Author Topic: Video kartun ilustrasi kasih karunia  (Read 1158 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 22, 2018, 09:51:03 PM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
Yang menentukan mereka sendiri untuk mau percaya kepada-Nya atau tidak
Kalo ga salah, suatu perihal (sebut saja X) menjadi valid apabila ada dua saksi atau lebih.

Taroh kata ada dua saksi, maka otomatis ada pihak ke-3 sbg observer bhw saksi tsb terdiri dari 2 orang.

So,
observer literally mendengar (audible) dimana saksi-1 bilang X, saksi-2 juga bilang X.

Itu di perkara dunia.



Quote
Yesus telah memberi jalan.
Jalan-nya itu yakni berupa "percaya kepada Yesus".

Sekarang di perkara percaya (iman) :
si orang yg percaya itu (sebut saja cuplis) sendiri yg bilang "percaya" adalah boleh dimasukin sbg saksi-1.
pendeta mendengar ucapan cuplis adalah saksi-2.

hari ini observer mendengar :
cuplis : gue pernah bilang "percaya" kemaren
pendeta : iya bener, kemaren gue denger cuplis bilang "percaya"

Apakah dengan demikian itu absolut ?

Dengan kata lain,
karena observer mendengar kedua saksi menyatakan perihal yg sama
maka dgn demikian verdict penghakiman bisa dijatuhkan (absolut) "cuplis pasti masuk sorga" ?



model laen :
cuplis : kemaren Tuhan bilang sendiri kok bahwa gue ini adalah orang percaya
pendeta : iya... kemaren gue juga denger Tuhan bilang ke cuplis bhw si cuplis adalah orang percaya

Apakah dengan demikian itu absolut ?

Dengan kata lain,
karena observer mendengar kedua saksi menyatakan perihal yg sama
maka dgn demikian verdict penghakiman bisa dijatuhkan (absolut) "cuplis pasti masuk sorga" ?
June 22, 2018, 10:01:32 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
saya: siapakah yang dapat menilai seseorang sudah mengikuti atau belum mengikuti jalan yang telah diberikan oleh Tuhan Yesus?
Manusia, bukan Tuhan  :D.
June 22, 2018, 10:11:55 PM
Reply #32
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 90
  • Gender: Female
  • Denominasi: didalam Tuhan Yesus
@love

anda: Ditanya anda merasa lebih benar dari perampok yg bertobat kok dijawab hanya tuhan yg tahu
saya: ya memang hanya tuhan yang tahu. jika pertanyaan itu saya ajukan kepada anda jawaban anda apa?
anda: Anda merasa berhak untuk dimasukkan kedalam sorga atau tidak?
saya: saya menyerahkan sepenuhnya kepada tuhan. jika pertanyaan itu saya ajukan kepada anda jawaban anda apa?
Jika anda tidak merasa lebih benar dari perampok yg bertobat, kenapa anda mempertanyakan apakah perampok yg bertobat itu diakherat akan dihukum atau tidak ?

Jika anda tidak merasa berhak untuk dimasukkan kedalam sorga, kenapa anda mempertanyakan apakah perampok yg bertobat itu diakherat akan dihukum atau tidak ?

Jika anda tidak yakin diri anda sendiri akan masuk sorga, kenapa mempertanyakan orang lain?


Quote
anda: buktikan dulu bahwa Tuhan tidak mengampuni saya
saya: itu hanya permisalan saja. seperti anda yang memisalkan diri menjadi tuhan kemudian bertanya kepada saya. nah sekarang saya misalkan anda tidak diampuni Tuhan. jika anda tidak mau permisalan seperti itu, diganti orang lain juga tidak apa-apa
b. orang yang kadang berbuat dosa tidak diampuni, hitler diampuni, anda ingin hilter dihukum Tuhan atau tidak?
c. orang yang kadang berbuat dosa tidak diampuni, hitler tidak diampuni, anda ingin hilter dihukum Tuhan atau tidak?
Jawabannya tetap sama, buktikan dulu bahwa Tuhan tidak mengampuni orang yg memohon ampuanan kepadanya


Quote
anda: Ya, perkiraan anda benar
saya: berarti enak dunk penjahat yang merampok rumah anda, memperkosa anak perempuan anda, membunuh orang tua anda. karena anda tidak akan lapor polisi
Tuhan Yesus saja disalib, diludahi malah memohonkan ampunan kepada Bapa

Quote
anda: Tuhan Yesus memberi jalan, terserah kita untuk percaya atau tidak.
saya: siapakah yang dapat menilai seseorang sudah mengikuti atau belum mengikuti jalan yang telah diberikan oleh Tuhan Yesus?
Manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain.

