Author Topic: Sebetulnya Tuhan Yesus pengen gembala model Paus atau model Pendeta?  (Read 1520 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 07, 2018, 12:06:13 AM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12238
    • fossil coral cantik
@sotardugurparreva

anda: Yudas iskariot tidak dipilih
saya: apakah itu berarti rasul saja belum tentu dipilih oleh Tuhan Yesus untuk masuk surga?
kayaknya rama salah nangkep yg sotar tulis.

Quote from: sotar
Yudas iskariot [tidak dipilih, dan tidak dianjurkan, apalgi diperintah] untuk berkhianat

Yang saya tangkep, maksud sotar itu adalah :
Yudas tidak dipilih/dibikin oleh Allah shg Yudas mao gak mao berkhianat.

So...
berkhianat which is [melanggar perintah] adalah pilihan Yudas itu sendiri
IDEM dgn [mematuhi perintah] adalah pilihan Rasul itu sendiri.

kesimpulan oda dari yg oda tangkep sendiri diatas :
sotar nggak sedang ngomongin perihal sorga/neraka ataupun Predestinasi SBJ, melainkan event terkait Law sewaktu orang masih idup.

Jadi....
semisal mr.X ngebantai satu keluarga ---> maka event pembantaian yg dilakukan oleh mr.X itu BUKAN karena mr.X dipilih/dibikin/diprgoram oleh Allah utk melakukan pembantaian tsb shg mao gak mao mr.X ngebantai sekeluarga tsb.

Dilain sisi,
semisal mr.Y house keeping hotel tidak mengambil segepok uang milik tamu yg ketinggalan di kamar hotel, ini BUKAN karena mr.Y dipilih/dibikin/diprgoram oleh Allah utk tidak mengambil uang tsb sehingga mao gak mao mr.Y tidak mengambil uang tsb.

Pendapat saya :
mematuhi VS melanggar adalah pilihan.
Orang dikasih "tool" oleh Allah sehingga eksis itu perihal dipergunakan dgn baik ato kagak "tool" tsb.

"Tool" disini adalah WILL.
WILL yg dipergunakan dgn baik ---> ini mematuhi "Law" ---> sesuai dgn kehendak Allah.
WILL yg dipergunakan dgn tidak baik ---> ini melanggar "Law" ---> tidak sesuai dgn kehendak Allah.

Problem-nya :
isi dari "Law" itu bisa menjadi bias.
Misal diketika di pov orang ybs berupa "Tuhan menyuruh saya utk membunuh/berkhianat"  :D
June 07, 2018, 01:21:56 AM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
kayaknya rama salah nangkep yg sotar tulis.

Yang saya tangkep, maksud sotar itu adalah :
Yudas tidak dipilih/dibikin oleh Allah shg Yudas mao gak mao berkhianat.

So...
berkhianat which is [melanggar perintah] adalah pilihan Yudas itu sendiri
IDEM dgn [mematuhi perintah] adalah pilihan Rasul itu sendiri.

kesimpulan oda dari yg oda tangkep sendiri diatas :
sotar nggak sedang ngomongin perihal sorga/neraka ataupun Predestinasi SBJ, melainkan event terkait Law sewaktu orang masih idup.

Jadi....
semisal mr.X ngebantai satu keluarga ---> maka event pembantaian yg dilakukan oleh mr.X itu BUKAN karena mr.X dipilih/dibikin/diprgoram oleh Allah utk melakukan pembantaian tsb shg mao gak mao mr.X ngebantai sekeluarga tsb.

Dilain sisi,
semisal mr.Y house keeping hotel tidak mengambil segepok uang milik tamu yg ketinggalan di kamar hotel, ini BUKAN karena mr.Y dipilih/dibikin/diprgoram oleh Allah utk tidak mengambil uang tsb sehingga mao gak mao mr.Y tidak mengambil uang tsb.

Pendapat saya :
mematuhi VS melanggar adalah pilihan.
Orang dikasih "tool" oleh Allah sehingga eksis itu perihal dipergunakan dgn baik ato kagak "tool" tsb.

