Author Topic: Video kartun ilustrasi kasih karunia  (Read 1155 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 23, 2018, 12:38:50 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10400
Ajaran yang membuat kita merasa dekat dgn Tuhan adalah "percayalah akan keselamatanmu dalam kasih karunia Allah"
Ajaran yang membuat kita merasa jauh dgn Tuhan adalah  "BIMBANGLAH akan keselamatanmu, tiap saat tiap detik ketar ketir sana hatimu hiduplah dalam ketakutan!!!"

Ajaran yang membuat kita merasa mampu paham pikiran Tuhan adalah "pokoknya ngotot aja merasa sudah percaya tuhan, maka Tuhan pun HARUS MAU menerima kamu"
June 23, 2018, 01:18:49 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
Makanya saya tanyakan, SIAPA yang nge-judge
bold itu saya yang bertanya... bukan love yang bertanya  :D

Quote
Anda berpendapat bahwa kita tidak berhak mengklaim sesuatu yg menjadi hak Tuhan untuk menilai dan memutuskan seperti "siapa mereka yg didalam Kristus", betul ?
Terhadap Tuhan, YA bold.

Quote
Karena itu gunakanlah pendapat anda dlm ayat2 diatas. Gunakan juga pada ayat2 ini
1Yoh. 5:19   Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.
Tit. 3:5   pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh ROH KUDUS,
2Tim. 1:9   Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman
Kalimat itu IDEM dgn Hitler sendiri setelah menjadi orang percaya menjelang ajal berkata demikian.

Quote
Yang berhak menilai dan memutuskan siapa yg berasal dari Allah adalah Tuhan sendiri kan ?
Ya... kata orang itu sendiri.

Hitler : (saksi-1, setelah menjadi orang percaya)
barusan Tuhan bilang ke gue bahwa diri gue adalah yang berasal dari Allah.

Quote
dengan demikian, maka menurut anda ayat2 diatas adalah KEBOHONGAN atau KLAIM semata ?

versi saya :
ABSOLUT tidak menjadi kebohongan ataupun klaim semata apabila saksi-2 nya adalah Hakim Agung.
Apabila kondisi tsb tidak terpenuhi, maka yg bisa ada di saksi-2nya (observer manusia) adalah percaya apa kata Hitler tsb. ABSOLUT benar ato kagaknya oranye, hanya Tuhan yang tau. However, terlepas itu absolut Tuhan memang telah mengampuni Hitler ato kagak, (taroh kata Hitler telah membantai seluruh keluarga saya) - saya akan tetep menghukum Hitler dgn melaporkannya ke polisi.

Sementara versi-mu :
Dirimulah (observer manusia, saksi-2) yang menyatakan bhw oranye yang Hitler bilang tsb = ABSOLUT benar.
KENAPA ? Ya karena dirimu sudah duluan menyatakan bhw [Hitler telah menjadi orang percaya] = ABSOLUT benar. Akibat selanjutnya, thdp Hitler (yg taroh kata telah membantai seluruh keluargamu), dirimu mengampuni Hitler dan tidak menghukum dgn melaporkan Hitler ke polisi.

lagian, versi-mu itu kan BUKAN berupa :
KARENA Hitler telah membunuh
DAN KARENA Hitler telah menjadi orang percaya
MAKA Tuhan mengampuni Hitler.

melainkan berupa :
KARENA Hitler adalah orang yang dipilih SBJ
MAKA sebelum Hitler membunuh sebelum Hitler menjadi orang percaya, Tuhan TELAH mengampuni Hitler.
June 23, 2018, 01:51:46 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
Mohon anda jangan belak belok ya. Saya tahu pendapat anda bahwa kita tidak berhak mengklaim sesuatu yg menjadi hak Tuhan untuk menilai dan memutuskan...

Dengan demikian, menurut pendapat anda, kita tidak berhak mengatakan begini:
kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah
kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah
Dialah yang menyelamatkan kita
Siapa saja berhak mengatakan kayak ungu, termasuk Hitler.

Sepertinya love belon nangkep yg saya dan rama maksudkan.
Saya jelaskan :

Ungu itu sudah duluan pada asumsi keluar dari mulut [orang percaya].
Nah ke absolutan bener ato kagaknya bhw [orang ybs itu = orang percaya] itu TIDAK datang dari saksi-2, observer manusia. Observer manusia bisa nyampenya ke taraf percaya/yakin bhw [orang ybs itu = orang percaya] dan ini BUKAN bhw [orang ybs itu adl orang percaya] = absolut benar.

