Author Topic: Apakah mungkin Tuhan meninggalkan kita  (Read 96 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 23, 2018, 08:08:00 PM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 28
  • Denominasi: Katolik
Jujur saja, selama ini yg aku lakukan adalah berbuat dosa bertobag berbuat dosa yg sama bertobat,balik balik lagi seperti itu,
Saat berbuat dosa aku merasa tuhan jauh dari saya,  tapi ketika saya lama tidak berbuat dosa yg sama,  saua merasa tuhan dekat dengan saya,
Apakah ini hanya perasaan saya saja, ketika berdosa tuhan menajuh dari saya, atau kah karena berbuay dosa hati saya sendiri yg merasa tuhan jauh,  padahal dia sangat dekat?

Kemudian,  saat berbuat dosa,  dan kita langsung meminta maaf,  apakah saat itu juga dosa kita langsung terhapus dan bapa akan memberkati kita lagi?
July 23, 2018, 09:10:22 PM
Reply #1
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 243
  • Denominasi: Katolik
Tuhan senantiasa dekat dengan kita dan memanggil kita di dunia ini walaupun kita menjauh dari-Nya ketika kita berdosa. Jadi yang menjauhi Tuhan sebenarnya kita sendiri.

Kedekatan Tuhan kepada manusia ini digambarkan dalam beberapa perumpamaan seperti :

1. Allah sebagai gembala yang baik

Matius 18:12-14
18:12 "Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
18:13 Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
18:14 Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang."

Lukas 15:3-7
15:3 Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
15:4 "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?
15:5 Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,
15:6 dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetanggan serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.
15:7 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."



2. Allah sebagai ayah yang baik

Lukas 15:11-24
15:11. Yesus berkata lagi: "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki.
15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka.
15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.
15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat.
15:15 Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya.
15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya.
15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.
15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,
15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.
15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.
15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya.
15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita.
15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria.


Tuhan tahu kelemahan kita yang mudah berbuat dosa. Kita memang tidak bisa bebas dari dosa tetapi walaupun demikian kita perlu berusaha hidup benar dan kudus dihadapan Allah sambil berdoa meminta bimbingan serta perlindungan Allah.

Oleh karena itu Yesus pernah berkata kepada para murid-Nya

Matius 26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Allah pasti memaafkan kita tanpa konsekuensi selama dosa yang kita lakukan tidak mendatangkan maut.

Demikianlah tulisan ini. Semoga membantu.
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)