Author Topic: Israel mensahkan hukum baru yang berdasarkan kitab suci  (Read 1360 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 27, 2018, 06:53:28 PM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
tidak perlu lebay Bro,
Tuhan itu tidak bersumber dari, karena Tuhan itu Maha Tinggi, maka disebut KUDUS.
Sedangkan Yesus dan ROH KUDUS itu bersumber dari Tuhan, pakai logika sehat aja;
masakah Tuhan itu diturunkan/bersumber dari ???
ayo mikir dikit,,,
salam.
Nah lho.
Yang lebay itu siapa? Siapa yang menggunakan logika tidak sehat?
@dunlut yang menulis, dan kuartikan bahwa @dunlut memahami ini:
pengertian umum pun harus diuji dengan ayat2 Alkitab, karena Alkitab itu patokannya.
Itu artinya, suatu pengertian harus diuji dengan ayat-ayat (bukan satu ayat saja), bukan?
Kalo ada, memang harus diuji dengan ayat yang lebih dari satu ayat. Suatu ayat tidak menganulir ayat lain, kecuali jika dinyatakan secara tegas memang untuk menganulir ayat lain (kalau ada).
Itu berterima di logika @dunlut?

Nah, jika berterima, apakah tulisan @dunlut: Sedangkan Yesus dan ROH KUDUS itu bersumber dari Tuhan sudah @dunlut uji?
Jika sudah, coba kemukakan di sini, bagaimana @dunlut menguji hingga menyimpulkan bahwa Yesus dan ROH KUDUS itu bersumber dari Tuhan.
Coba @dunlut mikir banyak. Jangan malas.

O ya, Yoh 1:1 Firman itu adalah Allah, menurut @dunlut, siapa itu Firman?
Menurut penganut Trinitarian sejati, yang dimaksud dengan Firman pada Yoh 1:1 ialah Yesus Kristus.
Bagaimana dengan @dunlut? Siapa itu Firman yang di Yoh 1:1?

Jika Firman di Yoh 1:1 adalah Yesus Kristus, menurut logika @dunlut, apabila Allah berfirman maka firman Allah keluar dari Allah, apakah Allah kehilangan firmanNya? Menurut pendapatku, Allah berfirman tidak membuat Allah kehilangan firman. Demikian halnya, jika disebut menurut bahasa manusia bahwa Firman Allah keluar dari Allah, tidak berarti Allah kehilangan Firman. Maka, bila dikatakan Yesus Kristus(Firman Allah) keluar dari Allah bukan berarti setelah Firman Allah keluar dari Allah lantas Allah menjadi bisu.
Bisa @dunlut tangkap?
Dikatakan Firman Allah keluar dari Allah bukan berarti Allah kehilangan FirmanNya dan Allah menjadi bisu tidak dapat berfirman lagi.

Demikian juga dengan ROH KUDUS, Roh Allah. Dikatakan dengan bahasa manusia bahwa Roh Allah keluar dari Allah bukan berarti ketika Roh Allah keluar dari Allah lantas Allah menjadi kehilangan Roh.
Maka Tritunggal itu ialah bahwa Allah, Firman Allah(Yesus Kristus), dan ROH KUDUS merupakan satu kesatuan tak terpisahkan. Itulah yang diimani penganut Trinitarian.

Bisa @dunlut tangkap?

Jika bisa, sekarang ketahuan siapa yang lebay, ketahuan siapa yang menggunakan logika tidak sehat.

Jika tidak bisa, penjelasan mana yang hendak ditanyakan lebih lanjut?

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
July 27, 2018, 09:49:32 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Mar 12:28  Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?" 
Mar 12:29  Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Mar 12:30  Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
Mar 12:31  Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
Mar 12:32  Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.

kecuali Dia
Dia di sini adalah Tuhan. Yang Esa itu.
Apakah menurut anda Dia di sini termasuk Yesus juga?

