Author Topic: Single Predestinasi ---VS--- Double Predestinasi  (Read 2037 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 07, 2018, 02:18:26 PM
Reply #110
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6336
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Nah Oda, orang Reformed kmudian menyebut yg double-predestination sbg 'hyper-Calvinism'.
Sptnya sih mreka menambahkan kata 'hyper' ke situ.

Tentunya penganut Classical-Calvinism tidak menyebut diri mreka hyper, krn hyper konotasinya negatif.

Saya sengaja pake 'hyper' mngikuti asumsi Reformed.

Sama spt di sini orang yg tidak sepaham dg grace-teaching akan mnyebut mreka sbg hyper-grace.
Tentunya mreka yg mnerima grace-teaching tidak menyebut diri mreka hyper-grace.
Utk mbedakannya, saya pakai term 'radical-grace'.

------

Skrg Oda bisa melihat bhw HC dan Reformed sama-sama meyakini TULIP.
Tp story sebelum TULIP itu yg ada sdikit bedanya, yaitu double vs single predestination.

Namun single-predestination dari Reformed sebenernya beda dg single-predestination ala Lutheran (yg ini bener-bener literally single doang).
« Last Edit: June 07, 2018, 02:21:03 PM by Siip »
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
June 07, 2018, 07:54:23 PM
Reply #111
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8052
  • Denominasi: Newbie Baru Belajar
Lanjut....
 Pertanyaan kk :
Yang melibatkan foreknowledge itu yang di X ataukah yang di Y ?

Pertanyaan diatas setara dgn model pertanyaan lain sbb ini :
Jadi, yang X itu melibatkan foreknowledge ato kagak ?

Kalo dari pihak kk sendiri, kk nggak bisa ngejawab sendiri pertanyaan diatas karena yang X itu sendiri di pov kk detailnya menjadi "unconditional about the future".

Penjelasannya kira2 kayak sbb :
ketika cuplis memilih si X diantara X Y Z, itu :
BUKAN karena cuplis ngliat/ngelongok the future (dimana cuplis ngliat dirinya telah menikah dgn si X) - stlh itu cuplis baru tau bhw "si X itu sbg istri adalah istri yg ijo" - akibatnya barulah cuplis memilih si X utk dia nikahi.

 ---melainkan---

karena at that present time, cuplis "TAU" si X - dimana akibat selanjutnya di pov cuplis, si X akan menjadi istri yg spt ijo.

Nah... yg kk tulis coklat diatas, itu SBJ kalo terkait dgn perihal Election yg lagi kita bicarakan.
ooo.. kalo gitu, unconditional election kk oda itu mirip versi Santo Agustinus.... yg mana:
a. God’s choice is not capricious or arbitrary. It is not random or made without reason... but the reason is not  because of something worthy God finds in that individual but because of His own reason and His own pleasure
b. 'foreknowledge' in sense that He foreknows and prepares the gifts by which the elect will actually be saved in the order of execution
c. in other words; By His predestination, God foreknew what He had to do to the election

Repentance and humility establish the soul. Charity and meekness strengthen it.
- Monk Evagrius
June 08, 2018, 12:25:17 AM
Reply #112
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12110
    • fossil coral cantik
Nah Oda, orang Reformed kmudian menyebut yg double-predestination sbg 'hyper-Calvinism'.
Sptnya sih mreka menambahkan kata 'hyper' ke situ.
Ya... sekarang saya nangkep sikonnya, siip.  :happy0062:

Quote
Tentunya penganut Classical-Calvinism tidak menyebut diri mreka hyper, krn hyper konotasinya negatif.
Saya sengaja pake 'hyper' mngikuti asumsi Reformed.
Oke.

Quote
Sama spt di sini orang yg tidak sepaham dg grace-teaching akan mnyebut mreka sbg hyper-grace.
Tentunya mreka yg mnerima grace-teaching tidak menyebut diri mreka hyper-grace.
Utk mbedakannya, saya pakai term 'radical-grace'.
Nah... ini baru lagi buat saya. Saya ga pernah denger apalagi tau mengenai bold. Nanti tak kubek2 internet mengenai hal ini.


