Author Topic: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar  (Read 1342 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 10, 2018, 10:57:10 AM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2163
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Mereka mati menjadi mayat bro. dan orang2 yg melihat menjadi gembira,
bagaimana caranya jika mereka adalah Alkitab ? Apakah alkitab bisa menjadi mayat yg tergeletak.
Alkitab tidak bisa dikalahkan dan dimatikan oleh siapapun, jika nabi2 dan saksi2 Tuhan itu bisa.

Nubuatan ini digenapi dengan sangat tepat dan luar biasa di dalam sejarah Perancis. Selama Revolusi pada tahun 1793

"untuk pertama kalinya dunia ini mendengar suatu perkumpulan orang-orang, yang dilahirkan dan dididik dalam peradaban dan menyombongkan hak untuk memerintah salah satu negara Eropa yang terbaik, mengangkat suara mereka untuk menyangkal kebenaran yang paling khidmat yang diterima oleh jiwa manusia, dan menolak dengan suara bulat kepercayaan dan perbaktian keilahian." -- Scott, Sir Walter, "Life of Napoleon Bonaparte," Vol. I, ch. 17 (ed. 1854).

"Perancis adalah satu-satunya bangsa di dunia yang tercatat dalam catatan otentik, yang sebagai satu bangsa mengangkat tangan memberontak melawan Pencipta alam semesta. Banyaklah penghujat-penghujat, orang yang tidak beriman di Inggeris, Jerman, Spanyol dan dimana-mana baik yang sudah ada maupun yang akan terus ada. Tetapi Perancis menduduki tepat tersendiri dalam sejarah dunia sebagai satu-satunya negara yang oleh keputusan Dewan Perwakilan Rakyatnya (Mahkamah Legislatif), menyatakan bahwa tidak ada Allah. Dan untuk ini seluruh penduduk ibukota, dan kebanyakan dimana-mana, baik laki-laki maupun perempuan, menari dan menyanyi dengan bersukacita menyambut keputusan itu." -- Blackwood's Magazine, November 1870.

Alkitab-Alkitab dikumpulkan dan dibakar di depan umum dengan segala manifestasi penghinaan yang mungkin dilakukan. Hukum Allah diinjak-injak. Lembaga-lembaga Alkitab dilenyapkan. Hari istirahat mingguan dikesmpingkan, dan sebagai gantinya setiap sepuluh hari dikhususkan untuk berpesta pora bersenang-senang, dan penghujatan. Acara baptisan dan perjamuan kudus dilarang. Pengumuman-pengumuman yang menarik perhatian ditempelkan di tempat-tempat penguburan, yang menyatakan bahwa kematian adalah keadaan tidur yang kekal.

Dengan keberanian menghujat yang melampaui batas, yang sudah sukar dipercaya, salah seorang imam orde baru berkata, "Allah, jika Engkau memang ada, tuntutlah pembalasan atas nama-Mu yang sudah rusak itu. Saya menentang-Mu! Engkau tetap diam. Engkau tak berani mendatangkan guntur-Mu. Siapakah sesudah ini yang percaya kepada keberadaan-Mu?" -- Lacretelle's "History," Vol. XI, p. 309; dalam Allison's "History of Europe," Vol. I, ch. 10.



dengan melihat kebiadaban, Kelantangan, Kekurangajaran dan penghinaan terhadap Tuhan dan Firman-Nya pada Tahun 1793 (Alkitab dibakar)

itu sama dengan MEMBUNUH atau MEMBINASAKAN FIRMAN ITU.




salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
August 14, 2018, 09:02:49 AM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2163
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Bersambung, 14/08/2018