So... perihal "kita tidak berhak" adalah :
manusia tidak berhak menyatakan bhw [orang ybs itu adl orang percaya] = absolut benar.


Quote
Sebab yg memutuskan siapa yg telah dibenarkan oleh darah-Nya, siapa yg telah diperdamaikan, siapa yg berasal dari Allah, siapa yg diselamatkan hanya Tuhan saja.
Bukan begitu.
Yang memutuskan bhw [orang ybs itu adl orang percaya] = absolut benar adalah Hakim Agung. Berangkat dari sini, otomatis ....

Quote
Jadi kita seharusnya hidup dalam KEBIMBANGAN
otomatis kalimat diatas menjadi aneh.
Hitler berkata TANPA BIMBANG : diriku telah dibenarkan oleh darah-Nya, diriku telah diperdamaikan, diriku berasal dari Allah, diriku telah diselamatkan oleh Tuhan, diriku tidak akan dihukum oleh Tuhan.

Quote
Begitu bukan tujuan tulisan anda ?
Bukan. Saya nggak sedang membicarakan perihal "APA ucapan Hitler" ... melainkan "BAGAIMANA itu isi dalem si Hitler di pov Tuhan".

O LORD of hosts, You who test the righteous, Who see the mind and the heart;

Setelah Hitler membantai keluargamu, sewaktu Hitler bertobat, dirimu menjadi Tuhan  :
I see the mind and the heart of Hitler, he is ABSOLUTELY a believer.
So, I forgive him and I will not punish him by reporting him to the police.


versi saya, observer manusia, TIDAK menjadi Tuhan :
I believe Hitler is a believer
BUT I will still report him to the police.
« Last Edit: June 23, 2018, 01:56:43 PM by odading »
June 23, 2018, 03:18:01 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10400
Mohon anda jangan belak belok ya. Saya tahu pendapat anda bahwa kita tidak berhak mengklaim sesuatu yg menjadi hak Tuhan untuk menilai dan memutuskan...

Dengan demikian, menurut pendapat anda, kita tidak berhak mengatakan begini:
kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah
kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah
Dialah yang menyelamatkan kita

Sebab yg memutuskan siapa yg telah dibenarkan oleh darah-Nya, siapa yg telah diperdamaikan, siapa yg berasal dari Allah, siapa yg diselamatkan hanya Tuhan saja.
Jadi kita seharusnya hidup dalam KEBIMBANGAN

Begitu bukan tujuan tulisan anda ?

ya BUKAN kebimbangan dong...

itu namanya PANDANGAN yang REALISTIS dan MENDEKATI OBJEKTIF..
karena memang kenyataannya begitu..


Kalo kamu SOK YAKIN bahwa TUHAN HARUS sudah menyelamatkan kamu, GARA-GARA POKOKNYA KAMU UDAH NGOTOT BERUSAHA SEKUAT TENAGA MELAKUKAN "PERBUATAN MEMPERCAYAI TUHAN"...

itu namanya kamu hidup dalam KHAYALAN alias HALUSINASI..


paham kan bedanya BERKEYAKINAN dengan SOK-YAKIN?
haha...

furthermore...
Iman-iman yang LEMAH kayak KAMU ini yang bisa dikarakterisasi sebagai tindakan SOK-Kristen..
paham kan bedanya menjadi Kristen dengan SOK-Kristen?
haha..
June 24, 2018, 12:57:10 AM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Supaya jgn hidup dalam KHAYALAN alias HALUSINASI..

Brain storming-ku:
Percaya dulu baru beriman
Atau beriman dulu baru percaya
Atau percaya dan beriman sama saja

Sebab:
Mungkin rada gede beda hidup beriman, antara:
Yg hidup soleh karna telah diselamatkan dgn
Yg hidup soleh karena ingin diselamatkan

Yg satu merasa sedang hidup di dalam Yesus
Yg lain merasa sedang mengabdi di jalan Allah
Yg satu berdoa sambil merem yg lain sambil melek

Dua2-nya hrs percaya, yg terbesar dr Allah ialah kasih
Sebab segala ke-maha-an-Nya tercurah demi kasih-Nya

Salam Damai!
« Last Edit: June 26, 2018, 09:38:15 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
June 24, 2018, 03:06:33 AM
Reply #55
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 290
  • Denominasi: Katolik
Bila orang tersebut belum beriman, kemudian orang tersebut beriman sebelum meninggal . Dia akan selamat.