Nah, ini dia,

coba pakai akal anda untuk berpikir jernih.

salam.
Lhah, sudahkah @dunlut melakukan hal yang @dunlut tuliskan? (Ini @dunlut tulis pengertian umum pun harus diuji dengan ayat2 Alkitab, karena Alkitab itu patokannya). Sudahkah itu @dunlut lakukan? Sudahkah @dunlut uji dengan ayat Injil lainnya?

Di ayat lain, Mat 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
Jika kepada Yesus Kristus diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi (tidak ada yang tersisa pada pihak yang memberikan), dengan @dunlut memakai akal @dunlut berpikir secara jernih, siapa Yesus Kristus yang menerima segala kuasa di sorga dan di bumi?
Yesus Kristuslah yang memberi dan menerima kuasa itu.
Lalu dari ayat lain, Yoh 10:38 tetapi jikalau Aku(Yesus Kristus) melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku(Yesus Kristus), percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku(Yesus Kristus) dan Aku(Yesus Kristus) di dalam Bapa." Apabila @dunlut memakai akal @dunlut berpikir secara jernih, siapa yang Bapa di dalam Dia(Yesus Kristus) dan Dia(Yesus Kristus) di dalam Bapa?
Yesus Kristuslah yang di dalam Bapa dan Bapa di dalam Yesus kristus.

Jika demikian adanya, siapa Bapa dan siapa Yesus Kristus? Kupikir, dengan memakai akal untuk berpikir secara jernih, akan mengetahui keesaan Allah, bahwa Allah dengan Firman Allah(Yesus Kristus) dengan Roh Allah(ROH KUDUS) adalah Allah Yang Esa.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
July 27, 2018, 10:34:17 PM
Reply #32
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 130
  • Denominasi: nonatrinitarian
Nah, jika berterima, apakah tulisan @dunlut: Sedangkan Yesus dan ROH KUDUS itu bersumber dari Tuhan sudah @dunlut uji?
Jika sudah, coba kemukakan di sini, bagaimana @dunlut menguji hingga menyimpulkan bahwa Yesus dan ROH KUDUS itu bersumber dari Tuhan.
Coba @dunlut mikir banyak. Jangan malas.

Joh 8:42  Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.

Joh 15:26  Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

Quote
O ya, Yoh 1:1 Firman itu adalah Allah, menurut @dunlut, siapa itu Firman?
Menurut penganut Trinitarian sejati, yang dimaksud dengan Firman pada Yoh 1:1 ialah Yesus Kristus.
Bagaimana dengan @dunlut? Siapa itu Firman yang di Yoh 1:1?

Yesus.

Quote
Jika Firman di Yoh 1:1 adalah Yesus Kristus, menurut logika @dunlut, apabila Allah berfirman maka firman Allah keluar dari Allah, apakah Allah kehilangan firmanNya? Menurut pendapatku, Allah berfirman tidak membuat Allah kehilangan firman. Demikian halnya, jika disebut menurut bahasa manusia bahwa Firman Allah keluar dari Allah, tidak berarti Allah kehilangan Firman. Maka, bila dikatakan Yesus Kristus(Firman Allah) keluar dari Allah bukan berarti setelah Firman Allah keluar dari Allah lantas Allah menjadi bisu.
Bisa @dunlut tangkap?
Dikatakan Firman Allah keluar dari Allah bukan berarti Allah kehilangan FirmanNya dan Allah menjadi bisu tidak dapat berfirman lagi.

yang dimaksud Firman itu = Yesus = yang Sulung, artinya Tuhan memberikan otoritas kepada Yesus untuk berfirman, dan sekalipun demikian, Tuhan tetap bisa berfirman tanpa melalui Yesus sekalipun, misal: baptisan Yesus di sungai Yordan, terdengar firman dari Tuhan di surga.

Quote
Demikian juga dengan ROH KUDUS, Roh Allah. Dikatakan dengan bahasa manusia bahwa Roh Allah keluar dari Allah bukan berarti ketika Roh Allah keluar dari Allah lantas Allah menjadi kehilangan Roh.

yang dimaksud roh Allah disini yaitu Roh dari Allah, dan bukan Allah itu sendiri, dan di sini mestinya anda harus mampu melihat, memilah dan memahami dengan tepat.

