Author Topic: Seandainya benar Tuhan Yesus benar2 = 'anak' Allah?  (Read 1704 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 06, 2018, 11:07:20 AM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 298
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Konon katanya (berdasarkan SSY) Tuhan Yesus pada zaman dahulu adalah bernama Michael sang pemimpin para malaikat. Makanya dia sering menyebut dirinya sendiri = anak Allah. Allah mengorbankan anakNya. AnakNya harus turun dari Sorga ke bumi menjadi manusia. Dan akhirnya Dia dilantik atau diberi kuasa oleh Bapa, berotoritas atas bumi maupun Sorga.


Pertanyaan sy, bagaimana atau apakah ada pengaruhnya jika seandainya. Sekali lagi 'seandainya' ketika kita di Sorga nanti kita mendapati bahwa benar Tuhan Yesus memang adalah 'anak Allah' dalam arti benar2 = Michael atau malaikat yg lain?

Sy bukan mendiskreditkan Tuhan Yesus. sy cuma berandai2..
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
February 06, 2018, 01:23:50 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 915
Konon katanya (berdasarkan SSY) Tuhan Yesus pada zaman dahulu adalah bernama Michael sang pemimpin para malaikat. Makanya dia sering menyebut dirinya sendiri = anak Allah. Allah mengorbankan anakNya. AnakNya harus turun dari Sorga ke bumi menjadi manusia. Dan akhirnya Dia dilantik atau diberi kuasa oleh Bapa, berotoritas atas bumi maupun Sorga.


Pertanyaan sy, bagaimana atau apakah ada pengaruhnya jika seandainya. Sekali lagi 'seandainya' ketika kita di Sorga nanti kita mendapati bahwa benar Tuhan Yesus memang adalah 'anak Allah' dalam arti benar2 = Michael atau malaikat yg lain?

Sy bukan mendiskreditkan Tuhan Yesus. sy cuma berandai2..


Ini seperti juga pada judul2 thread lainnya yang intinya : mempertanyakan Apakah Yesus itu Allah ?.

Kalau kita mempelajari : apa sebenarnya rencana Allah tentang manusia milikNya ini, dimana manusia ini diciptaNya harus melalui alam sementara ini terlebih dahulu sebelum sampai kea lam kekal ?, untuk mengerti itu kita bisa mempelajari lewat FirmanNya yang ditulis lengkap mulai Kejadian sampai dengan Wahyu  di Alkitab.

Tujuan penciptaan : Agar manusia ciptaanNya ini memuliakam Allah.

Yes43:7 semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!

Kalau Allah adalah kekal , manusia yg memuliakan Allah itu akhirnya juga ada di alam kekal tentunya ( langit yg baru dan bumi yg baru ), mengapa mrk harus merantau terlebih dahulu di alam sementara ini ? yg mana keberadaan alam sementara ini pasti suatu saat nanti berakhir ? ----> agar bertumbuh dari asalnya nol, karena proses pertumbuhan itu hanya mungkin di alam sementara ini sedang di alam kekal tidak ada pertumbuhan /semuanya langgeng.

Rom8:20 Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya

Pertumbuhan atau pemurnian akalbudi manusia yang dilakukan oleh Allah sendiri itu dikatakan sebagai suatu anugerah hidup dari Allah kepada manusia milikNya.

Jadi manusia baru bisa memuliakan Allah kalau dirinya telah “mengerti” bahwa selamat itu= anugerah Allah saja , rumus atau hukum inilah sebenarnya yang menjadi inti dari Firmannya yang ditulis di Alkitab ( perjanjian kekal tentang hokum Sabat ).

Kel31:13 "Katakanlah kepada orang Israel, demikian: Akan tetapi hari-hari Sabat-Ku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun-temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu.

31:14 Haruslah kamu pelihara hari Sabat, sebab itulah hari kudus bagimu; siapa yang melanggar kekudusan hari Sabat itu, pastilah ia dihukum mati, sebab setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, orang itu harus dilenyapkan dari antara bangsanya.

31:15 Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi TUHAN: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati.

31:16 Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal ( perjanjian kekal = berlaku dari manusia pertama hingga manusia terakhir tanpa kecuali ).

Makna dari Sabat ini : berbicara tentang keselamatan manusia dimana artinya manusia tidak akan pernah bisa sampai kepada selamat dengan upaya apapun yang dilakukannya , hanya oleh anugerahNya saja barulah manusia itu bisa selamat = tidak boleh bekerja pada hari Sabat.

Artinya pasti manusia itu butuh Juru selamat, pasti manusia itu butuh penebus.
Dan ini sudah dijelaskan pula oleh Allah sejak PL :

Yesaya  43
43:11 Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.

 Yesaya  47
47:4 kata Penebus kami, TUHAN semesta alam nama-Nya, Yang Mahakudus, Allah Israel.