 Siapa yang menentukan (absolut) bahwa orang tsb beriman ?

Hanya Tuhan yang tahu seseorang beriman atau tidak karena hanya Tuhan yang mampu melihat hati manusia (Yeremia 17:10, 1 Samuel 16:7)

Kalau anda baca Lukas 23:32-43 disana ada penjahat yang bertobat dan beriman kepada Yesus sehingga selamat. Maka pernyataan saya bahwa orang yang belum beriman, kemudian orang tersebut beriman sebelum meninggal . Dia akan selamat adalah Firman Tuhan sendiri didalam Injil Lukas 23:32-43.

Jadi orang yang belum beriman, kemudian orang tersebut beriman sebelum meninggal . Dia memang akan selamat, Tidak akan menerima konsekuensi apapun di akhirat. Jadi tidak dihukum di akhirat. Tidak masuk api pencucian.

Mungkin anda menanyakan bagaimana keadilan Tuhan untuk orang tersebut ? Apalagi bila orang tersebut seorang penjahat besar yang banyak melakukan kejahatan.
Jawab : Saya percaya bahwa Tuhan itu adil.
Tentulah hal ini bukan proses instant, pastilah dia mempunyai sesuatu yang membuatnya layak menerima panggilan Allah sehingga bertobat. Dan orang tersebut pasti juga sedang menjalani konsekuensi hukumannya mungkin dipenjara atau yang lainnya. Karena ada juga yang dianggap tidak layak oleh Tuhan sehingga tidak mendapat panggilan yang membuatnya bertobat dan beriman.

Mengenai kasus Hitler. Pertanyaannya : Apakah dia layak mendapat panggilan sehingga beriman dan bertobat?
Melihat kejahatan yang telah dilakukannya, ada kemungkinan besar dia tidak layak mendapat panggilan yang membuatnya bertobat dan beriman
Beriman adalah pengakuan dalam hati bukah hanya takut mati, takut masuk neraka, ingin selamat.

Pada kasus 2 penjahat yang disalibkan disebelah Yesus dalam Lukas 23:32-43, maka :
1. Penjahat pertama : tidak layak mendapat panggilan dari Tuhan sehingga tidak tergerak hatinya untuk beriman pada Yesus dan bertobat.
2. Penjahat kedua : layak mendapat panggilan dari Tuhan sehingga tergerak hatinya untuk beriman pada Yesus dan bertobat.

Contoh di perjanjian Lama
1. Kota Niniwe yang bertobat dan beriman kepada Allah sehingga lolos dari hukuman Allah (Yunus 3)
2. Kota Sodom dan Gomora dihancurkan Allah karena tidak beriman dan bertobat dari kejahatannya (Kejadian 19).

Disini ada kota yang penduduknya layak mendapat panggilan dari Allah sehingga tergerak hati mereka untuk bertobat dan beriman kepada Allah sehingga lolos dari hukuman Allah (Niniwe).
Ada juga yang penduduknya tidak layak mendapat panggilan dari Allah sehingga keraslah hati mereka dan tidak bertobat dan beriman kepada Allah sehingga tertimpa hukuman Allah (Sodom dan Gomora).

Demikianlah pendapat saya.
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
June 26, 2018, 09:53:02 AM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Hanya Tuhan yang tahu seseorang beriman atau tidak karena hanya Tuhan yang mampu melihat hati manusia (Yeremia 17:10, 1 Samuel 16:7)

Yes! Adalah tumben jika seseorang ujug2 menyembah Allah
Padahal belum minta maaf atau memaafkan saudaranya
Ya! Hanya penjilat yg tega setumben itu kpd-Nya.

Quote
Kalau anda baca Lukas 23:32-43 disana ada penjahat yang bertobat dan beriman kepada Yesus sehingga selamat. Maka pernyataan saya bahwa orang yang belum beriman, kemudian orang tersebut beriman sebelum meninggal . Dia akan selamat adalah Firman Tuhan sendiri didalam Injil Lukas 23:32-43.

Dan
Kisah ini yg kerap dicoba praktekkan oleh penjilat2 di pilem2
Saat bandit2 itu terkepung polisi mereka kerap berseru
"Jesus Christ!", atau "Oh my God!", text-nya "Astaga!"

Salam Damai Bro!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)