Author Topic: Akhir Cerita dari Markus yang belum kamu ketahui  (Read 454 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 08, 2018, 09:56:11 PM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 480
  • Denominasi: Protestan
http://www.gracedepth.com/akhir-cerita-dari-kitab-markus-yang-belum-kamu-ketahui/

Saya baru belajar sebuah pengetahuan baru yang sangat menarik dari Markus 16. Jika kita membuka Alkitab bahasa Indonesia, kita akan menemukan bahwa Markus 16 berakhir pada Markus 16:20. Tetapi jika kita membuka Bible app bahasa Inggris atau Alkitab bahasa Inggris melalui Internet, kita akan menemukan kalimat “The earliest manuscript and some other ancient witnesses do not have verse 9-20.”

Saya menemukan bahwa ternyata injil Markus berakhir hanya pada ayat 8 di dalam kedua manuskrip tertua. Banyak ahli teologi percaya bahwa Markus sesungguhnya hanyalah menulis hingga Markus 16:8, dimana ayat 9-20 merupakan sebuah tambahan yang bukan ditulis oleh Markus, karena gaya penulisan ayat 9-20 ini berbeda dengan gaya penulisan Markus yang biasanya. Sepertinya pengikut-pengikut Tuhan yang lain menambahkan tulisan Markus ini karena mereka merasa Markus tidak menyelesaikan tulisannya; karena jika kita membaca hanya sampai Markus 16:8, kita akan menemukan sebuah akhir cerita yang ngegantung.

Menurut saya sangatlah menarik jika kitab yang ditulis oleh Markus ini sungguh hanya berakhir pada Markus 16:8, mari kita baca apa isi pasal Markus yang terakhir ini.

 

Mark 16:1-8

When the Sabbath was over, Mary Magdalene, Mary the mother of James, and Salome bought spices so that they might go to anoint Jesus’ body. Very early on the first day of the week, just after sunrise, they were on their way to the tomb and they asked each other, “Who will roll the stone away from the entrance of the tomb?”

But when they looked up, they saw that the stone, which was very large, had been rolled away. As they entered the tomb, they saw a young man dressed in a white robe sitting on the right side, and they were alarmed.

“Don’t be alarmed,” he said. “You are looking for Jesus the Nazarene, who was crucified. He has risen! He is not here. See the place where they laid him. But go, tell his disciples and Peter, ‘He is going ahead of you into Galilee. There you will see him, just as he told you.’”

Trembling and bewildered, the women went out and fled from the tomb. They said nothing to anyone, because they were afraid.

 

Kitab Markus berakhir tanpa munculnya Yesus Kristus yang bangkit, hanya sebuah pengumuman dimana mereka dapat menemukan Yesus Kristus yang telah bangkit. Bukankah kitab Markus ini memiliki akhir yang sangat gantung?

Injil Kristus terdapat di dalam kitab Matius, Lukas, Yohanes, dan Markus—tiga diantaranya menceritakan tentang bagaimana murid-murid melihat Yesus yang telah bangkit, tetapi Markus adalah satu-satunya yang tidak mencatatnya. Mengapa?

Saya merasa Markus sengaja melakukan ini untuk memberikan sebuah pertanyaan yang harus kita jawab: “Apakah kamu percaya kepada Kristus yang telah bangkit, bahkan jika kamu tidak dapat melihat Kristus yang telah bangkit tersebut?”

“Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat” (2 Korintus 5:7).

“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” (Ibrani 11:1)

“Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”” (Yohanes 20:29)

Baca lengkapnya di:
http://www.gracedepth.com/akhir-cerita-dari-kitab-markus-yang-belum-kamu-ketahui/

Add line atau instagram kami untuk mendapatkan notifikasi update renungan terbaru dari website kami.
Official Line: @pkx3578b (pakai @)
Instagram: @gracedepth
Instagram penulis: @revyhalim

Semoga renungan-renungan kami bisa menjadi berkat.God Bless! :D
April 09, 2018, 08:40:50 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
kalo ceritanya seperti itu ibarat sebuah film yg tokoh utamanya diceritakan berhasil bertahan hidup tapi langsung selesai filmnya.. hehe

but nice article.. thank you.  :)

itu yg susah, gak melihat tapi percaya.
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)