« Last Edit: June 23, 2018, 02:08:58 AM by l-o-v-e »
June 22, 2018, 10:18:35 PM
Reply #33
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 90
  • Gender: Female
  • Denominasi: didalam Tuhan Yesus
Kalo ga salah, suatu perihal (sebut saja X) menjadi valid apabila ada dua saksi atau lebih.

Taroh kata ada dua saksi, maka otomatis ada pihak ke-3 sbg observer bhw saksi tsb terdiri dari 2 orang.

So,
observer literally mendengar (audible) dimana saksi-1 bilang X, saksi-2 juga bilang X.

Itu di perkara dunia.


Jalan-nya itu yakni berupa "percaya kepada Yesus".

Sekarang di perkara percaya (iman) :
si orang yg percaya itu (sebut saja cuplis) sendiri yg bilang "percaya" adalah boleh dimasukin sbg saksi-1.
pendeta mendengar ucapan cuplis adalah saksi-2.

hari ini observer mendengar :
cuplis : gue pernah bilang "percaya" kemaren
pendeta : iya bener, kemaren gue denger cuplis bilang "percaya"

Apakah dengan demikian itu absolut ?

Dengan kata lain,
karena observer mendengar kedua saksi menyatakan perihal yg sama
maka dgn demikian verdict penghakiman bisa dijatuhkan (absolut) "cuplis pasti masuk sorga" ?



model laen :
cuplis : kemaren Tuhan bilang sendiri kok bahwa gue ini adalah orang percaya
pendeta : iya... kemaren gue juga denger Tuhan bilang ke cuplis bhw si cuplis adalah orang percaya

Apakah dengan demikian itu absolut ?

Dengan kata lain,
karena observer mendengar kedua saksi menyatakan perihal yg sama
maka dgn demikian verdict penghakiman bisa dijatuhkan (absolut) "cuplis pasti masuk sorga" ?
Percaya itu berarti tiada keraguan tentang Dia dan mempercayakan diri kepada Tuhan.
Yang dikatakan oleh Tuhan Yesus adalah "Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum" bukan "Barangsiapa ragu2, tidak yakin dirinya akan dihukum atau tidak, ia tidak akan dihukum"

Kalau ragu2, tidak yakin akan dihukum atau tidak itu berarti belum mempercayakan diri sepenuhnya kepada Tuhan.



June 22, 2018, 10:32:54 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
Jika anda tidak merasa lebih benar dari perampok yg bertobat, kenapa anda mempertanyakan apakah perampok yg bertobat itu dihukum atau tidak ?
Baiknya jangan pake pov orang ybs. Gunakan permisalan thdp dua orang laen. Misal Hitler VS Mother Teresa, barulah masuk ke pengandai-andaian.

Q :
Taroh kata
Hitler membunuh mother Teresa.....
menjelang kematiannya, Hitler bertobat (dimana tidak ada seorang manusiapun tau bhw Hitler bertobat menjelang ajalnya)
Demikian pula mother Teresa menjelang ajalnya, berdarah-darah karena di bacok Hitler juga bertobat (dimana tidak ada seorang manusiapun tau bhw mother Teresa bertobat menjelang ajalnya)

Nah... pertanyaanya :
apakah kedua arwah orang tsb masuk sorga, dimana baik Hitler maupun mother Teresa tidak mendapat hukuman apapun dari Tuhan ?

Kekristenan (LOVE) menjawab :
YA. Keduanya langsung masuk sorga - bersuka cita di alam sana, nyanyi2 main kecapi bersama sama. Tidak ada hukuman.

rama :
enak dunk kalo gitu si Hitler ya.

oda :
itulah enaknya ajaran Kristen, Tuhan tidak akan menghukum apa apa ke Hitler KARENA Tuhan itu Adil ---> yakni : baik si mother Teresa yg Hitler bunuh itu maupun si Hitler yg ngebunuh mother Teresa tsb bertobat. Akibatnya mao gak mao Tuhan nggak mao menghukum "sepeser"pun ke keduanya... kan ajarannya "kalo percaya ya pasti masuk sorga tanpa hukuman".  :afro:
June 22, 2018, 10:45:14 PM
Reply #35
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 90
  • Gender: Female
  • Denominasi: didalam Tuhan Yesus
Baiknya jangan pake pov orang ybs. Gunakan permisalan thdp dua orang laen. Misal Hitler VS Mother Teresa, barulah masuk ke pengandai-andaian.

