Author Topic: Raja Saul: Tuhan (tidak) Selalu Memilih Orang yang Tepat?  (Read 2526 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 22, 2018, 12:44:21 PM
Reply #50
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 90
  • Gender: Female
  • Denominasi: didalam Tuhan Yesus
@love

anda: Jadi yang dipilih Tuhan untuk dibinasakan dan status dibinasakannya tidak dapat dirubah bukan artinya Tuhan telah mengisikan suatu program
saya: Jadi yang dipilih Tuhan untuk dibinasakan dan status dibinasakannya tidak dapat dirubah, menurut anda artinya apa?
Artinya Tuhan tidak mengisikan suatu program kepada yang dipilih Tuhan untuk dibinasakan dan status dibinasakannya tidak dapat dirubah
May 22, 2018, 12:51:46 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12136
    • fossil coral cantik
Wah Oda,
Kamu udah bermain dg 'foreknowledge' dan 'waktu pemilihan tidak selalu harus SBJ'.

Tinggal 1 aspek lagi, yaitu 'dinamis-variatif' maka pemikiranmu sama saya akan jadi mirip.
siip, saya baca-baca internet dulu ya mengenai "dinamis-variatif" karena ini term baru buat saya  :ashamed0002:.

Nanti setelah baca dan kira2 nangkep gambarannya maksud dari term tsb, baru dah saya tulis disini.

Tengkiuuuuuu....  :wink:
May 22, 2018, 01:06:54 PM
Reply #52
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6337
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
siip, saya baca-baca internet dulu ya mengenai "dinamis-variatif" karena ini term baru buat saya  :ashamed0002:.

Nanti setelah baca dan kira2 nangkep gambarannya maksud dari term tsb, baru dah saya tulis disini.

Tengkiuuuuuu....  :wink:

Ribet amaaat,
Maksudnyaaaa, manusia slalu mencari rumus baku utk mjelaskan tindakan/perilaku Allah,
Manusia berusaha utk bisa memprediksi Allah menggunakan metode yg statis.

Pengalaman saya dan sepanjang pengetahuan saya membaca Alkitab, God is not static and He is not monotonous.

Kl orang kan tendensinya nih,
Skali dia liat ayat ttg foreknowledge, maka orang ini akan menetapkan kl Allah itu selalu akan pake foreknowledge,
Kl ada orang liat ayat ttg penentuan yg tidak terhindarkan, maka orang ini akan menggariskan bhw Allah selalu akan pake cara penentuan yg tak terhindarkan,
Lalu semua ayat-ayat laen apapun konteksnya akan dicocokkan pd kotak pemikiran tsb.

Emang gak bisa ya Allah itu dinamis dan aktual.

He is God of NOW, Past and Future.

Yg satu orientasinya Past doang, pokoke kl sbj udah bgitu ya sampe ke depan akan spt itu,
Ada yg orientasinya Future doang, pokoke foreknowledged ya spt itu aja sampe ntar juga akan bgitu,
Mana orientasi NOW-nya? He is NOW actual and working and changing and transforming.

Manusia maunya rumuuuuuus aja, Tuhan kayak kelas fisika, harus ada rumus, harus ada pola, padahal kawan karibmu aja bisa tidak bertindak sesuai pola yg biasanya.

Katanya pasanganmu aja butuh selama-lamanya utk kamu kenal, tp kok Allah 'kudu wajib harus' bisa dipolakan?

waaaawwwww
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
May 22, 2018, 01:14:26 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1367
@siip

anda: Interpretasi bhw Tuhan dg sengaja mnetapkan sbagian org utk binasa tanpa ada ruang pertobatan bertentangan dg ayat-ayat di atas dan tidak sesuai dg sifat-sifat Tuhan.

So Rama gak usah berpegang pd konsep tsb, Kekristenan tidak spt itu.

saya: itulah yang saya sukai dari forum ini. saya bisa mendapatkan berbagai sudut pandang dalam satu tempat dan tetap saling menghormati menghargai
Bro Rama, menurut saya, khusus untuk Rancangan Penebusan, terutama Yudas Iskariot sudah dipilih untuk dibinasakan(ga mati wajar/normal) walaupun  dia telah menyesali perbuatannya, abis itu khan langsung mati (jasmani/fisik)...jiwanya tidak, karena saya berpikir terakhir (setelah lewat api penyucian) akan kembali ke Pemilik asalnya/Allah.

