Author Topic: Lagi, Original Sin  (Read 9469 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 23, 2019, 05:33:20 PM
Reply #340
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
@ maren kitatau..

Lanjutan ..

Itulah sebabnya saudara ku, Rasul Paulus mengatakan .. daging ku lemah, tetapi roh ku senantiasa memuliakan Allah..

Ucapan Paulus ini, karena Paulus “benar2 menyadari”, bahwa “didalam ke daging an”, Paulus telah ikut serta melakukan pelanggaran didalam daging Adam, tetapi jiwa atau roh Paulus, tidak turut serta melakukan pelanggaran tersebut, karena itulah Jiwa atau roh Paulus, senantiasa memuliakan Allah.

Demikian juga Yesus.. yg oleh karena pelanggaran didalam daging Adam, sekalipun Ia tidak pernah melakukan perbuatan dosa, TETAPI telah kita jadikan “dosa”, untuk menebus segala dosa, sebab Yesus telah menjadi “bagian dari keturunan Adam” (2 Korintus 5:21).

Jadi saudara ku, dalam konsep dosa ini, Alkitab tidak pernah menjelaskan tentang “dosa yg diwariskan tersebut”, tetapi yg benar adalah: Alkitab menjelaskan adanya Dosa yg kita lakukan didalam ke daging an nenek moyang kita, dan akibat dari dosa yg kita lakukan didalam ke daging an nenek moyang kita (Adam dan hawa), maka semua manusia mengalami kematian (maut).

Jadi, maut itu yg diwariskan saudara ku..

Jbu..
February 25, 2019, 05:55:48 PM
Reply #341
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1844
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@ maren kitatau..
Itulah sebabny, ada beberapa manusia.. walaupun secara “ke daging an” turut melakukan pelanggaran, tetapi setelah dilahirkan, jiwa atau roh manusia itu, BERHASIL mengalahkan “keinginan” daging tsb, sehingga manusia itu “beroleh tempat di hadirat Allah”, seperti: Henokh, Elia dan Yesus
Yg mana yg tersebut sbg keinginan daging? Dan, apakah dgn beberapa manusia yg kau sebut itu cukup utk membatalkan banyak ayat yg telah kukutip kemarin2-an, Bro? Pemberontakan bayi yg kau tak mengeri itu pun kusebut sbg insting primitif utk mempertahankan atau demi kelangsungan hidupnya. Semua manusia terbebani insting primitif semacam itu, sbg mis: semut keinjek menggigit, org kesenggol mengumpat/nonjok. Itu reflek, bahasa halusnya khilaf. Berkuasakah kita mengalahkan khilaf2 yg spt itu?

Kata Paulus: Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik. Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku. Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku. Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku. Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah, tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.  Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? [Rom.7:15-24]

Jadi banyak kesalahan yg kita lakukan bukan karena kesengajaan.
Dan pula masih banyak dari kita yg belum kuat "diludahin" pun
Kita sedang belajar "kuat", hingga berserah nyawa bagi-Nya.

Jadi, maut itu yg diwariskan saudara ku..
Ya! Upah dosa adalah maut itu!

Salam Damai
« Last Edit: February 25, 2019, 06:08:35 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 26, 2019, 09:20:55 AM
Reply #342
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
Yg mana yg tersebut sbg keinginan daging? Dan, apakah dgn beberapa manusia yg kau sebut itu cukup utk membatalkan banyak ayat yg telah kukutip kemarin2-an, Bro? Pemberontakan bayi yg kau tak mengeri itu pun kusebut sbg insting primitif utk mempertahankan atau demi kelangsungan hidupnya. Semua manusia terbebani insting primitif semacam itu, sbg mis: semut keinjek menggigit, org kesenggol mengumpat/nonjok. Itu reflek, bahasa halusnya khilaf. Berkuasakah kita mengalahkan khilaf2 yg spt itu?]
Saudara ku, dari penjelasan2 saya tersebut, tidak ada satupun yg membatalkan ayat2 Alkitab yg anda sajikan.

Alkitab berkata, bahwa pelanggaran itu terdiri dari 2 kategori, yaitu :

(1). Pelanggaran yg masuk dalam kategori dosa yg mendatangkan maut.
(2). Pelanggaran yg tidak berujung pada maut atau tidak dikategorikan sbg dosa.

Kembali ke topik, jika anda berpegang teguh pada “pemahaman tentang dosa waris”, sah2 saja, tetapi bagaimana anda menjelaskan ayat ini:

Ulangan 24:16

Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah anak juga di hukum mati karena ayahnya; SETIAP ORANG harus dihukum mati, KARENA  DOSANYA  SENDIRI.