Q :
Taroh kata
Hitler membunuh mother Teresa.....
menjelang kematiannya, Hitler bertobat (dimana tidak ada seorang manusiapun tau bhw Hitler bertobat menjelang ajalnya)
Demikian pula mother Teresa menjelang ajalnya, berdarah-darah karena di bacok Hitler juga bertobat (dimana tidak ada seorang manusiapun tau bhw mother Teresa bertobat menjelang ajalnya)

Nah... pertanyaanya :
apakah kedua arwah orang tsb masuk sorga, dimana baik Hitler maupun mother Teresa tidak mendapat hukuman apapun dari Tuhan ?

Kekristenan (LOVE) menjawab :
YA. Keduanya langsung masuk sorga - bersuka cita di alam sana, nyanyi2 main kecapi bersama sama. Tidak ada hukuman.

rama :
enak dunk kalo gitu si Hitler ya.

oda :
itulah enaknya ajaran Kristen, Tuhan tidak akan menghukum apa apa ke Hitler KARENA Tuhan itu Adil ---> yakni : baik si mother Teresa yg Hitler bunuh itu maupun si Hitler yg ngebunuh mother Teresa tsb bertobat. Akibatnya mao gak mao Tuhan nggak mao menghukum "sepeser"pun ke keduanya... kan ajarannya "kalo percaya ya pasti masuk sorga tanpa hukuman".  :afro:
Ya, jika sudah diampuni namun masih dihukum, artinya diampuni atau tidak tetap saja dihukum.. aneh bukan ? katanya diampuni kok dihukum...
Ajaran rama noor, bertobat atau tidak itu tidak ada pengaruhnya toh tetap dihukum, setelah masa hukuman dineraka usai, maka masuk sorga.. ajaran yg tidak ada rujukannya
« Last Edit: June 22, 2018, 10:48:58 PM by l-o-v-e »
June 22, 2018, 10:48:31 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
Percaya itu berarti tiada keraguan tentang Dia dan mempercayakan diri kepada Tuhan.
Yang dikatakan oleh Tuhan Yesus adalah "Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum" bukan "Barangsiapa ragu2, tidak yakin dirinya akan dihukum atau tidak, ia tidak akan dihukum"
Bukan pernyataan kalimatnya yg ditanyakan love.

Melainkan yang ditanyakan itu adalah :
SIAPA yang nge-judge : "ya... kamu adalah orang beriman/percaya" secara absolut.

LOVE menjawab :
Manusia itu sendiri yg sbg hakimnya (saksi-1).

Begitu kan jawaban love yg spt ungu.



Quote
Kalau ragu2, tidak yakin akan dihukum atau tidak itu berarti belum mempercayakan diri sepenuhnya kepada Tuhan.
Tidak ada perihal ragu2.
Baik Hitler yg ngebunuh mother Teresa maupun mother Teresa yg dibunuh Hitler super duper yakin tidak akan dihukum - karena masing2 bertobat menjelang ajal mereka.

Pertanyaannya tetep :
SIAPA yang nge-judge (absolut) "ya... KARENA kamu betul2 yakin bhw [dirimu tidak akan dihukum] tanpa ragu2..... MAKA kamu tidak akan dihukum".

Jangan lupa, di ilustrasi - perihal kedua orang tsb bertobat menjelang ajal tidak ada satupun manusia yg lain tau.

Dan jawaban love juga tentu tetep, yakni ungu.
Dengan kata lain, tidak memerlukan saksi-2.
Manusia itu sendiri (saksi-1, Hitler dan mother Teresa) yang nge-judge keyakinannya sendiri :
"KARENA aku betul2 yakin bhw [diriku tidak akan dihukum] tanpa ragu2..... MAKA aku tidak akan dihukum".
« Last Edit: June 22, 2018, 10:51:40 PM by odading »
June 22, 2018, 10:55:02 PM
Reply #37
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 90
  • Gender: Female
  • Denominasi: didalam Tuhan Yesus
Bukan pernyataan kalimatnya yg ditanyakan love.

Melainkan yang ditanyakan itu adalah :
SIAPA yang nge-judge : "ya... kamu adalah orang beriman/percaya" secara absolut.

LOVE menjawab :
Manusia itu sendiri yg sbg hakimnya (saksi-1).