Salam Damai Bro Rama...
Tuhan memberkati...
May 22, 2018, 01:16:16 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
jangan samain Tuhan sama manusia

manusia kalo punya foreknowledge bahwa ada manusia lain yang akan membunuh dia misalnya, ya pasti dia bunuh duluan

Tuhan kagak
buluh yang patah terkulai sekalipun gak akan dipatahkanNya
walau Dia tahu manusia yang diciptakanNya akan berbuat jahat sekalipun, tetap sisi kasihNya itu ada, memberikan kesempatan kepada manusia

suatu ketika anak saya ngotot sama saya untuk melepaskan roda 4 dari sepedanya
saya bilang ke dia kamu lom bisa, pasti jatuh
secara saya lihat dia pake roda 4 aja masih goyang2
dia tetep mau
saya yakin sekali 100% kalo saya ijinin dia pasti jatuh
tapi jauh dari lubuk hati saya yang terdalam, saya ingin percaya perkataan dia, saya juga ingin lihat dia berhasil
akhirnya sy lepasin deh rodanya
cobalah dia bersepeda roda 2
akhirnya jatoh dia, nangisnya keras banget ;D
saya aja sebagai bapak ke anak saya ngerasa begitu kok, apalagi Tuhan
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
May 22, 2018, 01:21:12 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1367
Ribet amaaat,
Maksudnyaaaa, manusia slalu mencari rumus baku utk mjelaskan tindakan/perilaku Allah,
Manusia berusaha utk bisa memprediksi Allah menggunakan metode yg statis.

Pengalaman saya dan sepanjang pengetahuan saya membaca Alkitab, God is not static and He is not monotonous.

Kl orang kan tendensinya nih,
Skali dia liat ayat ttg foreknowledge, maka orang ini akan menetapkan kl Allah itu selalu akan pake foreknowledge,
Kl ada orang liat ayat ttg penentuan yg tidak terhindarkan, maka orang ini akan menggariskan bhw Allah selalu akan pake cara penentuan yg tak terhindarkan,
Lalu semua ayat-ayat laen apapun konteksnya akan dicocokkan pd kotak pemikiran tsb.

Emang gak bisa ya Allah itu dinamis dan aktual.

He is God of NOW, Past and Future.

Yg satu orientasinya Past doang, pokoke kl sbj udah bgitu ya sampe ke depan akan spt itu,
Ada yg orientasinya Future doang, pokoke foreknowledged ya spt itu aja sampe ntar juga akan bgitu,
Mana orientasi NOW-nya? He is NOW actual and working and changing and transforming.

Manusia maunya rumuuuuuus aja, Tuhan kayak kelas fisika, harus ada rumus, harus ada pola, padahal kawan karibmu aja bisa tidak bertindak sesuai pola yg biasanya.

Katanya pasanganmu aja butuh selama-lamanya utk kamu kenal, tp kok Allah 'kudu wajib harus' bisa dipolakan?

waaaawwwww
Hehehe....Kasian Si Bro Oda tuh Siip...dengan hanya makai akal budinya tok minus ROH KUDUS berusaha mati matian menyelami Sifat Keilahian Allah....Nanti lama lama Bro Oda bisa pusing sendiri...asal jangan terakhir...nanya" sendiri...terus jawab" sendiri sambil senyum" aja....Peace Bro Oda.... :cheesy:

Salam Damai Bro Siip...
Tuhan memberkati...
May 22, 2018, 07:09:16 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12136
    • fossil coral cantik
Ribet amaaat,
Maksudnyaaaa, manusia slalu mencari rumus baku utk mjelaskan tindakan/perilaku Allah,
Manusia berusaha utk bisa memprediksi Allah menggunakan metode yg statis.

Pengalaman saya dan sepanjang pengetahuan saya membaca Alkitab, God is not static and He is not monotonous.
Ya itu dah.... bold juga demikian menurut saya. Keliatan dari yg saya tulis "Allah nunggu" berdasarkan ayat Markus 3:29 tsb siip.

Quote
Kl orang kan tendensinya nih,
A. Skali dia liat ayat ttg foreknowledge, maka orang ini akan menetapkan kl Allah itu selalu akan pake foreknowledge,

B. Kl ada orang liat ayat ttg penentuan yg tidak terhindarkan, maka orang ini akan menggariskan bhw Allah selalu akan pake cara penentuan yg tak terhindarkan,

Lalu semua ayat-ayat laen apapun konteksnya akan dicocokkan pd kotak pemikiran tsb.
Iya... kayaknya begitu. Kalu patokannya udah duluan yang berupa A, maka B yg dicucok-cucokin agar masuk ke A. Kalu patokannya udah duluan yang berupa B, maka A yg dicucok-cucokin agar masuk ke B.  :D

Nah klu versi saya ada diantara A dan B.
Versi saya bilang kayak gini "saya sudah ditetapkan Allah akhirnya ada di neraka ato sorga bahkan sebelon saya terlahir dan berbuat apa apa".

