Author Topic: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar  (Read 1911 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 10, 2018, 10:57:10 AM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2261
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Mereka mati menjadi mayat bro. dan orang2 yg melihat menjadi gembira,
bagaimana caranya jika mereka adalah Alkitab ? Apakah alkitab bisa menjadi mayat yg tergeletak.
Alkitab tidak bisa dikalahkan dan dimatikan oleh siapapun, jika nabi2 dan saksi2 Tuhan itu bisa.

Nubuatan ini digenapi dengan sangat tepat dan luar biasa di dalam sejarah Perancis. Selama Revolusi pada tahun 1793

"untuk pertama kalinya dunia ini mendengar suatu perkumpulan orang-orang, yang dilahirkan dan dididik dalam peradaban dan menyombongkan hak untuk memerintah salah satu negara Eropa yang terbaik, mengangkat suara mereka untuk menyangkal kebenaran yang paling khidmat yang diterima oleh jiwa manusia, dan menolak dengan suara bulat kepercayaan dan perbaktian keilahian." -- Scott, Sir Walter, "Life of Napoleon Bonaparte," Vol. I, ch. 17 (ed. 1854).

"Perancis adalah satu-satunya bangsa di dunia yang tercatat dalam catatan otentik, yang sebagai satu bangsa mengangkat tangan memberontak melawan Pencipta alam semesta. Banyaklah penghujat-penghujat, orang yang tidak beriman di Inggeris, Jerman, Spanyol dan dimana-mana baik yang sudah ada maupun yang akan terus ada. Tetapi Perancis menduduki tepat tersendiri dalam sejarah dunia sebagai satu-satunya negara yang oleh keputusan Dewan Perwakilan Rakyatnya (Mahkamah Legislatif), menyatakan bahwa tidak ada Allah. Dan untuk ini seluruh penduduk ibukota, dan kebanyakan dimana-mana, baik laki-laki maupun perempuan, menari dan menyanyi dengan bersukacita menyambut keputusan itu." -- Blackwood's Magazine, November 1870.

Alkitab-Alkitab dikumpulkan dan dibakar di depan umum dengan segala manifestasi penghinaan yang mungkin dilakukan. Hukum Allah diinjak-injak. Lembaga-lembaga Alkitab dilenyapkan. Hari istirahat mingguan dikesmpingkan, dan sebagai gantinya setiap sepuluh hari dikhususkan untuk berpesta pora bersenang-senang, dan penghujatan. Acara baptisan dan perjamuan kudus dilarang. Pengumuman-pengumuman yang menarik perhatian ditempelkan di tempat-tempat penguburan, yang menyatakan bahwa kematian adalah keadaan tidur yang kekal.

Dengan keberanian menghujat yang melampaui batas, yang sudah sukar dipercaya, salah seorang imam orde baru berkata, "Allah, jika Engkau memang ada, tuntutlah pembalasan atas nama-Mu yang sudah rusak itu. Saya menentang-Mu! Engkau tetap diam. Engkau tak berani mendatangkan guntur-Mu. Siapakah sesudah ini yang percaya kepada keberadaan-Mu?" -- Lacretelle's "History," Vol. XI, p. 309; dalam Allison's "History of Europe," Vol. I, ch. 10.



dengan melihat kebiadaban, Kelantangan, Kekurangajaran dan penghinaan terhadap Tuhan dan Firman-Nya pada Tahun 1793 (Alkitab dibakar)

itu sama dengan MEMBUNUH atau MEMBINASAKAN FIRMAN ITU.




salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
August 14, 2018, 09:02:49 AM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2261
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Bersambung, 14/08/2018

Tidak lama sesudah itu, upacara itu diikuti pembakaran Alkitab. Pada suatu kesempatan "Perkumpulan Masyarakat Museum Populer," memasuki gedung balai kota, dan berseru, "Viva la Raison" (Hidup Pertimbangan), dan membawa di ujung sebuah tongkat sisa-sia buku-buku yang setengah terbakar, yang diantaranya terdapat buku penuntun sembahyang bagi para imam, misa dan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, yang "ditebus dalam api besar," kata presiden, "semua kebodohan yang telah dilakukan oleh umat manusia." -- Journal of Paris, 1793, No. 318. Quoted in Buchez-Roux's collection of Parliamentary History, Vol. XXX, pp. 200,201.

sebenarnya Roh kebebasan berjalan bersama-sama dengan Alkitab. Dimana saja Injil diterima, pikiran orang-orang dibangunkan. Mereka mulai membuangkan belenggu yang mengikat mereka dalam perhambaan kebodohan, kebiasaan buruk dan ketakhyulan.

