Author Topic: Yesus mengusir Gereja yang banyak membuat mujizat  (Read 2591 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 26, 2018, 02:36:06 PM
Reply #60
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 29
  • Denominasi: Interdenominasi
Apa salah mereka ?
Apakah mereka serakah ?
Apakah mereka ada pamrih tertentu ?
Apakah cuma menjadi batu sandungan bagi orang2 miskin ?

jawabanya ada di ayat sebelumnya.

(Matius 7:21)
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga,  melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Kesalahan mereka adalah tidak melakukan kehendak Bapa.

Apa itu kehendak Bapa?

(Yohanes 6:40)
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku , yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."

Supaya semua orang beroleh hidup yang kekal melalui "melihat Anak".

Mujizat, mengusir setan, bernubuat, itu semua bukanlah buah, namun hanya pekerjaan. Ketiganya harusnya lazim buat orang Kristen, karena ketiganya adalah pekerjaan kita, dimana kita sudah diberi kuasa untuk mengerjakanya. Namun buah yang Tuhan kehendaki adalah, mereka yang kita tolong melihat kepada Yesus (Anak), bukan melihat kepada kita sebagai pekerja. Dari buahnya bisa dilihat, apakah mereka (penerima mujizat, penerima nubuat, penerima kesembuhan) kemudian melihat Yesus dan percaya kepada Anak seperti yang Bapa kehendaki, ataukah justru melihat manusia dan menempatkan pengharapan mereka kepada manusia (yang kemudian dianggap berkemampuan / sakti / doanya didengar). Buah ini tidak akan berbohong.

Bedanya, mereka yang layak masuk dalam Sorga adalah orang-orang yang bahkan tidak menyadari bahwa mereka melakukan kehendak Bapa. Tidak sedikitpun merasa berjasa untuk pekerjaan Tuhan, karena mereka taunya semua oleh karena kuasa Tuhan. Jadi buahnya jelas, orang-orang yang mereka tolongpun menjadi melihat dan mengarahkan pandangan mereka ke Yesus (Anak) dan percaya kepadaNya, bukan melihat kemampuan manusia sebagai pekerja.

Kita tahu bahwa semua pekerjaan kita adalah supaya setiap orang memfokuskan pandangan mereka untuk "melihat Yesus" dan percaya kepada Yesus dan bukan melihat kita lalu percaya kepada kita. (orang-orang yang selalu mencari "hamba Tuhan" untuk didoakan adalah buah yang tidak dikehendaki Bapa, hamba Tuhan itu bertanggung jawab atas buah yang demikian)

GB
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
November 28, 2018, 04:57:51 AM
Reply #61
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 93
jawabanya ada di ayat sebelumnya.

(Matius 7:21)
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga,  melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Kesalahan mereka adalah tidak melakukan kehendak Bapa.

Apa itu kehendak Bapa?

(Yohanes 6:40)
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku , yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."

Supaya semua orang beroleh hidup yang kekal melalui "melihat Anak".

Mujizat, mengusir setan, bernubuat, itu semua bukanlah buah, namun hanya pekerjaan. Ketiganya harusnya lazim buat orang Kristen, karena ketiganya adalah pekerjaan kita, dimana kita sudah diberi kuasa untuk mengerjakanya. Namun buah yang Tuhan kehendaki adalah, mereka yang kita tolong melihat kepada Yesus (Anak), bukan melihat kepada kita sebagai pekerja. Dari buahnya bisa dilihat, apakah mereka (penerima mujizat, penerima nubuat, penerima kesembuhan) kemudian melihat Yesus dan percaya kepada Anak seperti yang Bapa kehendaki, ataukah justru melihat manusia dan menempatkan pengharapan mereka kepada manusia (yang kemudian dianggap berkemampuan / sakti / doanya didengar). Buah ini tidak akan berbohong.

Bedanya, mereka yang layak masuk dalam Sorga adalah orang-orang yang bahkan tidak menyadari bahwa mereka melakukan kehendak Bapa. Tidak sedikitpun merasa berjasa untuk pekerjaan Tuhan, karena mereka taunya semua oleh karena kuasa Tuhan. Jadi buahnya jelas, orang-orang yang mereka tolongpun menjadi melihat dan mengarahkan pandangan mereka ke Yesus (Anak) dan percaya kepadaNya, bukan melihat kemampuan manusia sebagai pekerja.

