Author Topic: Kesaksian yang dapat diberikan oleh sebuah bekas luka  (Read 394 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 02, 2018, 12:04:18 AM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 480
  • Denominasi: Protestan
http://www.gracedepth.com/kesaksian-yang-dapat-diberikan-oleh-sebuah-bekas-luka/

Kemaren ini kita sudah merayakan kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus yang sudah menang melawan maut dan dosa. Saya merasa sangatlah cocok jika pada renungan pagi hari ini, kita membicarakan tentang kejadian yang terjadi setalah kebangkitan Tuhan Yesus.

Jadi, setelah Tuhan Yesus bangkit, Dia menampakkan diriNya kepada murid-muridNya—dan hal ini membuat murid-muridNya sangatlah bersukacita. Mereka sebelumnya berpikir bahwa Tuhan Yesus telah meninggal dan harapan mereka telah berakhir dengan sia-sia; tetapi setelah mereka melihat Tuhan Yesus yang hidup, mereka senang karena Tuhan Yesus ternyata sungguh adalah Tuhan dan pengharapan mereka ternyata sungguhlah nyata. Namun, ada seorang murid Tuhan Yesus yang tidak melihat Tuhan Yesus yang hidup, dan ketika teman-temannya mengabarkan kepadanya tentang apa yang telah mereka lihat, murid Tuhan yang satu ini menolak untuk mempercayai mereka.

Mari kita baca Yohanes 20:24-29 untuk melihat kelangsungan ceritanya:

Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.”

 

Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!”

Kemudian Ia berkata kepada Tomas: “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.”

Tomas menjawab Dia: “Ya Tuhanku dan Allahku!” Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

Menurut saya sangatlah menarik bagaimana Tuhan dapat bangkit dari kubur, tetapi Dia tidak menghilangkan bekas luka paku di tanganNya dan bekas luka tombak di lambungNya. Bukankah jika Dia memang Tuhan yang mahakuasa yang dapat mengalahkan maut dan dosa, seharusnya mudah bagiNya untuk memperbaiki bagian tubuh yang terluka?

 

Saya menemukan bahwa bekas luka dapat menjadi sebuah kesaksian yang luar biasa. Mungkin Tuhan Yesus tidak menghilangkan bekas luka di tubuhNya untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa penderitaan yang Dia alami adalah suatu yang nyata, kematian yang Dia alami bukanlah sebuah kebohongan, dan perjuangan yang Dia jalani adalah sesuatu yang besar.

Teman-teman, janganlah menyembunyikan penderitaan di masa lalumu. Seringkali kita menutupi penderitaan-penderitaan kita—kita takut jika kita melihat atau membahas luka itu lagi, rasa sakit yang dulu disebabkan luka itu akan menyengat kita kembali. Tetapi sesungguhnya, luka di masa lalumu itu dapat menjadi sebuah kekuatan bagi orang lain di sekitarmu dan bagi dirimu sendiri. Bekas luka dapat mengatakan kepada kita dan kepada orang-orang bahwa kita telah melewati sesuatu yang sulit di masa lalu, tetapi kita berhasil mengalahkannya!

Saya memiliki seorang sahabat yang dulunya kecanduan narkoba. Tubuhnya penuh kesakitan apabila dia tidak menggunakan narkoba untuk satu hari. Namun, oleh karena kasih karunia Tuhan, dia sadar akan betapa destruktifnya narkoba dan betapa lebarnya kasih Tuhan kepadaNya. Saat ini, dia sudah bebas dari narkoba, dan dia tidak menutupi kenyataan bahwa dia dulunya adalah seorang yang terikat oleh narkoba. Justru sebaliknya, dia menjadi seseorang yang berbicara kepada orang-orang yang masih terikat narkoba: “Saya bisa keluar, maka kamu juga pasti bisa!”


 
Dia memperlihatkan bekas lukanya untuk memberikan kesaksian bahwa harapan masih ada. Dia menunjukkan bahwa penderitaan yang dia hadapi nyata, tetapi dia berhasil melewati penderitaan itu. Dia menunjukkan bahwa perjuangan yang dia lewati nyata, tetapi dia berhasil mengalahkan adiksinya itu. Dia menunjukkan bahwa dia dulunya bukanlah seseorang yang benar, tetapi oleh karena kasih karunia Tuhan, dia telah diselamatkan.

baca lengkapnya di:
http://www.gracedepth.com/kesaksian-yang-dapat-diberikan-oleh-sebuah-bekas-luka/

Add line atau instagram kami untuk mendapatkan notifikasi update renungan terbaru dari website kami.
Official Line: @pkx3578b (pakai @)
Instagram: @gracedepth
Instagram penulis: @revyhalim

Semoga renungan-renungan kami bisa menjadi berkat.God Bless! :D
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)