Yesaya  44
44:24 Beginilah Firman Tuhan, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; "Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit, yang menghamparkan bumi -- siapakah yang mendampingi Aku? --

Untuk manusia itu mengerti maka Allah harus mendemonstrasikan anugerah Hidup dariNya , dengan menjadi manusia /sang Mesias ( peran sebagai : hewan korban, imam besar, pribadi yang ditahirkan ), sebab hampir 1.500 th sejak hukum Nya yg berates ratus diberikan tidak juga satu manusiapun yg menyadari dan mengamini tentang anugerah hidup itu / manusia tetap dg antusias mencoba melakukan hukum taurat.

Link berikut ini semoga bisa menambah.
http://forumkristen.com/index.php?topic=56775.msg1125697#msg1125697

jadi tidaklah mungkin kalau Yesus sang juru selamat itu bukan Allah sendiri.

Luk2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.



Salam.
February 06, 2018, 02:38:59 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
Konon katanya (berdasarkan SSY) Tuhan Yesus pada zaman dahulu adalah bernama Michael sang pemimpin para malaikat. Makanya dia sering menyebut dirinya sendiri = anak Allah. Allah mengorbankan anakNya. AnakNya harus turun dari Sorga ke bumi menjadi manusia. Dan akhirnya Dia dilantik atau diberi kuasa oleh Bapa, berotoritas atas bumi maupun Sorga.


Pertanyaan sy, bagaimana atau apakah ada pengaruhnya jika seandainya. Sekali lagi 'seandainya' ketika kita di Sorga nanti kita mendapati bahwa benar Tuhan Yesus memang adalah 'anak Allah' dalam arti benar2 = Michael atau malaikat yg lain?
Seandainya ternyata emang bener bahwa [in the beginning Yesus itu BUKAN Allah] - maka (imo) nggak ada pengaruhnya thdp orang2 yang bilang [in the beginning Yesus itu Allah] KARENA orang2 yg bilang kayak oranye itu ya berdasarkan informasi dari orang laen, yakni penulis Yohanes 1:1 - 14.

Demikian pula vice-versa-nya.
Seandainya ternyata emang bener bahwa [in the beginning Yesus itu Allah] - maka (imo) nggak ada pengaruhnya thdp orang2 yang bilang [in the beginning Yesus itu BUKAN Allah] KARENA orang2 yg bilang kayak ungu itu ya berdasarkan informasi dari orang laen.... dalam hal ini entah siapa :char11:

:)
salam.

« Last Edit: February 06, 2018, 02:45:13 PM by odading »
February 06, 2018, 09:47:40 PM
Reply #3
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 101
Konon katanya (berdasarkan SSY) Tuhan Yesus pada zaman dahulu adalah bernama Michael sang pemimpin para malaikat. Makanya dia sering menyebut dirinya sendiri = anak Allah. Allah mengorbankan anakNya. AnakNya harus turun dari Sorga ke bumi menjadi manusia. Dan akhirnya Dia dilantik atau diberi kuasa oleh Bapa, berotoritas atas bumi maupun Sorga.


Pertanyaan sy, bagaimana atau apakah ada pengaruhnya jika seandainya. Sekali lagi 'seandainya' ketika kita di Sorga nanti kita mendapati bahwa benar Tuhan Yesus memang adalah 'anak Allah' dalam arti benar2 = Michael atau malaikat yg lain?

Sy bukan mendiskreditkan Tuhan Yesus. sy cuma berandai2..

Apakah maksud anda 'Bgm kalau Tuhan Yesus adalah ciptaan dan bukan Pencipta?'
Yesus adalah Allah, Pencipta langit bumi dan segala isinya,bukan ciptaan. Malaikat adl ciptaan, they are heavenly being.

Apakah anda bingung mgn Allah yg menjadi manusia shg seakan2 bagi anda Allah menciptakan Yesus sbg manusia/personifikasi in flesh? Menurut sy ini prinsip Inkarnasi,bukan prinsip ciptaan krn Allah Bapa, ROH KUDUS dan Anak adalah satu. Mungkin penjelasannya similar spt manusia yg terdiri dr tubuh jiwa dan roh. Tidaklah mgk Jiwa 'menciptakan' tubuh
February 07, 2018, 11:29:32 AM
Reply #4
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6336
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Konon katanya (berdasarkan SSY) Tuhan Yesus pada zaman dahulu adalah bernama Michael sang pemimpin para malaikat. Makanya dia sering menyebut dirinya sendiri = anak Allah. Allah mengorbankan anakNya. AnakNya harus turun dari Sorga ke bumi menjadi manusia. Dan akhirnya Dia dilantik atau diberi kuasa oleh Bapa, berotoritas atas bumi maupun Sorga.


Pertanyaan sy, bagaimana atau apakah ada pengaruhnya jika seandainya. Sekali lagi 'seandainya' ketika kita di Sorga nanti kita mendapati bahwa benar Tuhan Yesus memang adalah 'anak Allah' dalam arti benar2 = Michael atau malaikat yg lain?

Sy bukan mendiskreditkan Tuhan Yesus. sy cuma berandai2..

