Author Topic: Maksud Sebenarnya Yohanes 21:25  (Read 3096 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 06, 2018, 12:40:26 AM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2070
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
...
ekumenis gereja itu "harus" menurut pandangan saya, krn Yesus Kristus sendiri mendoakannya sebagaimana dicatat dlm Yohanes 17:20-21
:afro: @Sotardugur Parreva setuju dengan yang ku-quoting itu.

Yoh 17:20-21 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

Mencermati ayat 20, kutangkap, bahwa Tuhan Yesus Kristus bukan hanya mendoakan murid-murid-Nya, tetapi juga orang yang menerima dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus berdasarkan pemberitaan dan pengajaran rasul-rasul. @Sotardugur Parreva lega membaca ayat 20 itu karena merasa ikut didoakan. @Sotardugur Parreva menerima dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus memang karena pemberitaan dan pengajaran rasul. Jalur keapostelan pengajar yang mengajar dan memberitakan Tuhan Yesus Kristus kepada @Sotardugur Parreva dapat ditelusuri dan berujung kepada Rasul Petrus.

Mencermati ayat 21, kutangkap, Tuhan Yesus Kristus menginginkan semua yang menerima dan percaya kepadaNya menjadi satu seperti satunya Allah Tritunggal. Tidak ada yang mengaku sebagai pengikut Kristus namun merasa diri benar sendiri, meski aneh, kepenerimaannya dan kepercayaannya berdasar pada pengajaranan dan pemberitaan pihak yang tidak jelas jalur kerasulannya. Semua pengikut Kristus harus berpemahaman satu dan dapat menjelaskan dari siapa mendapat pemberitaan dan pengajaran.

Tuhan Yesus Kristus tidak mendoakan mereka yang merasa sebagai pengikut Kristus namun mendapat pemberitaan dan pengajaran dari pihak yang tidak jelas lajur kerasulannya. Apalagi merasa benar sendiri, padahal ajaran mengenai Tuhan Yesus Kristus diterima dari pihak yang hanya karena pintar ngoceh dengan bermodalkan Alkitab dari toko buku. Tuhan Yesus Kristus hanya mendoakan mereka yang menerima dan percaya Tuhan Yesus Kistsus dari hasil pengajaran dan pemberitaan rasul.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
June 06, 2018, 08:08:06 AM
Reply #51
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 245
  • Denominasi: Katolik
Jika mengacu ke ayat ini:
Yoh 16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu(-mu=rasul), tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
@Sotardugur Parreva menangkap, masih banyak yang harus dikatakan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada rasul. @Wiltu80 setuju?
Hal yang belum dikatakan Tuhan Yesus Kristus itu, HARUS DIKATAKAN KEPADA RASUL. @Wiltu80 setuju?
Tidak ada ayat di Alkitab yang menyatakan bahwa hal yang harus dikatakan namun belum dikatakan itu, sudah dikatakan kepada rasul. @Wiltu80 setuju?
Jika @Wiltu80 setuju pada ketiga pernyataan di atas, mengingat Tuhan Yesus Kristus mengatakan "harus", artinya, "tidak boleh tidak dikatakan". Begitu bukan?
Jika hal-hal yang belum dikatakan itu harus dikatakan kepada rasul, sementara semua rasul sudah meninggal, berarti, tidak jadi dikatakan dong? @Wiltu80 setuju?
Jika Tuhan Yesus Kristus mengatakan "HARUS KUKATAKAN", mungkinkah "TIDAK JADI atau BATAL DIKATAKAN"? Menurut pendapatku, mustahil Tuhan Yesus kristus mempertaruhkan kredibilitasNya, di satu sisi mengatakan "HARUS KUKATAKAN", tetapi di lain sisi, "TIDAK JADI atau BATAL MENGATAKAN".

Jika kondisinya seperti itu, bahwa hal yang harus dikatakan itu harus dikatakan kepada rasul, sementara semua rasul sudah meninggal, bagaimana caranya untuk mengatakan hal yang harus dikatakan kepada rasul itu? Apakah menjadi batal dikatakan kepada rasul?