Kita tahu bahwa semua pekerjaan kita adalah supaya setiap orang memfokuskan pandangan mereka untuk "melihat Yesus" dan percaya kepada Yesus dan bukan melihat kita lalu percaya kepada kita. (orang-orang yang selalu mencari "hamba Tuhan" untuk didoakan adalah buah yang tidak dikehendaki Bapa, hamba Tuhan itu bertanggung jawab atas buah yang demikian)

GB

Penjelasan yg sangat tepat, karena itulah saya katakan, perkataan dalam kitab Matius itu, ditujukan kepada “anti Kristus “ dan bukan kepada “anak2 Tuhan Yesus”, sebab .. setiap orang yg sudah percaya dan menerima Yesus sebagai Juruselamatnya, maka orang tsb sudah melaksanakan “kehendak Bapa” dan bagi “anti Kristus”, maka adalah mustahil untuk menerima Yesus., karena itu .. semua anti kristus, akan diusir Yesus pada hari penghakiman.

JBU
November 28, 2018, 11:27:55 AM
Reply #62
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2566
Semua perkataan “palsu”, untuk kalimat saudara palsu, nabi palsu dan mesias palsu, dll.. tidak ditujukan untuk Kristen atau untuk orang2 yg telah menerima Kristus, tetapi ditujukan untuk Anti Kristus., karena itu disebut “palsu”, artinya .. ajaran mereka dan perbuatan mereka, seperti ajaran Kristen, tetapi sebenarnya mereka adalah Anti Kristus.

JBU

Kepalsuan justru lebih ditujukan kepada Kristen palsu karena Kristen palsu tetap memakai Alkitab sehingga perbedaannya sulit bisa disadari sebab yg palsu itu selalu sangat mirip dengan aslinya seperti uang palsu tetapi tetap saja menyesatkan.
November 28, 2018, 11:30:22 AM
Reply #63
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2566
Yang namanya Berkat dan Mujizat yang sejati pasti akan terjadi dengan sendirinya jika kita telah mengikuti Kehendak-Nya.
Ada tertulis : Jika engkau telah mengikuti Kehendak-Ku, maka mintalah...
Carilah dahulu Kerajaan Allah, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu...
Mengenai Mat. 7:22, Mujizat bisa terjadi karena mereka percaya Yesus mampu melakukan hal itu, tetapi mereka belum mengikuti Kehendak-Nya yaitu melakukannya semata hanya untuk Kemuliaan Tuhan, makanya mereka diusir oleh Yesus dan dianggap sebagai pembuat kejahatan (memanfaatkan Kuasa Tuhan untuk ego negatif pribadi).

Met Hari Minggu...
Salam Damai Temans...
Tuhan Memberkati...

Tanpa anugerah yang mendahului maka mustahil manusia mampu melakukan apa yg sesuai dengan  kehendak Allah !

Amsal  16:25 Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.


December 05, 2018, 05:40:06 PM
Reply #64
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10522
Kepalsuan justru lebih ditujukan kepada Kristen palsu karena Kristen palsu tetap memakai Alkitab sehingga perbedaannya sulit bisa disadari sebab yg palsu itu selalu sangat mirip dengan aslinya seperti uang palsu tetapi tetap saja menyesatkan.

setuju..

hobinya ngutip ayat, seolah-olah seperti orang Kristen sejati, padahal Kristen palsu karena berani memegahkan diri setara dengan pikiran tuhan dan sok mampu paham pikiran tuhan..

ini sangat berbahaya jadi batu sandungan iman bagi orang-orang Kristen sejati,
karena bisa saja ada yang tertipu oleh KEPALSUAN ini, dan tergelincir dalam kesesatan karena mengira bahwa si Krsten PALSU ini dikiranya saleh beneran...


akhirnya kita sepakat ya bro..
amin....
December 09, 2018, 11:29:45 AM
Reply #65
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)