Author Topic: Raja Saul: Tuhan (tidak) Selalu Memilih Orang yang Tepat?  (Read 2756 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 03, 2018, 09:00:17 AM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 340
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Sebenarnya bagaimana kriteria pemilihan Tuhan? Kalau dari kebiasaan aku misalnya memilih spek android itu melihat prosesor, memori, ukuran dan ketajaman layarnya dan lain-lain. Tentu aku pilih yg bermutu baik dan juga pas di kantong. Tapi ada beberapa kasus Tuhan kayak salah dan juga kayak menyesal memilih orang.

Aku membaca Saul itu mulai dijauhi Tuhan ketika muncul tabiat aslinya yaitu merasa tindakannya benar, kurang menghargai Tuhan. Disuruh menghabisi tapi tidak menghabisi.

Dilihat dari feeling aku sih, Saul adalah tipe orang yg merasa lebih pintar. Ketika disuruh 'atasan', dia kayak 'mengajari' atasannya, tidak selalu patuh 100%. Ibarat bos suruh supirnya "supir kamu antar aku ke sini ya", tapi supir menjawab "aduh bos, gini bos bukannya aku gak mau, tapi gimana kalo besok aja, sekarang di situ lagi ada bla bla bla"..

Mungkin aja Tuhan sambil menunggu kesiapan Daud maka Dia memilih Saul. Ya mungkin2 aja, postur dan tampang Saul cukup 'garang' sebagai raja, walaupun tabiatnya kurang baik. Mungkin2 aja..
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
April 03, 2018, 09:08:11 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 597
@revoltzer

anda: Sebenarnya bagaimana kriteria pemilihan Tuhan?
saya: hanya tuhan yang tahu, yang jelas tuhan punya banyak cara untuk mewujudkan rencananya

anda: Mungkin aja Tuhan sambil menunggu kesiapan Daud maka Dia memilih Saul.
saya: mungkin saja
April 03, 2018, 09:22:22 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 956
  • bosan jadi omdo, mari belajar bersama
Sebenarnya bagaimana kriteria pemilihan Tuhan? Kalau dari kebiasaan aku misalnya memilih spek android itu melihat prosesor, memori, ukuran dan ketajaman layarnya dan lain-lain. Tentu aku pilih yg bermutu baik dan juga pas di kantong. Tapi ada beberapa kasus Tuhan kayak salah dan juga kayak menyesal memilih orang.

Aku membaca Saul itu mulai dijauhi Tuhan ketika muncul tabiat aslinya yaitu merasa tindakannya benar, kurang menghargai Tuhan. Disuruh menghabisi tapi tidak menghabisi.

Dilihat dari feeling aku sih, Saul adalah tipe orang yg merasa lebih pintar. Ketika disuruh 'atasan', dia kayak 'mengajari' atasannya, tidak selalu patuh 100%. Ibarat bos suruh supirnya "supir kamu antar aku ke sini ya", tapi supir menjawab "aduh bos, gini bos bukannya aku gak mau, tapi gimana kalo besok aja, sekarang di situ lagi ada bla bla bla"..

Mungkin aja Tuhan sambil menunggu kesiapan Daud maka Dia memilih Saul. Ya mungkin2 aja, postur dan tampang Saul cukup 'garang' sebagai raja, walaupun tabiatnya kurang baik. Mungkin2 aja..

Tuhan sudah tau dari awal.

1 Samuel 8:5, 7 (TB)  dan berkata kepadanya: "Engkau sudah tua dan anak-anakmu tidak hidup seperti engkau; maka angkatlah sekarang seorang raja atas kami untuk memerintah kami, seperti pada segala bangsa-bangsa lain."
TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka.

April 03, 2018, 10:00:27 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9134
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Saul itu ditolak karena dia ngga mau bertobat
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
April 04, 2018, 02:35:39 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12238
    • fossil coral cantik
ada beberapa kasus Tuhan kayak salah dan juga kayak menyesal memilih orang
Yesus awalnya memilih Yudas  :D.

Ngambil Mazmur 41 secara nubuatan, maka nubuatan itu menggambarkan penyesalan :
sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku.

Saul ditolak.
Yudas nggak diketahui ditolak ato kagak.