"Tool" disini adalah WILL.
WILL yg dipergunakan dgn baik ---> ini mematuhi "Law" ---> sesuai dgn kehendak Allah.
WILL yg dipergunakan dgn tidak baik ---> ini melanggar "Law" ---> tidak sesuai dgn kehendak Allah.

Problem-nya :
isi dari "Law" itu bisa menjadi bias.
Misal diketika di pov orang ybs berupa "Tuhan menyuruh saya utk membunuh/berkhianat"  :D

Tepat. Ya, begitu yang kumaksud.
@odading memang cerdas, smart, paten. :afro: ;D

Setelah kubaca ulang, benar, ada ambigu pada Yudas iskariot tidak dipilih.
@odading menuliskannya lebih baik, dan menjadi tidak ambigu. Memang yang @Sotardugur Parreva maksudkan ialah Yudas Iskariot tidak diprogram oleh Allah untuk mengkhianati Tuhan Yesus Kristus.
Pengkhianatan yang terjadi, itu adalah pilihan bebas dari Yudas Iskariot. Itu bukan karena Yudas Iskariot dipilih harus berkhianat misalnya agar terjadi penyaliban dan penebusan. Bukan.

Memang Tuhan Yesus Kristus harus disalibkan, tetapi celakalah orang yang menyerahkan Tuhan Yesus Kristus. Dari logika manusia, mengetahui bahwa Tuhan Yesus Kristus harus disalib, seharusnya, upaya mendorong agar penyaliban terjadi, adalah upaya mendukung rencana Allah. Namun faktanya, Tuhan Yesus Kristus mengatakan, celakalah yang menyerahkan Anak Manusia.

Di PL juga, entah di kisah yang mana, ada peristiwa yang konsepnya aneh menurut logika manusia. Pada waktu mobilisasi Tabut Perjanjian, ada aturan bahwa yang kompeten menyentuh, membuka, mengangkat, dan tindakan lain atas Tabut Perjanjian hanya boleh dilakukan oleh orang-orang tertentu. Suatu ketika, saat dalam mobilisasi, Tabut Perjanjian oleng dari pikulan petugas pemikul. Ada seorang yang tidak kompeten mengurusi Tabut Perjanjian, berusaha menahan keolengan Tabut Perjanjian, justru dihukum mati seketika. Padahal, maksud orang itu adalah untuk menahan olengnya Tabut Perjanjian agar tidak jatuh dari pikulan para pemikul. E'e'eee... malah dihukum mati.

Nah, begitu juga, ada orang yang memandang bahwa pengkhianatan Yudas Iskariot dalam menyerahkan Tuhan Tesus Kristus ke tangan Ahli Taurat dan Alim Ulama Yahudi, dinilai sebagai suatu jasa, karena dengan demikian maka penyaliban Yesus Kristus yang identik dengan penebusan dosa manusia segera terlaksana. Ternyata, kata Tuhan Yesus Kristus, "Celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan."

Terima kasih @odading.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
June 07, 2018, 02:01:40 AM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12238
    • fossil coral cantik
Tepat. Ya, begitu yang kumaksud.
@odading memang cerdas, smart, paten. :afro: ;D

Setelah kubaca ulang, benar, ada ambigu pada Yudas iskariot tidak dipilih.
Iya... karena kalo kalimatnya cuma sampai disitu, kelanjutannya bisa punya beberapa opsi (tergantung kayak apa yg udah ada duluan di pov pembacanya). Misal, underlined SBJ utk neraka.... atau, underlined SBJ utk sorga.... atau, underlined utk melaksanakan pengkhianatan. Dan yg saya tangkep, maksudnya sotar itu ada di yg terakhir.

Quote
Pengkhianatan yang terjadi, itu adalah pilihan bebas dari Yudas Iskariot. Itu bukan karena Yudas Iskariot dipilih harus berkhianat misalnya agar terjadi penyaliban dan penebusan. Bukan.
Sependapat. Kalo itu bukan [BUKAN] melainkan [IYA], kronologikanya kan kayak gini :

1. Yesus memang harus mati.

2. proses cara matinya ?
Dikhianati.

3. Siapa nanti pemeran pengkhianatnya ?
tak pilih si Yudas.


versus yang [BUKAN] :
1. Yesus memang harus mati.

