Author Topic: Matius 22:21 . . . dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.  (Read 2290 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 01, 2018, 05:51:51 PM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1396
Dunia sudah Edan....Hamba Tuhan kok khawatir abis ransum di ruang Perbendaharaannya (Ga percaya janji pemeliharaan Yesus?) sampai pakai ancaman belalang pelahap ?
Mereka Udah sering baca dan mengaku mengerti : Kata Yesus : Jika kamu mewartakan Injil, kamu sudah dapat upahnya....tapi karena mata duitan...mana upahnya (duitnya) ? Ga kliatan kok ? Heran, katanya Mau mengabdi untuk Kerajaan Surga, kok malah fokus ke Mamon....Jangan kaget aja, pada hari" akhir Yesus tidak akan mengenal mereka walaupun mereka mengaku sering mengumbar umbar nama Yesus...(Ga sadar mereka "Menjual" nama  Tuhan Yesus demi Mamon)...

Salam Damai Temans...
Tuhan memberkati...
September 03, 2018, 04:55:16 PM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 934
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Arti yang lain :
Maksudnya kita tidak boleh memperlakukan Allah seperti manusia dan memperlakukan manusia seperti Allah.

Contoh  memperlakukan manusia seperti Allah :
Yaitu pada saat kita berdoa kepada selain Allah seperti berdoa kepada Bunda Maria, orang kudus, malaikat ataupun
mahluk lainnya dgn maksud supaya mereka menyampaikan doa tersebut kpd Allah sehingga lebih mudah terkabul.
Itu adalah sesuatu yg terlarang karena memperlakukan manusia/mahluk
lainnya seperti layaknya Allah walaupun kita tidak bermaksud demikian.

Yes! Itu dilarang oleh Allah, sebab:
Jika kita bermaksud berarti kita sedang berharap
Jika berharap kpd yg tak kelihatan tentu hrs dgn dasar iman

Iman adalah dasar dr segala sesuatu yg kita harapkan
dan bukti dr segala sesuatu yg tidak kita lihat [Ibr.11:1]
Maka jgn-lah beriman kpd Maria atau kpd org2 suci/leluhur/dll

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 08, 2018, 09:13:41 PM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4653
  • Gender: Male
Hukum Taurat hanya bayang2 saja, bagaimana masih berlaku ?
Ibrani 10:1 Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang,
dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri.
4. Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.
6. Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan.
12. Tetapi Ia, setelah mempersembahkan diriNya sbg satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah.



Kamu paham apa yang kamu tulis?

Hukum Allah tetap berlaku sampai hari ini. Hukum Taurat tetap berlaku sampai hari ini tetapi tidak lagi dilakukan dengan cara yang lama, tetapi dengan cara yang baru yang diajarkan oleh Kristus.

Kamu sangka apakah darah Kristus dikayu salib bukan merupakan penggenapan hukum Taurat? Apakah kamu pikir ucapan syukur kita dan hawa nafsu daging yang kita matikan bukan merupakan pengenapan hukum Taurat? Setiap hari kita dituntut oleh Allah untuk hidup sesuai dengan hukum-Nya, sesuai dengan kehendak-Nya. Jangan naif, bahwa anda boleh hidup berbuat dosa dan seenaknya karena semuanya telah ditanggung oleh Kristus, sebab orang seperti itu bukanlah orang-orang yang ditebus-Nya walau ia percaya Yesus adalah Anak Allah yang menghapus dosa dunia.

Bagus kalau kamu tahu bahwa hukum Taurat itu hanyalah bayangan saja, dan perlu kamu tambahkan juga bahwa kita sekarang karean Kristus telah dihadapkan kepada hukum Allah yang sebenarnya.

Tahukah kamu bahwa hidup kita dihadapan-Nya haruslah selaras dengan apa yang telah difirmankan-Nya. Tidak tahukah kamu bahwa hukum Allah itulah juga hukum Taurat? Tidaklah kamu baca bahwa Yesus Kristus sendiri mengatakan bahwa hukum Taurat tidak pernah dibatalkan oleh-Nya sampai semuanya digenapi pada akhir zaman, saat kita hidup dalam hidup yang baru dalam Sorga dan Bumi yang baru?

Pergilah ke tempat pelacuran dan nikmati hidup duniawimu jika memang kamu anggap hukum Taurat itu telah dibatalkan dan tidak berlaku lagi sebab hanya sekedar bayangan dan wujudnya only Yesus disalib dan bangkit selesai.

Jika kamu masih beranggapan bahwa hal tersebut tidak sejalan dengan kehendak Allah, maka kamu sedang menjalankan hukum Taurat. Tidakah kamu paham apa yang dikatakan Yesus saat menjelaskan tentang hukum Taurat yang disingkapkan dengan menyatakan bahwa hanya dengan memandang perempuan dan kemudian timbul pikiran cabul terhadapnya, ia telah berzinah dihadapan Tuhan?