Tidak lama sesudah itu, upacara itu diikuti pembakaran Alkitab. Pada suatu kesempatan "Perkumpulan Masyarakat Museum Populer," memasuki gedung balai kota, dan berseru, "Viva la Raison" (Hidup Pertimbangan), dan membawa di ujung sebuah tongkat sisa-sia buku-buku yang setengah terbakar, yang diantaranya terdapat buku penuntun sembahyang bagi para imam, misa dan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, yang "ditebus dalam api besar," kata presiden, "semua kebodohan yang telah dilakukan oleh umat manusia." -- Journal of Paris, 1793, No. 318. Quoted in Buchez-Roux's collection of Parliamentary History, Vol. XXX, pp. 200,201.

sebenarnya Roh kebebasan berjalan bersama-sama dengan Alkitab. Dimana saja Injil diterima, pikiran orang-orang dibangunkan. Mereka mulai membuangkan belenggu yang mengikat mereka dalam perhambaan kebodohan, kebiasaan buruk dan ketakhyulan.

Firman Tuhan yaitu PL dan PB berkuasa membuat manusia  berpikir dan bertindak sebagai manusia.

Pengajaran Alkitab sebenarnya menanamkan di dalam pikiran dan hati manusia azas-azas peradilan, pengendalian diri, kebenaran, keadilan dan kedermawanan, yang menjadi batu penjuru bagi kemakmuran bangsa. "Kebenaran meninggikan derajat bangsa." Dengan demikian "takhta menjadi kokoh." (Amsal 14:34; 16:12).

"Dimana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya." (Yesaya 32:17).

Ia yang menuruti hukum ilahi akan menuruti dan menghormati hukum-hukum negaranya.  Ia yang takut akan Allah akan menghormati raja yang menjalankan semua kejujuran dan wewenangnya yang sah menurut hukum. atau dalam bahasa saya, seorang Penurut Firman pastilah akan menjadi seorang warga negara yang baik. Karena Firman itu menjadikan manusia jadi baik.

Tetapi Perancis yang malang melarang Alkitab dan mengharamkan murid-muridnya. Dari abad ke abad orang-orang yang jujur dan yang setia kepada prinsip, orang-orang yang mempunyai intelek yang tinggi dan moral yang kuat, yang mempunyai keberanian untuk mengakui keyakinannya, dan yang mempunyai iman untuk menderita demi kebenaran, -- untuk selama berabad-abad orang-orang ini bekerja sebagai budak-budak di dapur kapal-kapal, binasa di atas tiang pembakaran, atau membusuk di penjara bawah tanah. Beribu-ribu orang mencari selamat di pelarian, dan hal ini terus berlanjut selama dua ratus lima puluh tahun sesudah Pembaharuan dimulai.

"Jarang ada generasi bangsa Perancis selama jangka waktu yang panjang itu yang tidak menyaksikan murid-murid kabar Injil yang melarikan diri dari hadapan penganiaya yang ganas sambil membawa bersama mereka kepintaran, kesenian kerajinan dan usaha industri, peraturan, dalam hal-hal mana mereka menonjol, sehingga memperkaya negeri-negeri tempat mereka berlindung.Dan dalam perbandingan, sementara mereka memperkaya negara-negara lain dengan kebolehan-kebolehan yang baik ini, dalam pada itu mereka mengosongkan negara mereka dari kebolehan-kebolehan tersebut. Jika sekiranya semua yang telah mengalir keluar itu tetap tinggal di Perancis, jika sekiranya selama tiga ratus tahun ini kecakapan industri orang-orang yang melarikan diri itu mengusahakan tanah negeri itu, jika selama tiga ratus tahun ini bakat artistik mereka meningkatkan manufaktur, jika selama tiga ratus tahun ini kejeniusan kreatifitas dan kemampuan analitik mereka memperkaya literatur dan mengembangkan ilmunya, jika hikmat mereka telah menuntun konsili-konsili mereka, keberanian mereka berjuang dalam peperangan, keadilan mereka membentuk hukum-hukumnya, dan agama Alkitab memperkuat intelek dan memerintah hati nurani rakyat, maka alangkah besarnya kemuliaan yang mengelilingi Perancis sekarang ini! Betapa besarnya, makmurnya, dan bahagianya negara itu -- sebagai teladan bagi bangsa-bangsa lain.

