Author Topic: Lagi, Original Sin  (Read 9789 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 14, 2018, 03:41:01 PM
Reply #240
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
Original sin dan ancestral sin sama-sama meyakini manusia lahir dalam kondisi depraved, alias tidak mampu menjadi orang benar, tidak mampu menyenangkan Tuhan dan tidak mampu menyelamatkan diri sendiri.
Kondisi Ini ya yang dikatakan Allah ya ? dan berlaku untuk seluruh keturunan Adam ?

Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."

Salam Saya juga belajar.
Hidup hanya sementara.
December 14, 2018, 04:06:25 PM
Reply #241
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12811
    • fossil coral cantik
Secara teori, kalau kesempatan itu 50 %, kalau berhasil melewati, pada saat pemilihan kedua, kesempatan kembali 50 % begitu kan, bukan berarti jadi 25%.
Kalo yg diperihal [nurut ---vs--- langgar], kesempatannya itu tetep 50-50. Disini nggak ada melibatkan frekwensi.

So... ya bold ---> yg di perihal [nurut --vs-- langgar] :
kesempatan tetep 50-50, nggak jadinya 25-75.
Each time dihadapi pilihan [nurut --vs-- langgar], ya selalu 50-50, Yes or No.

Quote
Lalu kemudian berapa lama hidup, berapa banyak pengajaran, berapa banyak interaksi dll juga menentukan tingkat keberhasilan. Mereka yang misalnya cuma hidup 5 tahun setelah mampu melakukan dosa tingkat keberhasilannya tinggi dong.
Saya nggak mengerti... maksudnya itu begimana ya ?

Kan sekali terjadi [langgar] (bold di quote atas), ya udah.... gagal, OUT.
Namun kok lion bilang seperti ijo ya ?

Quote
Sekarang kita mulai dengan contoh saja. Apakah teori 0.00000000000000000001 persen itu benar ?
Oalaaaah.... bold itu TIDAK SAYA maksudkan exact, lionnnnnnnnnn  ;D.
Penulisan saya yg berupa bold itu adalah representasi dari maksud saya yang berupa "kecil banget" chance ada orang bisa 100 juta kali [nurut] tanpa ada satu [langgar]pun.

Jadi mungkin kayak gini aja agar gampangnya ....

statement :
"kecil banget" chance ada orang bisa 100 juta kali [nurut] tanpa ada satu [langgar]pun.

oda :
apakah lion spendapat dgn statement oranye diatas ?

Quote
berarti Adam ke 1 berhasil melewati sekitar 70 sd 100 tahun tanpa jatuh ke dalam dosa.
It doesn't matter apakah itu bold ato kagak, lion. Point-nya disini : taroh kata Tuhan menargetkan 100juta kali [nurut vs langgar] ke Adam, saya sbg observer bilangnya kayak gini : kecil banget chance si Adam bisa 100juta kali nurut (secara berturut turut) tanpa ada satu langgarpun..

Quote
2.Adam ke 2 (YEsus Kristus) , menurut Alkitab, berumur 30 tahunan ketiga dicobai oleh Iblis namun tetap tidak berbuat dosa sampai meninggal. (Perkiraan orang-orang Forum 40 tahun). Namun berapa kali Iblis mencobai Yesus dari lahir sampai yang dicatat di Alkitab tidak diketahui.
Perihal Yesus, nggak ikutan.  :D

 
Quote
3.Keturunan Adam. Cari yang berkualitas. yaitu. Rasul yang telah mencapai tingkat ke 3 surga.
Tetep aja, walo itu blakangan menjadi rasul atopun nabi ... dimulai sejak lahir : kecil banget chance ada manusia bisa 100juta kali nurut (secara berturut turut) tanpa ada satu langgarpun..

