Author Topic: Mengomentari topik Paulus vs Petrus (rasul2 lainnya)  (Read 1335 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 21, 2018, 05:24:14 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4653
  • Gender: Male
Aku baca2 di internet tentang Paulus vs Petrus. Keduanya adalah rasul dan sekaligus misionaris. Mereka pergi memberitakan Injil ke banyak tempat

Baiklah, jadi menurut aku soal pengalaman Petrus itu gak usah diragukan lagi, dia jauh di atas Paulus. Dia makan, minum, tidur, suka duka dilalui langsung bersama sang Maha Guru, Tuhan Yesus.

[cut]

Tapi menurut aku secara pemahaman ilmu agama/teologi itu Paulus (sepertinya) di atas Petrus.

[cut]



Menarik topik ini sebenarnya.

Benar Patrus punya pengalaman berinteraksi dengan Tuhan Yesus secara fisik lebih banyak dari pada Paulus, bahkan perbandingannya 1:0 sebab Paulus tidak pernah berinteraksi secara fisik dengan Tuhan Yesus.

Benar juga bahwa soal pengetahuan Kitab Suci, Paulus diatas Petrus bahkan diatas rata-rata anak seusianya pada jaman itu (Galatia 1:14). Logikanya ia murid Gamaliel yang merupakan guru Yahudi paling dihormati (Kis 5:34), dan karena ia murid guru paling pintar dan diantara murid Gamaliel dialah yang paling menonjol jadi pengakuannya dapat diterima secara logis jika ada yang meragukan klaimnya. Karena ia yang terpintar dari didikan guru terpintar pada zamannya.

Namun bukan itu yang membuat sesorang berharga dihadapan Allah. Hubungan dengan Kristus secara fisik hanya dialami segelintir orang yang hidup di Galilea dan bertemu dengannya 3 tahun sebelum kematian-Nya, itu sangat sediit sekali padahal mengenal-Nya itu adalah kehendak Allah. Jadi bukan hubungan secara fisik bertemu yang membuat seseorang itu mengenal Allah dengan baik, bahkan Yudas Iskariot yang setiap hari bertemu juga gagal mengenal-Nya. Hubungan dengan Allah tidak diukur dengan tatap muka secara fisik, tetapi secara rohani.

1 Petrus 1:8-9 dikatakan,
"Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu."

Hubungan dengan Kristus tidak dibatasi oleh kontak fisik, tetapi secara rohani. Semua orang tidak pernah melihat Kristus, namun mereka memiliki hubungan pribadi dengan Kristus seperti yang dikatakan dalam Kol 3:3  "Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah." Setiap orang beriman memiliki kehidupan bersama Kristus yang tidak dipahami oleh orang dunia. Mereka berdoa dan membaca Alkitab, merasakan jamahan-Nya dan merasakan kasih setia-Nya sehingga Kristus itu nyata ada dan hidup di dalam mereka.

Hubungan inilah yang diteruskan para rasul kepada gereja sampai hari ini. Bukan kontak secara fisik, atau hanya menunggu mendapat pengelihatan seperti Paulus dan beberapa orang lainnya. Tidak sebab Injil yang diberitakan adalah Injil yang didasari atas dasar iman, bukan pengelihatan. Hubungan Kristus dan jemaat-Nya masing-masing terjalin secara rahasia lewat pekerjaan ROH KUDUS.

Demikian juga dalam pengetahuan akan Kitab Suci, tidak harus didapat dari sekolah agama seperti Paulus, sebab Petrus yang hanya rakyat biasa yang profesinya nelayan, ia ternyata menerima pernyataan pengetahuan Firman Allah. Sebab pernah dikatakan oleh Yesus, dalam Luk 8:10 "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah." dan juga dalam Luk 24:45 dikatakan, "Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci." Sebab itu kita mengenal Firman Allah berupa logos dan rhema. Logos kita pelajari lewat proses belajar mengajar, dan rhema kita terima dari ROH KUDUS (Yoh 16:13).

Baik Petrus maupun Paulus walau dari luas terlihat memiliki latar pendidikan dan pengalaman berbeda namun dalam hal pengetahuan mereka memiliki persamaan. Jika anda baca surat yang ditulis Petrus maupun Paulus terlihat kaitannya bahwa mereka mengajarkan hal-hal yang serupa, saling menjelaskan dan melengkapi dengan gaya bahasa berebda. Itulah tandanya bahwa Allah itu esa, bahwa Roh Allah itu bekerja baik dalam diri Petrus maupun Paulus.

Tentang teguran Paulus terhadap Petrus, menunjukan bahkan seorang rasul sekalipun tidak terlepas dari kelalaian, karena itu hendaklah kita saling menguatkan, menasihati dan menghibur satu dengan yang lain. Karena yang memberi nasihat belum tentu ia lebih superior dari yang menarima nasihat karena kita sama-sama murid Kristus.
November 22, 2018, 02:09:53 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1098
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
November 24, 2018, 11:30:26 AM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2566
Soal ajaran Kristologi memang Paulus kampiunnya karena Dia menguasai Kitab Suci dan ilmu filsafat Barat,makanya Paulus dipakai Tuhan untuk bangsa non Yahudi.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)