2. proses cara matinya ?
Unknown.

3. Foreknowledge :
Yudas mengkhianati Yesus

4. Ditetapkanlah demikian.

Quote
Memang Tuhan Yesus Kristus harus disalibkan, tetapi celakalah orang yang menyerahkan Tuhan Yesus Kristus.
Ya. Yudas menjadi celaka BUKAN [karena di program untuk celaka] melainkan [karena menyerahkan Yesus maka Yudas celaka].

Quote
Nah, begitu juga, ada orang yang memandang bahwa pengkhianatan Yudas Iskariot dalam menyerahkan Tuhan Tesus Kristus ke tangan Ahli Taurat dan Alim Ulama Yahudi, dinilai sebagai suatu jasa, karena dengan demikian maka penyaliban Yesus Kristus yang identik dengan penebusan dosa manusia segera terlaksana. Ternyata, kata Tuhan Yesus Kristus, "Celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan."
Ya. Kelanjutan kalimatnya Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan. Dan apabila itu [IYA] diprogram/dipilih SBJ, konsekwensi logis kalimat ayat diatas tidak bisa seperti biru, melainkan kayak gini : "Adalah perlu bagi orang itu untuk dilahirkan"  :D.
« Last Edit: June 07, 2018, 02:03:46 AM by odading »
June 07, 2018, 10:07:29 AM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
June 07, 2018, 10:37:34 AM
Reply #54
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 340
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Sebaiknya bang Rama/Oda/Sotar/siapapun bikin lapak baru aja deh kayaknya, dah melenceng dari topik yg aku mau inih..  :mad0261:
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
June 07, 2018, 10:45:46 AM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9134
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
hahaha,

can't help it broh

momodnya jarang nongol
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
June 07, 2018, 11:03:08 AM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Sebaiknya bang Rama/Oda/Sotar/siapapun bikin lapak baru aja deh kayaknya, dah melenceng dari topik yg aku mau inih..  :mad0261:
Hahhaa...
Dari Reply#5 sudah kusampaikan, trit ini potensial menjadi liar. Karena, baik istilah Paus maupun istilah Pendeta, tidak terdapat dalam Alkitab.

Salam damai. :happy0025:  ;D
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
June 07, 2018, 12:56:57 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12238
    • fossil coral cantik
Sebaiknya bang Rama/Oda/Sotar/siapapun bikin lapak baru aja deh kayaknya, dah melenceng dari topik yg aku mau inih..  :mad0261:
hahaha... iya iya...
Maap revoltzer  :ashamed0002:
June 07, 2018, 02:16:54 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 597
@revoltzer

maaf @revoltzer.

pertanyaan saya yang ditanggapi oleh @odading dan @sotardugurparreva adalah kelanjutan dari pandangan teman-teman yang memilih model gembala paus.

apakah paus bisa salah? karena yudas iskariot saja yang rasul masih bisa salah
jika paus bisa salah, lalu solusinya apa? jika teman-teman berpendapat bahwa paus tidak bisa salah maka pertanyaan saya sudah duluan batal untuk diajukan
June 07, 2018, 06:43:21 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
@revoltzer
maaf @revoltzer.
pertanyaan saya yang ditanggapi oleh @odading dan @sotardugurparreva adalah kelanjutan dari pandangan teman-teman yang memilih model gembala paus.
apakah paus bisa salah? karena yudas iskariot saja yang rasul masih bisa salah
jika paus bisa salah, lalu solusinya apa? jika teman-teman berpendapat bahwa paus tidak bisa salah maka pertanyaan saya sudah duluan batal untuk diajukan
Betul.
Dalam hal interaksi @rama noor dengan @Sotardugur Parreva, saya siap jadi saksi, bahwa perkembangan diskusi bertitik tolak dari pos pembuka. :D

Ini review-nya.

Reply#19, @rama noor menulis: apapun modelnya yang penting tidak menyimpang ajarannya

Reply#37, @Sotardugur Parreva menulis: model yang dipilih Tuhan Yesus Kristus adalah model penggembalaan oleh Paus.

