Author Topic: Lagi, Original Sin  (Read 10067 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 27, 2018, 11:59:22 AM
Reply #280
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 105
  • Denominasi: Protestan
Sebelumnya, saya bilang (terutama ke SdT) bahwa di Roma 5:12, kosakata [maut] = [mati rohani].
Tapi setelah barusan saya ngeliat liat biblehub dan ngumpulin semua ayat yg berisi kosakata [maut] (thanatos) spt sbb ....

Roma 5:14
Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa
...dst ...
Menurut pov saya begini,
Kisah-kisah dalam kitab Kejadian penuh dengan simbolisasi, yang terkadang simbol tersebut juga merujuk pada simbol yg lain sebagai refleksi kejadian keseluruhan. Dan simbolisasi ini, secara sekilas telah menyinggung "the big picture". Kita mengerti simbolisasi dalam kitab kejadian jika kita mengerti big picture yang ingin diaungkapkan dalam bible. Pertama, bahwa "Adam" itu sendiri memiliki arti harafiah bahwa "Adam"="manusia". Adam mewakili manusia sepanjang jaman, secara jasmani. Allah berkehendak menciptakan manusia menurut gambar-Nya, dan menurut saya proses penciptaan ini butuh proses dan proses ini masih berlanjut hingga sekarang. Ketika Allah selesai dengan Adam: ini penciptaan tahap 1 secara daging, manusia ini butuh mati dan diciptakan kembali melalui Adam kedua yaitu Yesus Kristus sehingga manusia diciptakan kembali secara Roh dan kemudian dapat kompatible dengan persekutuan dengan Allah yg adalah Roh, yang kudus.

Manusia yang diciptakan Allah pada kejadian pasal 1 sungguh amat baik, tetapi tuntutan dan target Allah adalah sempurna di dalam Kristus. Itulah sebabnya definisi "dosa" dalam bible bukan "crime" tetapi "tidak tepat sasaran". Kita semua begitu, kita tidak sempurna = tidak target = terlahir dalam dosa.

Hal Adam makan buah terlarang dan kemudian jatuh dalam dosa dan mati, adalah konsekuensi dari natur Adam yang memang seperti itu, yang tidak sempurna. Dan ini adalah bagian dari proses penciptaan manusia sebagai Gambar Allah. Ketika Adam "divonis" dalam urutan waktu bahwa ia akan mati, pada saat itu muncul nubuatan akan Yesus Kristus. Adam makan buah terlarang hanya membuktikan di dalam urutan waktu bahwa dia tidak sempurna dan sebenarnya proses kematian bukanlah kutukan tetapi berkah dalam pov saya. Kematian adalah topik penting dalam bible karena tanpa mati kita tidak bisa hidup.

"Original sin" oleh Adam adalah konsekuensi bahwa ia sangat baik (tetapi tidak sempurna), dan kita semua secara esensi terlahir demikian. Satu per satu mulai dari Adam hingga kita melanggar "law" dalam urutan waktu kita masing-masing adalah buktinya.
« Last Edit: December 27, 2018, 12:15:00 PM by Gocap »
December 27, 2018, 01:25:19 PM
Reply #281
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2691
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist

Hal Adam makan buah terlarang dan kemudian jatuh dalam dosa dan mati, adalah konsekuensi dari natur Adam yang memang seperti itu, yang tidak sempurna. Dan ini adalah bagian dari proses penciptaan manusia sebagai Gambar Allah.

maaf broh, kurang sepaham..
menurutku Adam Jatuh dalam Dosa, karena Adam tidak percaya kepada perkataan Tuhan.

Kejatuhan Manusia dalam Dosa bukan Rancangan Tuhan.
Rancangan Tuhan adalah Rancangan Penebusan.


 :)
salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
December 27, 2018, 01:51:15 PM
Reply #282
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2691
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Dosa membuat Gambar Allah hilang dari Manusia.

bukan Sebaliknya..


 :) :)
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
December 27, 2018, 03:25:26 PM
Reply #283
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 105
  • Denominasi: Protestan
maaf broh, kurang sepaham..
menurutku Adam Jatuh dalam Dosa, karena Adam tidak percaya kepada perkataan Tuhan.

Kejatuhan Manusia dalam Dosa bukan Rancangan Tuhan.
Rancangan Tuhan adalah Rancangan Penebusan.


 :)
salam
TYM

Padahal kan rancangan yang biru secara implisit terkandung yang coklat di dalamnya

Buat apa ada rencana penebusan (rencana penebusan sudah ada sebelum dunia dijadikan) kalau Adam tidak berdosa, kan. Rencana penebusan ada karena Adam pertama tidak sempurna. Secara spec / disain memang belum capai target, kejatuhan Adam cuma masalah waktu saja karena manusia daging memang sifatnya begitu.