Jbu..
February 26, 2019, 02:15:28 PM
Reply #343
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1844
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Saudara ku, dari penjelasan2 saya tersebut, tidak ada satupun yg membatalkan ayat2 Alkitab yg anda sajikan.
Ya! Tidak ada kata membatalkan
Spt aku pun tak pernah ada menggunakan kata "waris"
Kau hanya kekeh bertanya bagaimana2 menjelaskan ini dan itu
Sampai2 Ul.24.16 yg tak perlu dipertanyakan pun kau tanyakan


bagaimana anda menjelaskan Ul.24:16, bagaimana Henokh dan bagai mana Elia, ada beberapa manusia
jiwa atau roh manusia itu, BERHASIL mengalahkan “keinginan” daging tsb, sehingga manusia itu
“beroleh tempat di hadirat Allah”, seperti: Henokh, Elia dan Yesus.
Henokh, Elia dan Yesus bagimu setara
Kemarin ada Maria pula pd bagaimana-mu
Apa kuasa masing2 yg membuat BERHASIL?


Ttg HENOKH
Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun.
Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi,
sebab ia telah diangkat oleh Allah.
[Kej 5:23-24]

Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan,
karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian,
bw ia berkenan kpd Allah.
[Ibr 11:5]

Ttg ELIA:
Kata Elia kpd mereka: "Tangkaplah nabi2 Baal itu (450 org),
seorangpun dr mereka tidak boleh luput." Setelah ditangkap,
Elia membawa mereka ke sungai Kison dan menyembelih mereka di sana.
[1Raj 18:40]

Sedang mereka berjalan terus sambil ber-kata2,
tiba2 datanglah kereta berapi dgn kuda berapi memisahkan keduanya,
lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai.
[2Raj 2:11]

Nabi terakhir PL
Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kpd-mu
menjelang datangnya hari TUHAN yg besar dan dahsyat itu.
[Mal 4:5]

Nabi jaman PB
Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
dan  —  jika kamu mau menerimanya  —  ialah Elia yg akan datang itu.
[Mat 11:13-14]

Ttg TAK SEORANG PUN:
Tidak ada seorangpun yg telah naik ke sorga,
selain dr pd Dia yg telah turun dr sorga, yaitu Anak Manusia.
[Yoh 3:13]

Tidak ada seorangpun yg dpt datang kpd-Ku,
jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yg mengutus Aku,
dan ia akan Kubangkitkan pd akhir zaman.
[Yoh 6:44]

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yg datang kpd Bapa, kalau tidak melalui Aku.
[Yoh 14:6]


Tantangan KITA:
Bagaimana kita memeriksa apa Yesus bohong atau kita belum tahu apa2:
Kita percaya, bw Yesus ialah Tuhan atas org2 hidup maupun atas org2 mati

Berulangkali kau sodorkan Henokh dan Elia diangkat/masuk sorga
Kelihatannya kau sangat percaya melalui ayat2 di atas bw perkataan
“Tidak ada seorangpun ...” adalah tidak tepat, atau Yesus berdusta (?)
Tentu "tidak" jawabmu, tapi bagaimana menjelaskan ini dan itu, ya, kan?

Menurutku sementara ini:
Oleh karena iman mereka diselamatkan
Org dulu yg beriman berumur >300, Henokh yg tercatat “ia tidak ada lagi, diangkat Allah”
Org dulu yg beriman berumur <300-100, Musa yg tercatat “tak ada org yg tahu kuburannya”
Org kemudian yg mungkin <100 thn, Elia yg tercatat naik ke sorga dan turun sbg Yohanes

Sulit sekali kita menerima, bw Elia ialah Yohanes Pembaptis yg baru disembelih kepalanya oleh Herodias, sebab ketika Yesus pergi ke masa lalu, tampak Dia ber-cakap2 dgn Elia dan Musa. Dan ketika kedua org itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kpd-Nya: "Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu utk Engkau, satu utk Musa dan satu utk Elia." Tetapi Petrus tidak tahu apa yg dikatakannya itu. [Luk 9:33].

Jadi spt ada tiga contoh bagaimana diangkat/naik
Kupercaya ke-tiga2-nya tentu karna firman-Nya juga
Henokh diangkat Allah ke .. “sorga”, spy tidak mengalami kematian, spy ia tidak ada lagi
Musa pun mungkin diangkat ke surga juga jasadnya dgn menafsirkan Ul.34:6 + Jud.1:9
Elia jelas2 dikatakan, bw ia naik ke sorga dgn kereta api berkuda dlm angin dan badai

Menurutmu bagaimana, Bro 888?
Apa kau masih bertahan, bw ke-tiga2-nya tak berdosa?
Atau dgn kata2-mu, apa karna mereka BERHASIL mengalahkan dosa dlm daging tsb?

Salam Damai!
« Last Edit: February 27, 2019, 12:58:16 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 26, 2019, 05:46:22 PM
Reply #344
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1844
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@888

Bro!
Dr pd kau ber-ulang2 menanyakan “bagaimana” ttg masa lalu
Lebih mudah kita bertanya pd apa yg ada di depan hidung
Sebab sulit membahas apa yg jauh di belakang punggung

Yg mana saja yg tersebut sbg keinginan daging?
Pemberontakan bayi yg kau tak mengeri itu pun kusebut sbg insting primitif utk mempertahankan atau demi kelangsungan hidupnya. Semua manusia terbebani insting primitif semacam itu, spt kukatakan, sbg mis: semut keinjek menggigit, atau org kesenggol mengumpat atau nonjok. Itu reflek, bahasa halusnya khilaf. Lalu lebih jauh dr itu, maka adalah khilaf2-an, maki2-an, tonjok2-an. Mata tubuh kerap tertipu, demikian juga dgn telinga dan ingatan manusia pun terbatas. Maka banyak sekali persangkaan2 "rugi atau untung" pd pikiran yg diseting pd keinginan daging. Maka ada bohong terencana, dan bohong reflek, ada minjem lupa balikin lalu loss, ada pembunuhan terencana dan tak terencana. Berkuasakah manusia melenyapkan ke-khilaf-an2 dan kebablasan2 yg semacam itu, saudara-ku?