Quote
Jadi secara teori, Adam ke 1 dan ke 2 melewati tahun yang panjang, harus dicobai oleh Iblis, sedangkan Keturunan Adam tak berdaya untuk melakukan hal yang jahat.
Maap...saya nggak ngerti kalimat bold, lion. Soale, pada umumnya kalimat yg sering saya denger : "Keturunan Adam tak berdaya untuk melakukan hal yang TIDAK jahat"

« Last Edit: December 14, 2018, 04:10:01 PM by odading »
December 15, 2018, 08:27:16 AM
Reply #242
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Rumit amat nih,Tolong dipermudah.

Jadi ada atau tidak yang namanya benih dosa (100 % pasti berbuat dosa) dari manusia keturunan Adam.? Ada ngak orang Suci ?

Masih nyari manusia suci nih sampai sekarang. wk wk wk.
(Secara teori, akan muncul manusia suci kalau tidak ada yang namanya benih dosa , dari bermilyar-milyar manusia, masa gak ada ?)

Atau mungkin ada teori lain, kenapa semua orang akan berbuat dosa. (Keinginan berdosa ? Ditipu iblis 100 %, tubuhnya 100 % suka berbuat dosa ?, udara di bumi 100 % membuat manusia jadi suka berbuat dosa ?)

Salam Santai.

Benih dosa sudah ada dialam Adam sejak Dia jatuh kedalam dosa dan menular kepada semua keturunannya.

December 15, 2018, 06:31:02 PM
Reply #243
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
Bold, kalimat selanjutnya memberi tahu gimana sampe bisa itu [maut menjalar ke semua orang] ...., yakni :  Karena semua orang telah berbuat dosa
Begini Oda .. sebelum Paulus mengatakan dalam tulisan di Roma tsb, Paulus memahami, bahwa “maut” sebagai akibat perbuatan Adam akan ditanggung semua manusia. Jadi, bukan karena semua orang telah berbuat dosa, maka maut itu menjalar, tetapi akibat perbuatan Adam.

Nah, coba Oda renungkan .. Paulus disana mengajar kepada “orang yg sudah dewasa”, sehingga perkataan Paulus itu, ditujukan untuk semua orang dewasa (renungkan ayat 12).. dalam ayat 12 dikatakan .. semua orang “telah menyeleweng”, artinya : tidak mungkin yg menyeleweng itu kanak2, walaupun disana dikatakan “semua orang”, sebab kanak2 belum tahu apa2, jadi pasti yg menyeleweng itu orang yg sudah dewasa.. nah,dasar  rentetan inilah, Paulus mengatakan ..”semua orang”.. artinya.. semua orang dewasa..

Jbu
December 15, 2018, 06:38:23 PM
Reply #244
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
mana ada Oda dukung konsep tertentu

dia kerjanya nyari flaw doktrin Kristen pake 100% logika
FT Tuhan katakan .. Takut akan Allah adalah mula pertama pengetahuan, jadi Setiap Firman Tuhan, HARUS dapat dipahami oleh Akal pikiran atau logika manusia, sebab FT itu dituliskan untuk manusia, jadi .. tidak ada FT yg tidak dapat dicerna oleh Akal pikiran manusia, kecuali “akal pikiran manusia” itu, keliru dalam memahami FT, sehingga dari kekeliruan itu, muncul lah kalimat “sakti”, FT tidak terjangkau oleh pikiran manusia, jadi terimalah dgn “iman”.

Nah, kata2 sakti itu, adalah “bukti kekeliruan manusia” yg tidak dapat memahami FT dgn benar.

Ingat .. FT dituliskan untuk manusia, sehingga semua FT harus dapat dipahami oleh akal dan pikiran manusia..

Jbu
December 15, 2018, 06:45:33 PM
Reply #245
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
Benih dosa sudah ada dialam Adam sejak Dia jatuh kedalam dosa dan menular kepada semua keturunannya.
Yg menular itu bukan perbuatannya (dosanya Adam), tetapi akibat perbuatannya atau akibat dosanya Adam, yaitu maut.

Begini loh.. anda harus bisa “membedakan” antara “dosa” dengan “maut”.

Dosa adalah : perbuatan.
Maut adalah: akibat perbuatan.