Menurut pendapatku, yang harus dikatakan Tuhan Yesus Kristus kepada rasul itu, dikatakan kepada penerus rasul. Itu dimungkinkan, karena ada ayat yang menyatakan bahwa Tuhan Yesus Kristus menyertai rasul senantiasa sampai kepada akhir zaman. Maka, walaupun rasul sudah meninggal, tugas kerasulan diteruskan kepada penerus rasul, demikian seterusnya sampai kepada akhir zaman. Jadi, hal-hal yang harus dikatakan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada rasul, dikatakan kepada penerus rasul.

Konotasinya, walaupun semua rasul yang dipilih langsung oleh Tuhan Yesus Kristus sudah meninggal, penerus rasul mengemban tugas yang sama dengan rasul, mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan Yesus Kristus. Jadi, hal-hal yang harus dikatakan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada rasul itu, dikatakan kepada penerus rasul untuk disampaikan kepada jemaat. Artimya, penerima wahyu Tuhan Yesus Kristus tetap ada sampai kepada akhir zaman. Wahyu belum berhenti. Tuhan masih senantiasa mewahyukan diri melalui penerus rasul.

Salam damai.

Rasul- rasul pada zaman sekarang sudah tidak ada lagi karena rasul haruslah orang yang ditetapkan Yesus sebagai rasul (12 orang), orang yang menggantikan posisi ke 12 Rasul yang diangkat oleh rasul-rasul dari 12 rasul seperti Matias yang menggantikan posisi Yudas Iskariot. Orang yang diangkat menjadi Rasul oleh rasul-rasul yang 12 rasul seperti Paulus dan Barnabas.

Mengenai tugas kerasulan, itu masih ada sampai sekarang. Hanya sekarang lebih terbatas tugasnya sebagai pemberita Injil, pengajar tidak seperti rasul zaman dahulu yang menulis kitab suci berdasarkan penglihatan yang terinspirasi ROH KUDUS.

Bukti jabatan rasul tidak ada lagi, yaitu Polycarpus murid Rasul Yohanes tidak pernah disebut rasul sekalipun memberitakan Injil, mengajar tetapi disebut Bapa Gereja.

Mengenai Yohanes 16:12 ini dikatakan ketika Yesus masih bersama- sama dengan mereka sebelum ditangkap dan disalibkan. Jadi yang menjadi tujuan ayat ini adalah para rasul bukan penerus rasul.

Untuk lebih jelasnya, marilah kita melihat Yohanes 16:7-15

Yohanes 16:7-15
16:7. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;
16:9 akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;
16:10 akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;
16:11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.
16:15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."

1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
June 06, 2018, 08:09:18 AM
Reply #52
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 245
  • Denominasi: Katolik
Perkataan Yesus dalam Yohanes 16:12 ini benar-benar terjadi pada saat perayaan Pentakosta yaitu 50 hari setelah Yesus terangkat ke surga, dimana lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada orang- orang yang percaya yang merepresentasikan ROH KUDUS (Kis 2 ), ROH KUDUS yang turun kepada orang percaya dari bangsa lain yang tidak bersunat (Kis 10) yang berujung pada konsili di Yerusalem yang menyatakan bahwa orang percaya non Yahudi tidak diwajibkan bersunat, tetapi dituntut menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah. (Kis 15)
Dan karya ROH KUDUS terakhir yang menuntun ke dalam seluruh kebenaran adalah wahyu kepada Yohanes dari Yesus Kristus yang menyatakan nubuat tentang akhir zaman di Pulau Patmos.
Dengan adanya Wahyu kepada Yohanes ini maka genap dan sempurnalah kitab suci Perjanjian Baru, tidak boleh ditambah / dikurangi

Hal ini ditegaskan kembali dalam Kisah Para Rasul 1:1-5 :
Kisah Para Rasul 1:1-5
1:1. Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus,
1:2 sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh ROH KUDUS kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya.
1:3 Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
1:4 Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.
1:5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan ROH KUDUS."


Jadi karunia ROH KUDUS yang ada sekarang ini bukan otoritas menulis kitab suci seperti para rasul, tetapi kemampuan memahami dan menafsirkan kitab suci.
Kitab Suci itu sendiri tetap tidak boleh bertambah karena sudah lengkap dan sempurna.