Quote
Maka Tritunggal itu ialah bahwa Allah, Firman Allah(Yesus Kristus), dan ROH KUDUS merupakan satu kesatuan tak terpisahkan. Itulah yang diimani penganut Trinitarian.

Tidak terpisahkan dalam pengertian bagaimana dulu?
Pengertian rohani tidak terpisahkan itu berarti Bapa dan Putra dan ROH KUDUS itu satu kesatuan visi misi, itu memang benar adanya, tetapi jika dibilang tidak terpisahkan secara identitas maka itu tidak benar adanya.

misal, Bapa di surga, Putra di bumi dan ROH KUDUS di bumi.
ketika Yesus mati di salib maka ROH KUDUS terpisah dari Yesus.
dan ini semua secara identitas berdiri sendiri/terpisah.

Quote
Bisa @dunlut tangkap?

silahkan simak saja, bagaimana pendapat anda itu masih simpang siur.

Quote
Jika bisa, sekarang ketahuan siapa yang lebay, ketahuan siapa yang menggunakan logika tidak sehat.

logika sehat apa tidak, itu hanya dapat dinilai oleh ayat2 yang sepadan, ayat berbanding ayat sesuai 1 Kor 2:13

Quote
Jika tidak bisa, penjelasan mana yang hendak ditanyakan lebih lanjut?

Salam damai.

pada dasarnya aku tidak bertanya kepada anda, tetapi aku hanya menyanggah pendapat anda dan meminta mengujinya dengan ayat2 Alkitab apakah pendapat anda itu tepat apa keluar dari kebenaran Alkitab.

salam.
July 27, 2018, 11:11:46 PM
Reply #33
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 130
  • Denominasi: nonatrinitarian
Di ayat lain, Mat 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

terjemahan anda keliru, coba perhatikan interlinear Yunani ke Inggris dan terjemahannya:

Matius 28:18
Dan menjelang terhadap, Yesus berbicara kepada mereka, berkata telah diberikan kepada-ku otoritas menurut surga dan demi negeri.

sejajar dengan:

Matius 6:10
Biar itu datang kerajaan-Mu, biarlah adanya menjadi (nyata) kehendak-Mu seperti menurut surga dan demi negeri.

artinya kuasa surga di atas bumi = kuasa surga terjadi di bumi = dengan berfirman (kuasa surga) maka terjadi di bumi.

dan Yesus itu Kepala otoritas yang ada di bawah Tuhan/Bapa.

Quote
Jika kepada Yesus Kristus diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi (tidak ada yang tersisa pada pihak yang memberikan), dengan @dunlut memakai akal @dunlut berpikir secara jernih, siapa Yesus Kristus yang menerima segala kuasa di sorga dan di bumi?
Yesus Kristuslah yang memberi dan menerima kuasa itu.

bukan akal sehat yang jalan, tetapi akal sehat anda sudah tidak sehat, mana ada yang memberi dan yang menerima itu pribadi yang sama? masa yang mengutus dan yang diutus itu sama? wah, wah,,,

Quote
Lalu dari ayat lain, Yoh 10:38 tetapi jikalau Aku(Yesus Kristus) melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku(Yesus Kristus), percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku(Yesus Kristus) dan Aku(Yesus Kristus) di dalam Bapa." Apabila @dunlut memakai akal @dunlut berpikir secara jernih, siapa yang Bapa di dalam Dia(Yesus Kristus) dan Dia(Yesus Kristus) di dalam Bapa?
Yesus Kristuslah yang di dalam Bapa dan Bapa di dalam Yesus kristus.

Jika demikian adanya, siapa Bapa dan siapa Yesus Kristus? Kupikir, dengan memakai akal untuk berpikir secara jernih, akan mengetahui keesaan Allah, bahwa Allah dengan Firman Allah(Yesus Kristus) dengan Roh Allah(ROH KUDUS) adalah Allah Yang Esa.