Jadi, bukan perbuatan (dosa) yg diwariskan, tetapi akibat perbuatan (maut) itu yg diwariskan.

Jbu..
« Last Edit: December 15, 2018, 06:48:20 PM by Pencerah888 »
December 16, 2018, 05:40:53 AM
Reply #246
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Yg menular itu bukan perbuatannya (dosanya Adam), tetapi akibat perbuatannya atau akibat dosanya Adam, yaitu maut.

Begini loh.. anda harus bisa “membedakan” antara “dosa” dengan “maut”.

Dosa adalah : perbuatan.
Maut adalah: akibat perbuatan.

Jadi, bukan perbuatan (dosa) yg diwariskan, tetapi akibat perbuatan (maut) itu yg diwariskan.

Jbu..

Saya tidak pernah mengatakan perbuatan yg diwariskan tetapi status dosa itu sendiri yg diwariskan karena Allah mengutuk dosa manusia akibat menyalahgunakan kebebasannya.

December 16, 2018, 02:46:23 PM
Reply #247
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 564
Saya tidak pernah mengatakan perbuatan yg diwariskan tetapi status dosa itu sendiri yg diwariskan karena Allah mengutuk dosa manusia akibat menyalahgunakan kebebasannya.
Begini, Alkitab katakan.. dosa adalah “pelanggaran” pada hukum Allah.. jadi ini dahulu yg harus dipahami, karena dosa adalah pelanggaran, yah statusnya “pelanggaran atau perbuatan”, makanya saya katakan .. tidak mungkin dosa (pelanggaran/perbuatan) itu diwariskan.

Begini, didalam “tubuh Adam”, semua manusia telah melakukan pelanggaran, tetapi bukan pelanggaran itu yg diwariskan, sebab jika pelanggaran itu yg diwariskan, maka artinya: setiap hari kita melakukan pelanggaran, jika pelanggaran itu yg diwariskan, maka Yesus juga ikut melakukan pelanggaran, karena tubuh Yesus adalah turunan dari daging Adam., jadi akibat dari pelanggaran yg dilakukan oleh Adam, yaitu “kematian”.. itulah yg diwariskan oleh Adam dan terpaksa kita alami sampai saat ini.

Jadi, ajaran dosa waris itu “sangat berbahaya”, sebab “tanpa disadari”, ajaran dosa waris, mengakui Yesus telah berbuat dosa, pada hal tidak demikian, sebab sekalipun tubuh kita melakukan pelanggaran dalam daging Adam, bukan berarti jiwa Kita turut melanggar, sebab pada saat pelanggaran Adam, “jiwa” kita belum dilahirkan.

Karena itulah Paulus katakan, tubuhku (daging ku) selalu berbuat dosa, tetapi roh ku senantiasa memuji Allah., kenapa ? Karena Paulus paham betul, tubuh Paulus dalam daging Adam telah melakukan pelanggaran, dan akibatnya .. daging mengalami kematian.

Nah, pelanggaran yg dilakukan dalam daging Adam dan mengakibatkan kematian itu,telah menyebabkan “jiwa” kita terperangkap dalam kematian, nah .. inilah yg ditebus Yesus.

Jadi, Yesus bukan menebus daging, tetapi menebus jiwa yg terperangkap dalam alam maut, tetapi .. kalau kita memahami ajaran dosa waris, sebagai pelanggaran yg diwariskan, maka “seharusnya” Yesus turut juga menebus daging, dan secara tidak langsung.. Yesus juga telah berdosa dalam daging Adam.

Tetapi permasalahan dosa, bukanlah permasalahan daging, tetapi permasalahan “jiwa”, sebab “jiwa” itulah yg akan diadili dan bukan daging., itulah sebabnya .. Sekalipun tubuh Yesus melakukan pelanggaran dalam daging Adam, tetapi “jiwa” Yesus tidak turut serta melakukan pelanggaran itu, sehingga karena “tidak ditemukan pelanggaran yg dilakukan jiwa yesus”, pada saat kematiannya, mengakibatkan Yesus bangkit dari kematian.