Quote
Skrg Oda bisa melihat bhw HC dan Reformed sama-sama meyakini TULIP.
Tp story sebelum TULIP itu yg ada sdikit bedanya, yaitu double vs single predestination.
Ya  :happy0062:.

Quote
Namun single-predestination dari Reformed sebenernya beda dg single-predestination ala Lutheran (yg ini bener-bener literally single doang).
Ya juga. Sebenernya samar2 hal diatas sudah ketangkep oleh saya spt yang keliatan dari pengajuan2 saya di awal thread. Hanya saja disitu saya masih rancu dgn aplikasi dari istilah2/sebutan2 yang ada, sehingga saya membuat istilah2/sebutan2 sendiri.

Tengkiu siip.
June 08, 2018, 01:28:46 AM
Reply #113
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12110
    • fossil coral cantik
ooo.. kalo gitu, unconditional election kk oda itu mirip versi Santo Agustinus.... yg mana:
a. God’s choice is not capricious or arbitrary. It is not random or made without reason... but the reason is not  because of something worthy God finds in that individual but because of His own reason and His own pleasure
Bisa dikatakan mirip. Tapi thdp yg bold kayaknya itu beda dgn versi kk.

Terkait "the reason", versi kk secara two-fold.

Mr.X punya his own reason KENAPA dia memerlukan 2 orang utk dipekerjakan oleh mr.X
So... sekarang dihadapan mr.X ada 5 orang, A B C D E.
Secara prestasi, terbaca/diketahui kelima-limanya summa cum laude oleh mr.X

Mr.X memilih si A dan si B.

Q :
KENAPA mr.X memilih si A dan si B, kok bukan yg lainnya ?

oda :
there must be something yang mr.X "liat" ada pada diri si A dan si B.
Dengan kata lain, mr.X has his own reason KENAPA dia memilih si A dan si B.

Jadi,
walo dari pihak observer dan bahkan si A B C D E itu sendiri nggak tau [KENAPA]nya, namun menurut kk jawaban kk diatas adalah yang lebih logis ketimbang kalo mr.X ditanyain seperti Q diatas, mr.X menjawab "KENAPA yah ? gue sendiri juga gak tau kenapa gue milih si A dan si B bukannya yg laen"  :char11:

Nah.... kk quote ulang :
Quote
It is not random or made without reason... but the reason is not  because of something worthy God finds in that individual but because of His own reason and His own pleasure
Terkait ilustrasi kk, kelima-lima-nya bisa dikatakan they are all worthy to be chosen secara semua summa cum laude.

So, memilihnya si A dan si B (imo) nggak bisa dikatakan :
because si A dan si B worthy, that's why I choose them

Karena akan menimbulkan pertanyaan :
emangnya si C D E nggak worthy ?

Akibatnya, thdp kalimat bold di quote atas, kk respond kayak gini :
TRUE, but it must be because of something worthy God finds in that individual.

Dengan kata lain, pabila mr.X menjawab Q diatas - maka jawaban mr.X itu akan terkait perihal something yg mr.X "LIAT" ada pada si A dan si B dimana something ini nggak mr.X "temukan" pada si C D E.

Nah...
kk gak tau paparan versi kk itu idem ato kagak dgn maksud kalimat bold di quote atas.
Oleh karena itu kk bilang "kayaknya beda".

:)
salam.
June 15, 2018, 11:48:13 PM
Reply #114
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1095
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
bahwa model/paham predestinasi secara teori dibagi dalam 4 bagian besar dgn sub2nya, y.i :
1.   predestinasi dalam paham katolik roma
2.   predestinasi dalam paham calvinisme
3.   predestinasi dalam paham lutheranisme
4.   predestinasi dalam paham arminianisme

kritikus harus hadir dgn kritik definisi baru berdasarkan teori 4 tsb di atas
dan atau
tampil mewakili "salah satu" model/paham ke-4 tsb di atas, untuk mengkritisi 3 dari empat agar terbangun arah diskusi
yang jadi persoalan
kritikus berada pada posisi mau2 gue ... gunakanlah pola berfikir diskusi yg feaaar (baik dan benar)


 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)