Salam Damai!

« Last Edit: February 27, 2019, 02:47:00 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 27, 2019, 01:07:29 PM
Reply #345
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1844
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Dr pd ber-ulang2 menanyakan “bagaimana2” ttg masa lalu
Lebih mudah kita bertanya pd apa yg ada di depan hidung
Sebab sulit membahas apa yg jauh di belakang punggung

Sebab kemuliaan-Nya itu ada di depan
Itu yg hrs kita lihat dan memperlihatkan
Bw kita telah dijadikan segambar dgn-Nya

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 28, 2019, 08:19:07 AM
Reply #346
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1844
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@888

Percayakah kita,
Bahwa kemuliaan-Nya itu ada di depan
Allah tidak perduli dgn masa lalu manusia
Jika firman menjadi terang, semua gampang

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 28, 2019, 06:06:55 PM
Reply #347
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
@ maren kitatau

Saudara ku, anda menjelaskan panjang lebar, tetapi tidak merespon atau menjawab pertanyaan saya yg tertulis dalam kitab ulangan tersebut.

Nah, anda meyakini tentang “dosa yg diwariskan”, artinya .. dosa itu diwariskan atau diturunkan ke keturunannya, sehingga sekalipun keturunannya tidak pernah “berbuat dosa yg dilakukan nenek moyangnya, tetap saja keturunannya itu menanggung perbuatan tersebut”.

Dari pemahaman dosa waris tersebut, maka saya bertanya kepada anda, bagaimana anda menjelaskan ulangan 24:16 tersebut ??

Nah, saya tidak minta penjelasan lain yg tidak berhubungan dgn pertanyaan saya, jadi .. bagaimana anda menjelaskan ulangan 24:16 tersebut ??

Jbu
March 01, 2019, 11:13:18 AM
Reply #348
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1844
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@888

Apa itu dosa waris?

Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya,
janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya;
setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri. [Ul 24:16]

Sudah jelas, koq, kotengok, hukum itu
Apa yg mau kita perjelaskan di sini, Bro!
Apakah kau masih setuju dgn hukuman mati?

Pernah The Viking melakukan kebuasan
Tapi mungkin ketika itu jaman perang
Perang antar suku antar kampung

Sebenarnya
Homo homini lupus est pun selesai
Hal2 spt itu sudah selesai di tiang salib

Salam Damai!
« Last Edit: March 01, 2019, 11:23:42 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 01, 2019, 12:30:31 PM
Reply #349
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 559
@888

Apa itu dosa waris?

Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya,
janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya;
setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri. [Ul 24:16]

Sudah jelas, koq, kotengok, hukum itu
Apa yg mau kita perjelaskan di sini, Bro!
Apakah kau masih setuju dgn hukuman mati?

Pernah The Viking melakukan kebuasan
Tapi mungkin ketika itu jaman perang
Perang antar suku antar kampung

Sebenarnya
Homo homini lupus est pun selesai
Hal2 spt itu sudah selesai di tiang salib

Salam Damai!

Maaf, anda tidak menangkap maksut dari pertanyaan saya tersebut.

Anda kan memahami dan mengakui “adanya dosa waris”, yaitu “dosa asal yg diwariskan pada semua keturunan Adam”, sehingga dgn pemahaman ini.. maka anda memahami, bahwa keturunan Adam itu “ikut menanggung dosa” yg dilakukan oleh Adam.

Apakah demikian ??

Nah, jika demikian pemahaman anda tersebut, maka saya bertanya kepada anda, tentang Ulangan 24:16 tersebut, yg menyatakan.. setiap dosa itu “ditanggung sendiri-sendiri”, Dosa ayah tidak ditanggung Anak dan sebaliknya, sehingga berdasarkan ayat itu.. dosa yg dilakukan ayah akan ditanggung sendiri oleh si ayah, dan dosa yg dilakukan anak akan ditanggung oleh si anak.

Jadi, berdasarkan Ulangan 24:16 tersebut “dosa yg diwariskan itu TIDAK  ADA”, tetapi yg diwariskan itu adalah “Akibat” dari perbuatan dosa yg dilakukan nenek moyang Kita.

Nah, jika anda memahami bahwa “ada dosa yg diwariskan tsb”, maka saya bertanya kepada anda:

Bagaimana anda “menjelaskan” ulangan 24:16 tersebut, dalam kaitannya terhadap “pemahaman” anda, tentang “adanya dosa yg diwariskan itu”.


Jbu..
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)