Author Topic: Help calon istri saya beragama budha  (Read 340 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 05, 2018, 11:05:41 AM
Reply #10
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 4
Teman2 terima kasih atas masukan teman2. Kmrn saya bertemu sama calon saya untuk ngobrol2. Calon saya bilang dia tetep mau meried dengan saya. Dia mau terima resiko2 yg akan ada. Tp dia blg dia tetep dengan agamanya sendiri. Dan dia blg nanti pny anak pun terserah anak kedepannya mau gmn. Dan saya pun blg sama dia. Kalau saya takutnya malah akan menyakiti dia. Sampai dengan saat ini saya masih terus bergumul dengan tuhan
August 05, 2018, 04:35:55 PM
Reply #11
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 245
  • Denominasi: Katolik
Teman2 terima kasih atas masukan teman2. Kmrn saya bertemu sama calon saya untuk ngobrol2. Calon saya bilang dia tetep mau meried dengan saya. Dia mau terima resiko2 yg akan ada. Tp dia blg dia tetep dengan agamanya sendiri. Dan dia blg nanti pny anak pun terserah anak kedepannya mau gmn. Dan saya pun blg sama dia. Kalau saya takutnya malah akan menyakiti dia. Sampai dengan saat ini saya masih terus bergumul dengan tuhan
Sebaiknya carilah yang seagama. Calon istri anda tidak boleh dipaksa masuk Kristen selama dia belum benar-benar percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan juru selamat yang wafat di kayu salib untuk menebus dosa manusia.
Tetapi anak-anak anda nantinya wajib dibesarkan secara Kristen seluruhnya bukan sebagian menjadi Budha dan sebagian beragama Kristen. Pernikahan juga harus dilaksanakan secara Kristen.

Bila calon anda setuju, pernikahan masih bisa dilanjutkan. Bila dia menolak putuskan saja hubungan tersebut, carilah yang lain karena sebenarnya lebih baik memilih yang seiman walaupun yang tidak seiman lebih menarik, lebih cantik, lebih pintar, dst.
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
August 06, 2018, 08:34:02 AM
Reply #12
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 4
Sebaiknya carilah yang seagama. Calon istri anda tidak boleh dipaksa masuk Kristen selama dia belum benar-benar percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan juru selamat yang wafat di kayu salib untuk menebus dosa manusia.
Tetapi anak-anak anda nantinya wajib dibesarkan secara Kristen seluruhnya bukan sebagian menjadi Budha dan sebagian beragama Kristen. Pernikahan juga harus dilaksanakan secara Kristen.

Bila calon anda setuju, pernikahan masih bisa dilanjutkan. Bila dia menolak putuskan saja hubungan tersebut, carilah yang lain karena sebenarnya lebih baik memilih yang seiman walaupun yang tidak seiman lebih menarik, lebih cantik, lebih pintar, dst.

Aku sudah blg ke calon istri pak. Bahwa aku mau nanti anakku pny pondasi agama Kekristenan pak. Dan dia bilang itu hak saya sih pak. Nampaknya sudah ada sedikit titik terang dalam masalah saya
August 06, 2018, 09:58:26 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 789
  • Gender: Male
  • Denominasi: pro-testan
ya semoga semua berjalan lancar.
banyak berdoa saja bro.

Meskipun kalau ternyata setelah menikah istri bro kembali ke keyakinan semula , bro  tetap ikut Yesus ya .


Mengenai sdh dp kalaupun hilang ya gpp bro  . uang bisa dicari lagi.


 :azn:
"Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna.  "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.
August 06, 2018, 12:20:14 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 573
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Calon saya bilang dia tetep mau meried dengan saya.
Dia mau terima resiko2 yg akan ada.
Tp dia blg dia tetep dengan agamanya sendiri.
Dan dia blg nanti pny anak pun terserah anak kedepannya mau gmn.
Dan saya pun blg sama dia. Kalau saya takutnya malah akan menyakiti dia.
Sampai dengan saat ini saya masih terus bergumul dengan tuhan

Ya!
Teruslah bergumul dan berdoa!

Walaupun calon-mu itu Kristen, resiko tetep ada.
Sulit kalian menanggung reisko yg tak jelas utk apa,
Resiko kita hrs memikul salib hanya utk mengikut Yesus.

Salam Damai!
« Last Edit: August 06, 2018, 03:22:42 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
August 06, 2018, 04:33:00 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10146
Teman2 terima kasih atas masukan teman2. Kmrn saya bertemu sama calon saya untuk ngobrol2. Calon saya bilang dia tetep mau meried dengan saya. Dia mau terima resiko2 yg akan ada. Tp dia blg dia tetep dengan agamanya sendiri. Dan dia blg nanti pny anak pun terserah anak kedepannya mau gmn. Dan saya pun blg sama dia. Kalau saya takutnya malah akan menyakiti dia. Sampai dengan saat ini saya masih terus bergumul dengan tuhan

kayaknya memang mestinya harus ada kompromi yg mutual antara orang yg pengen jadi satu...

kalo nurut gw sih... cuma usulan aja..
anak2nya darikecil bisa ditanamkan tentang nilai-nilai kemanusiaan yg universal dan proses berpikir logik yang sehat..

supaya mereka jadi pribadi yang utuh dan tidak mudah terombang-ambing, serta dapat mengambil keputusan yang rasional, logis, dan berdasar value yang berterima oleh komunitas disekitarnya..
August 07, 2018, 12:26:26 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 573
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
kalo nurut gw sih... cuma usulan aja..
anak2nya darikecil bisa ditanamkan tentang nilai-nilai kemanusiaan yg universal dan proses berpikir logik yang sehat.. supaya mereka jadi pribadi yang utuh dan tidak mudah terombang-ambing, serta dapat mengambil keputusan yang rasional, logis, dan berdasar value yang berterima oleh komunitas disekitarnya..