Firman Tuhan yaitu PL dan PB berkuasa membuat manusia  berpikir dan bertindak sebagai manusia.

Pengajaran Alkitab sebenarnya menanamkan di dalam pikiran dan hati manusia azas-azas peradilan, pengendalian diri, kebenaran, keadilan dan kedermawanan, yang menjadi batu penjuru bagi kemakmuran bangsa. "Kebenaran meninggikan derajat bangsa." Dengan demikian "takhta menjadi kokoh." (Amsal 14:34; 16:12).

"Dimana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya." (Yesaya 32:17).

Ia yang menuruti hukum ilahi akan menuruti dan menghormati hukum-hukum negaranya.  Ia yang takut akan Allah akan menghormati raja yang menjalankan semua kejujuran dan wewenangnya yang sah menurut hukum. atau dalam bahasa saya, seorang Penurut Firman pastilah akan menjadi seorang warga negara yang baik. Karena Firman itu menjadikan manusia jadi baik.

Tetapi Perancis yang malang melarang Alkitab dan mengharamkan murid-muridnya. Dari abad ke abad orang-orang yang jujur dan yang setia kepada prinsip, orang-orang yang mempunyai intelek yang tinggi dan moral yang kuat, yang mempunyai keberanian untuk mengakui keyakinannya, dan yang mempunyai iman untuk menderita demi kebenaran, -- untuk selama berabad-abad orang-orang ini bekerja sebagai budak-budak di dapur kapal-kapal, binasa di atas tiang pembakaran, atau membusuk di penjara bawah tanah. Beribu-ribu orang mencari selamat di pelarian, dan hal ini terus berlanjut selama dua ratus lima puluh tahun sesudah Pembaharuan dimulai.

"Jarang ada generasi bangsa Perancis selama jangka waktu yang panjang itu yang tidak menyaksikan murid-murid kabar Injil yang melarikan diri dari hadapan penganiaya yang ganas sambil membawa bersama mereka kepintaran, kesenian kerajinan dan usaha industri, peraturan, dalam hal-hal mana mereka menonjol, sehingga memperkaya negeri-negeri tempat mereka berlindung.Dan dalam perbandingan, sementara mereka memperkaya negara-negara lain dengan kebolehan-kebolehan yang baik ini, dalam pada itu mereka mengosongkan negara mereka dari kebolehan-kebolehan tersebut. Jika sekiranya semua yang telah mengalir keluar itu tetap tinggal di Perancis, jika sekiranya selama tiga ratus tahun ini kecakapan industri orang-orang yang melarikan diri itu mengusahakan tanah negeri itu, jika selama tiga ratus tahun ini bakat artistik mereka meningkatkan manufaktur, jika selama tiga ratus tahun ini kejeniusan kreatifitas dan kemampuan analitik mereka memperkaya literatur dan mengembangkan ilmunya, jika hikmat mereka telah menuntun konsili-konsili mereka, keberanian mereka berjuang dalam peperangan, keadilan mereka membentuk hukum-hukumnya, dan agama Alkitab memperkuat intelek dan memerintah hati nurani rakyat, maka alangkah besarnya kemuliaan yang mengelilingi Perancis sekarang ini! Betapa besarnya, makmurnya, dan bahagianya negara itu -- sebagai teladan bagi bangsa-bangsa lain.

"Akan tetapi kefanatikan yang membabibuta dan tak terhindarkan mengusir dari negerinya guru-guru kebajikan, pelopor-pelopor peraturan dan pembela-pembela setia takhta kerajaan. Perancis berkata kepada orang-orang yang sebenarnya mampu membuat negeri itu 'terkenal dan mulia' di dunia ini, 'mana yang engkau pilih, tiang gantungan pembakaran atau pengasingan'.??
Akhirnya negeri itupun mengalami keruntuhan benar-benar. Tidak ada lagi hati nurani untuk menegur, tidak ada lagi agama yang harus diseret ke tiang gantungan pembakaran. Tidak ada lagi patriotisme untuk diusir ke pengucilan." -- Wylie, b. 13, ch. 20.