Tentang hukum persembahan persepuluhan, itu juga berlaku sama seperti yang dicontohkan oleh Tuhan Yesus Kristus bagaimana menghidupi hukum Taurat yang telah disingkapkan.
« Last Edit: September 08, 2018, 09:17:47 PM by Krispus »
September 17, 2018, 03:37:48 PM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 934
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@Krispus
Aku sudah coba respon pendapatmu yg ini:
Persembahan-persembahan yang tertulis dalam hukum Taurat.

Lihat konteks kepada siapa Tuhan Yesus berbicara, dan dalam masyarakat seperti apa Ia menyampaikan penjelasannya. Maka kita akan tahu apa yang dimaksudkan "berikanlah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah" sesuai dengan hukum Musa.

Silahkan didebat jika ada yang merasa saya salah menjelaskan.

di sini:

Aku yakin bukan itu maksud Yesus, Bro! Bukan hal:
“Memberikan persembahan sesuai hukum Taurat”
Sebab yg diajarkan Yesus selalu hukum Kasih

Pd perikop itu Yesus menyoal manusia melalui gambar dan tulisan
Gbr dan tulisan di koin itu menyiratkan ada kuasa pd pemiliknya
Maka manusia hrs taat aturannya, kuasanya atau kpd pemiliknya

Dan itu mengingatkan diri dicipta segambar dgn Allah
Maka yg hrs diberikan kpd Allah, ya, diri yg hidup ini
Itulah ibadah kita yg sejati. Begitu menurutku, Bro!

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 19, 2018, 02:00:34 PM
Reply #24
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 256
  • Denominasi: Kharismatik
Efesus 2:15
Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah MEMBATALKAN hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

MEMBATALKAN = katargeo = to cause to cease, put an end to, do away, annul, abolish

Persepuluhan merupakan bagian dari Hukum Taurat.  Perpuluhan dalam Imamat 27  berakhir dengan ayat 32 :”Itulah perintah-perintah yang diperintahkan TUHAN kepada Musa di gunung Sinai untuk disampikan kepada orang Israel”.  Berarti perpuluhan BATAL.

Kamu paham apa yang kamu tulis?

Hukum Allah tetap berlaku sampai hari ini. Hukum Taurat tetap berlaku sampai hari ini tetapi tidak lagi dilakukan dengan cara yang lama, tetapi dengan cara yang baru yang diajarkan oleh Kristus.

Kamu sangka apakah darah Kristus dikayu salib bukan merupakan penggenapan hukum Taurat? Apakah kamu pikir ucapan syukur kita dan hawa nafsu daging yang kita matikan bukan merupakan pengenapan hukum Taurat? Setiap hari kita dituntut oleh Allah untuk hidup sesuai dengan hukum-Nya, sesuai dengan kehendak-Nya. Jangan naif, bahwa anda boleh hidup berbuat dosa dan seenaknya karena semuanya telah ditanggung oleh Kristus, sebab orang seperti itu bukanlah orang-orang yang ditebus-Nya walau ia percaya Yesus adalah Anak Allah yang menghapus dosa dunia.

Bagus kalau kamu tahu bahwa hukum Taurat itu hanyalah bayangan saja, dan perlu kamu tambahkan juga bahwa kita sekarang karean Kristus telah dihadapkan kepada hukum Allah yang sebenarnya.

Tahukah kamu bahwa hidup kita dihadapan-Nya haruslah selaras dengan apa yang telah difirmankan-Nya. Tidak tahukah kamu bahwa hukum Allah itulah juga hukum Taurat? Tidaklah kamu baca bahwa Yesus Kristus sendiri mengatakan bahwa hukum Taurat tidak pernah dibatalkan oleh-Nya sampai semuanya digenapi pada akhir zaman, saat kita hidup dalam hidup yang baru dalam Sorga dan Bumi yang baru?

Pergilah ke tempat pelacuran dan nikmati hidup duniawimu jika memang kamu anggap hukum Taurat itu telah dibatalkan dan tidak berlaku lagi sebab hanya sekedar bayangan dan wujudnya only Yesus disalib dan bangkit selesai.

Jika kamu masih beranggapan bahwa hal tersebut tidak sejalan dengan kehendak Allah, maka kamu sedang menjalankan hukum Taurat. Tidakah kamu paham apa yang dikatakan Yesus saat menjelaskan tentang hukum Taurat yang disingkapkan dengan menyatakan bahwa hanya dengan memandang perempuan dan kemudian timbul pikiran cabul terhadapnya, ia telah berzinah dihadapan Tuhan?

Tentang hukum persembahan persepuluhan, itu juga berlaku sama seperti yang dicontohkan oleh Tuhan Yesus Kristus bagaimana menghidupi hukum Taurat yang telah disingkapkan.
October 24, 2018, 08:02:25 PM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4653
  • Gender: Male
Efesus 2:15
Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah MEMBATALKAN hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

MEMBATALKAN = katargeo = to cause to cease, put an end to, do away, annul, abolish

Persepuluhan merupakan bagian dari Hukum Taurat.  Perpuluhan dalam Imamat 27  berakhir dengan ayat 32 :”Itulah perintah-perintah yang diperintahkan TUHAN kepada Musa di gunung Sinai untuk disampikan kepada orang Israel”.  Berarti perpuluhan BATAL.