Jbu
December 16, 2018, 03:14:33 PM
Reply #248
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Begini, Alkitab katakan.. dosa adalah “pelanggaran” pada hukum Allah.. jadi ini dahulu yg harus dipahami, karena dosa adalah pelanggaran, yah statusnya “pelanggaran atau perbuatan”, makanya saya katakan .. tidak mungkin dosa (pelanggaran/perbuatan) itu diwariskan.

Begini, didalam “tubuh Adam”, semua manusia telah melakukan pelanggaran, tetapi bukan pelanggaran itu yg diwariskan, sebab jika pelanggaran itu yg diwariskan, maka artinya: setiap hari kita melakukan pelanggaran, jika pelanggaran itu yg diwariskan, maka Yesus juga ikut melakukan pelanggaran, karena tubuh Yesus adalah turunan dari daging Adam., jadi akibat dari pelanggaran yg dilakukan oleh Adam, yaitu “kematian”.. itulah yg diwariskan oleh Adam dan terpaksa kita alami sampai saat ini.

Jadi, ajaran dosa waris itu “sangat berbahaya”, sebab “tanpa disadari”, ajaran dosa waris, mengakui Yesus telah berbuat dosa, pada hal tidak demikian, sebab sekalipun tubuh kita melakukan pelanggaran dalam daging Adam, bukan berarti jiwa Kita turut melanggar, sebab pada saat pelanggaran Adam, “jiwa” kita belum dilahirkan.

Karena itulah Paulus katakan, tubuhku (daging ku) selalu berbuat dosa, tetapi roh ku senantiasa memuji Allah., kenapa ? Karena Paulus paham betul, tubuh Paulus dalam daging Adam telah melakukan pelanggaran, dan akibatnya .. daging mengalami kematian.

Nah, pelanggaran yg dilakukan dalam daging Adam dan mengakibatkan kematian itu,telah menyebabkan “jiwa” kita terperangkap dalam kematian, nah .. inilah yg ditebus Yesus.

Jadi, Yesus bukan menebus daging, tetapi menebus jiwa yg terperangkap dalam alam maut, tetapi .. kalau kita memahami ajaran dosa waris, sebagai pelanggaran yg diwariskan, maka “seharusnya” Yesus turut juga menebus daging, dan secara tidak langsung.. Yesus juga telah berdosa dalam daging Adam.

Tetapi permasalahan dosa, bukanlah permasalahan daging, tetapi permasalahan “jiwa”, sebab “jiwa” itulah yg akan diadili dan bukan daging., itulah sebabnya .. Sekalipun tubuh Yesus melakukan pelanggaran dalam daging Adam, tetapi “jiwa” Yesus tidak turut serta melakukan pelanggaran itu, sehingga karena “tidak ditemukan pelanggaran yg dilakukan jiwa yesus”, pada saat kematiannya, mengakibatkan Yesus bangkit dari kematian.

Jbu

Melalui Kejatuhan dan Pemberontakan Adam maka seluruh umat manusia berada dibawah kutukan Tuhan, dan telah kehilangan kondisinya yang orisinal akibat dosa pertama itu.

Jadi semua manusia secara "status" (bukan perbuatan) sudah berdosa sejak didalam kandungan ibunya akibat kutukan Tuhan tersebut dan status ini hanya bisa dihapus melalui darah Kristus saja.

KITA SUDAH BERSTATUS DOSA SEBELUM BISA BERBUAT DOSA

Selain itu manusia juga cenderung selalu berbuat dosa didalam hidupnya akibat kejatuhan tsb dan ini kita kenal dengan "kondisi" berdosa.

Inilah inti dari doktrin dosa asal itu.

« Last Edit: December 16, 2018, 05:27:35 PM by jamu »
December 17, 2018, 10:02:44 AM
Reply #249
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12811
    • fossil coral cantik
Benih dosa sudah ada dialam Adam sejak Dia jatuh kedalam dosa dan menular kepada semua keturunannya.
Kalimat di quote atas = Tidak Alkitabiah  ;D
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)