TAPI, versi saya di event penetapan tsb telah melalui kronologi dari pihak saya sendiri (sekalipun saya belon lahir). So, versi saya ada didalam bbrp model sikon di saat NOW (22 Mei 2018) yg saya sendiri tidak bisa ketahui yg mana:
A. Allah telah menetapkan saya masuk neraka
B. Allah telah menetapkan saya masuk sorga
C. Allah telah mencalonkan saya untuk masuk neraka
D. Allah telah mencalonkan saya untuk masuk sorga
E. Allah belum menetapkan apapun, baik A B C maupun D ke saya.

A dan B versi saya itu gak bisa di aplikasikan ketika saya setidaknya baru lahir.
So, di kronologi saya baru lahir ... saya sendiri belon eksis yang ada cuma opsi E.

Sementara dari yg saya tangkep Predestinasi TULIP,
sewaktu saya masih bayi, itu either A or B. Tidak ada itu C D ataupun E.

Quote
Emang gak bisa ya Allah itu dinamis dan aktual.

He is God of NOW, Past and Future.

Yg satu orientasinya Past doang, pokoke kl sbj udah bgitu ya sampe ke depan akan spt itu,
Ada yg orientasinya Future doang, pokoke foreknowledged ya spt itu aja sampe ntar juga akan bgitu,
Mana orientasi NOW-nya?


Foreknowledge yg versi saya itu justru di "NOW" kronologi, siip.
Sewaktu sso lahir tgl 1 Jan 2000 --->at this point is the "NOW" kronologi di foreknowledge Allah sebelum org ybs itu sendiri eksis. At this point "NOW" (sblm orang ybs eksis), versi saya mengajukan hanya yang E.

Lalu bagaimana dengan foreknowledge yang about the future ? Saya mengajukan contoh misal yang ini :
The Lord said to her, “Two nations are in your body. Two tribes that are now inside you will be separated. One nation will be stronger than the other. The older son will serve the younger one.

So.... at "NOW" disitu (dimana kronologinya berupa kedua bayi didalam kandungan) belon ditetapkan spt yang terbaca di ayat atas. at "NOW" dimana kronologi kedua bayi lahir, juga belon ditetapkan spt yg terbaca di ayat atas. Itu adanya nanti nanti at "NOW" di kronologi kedua bayi telah dewasa, dimana perihal ini dikasih tau di at "NOW" ketika kedua bayi masih dikandungan.

Quote
Manusia maunya rumuuuuuus aja, Tuhan kayak kelas fisika, harus ada rumus, harus ada pola, padahal kawan karibmu aja bisa tidak bertindak sesuai pola yg biasanya.
tapi pabila siip sendiri punya versi pemikiran sendiri, tidakkah itu juga bisa dikatakan "rumus-nya siip" ?  hehehe.... :D

:)
salam.
May 22, 2018, 07:25:30 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12136
    • fossil coral cantik
Tuhan kagak
buluh yang patah terkulai sekalipun gak akan dipatahkanNya
walau Dia tahu manusia yang diciptakanNya akan berbuat jahat sekalipun, tetap sisi kasihNya itu ada, memberikan kesempatan kepada manusia
Itu yang di "akan".

Sementara kalo saya, yang di "telah" - maka saya sempet mikir2 membuat suatu pendapat : [Tuhan bisa habis kesabaranNya].  :D



May 22, 2018, 10:27:55 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 588
@love

anda: Artinya Tuhan tidak mengisikan suatu program kepada yang dipilih Tuhan untuk dibinasakan dan status dibinasakannya tidak dapat dirubah
saya: mari kita mundur satu langkah pertanyaannya. apakah anda percaya atau tidak percaya bahwa  Tuhan telah memilih seseorang untuk dibinasakan dan status dibinasakannya tidak dapat dirubah?
May 23, 2018, 09:50:32 AM
Reply #59
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6337
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik

 tapi pabila siip sendiri punya versi pemikiran sendiri, tidakkah itu juga bisa dikatakan "rumus-nya siip" ?  hehehe.... :D

:)
salam.

Yes, rumus saya: Ngga ada yg tau persis kpd dia berlaku jalur mana.

Makanya Kekristenan itu:
Kamu percaya Tuhan menyelamatkan dan memampukan, kamu harus tetap percaya itu apapun yg terjadi dan percayamu harus nyata dalam perbuatan.

Soal SBJ, ada ayatnya;
Soal foreknowledge, ada ayatnya;
Soal Allah mengubah keputusan, ada ayatnya;
Soal kepastian iman, ada ayatnya;
Soal peringatan akan hukuman krn tidak taat, ada ayatnya;
Soal ketidaktaatan akibat tanggung jawab manusia, ada ayatnya;
Semua ada ayatnya Bro.
Kita membatasi kl Tuhan hanya bekerja pake metode tertentu,
Kl dalam pandangan saya (rumus saya), Tuhan bebas menggunakan metode apapun.

Makanya debat tidak brakhir.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)