Dan akibatnya adalah Revousi dengan segala akibatnya.



bersambung...
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
August 16, 2018, 09:32:17 AM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2261
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
bersambung, 16/08/2018

Kesalahan fatal yang dilakukan oleh bencana ini bagi rakyat Perancis ialah tidak mau tahu mengenai kebenaran besar: bahwa kebebasan yang benar mendengar nasehat dan amaran dari kedua Saksi itu yaitu Firman Allah, Perjanjian Lama dan Perjanjian baru,  terletak pada larangan hukum Allah.

"Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti." "Tidak ada damai sejahtera bagi orang-orang fasik!" Firman Tuhan. "Tetapi siapa mendengarkan Aku, ia akan tinggal dengan aman terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka." ( Yes. 48:18; Amsal 1:33).

Para ateis, pelanggar hukum, dan orang-orang yang sudah murtad, menentang dan menolak hukum Allah. Tetapi akibat-akibat dari pengaruh mereka membuktikan bahwa kesejahteraan manusia tergantung kepada penurutan kepada hukum-hukum ilahi. Mereka yang tidak membaca pelajaran dari buku Allah, diminta agar membacanya dalam sejarah bangsa-bangsa..

TAPI PUJI TUHAN.
tidak selama lamanya Firman Allah yaitu ke dua saksi tersebut (PL dan PB) dibungkam. Saksi-saksi Allah yang setia, yang dibunuh oleh kuasa penghujat yang "muncul dari jurang maut" tidak lama tetap berdiam. "Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari Allah ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang melihat mereka menjadi sangat takut." (Wah. 11:11).

Pada tahun 1793 dekrit penumpasan agama Kristen dan pengesampingan Alkitab, diluluskan oleh Majelis Permusyawatan Perancis. Tiga setengah tahun kemudian suatu resolusi membatalkan dekrit itu. Dengan demikian diberikan toleransi kepada Alkitab pada hari itu juga. Dunia berdiri heran terperanjat melihat banyaknya kejahatan yang diakibatkan oleh penolakan Kitab yang Suci itu, dan manusia menyadari perlunya percaya kepada Allah dan Firman-Nya sebagai landasan kebajikan dan moralitas.

Tuhan bersabda, "Siapakah yang engkau cela dan engkau hujat? terhadap siapakah engkau menyaringkan suaramu dan memandang dengan sombong-sombong? Terhadap Yang Mahakudus, Allah Israel." (Yes. 37:23). "Sebab itu ketahuilah, Aku mau memberitahukan kepada mereka, sekali ini Aku akan memberitahukan kepada mereka kekuasaan-Ku dan keperkasaan-Ku, supaya mereka tahu, bahwa nama-Ku Tuhan." (Yer. 16:21).

Mengenai kedua saksi-saksi, nabi menyatakan lebih jauh, "Dan orang-orang itu mendengar suatu suara yang nyaring dari Surga berkata kepada mereka: 'Naiklah kemari!' Lalu naiklah mereka ke langit di selubungi awan, disaksikan oleh musuh-musuh mereka." (Wah. 11:12). Semenjak Perancis memerangi kedua saksi-saksi Allah itu, maka saksi-saksi itu telah dihormati seperti yang belum pernah sebelumnya.

Pada tahun 1804, British & Foreign Bible Society (Lembaga Alkitab Inggeris & Luar Negeri) telah diorganisasi. Hal ini diikuti organisasi-organisasi yang sama, dengan banyak cabang-cabangnya di benua Eropa . Pada tahun 1816 didirikan American Bible Society (Lembaga Alkitab Amerika). Pada waktu British Society didirikan, Alkitab itu telah dicetak dan diedarkan dalam 50 bahasa. Sejak waktu itu Alkitab telah diterjemahkan kedalam lebih dari 400 bahasa dan bahasa-bahasa daerah. --