Begitu kan jawaban love yg spt ungu.


Tidak ada perihal ragu2.
Baik Hitler yg ngebunuh mother Teresa maupun mother Teresa yg dibunuh Hitler super duper yakin tidak akan dihukum - karena masing2 bertobat menjelang ajal mereka.

Pertanyaannya tetep :
SIAPA yang nge-judge (absolut) "ya... KARENA kamu betul2 yakin bhw [dirimu tidak akan dihukum] tanpa ragu2..... MAKA kamu tidak akan dihukum".

Jangan lupa, di ilustrasi - perihal kedua orang tsb bertobat tidak ada satupun manusia yg lain tau.

Dan jawaban love juga tentu tetep, yakni ungu.
Dengan kata lain, tidak memerlukan saksi-2.
Manusia itu sendiri (saksi-1, Hitler dan mother Teresa) yang nge-judge keyakinannya sendiri :
"KARENA aku betul2 yakin bhw [diriku tidak akan dihukum] tanpa ragu2..... MAKA aku tidak akan dihukum".
SIAPA yang nge-judge :
Rm. 5:9   Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
Rm. 5:10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
2Ptr. 3:13 Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.

Ada puluhan ayat lagi.
Atas dasar apa rasul tersebut berani menyatakan dirinya termasuk sebagai orang yg telah dibenarkan oleh darah-Nya kalau bukan atas dasar keyakinan mempercayakan diri sepenuhnya kepada tuhan ?

Tujuan tulisan anda itu apa? agar orang Kristen menjadi dilanda keraguan, tidak yakin dirinya telah diselamatkan atau tidak ?

Apa perlunya dijanjikan 'barangsiapa percaya tidak akan dihukum' jika mesti tidak yakin dihukum/tidak ?
June 22, 2018, 11:07:12 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
Ya, jika sudah diampuni namun masih dihukum, artinya diampuni atau tidak tetap saja dihukum.. aneh bukan ?
katanya diampuni kok dihukum...
Betul.
Makanya saya bilang itulah enaknya ajaran Kristen...  :happy0062:.

Quote
Ajaran rama noor, bertobat atau tidak itu tidak ada pengaruhnya toh tetap dihukum,
setelah masa hukuman dineraka usai, maka masuk sorga.. ajaran yg tidak ada rujukannya
IMO, bertobat (rohani) menyebabkan diampuni masuk sorga. Perbuatan (jasmani) tidak ada ampunan.

Tapi ya susah juga.... ajaran Kristen itu emang enak banget sih, gak ada hukum tabur-tuai di akherat. Kalopun ada, ya itu adanya cuma di bumi.  Makanya Hitler tidak ada hukuman, masuk sorga walopun hukum tabur-tuai di buminya mungkin bisa dikatakan nggak teraplikasi ke dia.
« Last Edit: June 22, 2018, 11:27:41 PM by odading »
June 22, 2018, 11:18:35 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
SIAPA yang nge-judge :
Rm. 5:9   Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
Rm. 5:10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
2Ptr. 3:13 Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.

Ada puluhan ayat lagi.
Atas dasar apa rasul tersebut berani menyatakan dirinya termasuk sebagai orang yg telah dibenarkan oleh darah-Nya kalau bukan atas dasar keyakinan mempercayakan diri sepenuhnya kepada tuhan ?
Ya itu dah love makanya saya bilang ajaran Kristen itu emang super enak banget ---> Tidak memerlukan Hakim Agung.

Cukup Hitler berkata :
aku sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, aku pasti akan diselamatkan dari murka Allah.

Quote
Tujuan tulisan anda itu apa? agar orang Kristen menjadi dilanda keraguan, tidak yakin dirinya telah diselamatkan atau tidak ?
Kok ke tujuan tulisan sih larinya ya ?

Yang ditanyain itu :
SIAPA yang nge-judge (saksi-2) "YA BENAR Hitler, dirimu telah dibenarkan oleh darah-Nya, oleh karena itu dirimu sekarang masuk sorga".

Hitler itu sendiri tidak ragu2 kooook ... menjelang ajal, karena atas dasar keyakinan mempercayakan diri sepenuhnya kepada tuhan itulah makanya Hitler berani bilang oranye.

jawaban Kekristenan kan :
yang nge-judge [masuk sorga tidak dihukum] ya Hitler itu sendiri.
« Last Edit: June 22, 2018, 11:23:56 PM by odading »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)