Salam damai.

makanya Bro, aku bilang jangan menafsirkan alkitab dengan pikiran anda sendiri, perbandingkan ayat dengan ayat (1 KOr 2:13), apakah anda paham Yesus di dalam Bapa dan Bapa di dalam Yesus?

perhatikan perbandingan ayat dengan ayatnya Bro, jangan mencomot satu ayat lantas anda simpulkan sendiri, ini namanya ajaran/hikmat manusia, 1 Kor 2:13-14

coba perhatikan perbandingan ayatnya dari Yoh 10:38

Joh 10:38  tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa."

Bapa di dalam Aku =


Act 10:38  yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan ROH KUDUS dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Aku di dalam Bapa. =

Joh 10:36  masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

Joh 5:43  Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.

salam.




July 28, 2018, 05:08:13 AM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Nah, jika berterima, apakah tulisan @dunlut: Sedangkan Yesus dan ROH KUDUS itu bersumber dari Tuhan sudah @dunlut uji?
Jika sudah, coba kemukakan di sini, bagaimana @dunlut menguji hingga menyimpulkan bahwa Yesus dan ROH KUDUS itu bersumber dari Tuhan.
Coba @dunlut mikir banyak. Jangan malas.
Joh 8:42  Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.
Joh 15:26  Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
Artinya, menurut pemahaman @dunlut, Yoh 8:42 menyatakan Yesus yang Firman Allah itu keluar dari Bapa dan Yoh 15:26 menyatakan ROH KUDUS yang Roh Allah  keluar dari Bapa.
Begitu bukan?
Silahkan pertegas, ketika Yesus yang adalah Firman Allah itu keluar dari Bapa (Yoh 8:42), apakah @dunlut artikan Bapa menjadi tidak dapat berfirman?
Pertegas juga, ketika ROH KUDUS yang Roh Allah itu keluar dari Bapa (Yoh 15:26), apakah @dunlut artikan Bapa menjadi tidak punya Roh?
Jika Yesus yang Firman Allah itu keluar dari Bapa menjadikan Allah bisu, maka benarlah entitas Yesus yang Firman Allah itu secara rohani dapat terpisah dari Allah, bukan tunggal dengan Bapa.
Jika ROH KUDUS yang Roh Allah itu keluar dari Bapa menjadikan Allah tidak punya Roh, maka benarlah entitas ROH KUDUS itu secara rohani dapat terpisah dari Allah, bukan tunggal dengan Bapa.
Berhubung karena Yoh 8:42 tidak menganulir bahwa Yesus adalah Firman Allah, maka ketunggalan Allah dengan FirmanNya tetap eksis.
Berhubung karena Yoh 15:26 tidak menganulir bahwa ROH KUDUS adalah Roh Allah, maka ketunggalan Allah dengan RohNya tetap eksis.
Dengan demikian, Allah, Firman Allah, dan ROH KUDUS adalah Tritunggal.

O ya, Yoh 1:1 Firman itu adalah Allah, menurut @dunlut, siapa itu Firman?
Menurut penganut Trinitarian sejati, yang dimaksud dengan Firman pada Yoh 1:1 ialah Yesus Kristus.
Bagaimana dengan @dunlut? Siapa itu Firman yang di Yoh 1:1?
Yesus.
Jika @dunlut memahami juga bahwa Yesus adalah Firman Allah, maka idealnya, @dunlut juga memahami bahwa ketika Yesus yang Firman Allah itu keluar dari Bapa, atau diutus ke dunia, atau diserahkan kepada manusia, bukan menjadikan Allah bisu.