Kejatuhan Adam dalam dosa, itu karena Adam adalah Adam.
Ketidak jatuhan Yesus (Adam ke-2) dalam dosa, itu karena Yesus adalah Yesus.
Yang nampak di permukaan adalah yg satu berdosa dan yang satu tidak berdosa, namun sebenarnya Yesus dan Adam secara esensial berbeda.


TYM
« Last Edit: December 27, 2018, 03:51:33 PM by Gocap »
December 27, 2018, 03:54:07 PM
Reply #284
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
Buat apa ditebus kalau tidak berdosa, kan. Rencana penebusan ada karena Adam pertama tidak sempurna. Secara spec / disain memang belum capai target, kejatuhan Adam cuma masalah waktu saja karena manusia daging memang sifatnya begitu.

Saya tak setuju dengan yang ini. Adam itu diciptakan segambar dan serupa dengan Allah, tidak selemah itu dan semudah itu dikalahkan oleh dosa. Boleh dikatakan memiliki kekebalan yang sangat tinggi.

Jadi kejatuhan Adam bukan karena keinginan dagingnya , tetapi karena dicobain.

Bedakan dengan manusia keturunan Adam yang terus jatuh karena keinginan daging.

Salam Santai.
Hidup hanya sementara.
December 27, 2018, 03:56:10 PM
Reply #285
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
Kejatuhan Manusia dalam Dosa bukan Rancangan Tuhan.
Rancangan Tuhan adalah Rancangan Penebusan.

Sepakat. Menurutku Tuhan tidak merencanakan Kejatuhan Manusia, kalau Tuhan merencanakan Kejatuhan Manusia, maka berapa banyak jiwa yang harus dikorbankan untuk rencana ini ?

Salam Damai.
Hidup hanya sementara.
December 27, 2018, 04:13:08 PM
Reply #286
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 105
  • Denominasi: Protestan
Saya tak setuju dengan yang ini. Adam itu diciptakan segambar dan serupa dengan Allah, tidak selemah itu dan semudah itu dikalahkan oleh dosa. Boleh dikatakan memiliki kekebalan yang sangat tinggi.

Jadi kejatuhan Adam bukan karena keinginan dagingnya , tetapi karena dicobain.

Bedakan dengan manusia keturunan Adam yang terus jatuh karena keinginan daging.

Salam Santai.
Mungkin perbedaan terbesar di sini adalah bahwa saya melihat penciptaan Adam=manusia belum selesai pada tahap Adam pertama. Adam pertama adalah ciptaan yang sangat baik, tetapi kehendak Allah adalah menjadi sempurna sama seperti Bapa di Sorga adalah sempurna. Pertanyaannya: apakah Adam saat itu telah sempurna ? Manusia sempurna adalah Yesus Kristus, bukan Adam.

Adam kan jatuh masalah buah yang elok, itu juga keinginan daging.



Sepakat. Menurutku Tuhan tidak merencanakan Kejatuhan Manusia, kalau Tuhan merencanakan Kejatuhan Manusia, maka berapa banyak jiwa yang harus dikorbankan untuk rencana ini ?

Salam Damai.
Saya juga sependapat bahwa Tuhan tidak secara aktif menskenariokan Adam berbuat dosa. Tetapi kejatuhan Adam lebih kepada spec-nya sebagi ciptaan yang belum mencapai target Allah. Ketika kita secara natur tidak capai target maka perbuatan kita juga akan demikian. Jadi perbuatan demi perbuatan kita yang berdosa hanyalah indikasi bahwa kita tidfak mencapai target Allah, dan "law" adalah sarana untuk kita ngaca.

Mungkin ada yg berpikir: "Jika saya sejak bayi memilih untuk terus-menerus tidak berbuat dosa, bukankah saya bisa jadi penebus ?" Dari segi dalil betul, tetapi mampukah ? Gak ada yg bisa begitu kecuali Yesus.

Itulah sebabnya Yesus berkata bahwa kecuali kita harus dilahirkan kembali dan menjadi ciptaan baru (Yoh 3:7).
Yaitu dilahirkan kembali dari benih yang tidak fana, barulah kita beroleh hidup yang kekal.

