Author Topic: Saling mendoakan dan memberkati antar umat itu baik  (Read 300 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 08, 2018, 02:00:43 PM
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 188
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Kita semuanya sebagai warga negara Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME terpanggil dengan kasih sejahtera untuk selalu mendoakan orang2 di dunia ini dan juga kepada orang2 yang dipercayakan memegang jabatan negara agar mereka selalu bertobat, menjauh dari segala dosa, dari korupsi, dari kediktatoran, dari kekejaman dan dari konflik sara.

Karena kita semua diciptakan Tuhan bersaudara dan Tuhan ingin agar kita membagi seisi dunia dengan damai sejahtera, jadi marilah kita dari umat beragama yang berbeda-beda di Indonesia menjunjung tinggi Landasan negara kita agar kita semua umat rukun dan saling mengasihi dan dapat beribadah dengan tenang sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan kita masing2.

Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika adalah hasil pemikiran luhur para pendiri negara ini yang harus kita junjung tinggi dan kita jalankan karena kita harus taat kepada para pemimpin negeri.
Ibrani 13:17 Ikutlah perintah pemimpin-pemimpinmu, dan tunduklah kepada mereka. Sebab mereka selalu memperhatikan jiwamu, dan mereka harus bertanggung jawab kepada Allah. Kalau kalian taat kepada mereka, mereka dapat bekerja dengan senang hati; kalau tidak, maka mereka akan bekerja dengan sedih hati, dan itu tidak menguntungkan kalian.

Saat ini masih banyak orang yang percaya bahwa untuk masuk surga kita harus membawa tumbal nyawa orang agar dengan demikian Tuhan di surga menjadi senang dan memberinya tempat disana,  akibatnya umat lain yang berbeda keyakinannya menjadi korban kekejaman mereka agar mereka bisa mendapat tempat di sisi Tuhan dengan membawa kepala orang lain. Surga telah menjadi tempat angker yang minta banyak tumbal.

Sejogjanya Kita tidak perlu bersikap bermusuhan apabila ada pejabat yang membuka diri untuk mengunjungi umat lain dalam rangka silaturahmi kebersamaan antar umat beragama di negeri ini.


Sebaiknya kita juga tidak perlu menyalak apalagi menggigit jika melihat ada pejabat yang mengunjungi umat beragama lain di negeri ini. Adalah hal yang baik apabila antar umat beragama ada silaturahmi yang membawa kebaikan dan kerukunan, bukan datang dengan membusungkan dada, membawa maut lewat bom.


Jika rasa saling mengasihi antar umat beragama digantikan oleh kesombongan dan kekejian (agamku yang benar maka engkau harus mati) maka negeri ini bisa hancur seperti Suriah, keluarga2 hidup ter-lunta2, infra struktur rusak, kota2 hancur, anak2 tidak bisa bersekolah, generasi muda tidak bisa membangun negeri yang aman dan damai, kematian dimana2


NKRI adalah harga mati, jika Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika ini diganti maka kita cuma mewarisi kehancuran dan kematian, inikah yang kita kehendaki ?


Membuat peperangan dan kehancuran itu mudah, tinggal tarik pelatuk dan lempar bom, nyawa2 orang melayang dalam sekejap mata.  Kita jangan sekali kali mengira jalan yang kejam spt binatang buas ini akan membawa kita kepada Tuhan, hanya kehancuran bangsa dan penderitaan yang akan kita warisi.

Tahun 2019 sudah mendekat dan bangsa kita akan mengadakan pemilihan Presiden, saat ini banyak berita2 hoax dan tuduhan2 yang tidak berdasar yang ditujukan untuk mendiskreditkan dan meraih kemenangan dengan cara2 yang tidak simpatik, bukan bermodalkan kejujuran untuk mengabdi. Semua ditujukan agar situasi negara ini berkesan tidak kondusif krn pemimpinnya tidak becus bekerja, kita harus waspada untuk mencegah segala cara yang tidak sportif ditiup tiupkan termasuk SARA, oleh karena itu berhati hatilah, berjagalah dan berdoalah, kita jangan mau diadu domba untuk menumpahkan darah saling bunuh sesama.

NKRI ingin dihancurkan dengan berbagai cara termasuk lewat cara agama spt DII/TII yang ingin mendirikan negara khilafah di Indonesia. Segala cara bisa dihalalkan demi kekuasaan.

Marilah kita saling mendoakan dan memberkati antar umat beragama agar negeri ini diberikan Pemimpin yang bertakwa , jujur dan mengabdi kepada rakyat Indonesia, agar negeri ini dijauhkan dari upaya2 memecah belah bangsa, agar negeri ini tentram, damai adil dan makmur.
« Last Edit: July 08, 2018, 02:16:01 PM by Ashes to Ashes »
July 09, 2018, 11:38:49 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 586
menganggap apa yang kita yakini benar adalah benar
menjadi salah apabila kita memaksakan apa yang kita yakini kepada orang lain yang berbeda keyakinan dengan kita
July 30, 2018, 09:46:24 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
menganggap apa yang kita yakini benar adalah benar
menjadi salah apabila kita memaksakan apa yang kita yakini kepada orang lain yang berbeda keyakinan dengan kita
@Sotardugur Parreva setuju pada pesan yang dikandung postingan @rama noor.
Maka, jika selaku seorang pengiman atau penghayat suatu agama/kepercayaan dituding salah oleh pengiman atau penghayat lainnya, sementara tolok ukur yang digunakan oleh penuding itu adalah tolok ukurnya sendiri, kupikir, si pengiman atau penghayat yangdituding salah pantas menyatakan keimanan atau kepercayaannya kepada si penuding.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)