Jika Firman di Yoh 1:1 adalah Yesus Kristus, menurut logika @dunlut, apabila Allah berfirman maka firman Allah keluar dari Allah, apakah Allah kehilangan firmanNya?
Menurut pendapatku, Allah berfirman tidak membuat Allah kehilangan firman.
Demikian halnya, jika disebut menurut bahasa manusia bahwa Firman Allah keluar dari Allah, tidak berarti Allah kehilangan Firman.
Maka, bila dikatakan Yesus Kristus(Firman Allah) keluar dari Allah bukan berarti setelah Firman Allah keluar dari Allah lantas Allah menjadi bisu.
Bisa @dunlut tangkap?
Dikatakan Firman Allah keluar dari Allah bukan berarti Allah kehilangan FirmanNya dan Allah menjadi bisu tidak dapat berfirman lagi.
yang dimaksud Firman itu = Yesus = yang Sulung, artinya Tuhan memberikan otoritas kepada Yesus untuk berfirman, dan sekalipun demikian, Tuhan tetap bisa berfirman tanpa melalui Yesus sekalipun, misal: baptisan Yesus di sungai Yordan, terdengar firman dari Tuhan di surga.
Betul.
Itu pula indikator bahwa walaupun Firman Allah keluar dari Allah, bukan menjadikan Allah bisu, dan bahwa walaupun ROH KUDUS keluar dari Allah, bukan menjadikan Allah tidak punya Roh.
Allah, Firman Allah, dan Roh Allah adalah Tritunggal.

SAMBUNGIN
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
July 28, 2018, 05:09:39 AM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Demikian juga dengan ROH KUDUS, Roh Allah. Dikatakan dengan bahasa manusia bahwa Roh Allah keluar dari Allah bukan berarti ketika Roh Allah keluar dari Allah lantas Allah menjadi kehilangan Roh.
yang dimaksud roh Allah disini yaitu Roh dari Allah, dan bukan Allah itu sendiri, dan di sini mestinya anda harus mampu melihat, memilah dan memahami dengan tepat.
Justru @dunlut yang perlu menyadari, meski dikatakan menurut bahasa manusia Roh dari Allah bukan berarti ketika Roh Allah itu keluar dari Allah lantas Allah menjadi terpisah dari RohNya, Allah jadi tanpa Roh. Bukan.
Allah, Firman Allah, dan Roh Allah adalah Tritunggal.

Maka Tritunggal itu ialah bahwa Allah, Firman Allah(Yesus Kristus), dan ROH KUDUS merupakan satu kesatuan tak terpisahkan. Itulah yang diimani penganut Trinitarian.
Tidak terpisahkan dalam pengertian bagaimana dulu?
Pengertian rohani tidak terpisahkan itu berarti Bapa dan Putra dan ROH KUDUS itu satu kesatuan visi misi, itu memang benar adanya, tetapi jika dibilang tidak terpisahkan secara identitas maka itu tidak benar adanya.
misal, Bapa di surga, Putra di bumi dan ROH KUDUS di bumi.
ketika Yesus mati di salib maka ROH KUDUS terpisah dari Yesus.
dan ini semua secara identitas berdiri sendiri/terpisah.
Hmm… kelihatannya @dunlut melupakan Yoh 1:14, bahwa Firman Allah telah menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Ketika Yesus mati di salib, yang mati adalah kemanusiaanNya. Fil 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Kematian Yesus di salib bukan kematian keallahanNya, melainkan keadaan Yesus sebagai manusialah yang mati. Allah Tritunggal eksis dari permulaan sampai akhir, tidak berpangkal tidak berujung.

Bisa @dunlut tangkap?
silahkan simak saja, bagaimana pendapat anda itu masih simpang siur.
Kemukakan di mana kesimpangsiurannya.

Jika bisa, sekarang ketahuan siapa yang lebay, ketahuan siapa yang menggunakan logika tidak sehat.
logika sehat apa tidak, itu hanya dapat dinilai oleh ayat2 yang sepadan, ayat berbanding ayat sesuai 1 Kor 2:13
Ayat-ayat Alkitab tidak saling bertentangan, melainkan saling melengkapi.
1 Kor 2:13 Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh. Apa yang hendak @dunlut sampaikan dari 1 Kor 2:13 itu?

