebet begitu. Oleh karena itulah akhirnya Yesus melakukan mujizat.
Maria bukan begitu. Maria percaya, karena sudah diperhatikannya sejak mendapat kabar mengandung dan melahirkan Anak Allah Yang Maha Tinggi. Marialah satu-satunya manusia yang setia merenungkan dan memelihara Sabda Allah.


Quote
Bukan. Maria mendapat penilaian lebih di mata Yesus bukan semata-mata karena Maria ibu-Nya, melainkan karena kepercayaan Maria kepada Yesus, meskipun Yesus buah rahim Maria.
Kok bukan ?

Maria mendapat nilai lebih di pov Yesus ya karena Maria adalah ibunya cin.
So, ada sejuta perempuan laen yang beriman percaya kepada Yesus - maka TETEP Maria itu bernilai lebih di pov Yesus karena Maria itu ibunya dooooonnkk....  :happy0062: :coolsmiley: :wink:
Kupikir, pada peristiwa pengubahan air menjadi anggur pada perkawinan di Kana itu, bukan semata-mata karena Maria adalah ibu Yesus. Menurut pemahamanku, justru di situ Yesus ingin mengajarkan agar pengikut-Nya percaya dan beriman kepada Yesus Kristus.
Kupikir, penjelasan dariku yang sudah kukemukakan di atas sudah mengungkapkan pandanganku.

SAMBUNGIN
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 01, 2018, 11:42:40 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3001
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Quote
Quote
Maria meminta/memerintah/memberitahukan kehabisan anggur, bukan karena Yesus buah rahimnya, melainkan karena Maria percaya pada KETUHANAN Yesus.
Mundur-nya kejauhan itu donk  :D.

Yang deket itu kaya gini  ... :
SAAT ITUMaria berkehendak anaknya mengadakan mujizat.
Dan saat itu pula, Maria tau bahwa anaknya pasti akan nurutin kehendaknya.


IMO, argumen Kekristenan yang berupa "KARENA Maria percaya kepada Yesus" itu menunjukkan hal yang NGULANG/MUNDUR. Karena sudah seyogyanya disaat lagi ngebahas hal ini, [Maria adalah orang percaya] itu secara default sudah ada didalam asumsi. So, argumen yang kayak ungu itu adalah "the last resort" pabila gak bisa didapet yang "deket"nya  :happy0062:.
Bah, kupikir, dalam hal ini, tidak terlalu jauh mundur sampai ke saat Malaikat Gabriel mengunjungi Maria. Karya keselamatan yang dikerjakan Yesus itu suatu rangkaian yang utuh. Jadi, tidak menggunakan terlalu jauh atau dekat. Mana yang lebih kena, ya sampaikan. Mau dimengerti atau tidak, itu terserah saja. Banyak orang yang punya mata tapi tidak melihat, banyak orang yang punya telinga tetapi tidak mendengar.


Quote
Quote
Kupikir, yang jadi pokok ialah mujizat itu. Dalam kasus itu, apapun bentuk mujizatnya (misalkan bukan air jadi anggur), memang belum waktunya.
Kalimat diatas KARENA versi SP itu ngambil "My time" nya berupa [a time to do first miracle]  :wink:
Ya, itulah yang kutangkap, kupahami, dan kuimani. :D


Quote
Quote
Hanya saja, karena Maria meminta/memerintah/memberitahu berdasarkan percaya ketuhanan Yesus, ya waktu pembuatan mujizat dimajukan.
Ya... bold itu adalah logika selanjutnya spt yang udah saya paparkan sebelumnya. Rescheduled.

However, penjadwalan ulang ini tidak akan terjadi apabila Maria nggak ndableg, ngotot maksa nyuruh Yesus melakukan mujizat di ayat 5. Yah... maklumlah, namanya juga seorang ibu. Nah setelah pemaksaan Maria tsb - karena gak tega, barulah akhirnya Yesus ngejadwal ulang deh saatnya utk melakukan first miracle.
Latar pemahaman kita belum termediasi kelihatannya. ;D


Quote
Quote
Bukan karena Maria ibu Yesus, melainkan karena Maria percaya pada Yesus.
Tadinya Maria BUKAN orang percaya pada Yesus, makanya Yesus nolak perintah Maria di ayat 4 ---> "gak ada hubungannya ama gue, nyak. Hari ini bukan saatnya gue melakukan keajaiban".

Setelah mendengar penolakan tsb, bukannya Maria "oh begitu ya nak... oke deh kalo gitu gak usah. Ibu ngerti kok kalo ini hari bukan saatnya elo bikin keajaiban" eh malah maksa anaknya utk bikin keajaiban di ayat 5.  :char11:
Di pemahamanku, bagi Yesus, untuk melayani jemaat-Nya, senantiasa ada waktu

Quote
:)
Salam.
Salam damai.
« Last Edit: February 02, 2018, 10:47:13 AM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
February 02, 2018, 12:13:13 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12669
    • fossil coral cantik
jika
kamu HANYA bersumber dari Alkitab
Nah itu. Saya BUKAN pemberhala benda mati, zhu.