Selama lima puluh tahun sebelum tahun 1792, hanya sedikit perhatian diberikan kepada misi-misi luar negeri. Tidak ada lembaga-lembaga didirikan, dan hanya ada sedikit gereja-gereja yang berusaha menyebarkan Kekristenan ke dunia kafir. Tetapi menjelang akhir abad ke delapan belas, terjadi perubahan besar. Orang-orang menjadi tidak merasa puas dengan hasil-hasil nasionalisme, dan menyadari perlunya pernyataan ilahi dan agama eksperimental. Dari waktu ini pekerjaan misi luar negeri mendapat pertumbuhan yang luar biasa. --
Kemajuan dalam bidang percetakan memberikan rangsangan kepada pekerjaan penyebar-luasan Alkitab. Sarana komunikasi yang bertambah antara berbagai negara, runtuhnya hambatan prasangka buruk dan ekslusif kebangsaan, dan hilangnya kekuasaan paus Roma, telah membuka jalan untuk masuknya firman Allah. Untuk selama beberapa tahun Alkitab telah dijual tanpa hambatan dijalan-jalan kota Roma, dan sekarang telah dibawa ke segala penjuru dunia yang berpenduduk.



bersambung...
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
August 23, 2018, 09:28:34 AM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2261
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
sambungan, 23/08/2018


Voltaire, yang tidak percaya kepada Tuhan, suatu kali berkata, "Saya sudah bosan mendengar orang-orang berulang-ulang mengatakan mengenai dua belas orang yang mendirikan agama Kristen. Saya akan membuktikan bahwa seorang saja sudah cukup untuk meruntuhkannya."

Seabad sudah berlalu sejak kematiannya. Berjuta-juta orang telah berjuang bersama-sama memerangi Alkitab. Tetapi nyatanya jauh dari keruntuhan.
* Kalau pada zaman Voltaire ada seratus Alkitab, sekarang ada sepuluh ribu Alkitab, ya, bahkan seratus ribu Alkitab, Buku Allah.

Seorang Pembaharu yang terdahulu berkata mengenai gereja Kristen, :
"Alkitab itu adalah landasan yang telah merusakkan banyak palu."

Tuhan berkata, :
* "Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan akan engkau buktikan salah." (Yes. 54:17).

* "Firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya." "Segala titah-Nya teguh, kokoh untuk seterusnya dan selama-lamanya dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran." ( Yes. 40:8; Maz. 111:7,8.).

Apa saja yang didirikan atas kekuasaan manusia akan hancur, tetapi yang didirikan atas landasan batu zaman, firman Allah, akan teguh berdiri sampai selama-lamanya.





...SELESAI...


semoga tulisan yang  kubagikan tersebut memberkati saudara saudara yang memiliki kerinduan untuk belajar.
sebagian besar sumber dari tulisanku diatas saya ambil dari Buku:
http://kemenanganakhir.com/

kalau tertarik boleh di baca pada buku tersebut: http://kemenanganakhir.com/ bab 15.

salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
November 10, 2018, 12:20:01 PM
Reply #34
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 29
  • Denominasi: Interdenominasi
Menurut saya demikian:

- Kurang pas jika kita mengartikan kedua saksi itu adalah 2 orang Israel (secara personal) walaupun memang disebutkan disana Musa dan Elia (yang digadang-gadang akan datang lagi ke dunia)
- 2 Orang saksi itu bukan 2 individual, karena 2 orang saksi itu disebutkan di kitab Wahyu sebagai 2 pohon zaitun yang ada di hadapan Tuhan.

Siapa mereka itu 2 saksi yang adalah 2 pohon zaitun di hadapan Tuhan?

Saksi yang pertama yaitu orang Israel yang jelas adalah pohon yang Tuhan tanam sendiri. Kaum Israel (bukan negara) adalah orang-orang yang sangat berpegang pada Musa dan hukum taurat, tapi bukan Musa saksi yang akan datang disebutkan di kitab Wayu itu, melainkan orang Israel yang memegang hukum Musa. Orang Israel pernah mengalami (pimpinan, hukum, kebaikan, mujizat) Tuhan, sehingga mereka layak disebut saksi. (saksi adalah orang yang mengalami kejadian, kalau tidak mengalami kejadian tetapi bersaksi, maka bisa disebut saksi palsu)

Saksi yang kedua adalah orang Kristen / pengikut Kristus yang menempatkan diri mereka sebagai "abdi Tuhan / pelayan Tuhan" seperti halnya Elia adalah "abdi Tuhan". (Orang Kristen yang mengalami Tuhan layak disebut sebagai saksi, karena saksi itu mengalami kejadian dan bisa bersaksi, sekali lagi kalau tidak mengalami tapi bersaksi, maka bisa disebut saksi palsu). Orang Kristen atau yang percaya Yesus adalah pohon zaitun yang kedua, yang ada dihadapan Tuhan semesta alam dan pohon pohon zaitun kedua ini adalah pohon cangkokan oleh Yesus. Disebutkan di Alkitab bahwa Yesus adalah akar / dasar dari pohon, Kekristenan adalah pohon sendiri diluar Israel dan perjanjian hukum taurat, karena kita bukan dicangkokan ke pohon israel dan taurat, akan tapi langsung dicangkokan ke akarnya yaitu Yesus (anugerah perjanjian baru) sehingga tunas cangkokan itu telah tumbuh menjadi pohon sendiri.