Demikianlah pendapat saya tentang Yohanes 16:12 yang ditujukan kepada para rasul bukan penerus rasul.
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
June 06, 2018, 09:12:28 AM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2070
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Rasul- rasul pada zaman sekarang sudah tidak ada lagi karena rasul haruslah orang yang ditetapkan Yesus sebagai rasul (12 orang), orang yang menggantikan posisi ke 12 Rasul yang diangkat oleh rasul-rasul dari 12 rasul seperti Matias yang menggantikan posisi Yudas Iskariot. Orang yang diangkat menjadi Rasul oleh rasul-rasul yang 12 rasul seperti Paulus dan Barnabas.

Mengenai tugas kerasulan, itu masih ada sampai sekarang. Hanya sekarang lebih terbatas tugasnya sebagai pemberita Injil, pengajar tidak seperti rasul zaman dahulu yang menulis kitab suci berdasarkan penglihatan yang terinspirasi ROH KUDUS.

Bukti jabatan rasul tidak ada lagi, yaitu Polycarpus murid Rasul Yohanes tidak pernah disebut rasul sekalipun memberitakan Injil, mengajar tetapi disebut Bapa Gereja.

Mengenai Yohanes 16:12 ini dikatakan ketika Yesus masih bersama- sama dengan mereka sebelum ditangkap dan disalibkan. Jadi yang menjadi tujuan ayat ini adalah para rasul bukan penerus rasul.

Untuk lebih jelasnya, marilah kita melihat Yohanes 16:7-15

Yohanes 16:7-15
16:7. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;
16:9 akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;
16:10 akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;
16:11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.
16:15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."

Dapat kupahami.
Kutambahkan, Injil bukan hanya Injil Yohanes, tetapi juga Injil Matius, Injil Markus, dan Injil Lukas. Meski keempat Injil berbeda redaksional, keempatnya tidak bertentangan, tapi saling melengkapi.
Apabila kukaitkan dengan Mat 28:19-20, pada posisi itu Tuhan Yesus Kristus sudah bangkit dari alam maut tetapi belum naik ke sorga, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Pada ayat itu, Tuhan Yesus Kristus menekankan agar rasul mengetahui bahwa rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman.
Apa guna penyertaan itu dilakukan sampai kepada akhir zaman?
Jika seperti yang @Wiltu80 artikan bahwa Yoh 16:12 adalah hanya untuk rasul dan sudah dieksekusi pada hari Pentakosta, dan tidak termasuk untuk penerus rasul, lantas, apa manfaat penyertaan senantiasa kepada rasul bila rasul tersebut sudah meninggal?
Menurut pendapatku, karena Injil saling melengkapi, maka penggenapan Yoh 16:12 bukan hanya sekali(pada hari Pentakosta) lalu selesai, melainkan dilakukan senantiasa sampai kepada akhir zaman, yaitu pada setiap saat penerus rasul sudah sanggup menanggung.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
June 06, 2018, 09:44:26 AM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2070
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Perkataan Yesus dalam Yohanes 16:12 ini benar-benar terjadi pada saat perayaan Pentakosta yaitu 50 hari setelah Yesus terangkat ke surga, dimana lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada orang- orang yang percaya yang merepresentasikan ROH KUDUS (Kis 2 ), ROH KUDUS yang turun kepada orang percaya dari bangsa lain yang tidak bersunat (Kis 10) yang berujung pada konsili di Yerusalem yang menyatakan bahwa orang percaya non Yahudi tidak diwajibkan bersunat, tetapi dituntut menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah. (Kis 15)
Dan karya ROH KUDUS terakhir yang menuntun ke dalam seluruh kebenaran adalah wahyu kepada Yohanes dari Yesus Kristus yang menyatakan nubuat tentang akhir zaman di Pulau Patmos.
Dengan adanya Wahyu kepada Yohanes ini maka genap dan sempurnalah kitab suci Perjanjian Baru, tidak boleh ditambah / dikurangi
Kutangkap, @Wiltu80 memaksudkan bahwa ROH KUDUS sudah berhenti berkarya?
Nah, bila menurut @Wiltu80, ROH KUDUS sudah mengakhiri karyaNya, kita beda pendapat. Menurut @Sotardugur Parreva, karena percaya pada Allah Tritunggal, maka penyertaan kepada rasul yang dilakukan senantiasa sampai kepada akhir zaman, dilakukan oleh ROH KUDUS. Jadi, karya ROH KUDUS bukan berakhir pada saat Hari Pentakosta dan penginspirasian kitab Wahyu. Tuhan Yesus Kristus melalui karya ROH KUDUS senantiasa menyertai penerus rasul sampai kepada khir zaman. Setiap kali penerus rasul sanggup menanggung hal yang akan dikatakan oleh Tuhan Yesus Kristus, maka ROH KUDUS menginspirasi penerus rasul untuk mengatakan hal-hal yang sebenarnya sudah dikatakan dahulu kala, namun belum detil.