Jika tidak bisa, penjelasan mana yang hendak ditanyakan lebih lanjut?
Salam damai.
pada dasarnya aku tidak bertanya kepada anda, tetapi aku hanya menyanggah pendapat anda dan meminta mengujinya dengan ayat2 Alkitab apakah pendapat anda itu tepat apa keluar dari kebenaran Alkitab.
salam.
Artinya, kuduga, @dunlut dapat memahami penjelasan @Sotardugur Parreva, namun masih sungkan mengakuinya secara tegas, mencoba menyatakan adanya kesimpngsiuran tanpa menunjukkan di bagian mana simpang siur yang @dunlut maksud.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
July 28, 2018, 05:10:14 AM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Di ayat lain, Mat 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
terjemahan anda keliru, coba perhatikan interlinear Yunani ke Inggris dan terjemahannya:
Matius 28:18
Dan menjelang terhadap, Yesus berbicara kepada mereka, berkata telah diberikan kepada-ku otoritas menurut surga dan demi negeri.
sejajar dengan:
Matius 6:10
Biar itu datang kerajaan-Mu, biarlah adanya menjadi (nyata) kehendak-Mu seperti menurut surga dan demi negeri.
artinya kuasa surga di atas bumi = kuasa surga terjadi di bumi = dengan berfirman (kuasa surga) maka terjadi di bumi.
dan Yesus itu Kepala otoritas yang ada di bawah Tuhan/Bapa.
Wow, terjemahan @Sotardugur Parreva keliru? Itu bukan terjemahan @Sotardugur Parreva, lhoh. Itu kusalin dari https://www.jesoes.com/index.php?hal=lihatPasal&injil=40&pasal=28#1
Menurut pendapatku, justru Mat 28:18 yang @dunlut sajikan yang tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. Ambil contoh,  Dan menjelang terhadap. Bagaimana mengartikan itu? Yang pernah kuketahui, menjelang pagi, atau menjelang abad XII. Lhah,kalo menjelang terhadap, bagaimana memaknainya? ‘Barang’ @dunlut yang salah, kenapa @dunlut menuding ‘barang’ @Sotardugur Parreva yang salah?
Lalu, otoritas menurut surga dan negeri, negeri mana maksudnya?
@dunlut mengerti dengan posting-anmu sendiri, kan?
Kemudian, Yesus itu Kepala otoritas yang ada di bawah Tuhan/Bapa. Bagaimana maksudnya?

Jika kepada Yesus Kristus diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi (tidak ada yang tersisa pada pihak yang memberikan), dengan @dunlut memakai akal @dunlut berpikir secara jernih, siapa Yesus Kristus yang menerima segala kuasa di sorga dan di bumi?
Yesus Kristuslah yang memberi dan menerima kuasa itu.
bukan akal sehat yang jalan, tetapi akal sehat anda sudah tidak sehat, mana ada yang memberi dan yang menerima itu pribadi yang sama? masa yang mengutus dan yang diutus itu sama? wah, wah,,,
Bwahhaahhaaahhaaaa… logika @dunlut yang tidak sehat, tapi menuding sebaliknya.
Di satu sisi, @dunlut menduga Allah Tritunggal itu numerik, terdiri dari 1, 2, dan 3. Di sisi lain, @dunlut memahami bahwa Allah itu Roh. Karena bagi manusia itu janggal mengutus sekaligus diutus, memberi sekaligus menerima, lalu @dunlut menduga hal seperti itu mustahil bagi Allah? Belajar lagilah, ah.