Kl kita semua sudah di sorga, maka pertanyaan tsb tidak lagi relevan, Bro.
Kan sudah masuk sorga.
Artinya apapun kyakinan kita thd Dia adalah benar (atau mgkn aja kita salah tp setidak-tidaknya Dia tidak hitung sbg parameter seleksi masuk sorga).

Skrg marilah kita berandai-andai kl Dia pada hakekatnya bukan Allah mlainkan cuma 'dianggap/dijadikan Allah' dan kita semua skrg masih di dunia belum ada di sorga.

Apa yg terjadi?
Segala penebusan dosa runtuh sudah.

Maka kita kelak akan dihakimi hanya berdasarkan perbuatan kita.

PERSIS seperti itulah yg dijalankan oleh kawan-kawan SSY.
Mereka sangat concern pada ketaatan thd aturan organisasi SSY supaya tempat di firdaus masih terjamin utk mereka.
« Last Edit: February 07, 2018, 11:31:57 AM by Siip »
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
February 08, 2018, 09:23:35 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12224
  • tidak menyimpan kepahitan
Konon katanya (berdasarkan SSY) Tuhan Yesus pada zaman dahulu adalah bernama Michael sang pemimpin para malaikat. Makanya dia sering menyebut dirinya sendiri = anak Allah. Allah mengorbankan anakNya. AnakNya harus turun dari Sorga ke bumi menjadi manusia. Dan akhirnya Dia dilantik atau diberi kuasa oleh Bapa, berotoritas atas bumi maupun Sorga.


Pertanyaan sy, bagaimana atau apakah ada pengaruhnya jika seandainya. Sekali lagi 'seandainya' ketika kita di Sorga nanti kita mendapati bahwa benar Tuhan Yesus memang adalah 'anak Allah' dalam arti benar2 = Michael atau malaikat yg lain?

Sy bukan mendiskreditkan Tuhan Yesus. sy cuma berandai2..
Pengandaian sdr. itu telah membuktikan bahwa sdr. sebenarnya belum mengenal Yesus Kristus, Anak Allah.

Yesus Kristus itu adalah TUHAN (yhvh) yang menjadi Anak Manusia (Manusia).
« Last Edit: February 08, 2018, 02:06:01 PM by sizxbn »
February 08, 2018, 10:51:33 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
Pengandaian sdr. itu telah membuktikan bahwa sdr. sebenarnya belum mengenal Yesus Kristus, Anak Allah.
gak ada hubungannya atuh, vbn.

Kan yang disampaikan revoltzer itu pengandaian [pov pihak lain = bener] :
seandainya yang SSY bilang bahwa [Yesus itu = malaikat ciptaan bernama Mikael] = bener

Begitu loh maksudnya revoltzer, vbn  :)


« Last Edit: February 08, 2018, 10:55:29 PM by odading »
February 11, 2018, 12:49:15 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 983
  • BIBLE IS TRUTH
Konon katanya (berdasarkan SSY) Tuhan Yesus pada zaman dahulu adalah bernama Michael sang pemimpin para malaikat. Makanya dia sering menyebut dirinya sendiri = anak Allah. Allah mengorbankan anakNya. AnakNya harus turun dari Sorga ke bumi menjadi manusia. Dan akhirnya Dia dilantik atau diberi kuasa oleh Bapa, berotoritas atas bumi maupun Sorga.


Pertanyaan sy, bagaimana atau apakah ada pengaruhnya jika seandainya. Sekali lagi 'seandainya' ketika kita di Sorga nanti kita mendapati bahwa benar Tuhan Yesus memang adalah 'anak Allah' dalam arti benar2 = Michael atau malaikat yg lain?

Sy bukan mendiskreditkan Tuhan Yesus. sy cuma berandai2..

Jangan berandai andai mas kalau Bible sudah mengatakan berbeda.
February 26, 2018, 04:33:13 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12224
  • tidak menyimpan kepahitan
gak ada hubungannya atuh, vbn.

Kan yang disampaikan revoltzer itu pengandaian [pov pihak lain = bener] :
seandainya yang SSY bilang bahwa [Yesus itu = malaikat ciptaan bernama Mikael] = bener

Begitu loh maksudnya revoltzer, vbn  :)
Seandainya bener, ya sudah mau gimana lagi, paling-paling yg percaya Yesus sebagai Inkarnasi TUHAN pada bengong. Hehe....

Terus, kelanjutan thread ini gimana?  Stop tah?
« Last Edit: February 26, 2018, 04:35:24 PM by sizxbn »
February 27, 2018, 05:35:15 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 983
  • BIBLE IS TRUTH
gak ada hubungannya atuh, vbn.

Kan yang disampaikan revoltzer itu pengandaian [pov pihak lain = bener] :
seandainya yang SSY bilang bahwa [Yesus itu = malaikat ciptaan bernama Mikael] = bener

Begitu loh maksudnya revoltzer, vbn  :)

Bagaimana berandai andai kalau memang tidak bener mas ?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)