Author Topic: Sumur Minyak di Aceh Terbakar, Tewaskan 10 Orang  (Read 1305 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 25, 2018, 11:40:34 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 915
  • Denominasi: Kristen


TRIBUNBATAM.id, ACEH- Sebuah sumur minyak ilegal di Ranto Peureulak, Aceh Timur, terbakar pada Selasa (25/4/2018) dini hari.

Akibatnya, setidaknya 10 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan orang lainnya mengalami luka bakar.

Keterangan yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BDPB) Aceh Timur menyebutkan api diduga 'berasal dari percikan api pada saat seorang pekerja melakukan pengelasan pipa yang akan dimasukkan ke dalam sumur'.

"Hasil koordinasi kami dengan camat, korban meninggal dunia sepuluh orang, luka-luka masih didata," demikian keterangan yang dikeluarkan BPBD Aceh pada Selasa pagi.




Disebutkan pula BPBD dan Pertamina akan 'menerapkan teknologi khusus' untuk memadamkan api.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, mengatakan pihaknya masih melakukan upaya agar api agar tidak melebar ke sumur bor yang lain.

"Hampir setiap rumah warga memiliki sumur bor dibelakang rumah, jaraknya sekitar 30 meter," kata Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, seperti dilaporkan wartawan di Aceh, Hidayatullah.

Wahyu Kuncoro menambahkan sumur bor ilegal yang meledak tersebut memiliki kedalaman sekitar 250 meter dan menyemburkan minyak yang berlebihan karena volume minyak yang begitu banyak.

Ia mengatakan pihaknya masih melakukan sterilisai sekitar sumur yang meledak, agar tidak meremabat kepuluhan sumur bor lainnya.

Bupati Aceh Timur, Hasballah, mengatakan sejauh ini sudah empat kali terjadi ledakan di wilayah yang sama.

Ledakan sumur bor ilegal terjadi sejak sekitar pukul 01.00 WIB.

Puluhan warga yang mengalami terluka dan yang telah meninggal dunia dibawa kerumah Sakit Abdul Azis Perlak dan Rumah Sakit Jubir Mahmud, Idi Kabupaten Aceh Timur.

Sementara itu, dikutip dari Serambi Indonesia (tribun network), anggota DPRA asal Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky kepada Serambinews.com, Rabu (25/4/2018) menyatakan, dari informasi yang diterimanya, salah satu sumur minyak warga menyemburkan minyak setinggi pohon kelapa pada Selasa (24/4/2018) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Minyak lalu merembes kemana-mana yang memancing puluhan warga untuk meleles (mengambil minyak) serta menyita perhatian warga untuk menonton langsung peristiwa ini," katanya.

Iskandar menyatakan, kemudian ledakan baru terjadi sekitar pukul 1.30 WIB setelah tersulut api yang belum diketahui muasalnya.

Sumur minyak yang diolah secara tradisional terletak di Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Dari ledakan itu, 10 warga yang berada di lokasi meninggal di tempat dan lima rumah terbakar dengan rincian tiga rumah terbakar habis dan dua rusak berat.

"Dari laporan tim saya di lapangan. Korban yang meninggal diperkirakan mencapai 10 orang dan puluhan luka-luka," kata Iskandar.

Saat ini semua korban sudah evakuasi ke rumah sakit terdekat seperti di Puskesmas Ranto Peureulak, RS Sulthan Alaidinsyah Peureulak, RS Graha Bunda Idi, RS Zubir Mahmud Idi, dan RSU Langsa.

"Ada juga yang sudah dievakuasi ke Medan dan Banda Aceh. Semoga musibah ini cepat teratasi. Mari semua kita begerak untuk memberi akses pertolongan kepada para korban," kata putra asli Ranto Peureulak ini.

(bbc indonesia/serambi indonesia)
http://batam.tribunnews.com/2018/04/25/sumur-minyak-di-aceh-terbakar-tewaskan-10-orang-usman-semburannya-setinggi-pohon-kepala?page=3








 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)