"Akan tetapi kefanatikan yang membabibuta dan tak terhindarkan mengusir dari negerinya guru-guru kebajikan, pelopor-pelopor peraturan dan pembela-pembela setia takhta kerajaan. Perancis berkata kepada orang-orang yang sebenarnya mampu membuat negeri itu 'terkenal dan mulia' di dunia ini, 'mana yang engkau pilih, tiang gantungan pembakaran atau pengasingan'.??
Akhirnya negeri itupun mengalami keruntuhan benar-benar. Tidak ada lagi hati nurani untuk menegur, tidak ada lagi agama yang harus diseret ke tiang gantungan pembakaran. Tidak ada lagi patriotisme untuk diusir ke pengucilan." -- Wylie, b. 13, ch. 20.

Dan akibatnya adalah Revousi dengan segala akibatnya.



bersambung...
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
August 16, 2018, 09:32:17 AM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2163
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
bersambung, 16/08/2018

Kesalahan fatal yang dilakukan oleh bencana ini bagi rakyat Perancis ialah tidak mau tahu mengenai kebenaran besar: bahwa kebebasan yang benar mendengar nasehat dan amaran dari kedua Saksi itu yaitu Firman Allah, Perjanjian Lama dan Perjanjian baru,  terletak pada larangan hukum Allah.

"Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti." "Tidak ada damai sejahtera bagi orang-orang fasik!" Firman Tuhan. "Tetapi siapa mendengarkan Aku, ia akan tinggal dengan aman terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka." ( Yes. 48:18; Amsal 1:33).

Para ateis, pelanggar hukum, dan orang-orang yang sudah murtad, menentang dan menolak hukum Allah. Tetapi akibat-akibat dari pengaruh mereka membuktikan bahwa kesejahteraan manusia tergantung kepada penurutan kepada hukum-hukum ilahi. Mereka yang tidak membaca pelajaran dari buku Allah, diminta agar membacanya dalam sejarah bangsa-bangsa..

TAPI PUJI TUHAN.
tidak selama lamanya Firman Allah yaitu ke dua saksi tersebut (PL dan PB) dibungkam. Saksi-saksi Allah yang setia, yang dibunuh oleh kuasa penghujat yang "muncul dari jurang maut" tidak lama tetap berdiam. "Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari Allah ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang melihat mereka menjadi sangat takut." (Wah. 11:11).

Pada tahun 1793 dekrit penumpasan agama Kristen dan pengesampingan Alkitab, diluluskan oleh Majelis Permusyawatan Perancis. Tiga setengah tahun kemudian suatu resolusi membatalkan dekrit itu. Dengan demikian diberikan toleransi kepada Alkitab pada hari itu juga. Dunia berdiri heran terperanjat melihat banyaknya kejahatan yang diakibatkan oleh penolakan Kitab yang Suci itu, dan manusia menyadari perlunya percaya kepada Allah dan Firman-Nya sebagai landasan kebajikan dan moralitas.

Tuhan bersabda, "Siapakah yang engkau cela dan engkau hujat? terhadap siapakah engkau menyaringkan suaramu dan memandang dengan sombong-sombong? Terhadap Yang Mahakudus, Allah Israel." (Yes. 37:23). "Sebab itu ketahuilah, Aku mau memberitahukan kepada mereka, sekali ini Aku akan memberitahukan kepada mereka kekuasaan-Ku dan keperkasaan-Ku, supaya mereka tahu, bahwa nama-Ku Tuhan." (Yer. 16:21).