Jadi 2 orang saksi yang nanti dibilang akan dibunuh adalah orang-orang Israel dan orang-orang Kristen. (Ini bukan untuk nakut-nakutin, karena orang yang percaya Tuhan pasti siap mati untuk kebenaran).

Tandanya 2 orang saksi (orang-orang Israel dan orang-orang Kristen yang benar-benar saksi/ mengalami Tuhan) adalah pada mereka kuasa seperti halnya pada Musa dan Elia. Coba cek kalau Anda mengalami dan memiliki tanda-tanda kuasa Musa dan Elia, mungkin Anda adalah juga saksi, maka bersaksilah, jangan takut mati karena hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

GB.
« Last Edit: November 10, 2018, 12:41:49 PM by Nidus »
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
November 12, 2018, 01:03:24 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2261
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Menurut saya demikian:

- Kurang pas jika kita mengartikan kedua saksi itu adalah 2 orang Israel (secara personal) walaupun memang disebutkan disana Musa dan Elia (yang digadang-gadang akan datang lagi ke dunia)
- 2 Orang saksi itu bukan 2 individual, karena 2 orang saksi itu disebutkan di kitab Wahyu sebagai 2 pohon zaitun yang ada di hadapan Tuhan.

setuju dan sepakat bahwa:
2 saksi dalam Kitab Wahyu tersebut bukanlah
1. bukan 2 orang Israel
2. bukan Musa dan Elia secara personal
3. bukan Individual..

Quote
Siapa mereka itu 2 saksi yang adalah 2 pohon zaitun di hadapan Tuhan?

2 Saksi tersebut adalah:
Alkitab kita ini yaitu:

Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru..
Firman inilah 2 saksi yang dimaksud...
saksi yang setia..

dan akan tetap menjadi saksi sampai kepada AKhir Zaman...


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
December 02, 2018, 11:11:14 AM
Reply #36
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 106
Wahyu 11:3 Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
4. Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian YANG BERDIRI DI HADAPAN TUHAN semesta alam.

Pohon zaitun dan kaki dian adalah dua simbol spiritual khas dalam kehidupan bangsa Yahudi sejak jaman Perjanjian Lama sehingga menunjukkan bahwa ke duanya berasal dari bani Israel.

Original Jewish symbol :

Sedangkan BERDIRI DI HADAPAN TUHAN berarti pernah berhadapan MUKA DENGAN MUKA dengan Tuhan tetapi tetap hidup dan hanya ada tiga figur spt itu di kolong langit yakni Henoch, Musa dan Elia. Tetapi Henoch itu tidak tergolong bani Israel.

Mengapa Musa dan Elia mengunjungi Yesus Kristus ketika Dia datang melayani manusia sbg Messiah ?
Karena harus ada dua orang saksi akan Yesus Kristus sbg Messiah dan dua orang adalah jumlah minimal yg telah diharuskan Tuhan sbg saksi.
Ulangan 19:15. "Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan.

Jadi kunjungan mereka berdua adalah dalam rangka sbg kesaksian mereka akan Messiah di jaman kesengsaraan besar menggantikan Gereja Tuhan.

Musa mewakili Gereja Tuhan yg telah meninggal dunia sejak awal Gereja yg didirikan para Rasul.
Elia mewakili Gereja Tuhan yg masih hidup ketika Yesus Kristus datang utk mengangkat mereka ke surga
bersama kebangkitan orang mati saat Yesus datang membawa Gereja Tuhan ke surga.   

Musa adalah pemimpin besar yang membawa bani Israel keluar dari tanah Mesir yang kejam ke negeri perjanjian melewati banyak peperangan, pemberontakan, kematian (sampar) selama 40 tahun.
Elia adalah penyelamat bangsa tsb. dari krisis moral dan iman yg membawa mereka kembali takut akan Tuhan.