Kisah Saul dan Yudas menggambarkan bahwa orang yang sudah Tuhan pilih tetep possible membelot. Nggak beda jauh kemiripannya dengan pasutri, salah satu pasangan tetep possible membelot  :char11:.

April 10, 2018, 04:54:24 PM
Reply #5
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
April 10, 2018, 06:18:35 PM
Reply #6
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 32
  • Denominasi: Kharismatik
wah Bro odading tidak fair

Saul tidak dipilih oleh Tuhan (PL dlm artinya belum inkarnasi) karena dari awal sudah ditolak sama Tuhan

Yudas dipilih oleh Yesus, yang Bro odading yakini adalah 100% manusia seperti ayat yang sering Bro kutip

Luk 2:40  Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.
Luk 2:52  Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia. 

salam damai selalu :happy0025:
April 15, 2018, 08:05:32 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12238
    • fossil coral cantik
wah Bro odading tidak fair

Saul tidak dipilih oleh Tuhan (PL dlm artinya belum inkarnasi) karena dari awal sudah ditolak sama Tuhan
Ditolaknya gak dari awal donk, Ada  :D.

Awalnya Saul dipilih Tuhan (otomatis bukan bold spt kalimat di quote atas) :

TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas milik-Nya sendiri:
A. pernah diurapi Tuhan

Roh TUHAN akan berkuasa atasmu
B. pernah dikuasai Roh Tuhan

TUHAN telah undur dari padamu dan telah menjadi musuhmu
Nah... penolakannya itu barulah blakangan.



TUHAN telah undur dari padamu dan telah menjadi musuhmu

Berdasarkan kalimat diatas itu saja, dibaca secara "berdiri sendiri",
maka logikanya udah duluan nongol suatu sikon yang berupa :
tadinya Saul di pov Tuhan bukan musuhNya



Quote
Yudas dipilih oleh Yesus
Ya  :happy0062:

Dan spt di post saya sebelumnya, kalo ngambil Mazmur 41 secara nubuatan,
sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku

Maka berdasarkan kalimat diatas itu saja dibaca secara "berdiri sendiri"
maka (idem kayak diatas) logikanya udah duluan nongol suatu sikon yang berupa :
tadinya Yudas di pov Yesus adalah sahabat karibNya, Dia percayai

:)
salam.
April 15, 2018, 08:25:02 AM
Reply #8
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 32
  • Denominasi: Kharismatik
Bro Odading

Bila bro Odading baca PL dari kisah Abram->Abraham
maka akan tahu bahwa Allah telah mengikat diri-Nya sendiri dengan sumpah untuk menjadi Allah selamanya bagi keturunan Abraham.

Perjanjian Kekal ini di refresh lagi sewaktu kepemimpinan Musa
yang menghasilkam aturan2 dan perintah Allah

Perintah pertama berbunyi Jangan ada ada padamu Allah lain dihadapan-Ku...Allah adalah Allah yang cemburu.

dari perintah pertama maka dapat disimpulkan segala hal yang membelakangi, sifat memberontat, membelot, menduakan Allah maka Allah tidak berkenan.
bagi pemahaman saya sendiri artinya tidak berkenan = ditolak.

Allah kelihatan mau memilih, mengurapi, menetapkan sekalipun hal itu tidak benar dimata-Nya semua karena rencana dan ketetetapan yang IA buat. termasuk Perjanjian Kekal sebagai Allah bangsa Israel demi diri-Nya sendiri

Jadi beginilah pemahaman saya
..............................................................
jadi yang saya sorot adalah mengenai Saul bukan Yudas, sebab kenapa pasti bro Odading pasti sudah mengerti  :D

Salam damai selalu.
April 15, 2018, 11:35:40 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3600
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Bukan salah TUHAN memilih Saul. Tetapi TUHAN pun tidak bisa memaksa orang yang ia pilih untuk taat kepada-Nya. Karena dia mengaruniakan kepada manusia "Kehendak Bebas." Tuhan jg memilih Daud, tetapi Daud jg bersalah jatuh dalam dosa, meskipun akhirnya bertobat. Salomo di pilih Allah namun ia pun pada akhirnya menyembah berhala.

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)