Quote
Hal ini ditegaskan kembali dalam Kisah Para Rasul 1:1-5 :
Kisah Para Rasul 1:1-5
1:1. Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus,
1:2 sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh ROH KUDUS kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya.
1:3 Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
1:4 Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.
1:5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan ROH KUDUS."
Mencerahkan.

Quote
Jadi karunia ROH KUDUS yang ada sekarang ini bukan otoritas menulis kitab suci seperti para rasul, tetapi kemampuan memahami dan menafsirkan kitab suci.
Kitab Suci itu sendiri tetap tidak boleh bertambah karena sudah lengkap dan sempurna.
Berterima di pemahamanku.
Maka, setiap ada pengajaran-pengajaran yang sebenarnya bukan baru, tidak menambah ayat-ayat Alkitab, tetapi harus dikatakan kepada jemaat, ya melalui Surat Gembala.

Quote
Demikianlah pendapat saya tentang Yohanes 16:12 yang ditujukan kepada para rasul bukan penerus rasul.
Terima kasih.
Menurut pendapatku, karena ayat-ayat dalam Injil bukan saling meniadakan, melainkan saling melengkapi, maka penggenapan Yoh 16:12 itu, bukan hanya ketika ROH KUDUS turun atas para rasul di Hari Pentakosta, dan penginspirasian kitab Wahyu lalu selesai, melainkan penyertaan Tuhan Yesus Kristus senantiasa sampai kepada akhir zaman termasuk kepada penerus rasul, untuk mengatakan hal-hal yang belum dikatakan Tuhan Yesus Kristus tetapi harus dikatakan.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
June 11, 2018, 09:15:26 AM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 915
  • Denominasi: Kristen
Kutangkap, @Wiltu80 memaksudkan bahwa ROH KUDUS sudah berhenti berkarya?
Nah, bila menurut @Wiltu80, ROH KUDUS sudah mengakhiri karyaNya, kita beda pendapat. Menurut @Sotardugur Parreva, karena percaya pada Allah Tritunggal, maka penyertaan kepada rasul yang dilakukan senantiasa sampai kepada akhir zaman, dilakukan oleh ROH KUDUS. Jadi, karya ROH KUDUS bukan berakhir pada saat Hari Pentakosta dan penginspirasian kitab Wahyu. Tuhan Yesus Kristus melalui karya ROH KUDUS senantiasa menyertai penerus rasul sampai kepada khir zaman.
Karya ROH KUDUS bkn lagi dlm bentuk ilham ROH KUDUS utk ditambahkan pd Alkitab,
Karya ROH KUDUS masih berlangsung sp akhir jaman berupa karunia2 ROH KUDUS,
Karunia2 ROH KUDUS inilah yg kamu sama sekali tdk ketahui dan tdk kamu pahami.

Bacalah tt karunia2 ROH KUDUS:
KPR 12:4-11
12:4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
12:5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
12:6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
12:7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
12:9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
12:10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.
12:11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya

June 11, 2018, 05:26:40 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2070
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Karya ROH KUDUS bkn lagi dlm bentuk ilham ROH KUDUS utk ditambahkan pd Alkitab,
Setuju.
Maka, ayat-ayat Alkitab tidak ditambah.
Kalo yang mengurangi, pernah terjadi pada abad XVI. Beberapa kitab ditempatkan sebagai kitab apokrifa, yang dewasa ini sudah hilang. Bahkan entah di mana pernah kubaca, Kitab Yakobus-pun hendak dibuang karena tidak mendukung prinsip Sola Fide atau Faith Alone atau hanya iman semata tanpa perbuatan. Di Kitab Yakobus tercatat: Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.  (Yak 2:26)

Quote
Karya ROH KUDUS masih berlangsung sp akhir jaman berupa karunia2 ROH KUDUS,
:afro:

Quote
Karunia2 ROH KUDUS inilah yg kamu sama sekali tdk ketahui dan tdk kamu pahami.
;D Selain bebal, sekarang big bacot mulai songong, merasa benar sendiri dan mempersalahkan orang lain. :D

Quote
Bacalah tt karunia2 ROH KUDUS:
KPR 12:4-11
12:4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
12:5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
12:6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
12:7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
12:9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
12:10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.
12:11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya
Rupa-rupa karunia dan pelayan bukan berarti mentolerir kesalahtafsiran. Bukan berarti kalau ada rupa-rupa karuni maka kepada si A diberi karunia mengartikan Mat 28:19-20 adalah pemberian kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan Yesus kristus kepada 11 orang, dan kepada si B diberikan karunia mengartikan ayat yang sama sebagai pemberian kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan Yesus Kristus kepada seluruh pengikut Kristus.