Bukankah Musa telah meninggal dunia ?
Benar dan hanya Tuhan yg tahu dimana kuburannya
Ulangan  5. Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan Firman Tuhan.
6. Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya...

Tetapi Tuhan telah menyuruh malaikat Mikhail utk mengambil jenazah tsb. namun dilawan oleh iblis.
Yudas 9 Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: "Kiranya Tuhan menghardik engkau!" 
Kita melihat bahwa malaikat dan iblis kerap bertempur sebab orang suci dan bangsa2 spt ketika Gabriel membawa pesan kpd Daniel ttg masa depan bani Israel.
Daniel 10:13. Pemimpin kerajaan orang Persia berdiri dua puluh satu hari lamanya menentang aku; tetapi kemudian Mikhael, salah seorang dari pemimpin-pemimpin terkemuka, datang menolong aku

Tentunya Tuhan mengirim Mikhail ke kuburan Musa bukan utk membersihkan rerumputan dan memperpanjang sewa tanah makam tetapi mengambil jenazah tsb. ke surga untuk dibangkitkan kembali untuk pekerjaan Tuhan di akhir zaman.

Yohanes menuliskan dengan jelas bahwa keduanya adalah NABI, yg jelas menunjuk kepada nabi2 PL dan keduanya akan menyiksa semua orang di atas bumi.
Wahyu 11:10 Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

Tetapi bahkan setelah mereka dibunuh dan dibangkitkan, umat manusia belum juga bertobat !
Wahyu 9:20 Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,
21. dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.

Dengan segala bentuk2 yang didewakan, dewa langit, dewa bumi, dewi welas asih, bunda suci, dewa rejeki, dewa keadilan, keramat2, yang tidak pernah menciptakan langit dan bumi tapi mencuri kemuliaan Tuhan, sehingga ke 2 Saksi Tuhan harus bersaksi dengan kekerasan karena era ROH KUDUS dan Gereja telah selesai.

Menurut pendapat saya.. Ke 2 saksi Allah, yg terdiri dari 2 pohon zaitun dan 2 Kaki Dian, mengapa  tidak diartikan sebagai 4 Patriakh utama yg didirikan oleh Rasul Kristus langsung., yaitu: Patriakh Antiokhia, Patriakh Roma, Patriakh Yerusalem dan Patriakh Alexandria (sampai sekarang masih eksis kok).

December 02, 2018, 11:24:33 AM
Reply #37
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 106
setuju dan sepakat bahwa:
2 saksi dalam Kitab Wahyu tersebut bukanlah
1. bukan 2 orang Israel
2. bukan Musa dan Elia secara personal
3. bukan Individual..

2 Saksi tersebut adalah:
Alkitab kita ini yaitu:

Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru..
Firman inilah 2 saksi yang dimaksud...
saksi yang setia..

dan akan tetap menjadi saksi sampai kepada AKhir Zaman...


salam
TYM

Diceritakan, bahwa 2 saksi Allah itu, terdiri dari 2 pohon zaitun dan 2 kaki Dian., nubuat ini berbicara tentang, 4 Patriakh utama, yaitu:
1. Patriakh Antiokhia.
2. Patriakh Roma.
3. Patriakh Yerusalem.
4. Patriakh Alexandria.

Secara “ajaib” ke-4 Patriakh ini, terdiri dari 2 pemahaman, yaitu:

A). Patriakh Roma dan Patriakh Yerusalem (satu aliran pemahaman).==> 2 kaki Dian.
B). Patriak Antiokhia dan Patriak Alexandria (satu aliran pemahaman). ==> 2 pohon zaitun

December 02, 2018, 12:49:16 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 814
  • Denominasi: Protestan
Diceritakan, bahwa 2 saksi Allah itu, terdiri dari 2 pohon zaitun dan 2 kaki Dian., nubuat ini berbicara tentang, 4 Patriakh utama, yaitu:
1. Patriakh Antiokhia.
2. Patriakh Roma.
3. Patriakh Yerusalem.
4. Patriakh Alexandria.

Secara “ajaib” ke-4 Patriakh ini, terdiri dari 2 pemahaman, yaitu:

A). Patriakh Roma dan Patriakh Yerusalem (satu aliran pemahaman).==> 2 kaki Dian.
B). Patriak Antiokhia dan Patriak Alexandria (satu aliran pemahaman). ==> 2 pohon zaitun
Diceritakan oleh siapa, bray?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)