SAMBUNGIN
« Last Edit: July 28, 2018, 05:12:32 AM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
July 28, 2018, 05:11:06 AM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN
Lalu dari ayat lain, Yoh 10:38 tetapi jikalau Aku(Yesus Kristus) melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku(Yesus Kristus), percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku(Yesus Kristus) dan Aku(Yesus Kristus) di dalam Bapa." Apabila @dunlut memakai akal @dunlut berpikir secara jernih, siapa yang Bapa di dalam Dia(Yesus Kristus) dan Dia(Yesus Kristus) di dalam Bapa?
Yesus Kristuslah yang di dalam Bapa dan Bapa di dalam Yesus kristus.
Jika demikian adanya, siapa Bapa dan siapa Yesus Kristus? Kupikir, dengan memakai akal untuk berpikir secara jernih, akan mengetahui keesaan Allah, bahwa Allah dengan Firman Allah(Yesus Kristus) dengan Roh Allah(ROH KUDUS) adalah Allah Yang Esa.
Salam damai.
makanya Bro, aku bilang jangan menafsirkan alkitab dengan pikiran anda sendiri, perbandingkan ayat dengan ayat (1 KOr 2:13), apakah anda paham Yesus di dalam Bapa dan Bapa di dalam Yesus?
perhatikan perbandingan ayat dengan ayatnya Bro, jangan mencomot satu ayat lantas anda simpulkan sendiri, ini namanya ajaran/hikmat manusia, 1 Kor 2:13-14
coba perhatikan perbandingan ayatnya dari Yoh 10:38
Joh 10:38  tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa."
Bapa di dalam Aku =
Act 10:38  yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan ROH KUDUS dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.
Aku di dalam Bapa. =
Joh 10:36  masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?
Joh 5:43  Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.
salam.
Lhah, menurut pendapatku, ayat-ayat Alkitab tidak bertentangan satu dengan lainnya, tidak saling meganulir, melainkan saling melengkapi. @dunlutlah yang mencomot ayat tunggal, bahkan ayat Perjanjian Lama yang sudah digenapi oleh Yesus Kristus @dunlut gunakan meski tidak nyambung.
Tentang 1 Kor 2:13-14 Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.
Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.
Apa yang hendak @dunlut sampaikan?
Tidak kutemukan hubungan 1 Kor 2:13-14 dengan poin diskusi yang sedang dibahas.

Lalu, Kis 10:38. Apakah menurut @dunlut ayat itu menganulir kemesiasan atau keallahan Yesus Kristus yang pernah @dunlut akui sebagai Firman Allah? Apakah menurut @dunlut, karena di Kis 10:38 dituliskan bahwa Yesus diutus Bapa ke dalam dunia, menjadikan Yesus yang Firman Allah yang adalah Allah menjadi berubah hanya sebagai utusan dan kehilangan keallahanNya?

Tentang Yoh 10:36, menurut pendapatku justru itu dipertanyakan kepada @dunlut. Jika Yesus Kristus menyatakan: “Aku Anak Allah”, apakah @dunlut menuding Yesus Kristus menghujat Allah?

Lalu, Yoh 5:43 Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia. @dunlut menebalkan Aku datang dalam nama Bapa-Ku, apa yang hendak @dunlut sampaikan? Apakah dengan penebalan itu @dunlut hendak menyimpulkan bahwa Yesus bukan Allah? Kupikir, Anak Allah adalah Allah.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
July 28, 2018, 07:36:10 AM
Reply #38
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 130
  • Denominasi: nonatrinitarian
Joh 8:42  Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.
Joh 15:26  Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Artinya, menurut pemahaman @dunlut, Yoh 8:42 menyatakan Yesus yang Firman Allah itu keluar dari Bapa dan Yoh 15:26 menyatakan ROH KUDUS yang Roh Allah  keluar dari Bapa.
Begitu bukan?
Silahkan pertegas, ketika Yesus yang adalah Firman Allah itu keluar dari Bapa (Yoh 8:42), apakah @dunlut artikan Bapa menjadi tidak dapat berfirman?

dari mulanya sudah tegas jelas, Bapa berfirman tidak mesti melalui Yesus saja, apakah anda tidak baca yang aku postingkan? justru penganut seperti anda (pada umumnya) seharusnya berpendapat Bapa tidak bisa berfirman tanpa Yesus.

Quote
Pertegas juga, ketika ROH KUDUS yang Roh Allah itu keluar dari Bapa (Yoh 15:26), apakah @dunlut artikan Bapa menjadi tidak punya Roh?

anda ngomong tanpa dasar, padahal apa yang anda persoalkan itu udah aku jawab, silahkan simak dengan seksama sebelum menanggapi.