Quote
maka
tidak ada itu mujizat2 sebelumnya yang dilakukan Yesus..
Well... "jika"nya tidak terpenuhi oleh saya.

Justru "jika"nya itu dipenuhi oleh pemberhala benda mati, zhu.

So, tidak lebay yang saya tulis.
Dirimu sendiri sekarang sedang menyatakannya   :D

Quote
kenyataanya tidak, itu berarti kamu ada sumber lain..
Betul ada sumber laen. Pikiran logika. :happy0062:

Quote
justru jika kamu mengajukan logika kemungkinan Yesus pernah melakukan sebelumnya.. ini membuktikan kamu memiliki sumber lain.
Ya betul. Sumber laen-nya itu pikiran logika, zhu.

Diketika seseorang berumur 30 tahunan didepan umum jalan diatas tali yg dibentangin diatas jurang, maka probabilitas mana yang lebih besar antara :
A. itu adalah yang pertama kalinya orang tsb jalan diatas tali seumur hidupnya.
B. orang itu sebelumnya pernah melakukan jalan diatas tali.

Diketika ada acara mendadak menyanyi indah didepan umum, dan saat itu seorang ibu menyuruh anaknya utk nyanyi keatas panggung, probabilitas mana yang lebih besar antara :
A. si ibu sama sekali gak pernah tau/liat anaknya bisa nyanyi
B. si ibu pernah tau/liat anaknya bisa nyanyi

Namun saya yakin, dirimu tidak akan bisa menangkep paparan logika diatas karena dirimu sendiri sudah duluan sebagai pemberhala bendamati, zhu. Akibatnya dirimu tidak mengerti paparan logika diatas - maksudnya apa, apa itu "probabilitas", apa itu "most likely" ---> otomatis selanjutnya, dirimu tidak bisa dan tidak akan pernah bisa utk tau mesti milih yang A atokah yang B.

Dirimu bisanya SOLA minta terus menerus ke saya untuk nunjukin berhala/benda mati piaraan saya karena dirimu mengira saya adalah pemberhala bendamati sama seperti dirimu  :D.

Quote
Fyi,

Ada buku bagus, tulisan dari seorang Rohaniawan Katolik : Deshi Ramadhani, sj. Menguak Injil-injil Rahasia, penerbit Kanisius, Semarang 2007.

Kutipan :
Ada banyak kitab-kitab yang menulis "masa kecil Yesus", beragamnya kisah tersebut sehingga mempersulit penilaian jemaat pada masa Gereja awal untuk menentukan pilihan atas kebenaran kisah-kisah tersebut.
Itulah Kekristenan. Thdp catetan2 yang bejibun eksis, ORANG2nya mesti mikir2 dulu "yang mana yah yang bener dari kisah2 tsb ?"

Setelah mikir2 dan mengira-ngira yang mana yang bener, ORANG mencanangkan :
catetan X ini yang bener ..., catetan Y itu BS.

Nah... selanjutnya cuplis dkk ngedenger statement ungu.

Q :
Pada asumsi cuplis dkk percaya bhw catetan X itu asli historis, SIAPA yang cuplis percaya ?

oda :
ORANG yang bilang ungu. BUKAN catetan-nya itu sendiri.


Dan saya disini NGGAK LAGI ngomongin kebenaran loh, melainkan kelogisan.
Kelogisan-nya oleh saya udah bisa ketemu.

Taroh kata ada catetan Y yg mengisahkan [Yesus remaja pernah bikin es batu lewat ludahnya] ---> saya tidak perduli mengenai kebenaran kisah tsb apakah historis ato kagak, bener terjadi ato kagak itu Yesus sewaktu remaja bikin  es batu lewat ludahnya... however, kelogisannya sudah bisa duluan nongol lewat baca catetan X which is [sebelum keajaiban di Kana, most likely Yesus pernah melakukan mujizat sebelumnya]. So saya tidak akan menentang kisah yg ada di catetan Y tsb.

Kalian tidak demikian.
Kalian mesti ngliat dulu APA KATA ORANG.
Kalo orang bilang : catetan X yang bener - catetan Y itu BS

maka
1. KARENA di catetan X terbaca Yesus pertama kalinya bikin ajaib di Kana, tidak ada terbaca kisah dimana Yesus remaja pernah bikin keajaiban (adalah yang bener kata orang)

DAN

2. KARENA catetan Y yg ada kisah Yesus remaja bikin es batu lewat ludahnya (adalah yang BS kata orang)

THEN kalian tereak :
Seumur hidupnya selama 30 tahun, event di Kana itu ya utk pertama kalinya Yesus bikin ajaib.