JBU
« Last Edit: December 27, 2018, 04:18:41 PM by Gocap »
December 27, 2018, 04:24:34 PM
Reply #287
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
Mungkin perbedaan terbesar di sini adalah bahwa saya melihat penciptaan Adam=manusia belum selesai pada tahap Adam pertama. Adam pertama adalah ciptaan yang sangat baik, tetapi kehendak Allah adalah menjadi sempurna sama seperti Bapa di Sorga adalah sempurna. Pertanyaannya: apakah Adam saat itu telah sempurna ? Manusia sempurna adalah Yesus Kristus, bukan Adam.

Adam kan jatuh masalah buah yang elok, itu juga keinginan daging.


Bedakan dicobai dan keinginan daging. Dicobai berarti godaan dosa datang dari luar.

Keinginan Daging berarti Keinginan berbuat dosa datang dari dalam diri sendiri.

Adam berdosa setelah berumur 130 tahun setelah datangnya Hawa. Jadi diperkirakan antara 70 sd 100 tahun Adam tidak pernah berbuat dosa. Sangat kebal terhadap dosa.

Jadi seandainya tidak ada cobaan. Bukan tak mungkin Adam sampai akhirnya juga tak berbuat dosa.

Menurut Teori, ciptaan tak bisa sesempurna Penciptanya.
kalau ciptaan itu menjadi sempurna seperti Tuhan, maka ciptaan itu akan menjadi sama seperti Tuhan, yang berarti akan menjadi Tuhan yang lain.

Begitulah menurut teori saya.

Salam Santai.
Hidup hanya sementara.
December 27, 2018, 04:27:57 PM
Reply #288
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2691
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist

Buat apa ada rencana penebusan

sesuai dengan salah satu Atribut Allah yaitu "MAHATAHU"
Allah yang mahatahu tersebut mengetahui Dosa akan ada, oleh karena itu Allah membuat Rancangan dan Rencana Penebusan.
bukan berarti karena Allah Mahatahu, maka Allah-lah yang merancang segala malapetaka yang melanda dunia ini. (Kematian, Penyakit, Bencana).

sebaliknya karena Allah Mahatahu, Tuhan Allah mengamarkan segala sesuatu melalui para Nabi, para Rasul, Para Penglihat, melalui mimpi, melalui Nubuatan... segala peristiwa peristiwa yang akan terjadi.

Amos 3: 7. Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.

jadi Tuhan selalu mengamarkan keputusan keputusan-Nya, termasuk peristiwa peristiwa besar kepada manusia, sebelum peristiwa itu terjadi.

Quote
Rencana penebusan ada karena Adam pertama tidak sempurna.

Adam sudah sangat sempurna menurut ukuran-nya ketika pada mula pertama dia diciptakan.
apakah definisi sempurna.. ??

Suatu tanaman dikatakan Sempurna bahkan ketika Tanaman tersebut sudah dimulai dari Biji atau Benih.
mulai dari Benih tersebut bertumbuh, berkecambah, tumbuh, bertunas, bercabang, berbunga dan berbuah..
semu tahap atau fase tersebut adalah Sempurna menurut ukuran-nya.

begitu juga manusia itu, ketika pertama diciptakan oleh Tuhan, Sempurna, Simetris, tak bercacat dan tak bercela.. menurut ukurannya.
dan sama seperti benih yang terus bertumbuh dalam setiap fase.
begitu juga manusia yang sempurna itu akan terus bertumbuh, dalam pengetahuan, dalam pengalaman, dalam kekuatan dalam segala sesuatu.

dan dalam setiap pertumbuhan adalah sempurna menurut masanya dan ukurannya..


 :) :)
salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
December 27, 2018, 04:34:11 PM
Reply #289
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
Mungkin ada yg berpikir: "Jika saya sejak bayi memilih untuk terus-menerus tidak berbuat dosa, bukankah saya bisa jadi penebus ?" Dari segi dalil betul, tetapi mampukah ? Gak ada yg bisa begitu kecuali Yesus.

Seandainya ada yang bisa terus menerus tak berbuat dosa seperti Adam, maka tak diperlukan penebusan.
Mungkin kalau Adam meninggal di umur 120 tahun saja sebelum ketemu Hawa. Dia pasti orang suci kan ?

Masalahnya Adam cuma ada satu, keturunannya bukan disebut Adam-Adam lagi. (Kecuali Yesus Kristus disebut Adam kedua, karena dilahirkan oleh Perawan Maria)

Kalau memang tiap manusia adalah sekuat dan sehebat Adam pertama. Tak perlu penebusan dari Yesus Kristus.

Tuhan tinggal merekrut saja yang tidak berbuat dosa itu.

Beres toh.

Salam Damai.
Salam Santai.
Hidup hanya sementara.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)