Quote
Jika Yesus yang Firman Allah itu keluar dari Bapa menjadikan Allah bisu, maka benarlah entitas Yesus yang Firman Allah itu secara rohani dapat terpisah dari Allah, bukan tunggal dengan Bapa.

anda tidak menyimak jawabanku sebelumnya.
justru secara rohani Bapa dan Putra tidak terpisahkan, karena Putra memberitakan Bapa, Putra di dalam Bapa.

Quote
Jika ROH KUDUS yang Roh Allah itu keluar dari Bapa menjadikan Allah tidak punya Roh, maka benarlah entitas ROH KUDUS itu secara rohani dapat terpisah dari Allah, bukan tunggal dengan Bapa.

anda tidak menyimak jawabanku sebelumnya, anda ngomong sendiri terlepas kontek. Apa yang anda bicarakan di sini; Allah bisu dan tidak punya roh - bukan dalam pengertian rohani.

Quote
Quote
Berhubung karena Yoh 8:42 tidak menganulir bahwa Yesus adalah Firman Allah, maka ketunggalan Allah dengan FirmanNya tetap eksis.

anulir = menganggap tidak sah
tidak anulir = menggangap sah

Yoh 8:42 itu bukan anggapan (boleh benar atau tidak), tetapi Yoh 8:42 itu 100% benar! dan TIDAK perlu anda tambahkan kata: "maka" dst.

Quote
Quote
Berhubung karena Yoh 15:26 tidak menganulir bahwa ROH KUDUS adalah Roh Allah, maka ketunggalan Allah dengan RohNya tetap eksis.

lagi2 anggapan, jelas di sini pemahaman anda itu samar2.

dan anda lagi2 tidak menyimak, ROH KUDUS itu Roh dari Allah, BUKAN Roh Allah.

Quote
Dengan demikian, Allah, Firman Allah, dan ROH KUDUS adalah Tritunggal.

kalau aku lebih tepat menyebut trinitas daripada tritunggal,

dasarnya saja anda tidak jelas, bagaimana anda dapat menyimpulkan dengan benar?

Quote
Yesus.Jika @dunlut memahami juga bahwa Yesus adalah Firman Allah, maka idealnya, @dunlut juga memahami bahwa ketika Yesus yang Firman Allah itu keluar dari Bapa, atau diutus ke dunia, atau diserahkan kepada manusia, bukan menjadikan Allah bisu.
 yang dimaksud Firman itu = Yesus = yang Sulung, artinya Tuhan memberikan otoritas kepada Yesus untuk berfirman, dan sekalipun demikian, Tuhan tetap bisa berfirman tanpa melalui Yesus sekalipun, misal: baptisan Yesus di sungai Yordan, terdengar firman dari Tuhan di surga.Betul.
Itu pula indikator bahwa walaupun Firman Allah keluar dari Allah, bukan menjadikan Allah bisu, dan bahwa walaupun ROH KUDUS keluar dari Allah, bukan menjadikan Allah tidak punya Roh.
Allah, Firman Allah, dan Roh Allah adalah Tritunggal.

justru kalau anda bilang tritunggal akhir kesimpulannya Yesus itu Tuhan, maka Allah akan bisu tanpa Yesus.

di sini pemahaman anda gak tahu fokusnya ke mana,

salam.
July 28, 2018, 07:46:10 AM
Reply #39
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 130
  • Denominasi: nonatrinitarian
yang dimaksud roh Allah disini yaitu Roh dari Allah, dan bukan Allah itu sendiri, dan di sini mestinya anda harus mampu melihat, memilah dan memahami dengan tepat.Justru @dunlut yang perlu menyadari, meski dikatakan menurut bahasa manusia Roh dari Allah bukan berarti ketika Roh Allah itu keluar dari Allah lantas Allah menjadi terpisah dari RohNya, Allah jadi tanpa Roh. Bukan.
Allah, Firman Allah, dan Roh Allah adalah Tritunggal.

justru andalah yang HARUS sadar diri, anda itu ngomong sendiri gak tahu juntrungannya ke mana,

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)