Menanggapi itu, Reply#38 @rama noor mengeksplor sedikit melebar, membuka alternatif, ditanyakannya, jika model penggembalaan oleh Paus menyimpang dari alkitab, apa solusinya?
a. ganti Pausnya
b. ganti model penggembalaannya
c. lainnya ... (jika anda punya solusi lain juga boleh)

Reply#39
, @Sotardugur Parreva merespon, c. Lainnya.
Tidak mungkin menyimpang karena Tuhan Yesus Kristus sudah menjanjikan penyertaan yang senantiasa sampai kepada akhir jaman. Paus punya kehendak bebas, benar. Tuhan Yesus Kristus mengenal setiap orang, termasuk Paus. Kuyakini, Tuhan Yesus Kristus tidak salah pilih.


@rama noor di Reply#40, kuduga, tanpa niatan menyimpang, @rama noor bertanya kepada @Sotardugur Parreva, bagaimana dengan yudas iskariot? jika Tuhan Yesus tidak salah pilih, pertanyaannya: saat di akhirat nanti, yudas akan kemana? surga/neraka/lainnya? Pun kalo pertanyaan ini menyimpang dari materi judul trit, kuduga, itu hanya terdorong oleh keinginan @rama noor mendalami sepak terjang Yudas Iskariot, yang pernah menjadi rasul Tuhan. Sikap, peran, dan segala sesuatu mengenai Yudas Iskariot, kelihatannya, sangat menarik perhatian @rama noor.
@Sotardugur Parreva menduga, seandainya @Yudas Iskariot masuk sorga, @rama noor hendak mengikuti sikap Yudas Iskariot, mengkhianati Tuhan Yesus kristus. Tapi, itu hanya dugaan saja.

Reply#41, @Sotardugur Parreva menyampaikan kepada @rama noor, bentuk konkrit ganjaran atas sikap @Yudas Iskariot belum kuketahui, tetapi Tuhan Yesus Kristus mengatakan, lebih baik bagi Yudas Iskariot sekiranya ia tidak dilahirkan.

Repli#42, @rama noor menyimpulkan bahwa @Sotardugur Parreva menaganggap Yudas iskariot tidak dipilih (kemudian setelah komentar @odading terhadap simpulan itu, @Sotardugur Parreva menyadari bahwa simpulan @rama noor tentang keterpilihan Yudas Iskariot berbeda dari yang @Sotardugur Parreva maksudkan. @Sotardugur Parreva memaksudkan Yudas Iskariot tidak dipilih harus berkhianat, sementara @rama noor menangkap bahwa @Sotardugur Parreva memaksudkan Yudas Iskariot tidak dipilih masuk sorga).
Kemudian @rama noor bertanya, apakah itu berarti rasul saja belum tentu dipilih oleh Tuhan Yesus untuk masuk surga?

Sebelum menyadari adanya perbedaan yang @Sotardugur Parreva maksudkan dengan yang tertangkap oleh @rama noor atas Yudas tidak dipilih, di #43 @Sotardugur Parreva menjelaskan bahwa kehendak bebas yang diberikan Tuhan kepada setiap orang, tidak dicabut. Kehendak bebas itu pula yang mendorong manusia, hendak memilih patuh kepada Tuhan atau memilih keinginan hatinya sendiri.

Dari Reply#44, kuduga @revoltzer tertarik juga pengalaman Yudas Iskariot ini walaupun sudah agak melenceng dari judul trit, maka @revolzer berpendapat bahwa Yudas Iskariot memang ‘ditakdirkan’ (kugunakan petik tunggal menunjukkan bahwa @Sotardugur Parreva tidak percaya dengan takdir negatif, sebab Tuhan yang kukenal memiliki rancangan damai sejahtera bagi umatNya, bukan rancangan kebinasaan) memerankan peran antagonis.

Kuduga, dari Reply#45 sampai #53, @revoltzer menyadari pembicaraan sudah menjauh dari judul trit, maka di #54, @revoltzer menulis, Sebaiknya bang Rama/Oda/Sotar/siapapun bikin lapak baru aja deh kayaknya, dah melenceng dari topik yg aku mau inih.
 :D ;D
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)