Mikir!!!
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
June 11, 2018, 08:48:35 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10149
Karya ROH KUDUS bkn lagi dlm bentuk ilham ROH KUDUS utk ditambahkan pd Alkitab,
oya?
mosok sih?

sudah kamu uji Ajaran Palsu ini pakai Scriptura Diskonanmu?
kapan Tuhan berfirman gitu?

atau ini adalah ajaran Pendetongmu yang infallibel dan setara Firman Tuhan belaka?

Quote
Karya ROH KUDUS masih berlangsung sp akhir jaman berupa karunia2 ROH KUDUS,
Karunia2 ROH KUDUS inilah yg kamu sama sekali tdk ketahui dan tdk kamu pahami.
emang dari mana kamu tahu kalau kamu sudah paham?

ngerasa sok paham sendiri alias halusinasi alias Onani Iman...
atau memang Tuhan sudah menyatakan kamu bener-bener paham?
June 13, 2018, 10:56:33 AM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 915
  • Denominasi: Kristen
oya?
mosok sih?

sudah kamu uji Ajaran Palsu ini pakai Scriptura Diskonanmu?
kapan Tuhan berfirman gitu?

atau ini adalah ajaran Pendetongmu yang infallibel dan setara Firman Tuhan belaka?
emang dari mana kamu tahu kalau kamu sudah paham?

ngerasa sok paham sendiri alias halusinasi alias Onani Iman...
atau memang Tuhan sudah menyatakan kamu bener-bener paham?
Paham krn akau pakai scriptura yg diilhamkan oleh ROH KUDUS,
bukan pakai tradisi hsl olahan pikiran manusia :azn:
June 16, 2018, 04:37:15 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2070
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Scriptura itu ada karena Scriptura merupakan 'buah' dari Tradisi. lhoh. Tradisi itu sudah dilakukan, termasuk ketika Tuhan Yesus Kristus masih bersama rasul. Tradisi Suci itu berupa Yesus Kristus mengajar rasul sendirian, tanpa orang luar, rasul-rasul saling bertukar pikir, mereka berdoa bersama, melakukan perjamuan, menyembuhkan orang sakit, dan perbuatan-perbuatan yang diperintahkan Tuhan. Satu dari sekian Tradisi itu ialah "Rasul mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan Yesus Kristus". Karena kewenangan mengajar itu pula maka rasul-rasul menulis, sebagai bahan ajar teristimewa ketika rasul terhalang mengajar langsung secara lisan kepada jemaat.

Pada masanya, tulisan-tulisan rasul itu dipilah-pilah, tulisan yang dipercaya ditulis berdasar dorongan ROH KUDUS, dikanon menjadi Alkitab yang digunakan oleh Kristen sekarang sampai kepada akhir zaman. Tulisan-tulisan yang bukan tulisan rasul atau murid langsung rasul, disingkirkan, tidak dikanon menjadi Alkitab. Kuduga, bahkan tulisan rasul dan murid langsung rasul, misalnya berupa coretan-coretan yang digunakan sebagai pengingat bakal dikhotbahkan, tidak dikanon menjadi bagian dari Alkitab.

Jadi, kalo ada orang yang merasa diri memahami ayat Alkitab secara benar, tetapi orang itu bukan merupakan penerus rasul, atau menerima pengajaran langsung dari penerus rasul, itu hanya omong besar saja. Apalagi sudah terpaut berabad-abad setelah hidup rasul. Maka, judul trit ini adalah hasil dari mulut besar, merasa dapat mengerti dengan benar, tanpa alasan yang berterima di nalar sehat. Diajarkan pula kepada pembaca, maka tersesatlah pembaca yang percaya pada judul trit dan paparan TS.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)