Mengenai kedua saksi-saksi, nabi menyatakan lebih jauh, "Dan orang-orang itu mendengar suatu suara yang nyaring dari Surga berkata kepada mereka: 'Naiklah kemari!' Lalu naiklah mereka ke langit di selubungi awan, disaksikan oleh musuh-musuh mereka." (Wah. 11:12). Semenjak Perancis memerangi kedua saksi-saksi Allah itu, maka saksi-saksi itu telah dihormati seperti yang belum pernah sebelumnya.

Pada tahun 1804, British & Foreign Bible Society (Lembaga Alkitab Inggeris & Luar Negeri) telah diorganisasi. Hal ini diikuti organisasi-organisasi yang sama, dengan banyak cabang-cabangnya di benua Eropa . Pada tahun 1816 didirikan American Bible Society (Lembaga Alkitab Amerika). Pada waktu British Society didirikan, Alkitab itu telah dicetak dan diedarkan dalam 50 bahasa. Sejak waktu itu Alkitab telah diterjemahkan kedalam lebih dari 400 bahasa dan bahasa-bahasa daerah. --

Selama lima puluh tahun sebelum tahun 1792, hanya sedikit perhatian diberikan kepada misi-misi luar negeri. Tidak ada lembaga-lembaga didirikan, dan hanya ada sedikit gereja-gereja yang berusaha menyebarkan Kekristenan ke dunia kafir. Tetapi menjelang akhir abad ke delapan belas, terjadi perubahan besar. Orang-orang menjadi tidak merasa puas dengan hasil-hasil nasionalisme, dan menyadari perlunya pernyataan ilahi dan agama eksperimental. Dari waktu ini pekerjaan misi luar negeri mendapat pertumbuhan yang luar biasa. --
Kemajuan dalam bidang percetakan memberikan rangsangan kepada pekerjaan penyebar-luasan Alkitab. Sarana komunikasi yang bertambah antara berbagai negara, runtuhnya hambatan prasangka buruk dan ekslusif kebangsaan, dan hilangnya kekuasaan paus Roma, telah membuka jalan untuk masuknya firman Allah. Untuk selama beberapa tahun Alkitab telah dijual tanpa hambatan dijalan-jalan kota Roma, dan sekarang telah dibawa ke segala penjuru dunia yang berpenduduk.



bersambung...
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
August 23, 2018, 09:28:34 AM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2163
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
sambungan, 23/08/2018


Voltaire, yang tidak percaya kepada Tuhan, suatu kali berkata, "Saya sudah bosan mendengar orang-orang berulang-ulang mengatakan mengenai dua belas orang yang mendirikan agama Kristen. Saya akan membuktikan bahwa seorang saja sudah cukup untuk meruntuhkannya."

Seabad sudah berlalu sejak kematiannya. Berjuta-juta orang telah berjuang bersama-sama memerangi Alkitab. Tetapi nyatanya jauh dari keruntuhan.
* Kalau pada zaman Voltaire ada seratus Alkitab, sekarang ada sepuluh ribu Alkitab, ya, bahkan seratus ribu Alkitab, Buku Allah.

Seorang Pembaharu yang terdahulu berkata mengenai gereja Kristen, :
"Alkitab itu adalah landasan yang telah merusakkan banyak palu."

Tuhan berkata, :
* "Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan akan engkau buktikan salah." (Yes. 54:17).

* "Firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya." "Segala titah-Nya teguh, kokoh untuk seterusnya dan selama-lamanya dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran." ( Yes. 40:8; Maz. 111:7,8.).

Apa saja yang didirikan atas kekuasaan manusia akan hancur, tetapi yang didirikan atas landasan batu zaman, firman Allah, akan teguh berdiri sampai selama-lamanya.





...SELESAI...


semoga tulisan yang  kubagikan tersebut memberkati saudara saudara yang memiliki kerinduan untuk belajar.
sebagian besar sumber dari tulisanku diatas saya ambil dari Buku:
http://kemenanganakhir.com/

kalau tertarik boleh di baca pada buku tersebut: http://kemenanganakhir.com/ bab 15.

salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)