Konyolnya lagi, kalian tereak "oranye itu kata Tuhan, Tuhan sendiri yang bilang !"  :cheesy:

bersambuuuungg....
February 02, 2018, 12:13:24 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12669
    • fossil coral cantik
Quote
Yohanes 2:3 (TB) 
Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."

1. tidak ada maria minta mujizat dari info itu.. :D
2.boro2 maju ke logika "maria yakin Yesus melakukan mujizat".

maria hanya bilang "mereka kehabisan anggur"

kok ujug2 dibawa2 itu maria minta mujizat..? ckck..
Nah itu. Kamu tidak bisa mengerti dan tidak akan bisa mengerti, sehingga nongol pertanyaan bold, zhu.

Kalo saya Yesus, saya NANGKEP maksud yg Maria katakan walopun Maria tidak minta expicitly ke saya. Saya nangkep : "nyak gue kepengen gue ngelakukan mujizat, ngadain anggur". Selanjutnya saya bilang "hari ini belon saatnya gue dimuliakan ye nyak"

Dirimu tidak akan bisa nangkep kayak ijo begitu kalo kamu Yesus.
YET, dirimu yang sbg Yesus - tau2 ngejawab "hari ini bukan saatnya gue bikin mujizat, nyak".

Akibatnya, karena si enyak (yg menurutmu) enggak sedang kepingin anaknya bikin mujizat, si enyak ngejawab : sakit jiwa elo nak... enyak gak ada kepikiran minta2 elo bikin mujizat kooook.

Dan lebih anehnya lagi, si enyak tau2 bilang ke para pelayan :
"eh pelayan, lakuin apa yang anak gue suruh".

Nah... itulah akibat dari memberhalakan bendamati, zhu.
Akibatnya adalah : dirimu  bilang "tuh si Maria nggak ada minta anaknya bikin mujizat, kok bisa maju ke logika [maria yakin Yesus melakukan mujizat] ?"

Disamping itu, dirimu tidak mengerti dan tidak akan bisa mengerti kalimat dibawah ini :
Quote
So...
Nggak ada itu Maria minta2 atopun mohon2 anaknya bikin mujizat explicitly, melainkan cukup bilang ke anaknya "waduh... anggur cap orang tuanya abis nih" ---> Maria tau bahwa anaknya pasti nangkep maksud kalimat dia dan Maria tau anaknya pasti akan bikin mujizat   :D.

Quote
dan Yesus saat dengar info itu belum pernah melakukan mujizat.
KATA SIAPA ?
Kata siapa seumur hidupnya selama 30 tahun Yesus sama sekali belon pernah melakukan mujizat, baru pertama kali itulah Yesus melakukan mujizat di Kana ?

Quote
so,logikanya jika mujizat terjadi itu bukan karena maria minta mujizat atau karena maria yakin yesus akan buat mujizat

logikanya mujizat dapat terjadi itu adalah
sekehendak Yesus sendiri yang untuk mengabulkan permohonan (hope) maria yaitu agar Yesus melakukan sesuatu (do something) atas masalah yang terjadi terkait "merek kehabisan anggur" dan lihatlah ide "mujizat" itu datangnya dari inisiatif Yesus.
Ya. Dirimu be-ol juga atas kehendak Tuhan  ;D.

Ketuklah, akan dibukakan
Mintalah, akan diberikan

Pemberhala bilang :
Tuhan sendiri bilang bhw gue ini yang dipilih SBJ ... so nggak perlu minta minta dan ngetok2 laaah.... toh nanti pasti Tuhan sendiri yg berinisiatif memberikan segalanya ke gue.

Quote
padahal banyak opsi yang bisa Yesus lakukan :
1.hutang beli anggur ke penjualan anggur
2.hutang uang ke orang untuk beli anggur.

bener toh.. :D
Ya. Dan Yesus itu sakit jiwa.... wong ibunya cuma mao ngerumpi ke anaknya "idih... malu2in deh si tuan rumah... mosok mereka keabisan anggur, Sus".... eh ujug2 anaknya nge-respond secara nggak nyambung : "ini hari belon saatnya gue bikin mujizat nyak !".

Quote
selesai diskusi denganmu..
Terimakasih bangeeet...  :afro: :happy0062:.
Dengan demikian saya tidak perlu lagi membaca kalimat2 respondmu yang pasti selalu menunjukkan kamu tidak nangkep2 dan tidak akan pernah bisa nangkep selama dirimu masih terus memberhalakan benda mati, zhu.

Quote
TUHAN YESUS MEMBERKATI
Saya nggak memerlukan mediator, zhu. Tuhan sendiri kalo mao bisa langsung ngeberkatin saya... dan saya kalo mao juga bisa langsung minta sendiri ke Tuhan.  :D
« Last Edit: February 02, 2018, 12:18:04 PM by odading »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)