Pelajari lagi arti kata katargeo agar anda paham maksud ayat itu ditulis. Itu seperti sebuah MP3 Player yang memutar lagu natal, namun volumenya kamu buat nol tidak terdengar namun tetap memutar lagu natal.

Tahukah kamu bahwa seluruh isi Alkitab tidak pernah bertentangan? Jika ada yang bertentangan maka kita harus memeriksa ulang apakah demikian maksud ayat itu dipahami sesederhana anggapan kita atau kita tidak memahami apa yang tertulis disana. Rasul Petrus menasihati kita dalam 2 Petrus 3:16 tentang tulisan rasul Paulus agar berhati-hati memahaminya tidak semudah memaca novel. Bahkan Festus dalam Kisah Rasul 26:24-25 menyebut rasul Paulus gila dengan pengetahuannya. Sebab memang tidak mudah memahami tulisan rasul Paulus, apalagi saat ia berbicara tentang hukum Taurat kepada orang-orang Yahudi di perantauan.

Tentang ayat yang kamu copas baiklah kita melihat tentang apa hal itu disampaikan.

12  bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.
13  Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh," sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
14  Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,

Tentang orang yang disebut Yahudi dan non Yahudi, tentang orang yang disebut umat Allah dan bukan umat Allah berdasarkan aturan jasmani dalam hukum Taurat.

Baru kemudian ayat itu berlanjut sepeti yang kamu copas,

15  sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
16  dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.

Dimana kemudian dikatakan,

19  Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
20  yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
21  Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.

bersambung dibawahnya...


October 24, 2018, 08:02:36 PM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4653
  • Gender: Male
sambungan dari atasnya...

Jadi ayat 15 tidak dapat berdiri sendiri menjadi sebuah "quote" yang merupakan hukum positif, pernyataan tunggal selesai begitu saja. Itu adalah bagian dari menjelaskan bahwa dahulu bangsa-bangsa lain tidak termasuk bangsa Israel tidak menerima janji Allah dan tidak mendapat bagian dalam pendamaian dosa sebab mereka tidak terlibat dalam ritual ibadah Taurat. Namun sejak korban Anak Domba Allah, maka semua pendamaian dalam hukum Taurat itu telah digenapkan sekali untuk selamanya, bagi bangsa Israel maupun juga bagi bangsa-bangsa lain karena iman. Sehingga tidak ada lagi perseteruan, pemisahan antara bangsa Israel dan bangsa-bangsa lain diluar Israel yang disebut bangsa tak bersunat (tidak memeliharan aturan ibadah Taurat).

Konteks ini juga sejalan dengan pesan dalam ayat awal yang berkata:

8  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
9  itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Usaha yang dimaksudkan adalah mejalankan perintah dan atauran jasmani seperti yang tertulis dalam hukum Taurat yang pada jaman modern ini disebut 613 Mitzvot.

Jadi apa yang dikatargeokan? Perintah jasmani dalam hukum Taurat itulah yang dikatergeokan, dimatikan, ditiadakan, dibatalkan (istilah yang dipakai dalam ayat tersebut). Ada tetapi tidak lagi mengancam kita untuk dijalankan secara lahiriah. 2 Korintus 3 berkata:

14  Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.
15  Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.
16  Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.

Apa yang tertulis dalam hukum Taurat adalah sekumpulan perintah jasmani dan itu hanya bayangan, hanya selubung saja, yang pada saat Yesus Kristus datang Ia membuka selubung itu, sehingga terpampang di hadapan kita hukum Allah yang sebenarnya, yang bukan terdiri dari tulisan-tulisan harus ini dan itu, tidak boleh ini dan itu. Jika dulu berzinah itu tentang perbuatan fisik persetubuhan maka sekarang hanya dengan memandang perempuan dan menginginkan persetubuhan dengannya telah merupakan perzinahan. Ada banyak penyingkapan hukum Taurat yang dicontohkan Tuhan Yesus dalam Matius 5, anda bisa baca sendiri.

Tahukah anda bahwa kita hidup di jaman perjanjian baru? Apa maksudnya? Itu adalah istilah yang diambil dalam kitab Yeremia 31

33  Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah Firman Tuhan: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Perjanjian baru adalah perjanjian Allah dimana hukum Taurat bukan lagi datang dari luar diri kita sebagai perintah tetapi bangkit dari dalam diri kita sebagai dorongan ROH KUDUS. Hukum Taurat yang mana yang akan dibangkitkan oleh Roh? Hukum Taurat yang telah disingkapkan oleh Tuhan Yesus Kristus. Sebab itu Ia berkata dalam Matius 5:17  "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya." Jadi jangan pernah sekalipun kamu menyangka bahwa zaman perjanjian baru hukum Taurat itu dibatalkan, sebab sangkaan demikian telah diperingatkan terlebih dahulu oleh Tuhan Yesus Krsitus. Sedangkan Kitab Suci tidak mungkin saling bertentangan.


Sampai disini pahamkah?
« Last Edit: October 24, 2018, 08:13:36 PM by Krispus »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)