Soal hubungan orang tua thp anak
Ada kutipan yg perlu diketahui
Spt kutipan syair berikut:

...
Ada sebuah puisi yang sangat bagus, dari seorang penuslis puisi bernama Kahlil Gibran :

"Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri
Mereka terlahir melalui engkau tapi bukan darimu
Meskipun mereka bersamamu tapi mereka bukan milikmu

Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan pikiranmu
Karena mereka memiliki pikiran mereka sendiri

Engkau bisa memberikan rumah bagi tubuhnya, tapi bukan jiwa mereka
Karena jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok,
yg tak pernah dapat engkau kunjungi meski dlm mimpi

Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan coba menjadikan mereka sepertimu
Karena hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu

Engkau adalah busur-busur tempat anak-anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup diluncurkan

Sang pemanah telah membidik arah keabadian, dan ia meregangkanmu dengan kekuatannya,
sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh

Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan
Sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang,
maka ia juga mencintai busur yg telah diluncurkannya dgn sepenuh kekuatan."



Mencintai bukanlah berarti menempatkan orang yang dicintai menjadi seperti yang kita ingini, bro.

Salam Damai!
« Last Edit: August 07, 2018, 12:39:33 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
August 07, 2018, 12:36:27 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 573
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Soal cinta ada terjemahanku dr versi Inggris
Dari The Prophet, karya Kahlil Gibran juga
Penyair Kristen asal Libanon


C I N T A
Kemudian kata Almitra,
“Bicaralah Cinta kepada kami”

Dia angkat kepalanya menerawang kerumunan,
Dan terasa ada hening pada diri mereka.
Dan dengan suara agung dia berkata:
Bila Cinta memanggilmu ikutlah dia,
Walaupun jalannya berliku,
Keras dan terjal.

Dan bila sayapnya mendekapmu pasrahlah padanya, walau
Pedang yg terselip di antara bulu sayapnya bisa melukaimu.

Dan bila dia bicara kepadamu percayalah di dalam dia,
Walau getar suaranya meminggirkan mimpi-mimpimu,
Bagai angin utara dingin meluluh-lantakkan taman.
Karna walau Cinta bagai memahkotaimu,
Demikian pula dia akan menyiksamu.
Walaupun dia bagai demi pertumbuhanmu,
Begitupun dia bagai demi pencukuranmu.
Walaupun dia bagai naik ke ketinggianmu
Membelai ranting lembut melambai matahari,
Begitupun dia turun hingga ke akar-akarmu,
Mengguncangmu hingga longgar dari dekapan bumi.

Seperti roda-roda pemipil gandum
Dia mengumpulkanmu untuk dia sendiri.
Dia mengupasmu hingga telanjang.
Dia memilahmu hingga terbebas dari kulit sisik.
Dia mengilingmu hingga memutih.
Dia remasmu hingga menjadi adonan liat.
Lalu dia menghantarmu ke tungku api pemujaannya,
Hingga engkau diharap menjadi roti persembahan
Bagi perjamuan kudus Tuhan.

Semua hal itu akan dikerjakan Cinta pada mu,
Bahwa engkau boleh tahu rahasia-rahasia hatimu,
Dan pengetahuan itu menjadi bahagian hati Sang Hidup.

Tetapi bila dalam ketakutanmu kau hanya mencari
Damainya Cinta dan mencari nikmatnya Cinta,
Lebih baik lah bagimu mengkafani ketelanjanganmu,
Dan meninggalkan dunia dari pelataran-jejak Cinta,
Pergi ke dalam dunia lain yang tanpa musim,
Dimana engkau bisa tertawa tak sehabis tawamu,
Dan akan menangis namun tak sehabis air matamu.

Cinta tak memberi apa-apa selain kepada dirinya.
Cinta tak mengambil apa-apa selain dari dirinya.
Cinta tak untuk memiliki dan tak untuk dimiliki,
Karena Cinta telah cukup untuk Cinta.

Bila engkau bercinta janganlah berkata,
“Tuhan ada di dalam hatiku,”
Tapi lebih baiklah katakan,
”Aku ada di dlm hati Tuhan.”

Cinta tak lain gairahannya
Selain untuk dirinya sendiri.
Namun bila engkau bercinta
Dan harus mengandung gairah,
Beginilah hendaknya keinginanmu :
Melebur dan menjadi seperti aliran anak sungai,
Yg melagukan melodinya kepada hening malam.
Tahu bahwa ada derita dr terlalu banyak belai sayang.
Rela terluka oleh pengertianmu sendiri tentang Cinta;
Dan rela berdarah-darah dengan penuh kegirangan.
Bangun di pagi hari dengan hati yang bersayap,
Dan ucapkan terimakasih demi hari percintaan lainnya,
Istirahat pada jam siang merenungkan nikmatnya cinta;
Pulang ke rumah di kala senja dengan penuh syukur;
Dan lalu tidur dengan sebuah doa untuk sang tercinta
Doa di dalam hati dan sebuah lagu pujian pada bibirmu


Maka sranku yg kemaren tetap:
Jangan menikah karena cinta
Tapi menikahlah dgn cinta
Sebab cinta itu penolong

Dan Matius 10:34-38   
"Jangan kamu menyangka,
bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi;
Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.

Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya,
anak perempuan dari ibunya,
menantu perempuan dari ibu mertuanya,
dan musuh orang ialah org2 seisi rumahnya.
    
Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku,
ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki
atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

Dikatakan-Nya: “musuh orang ialah org2 seisi rumahnya”
Dikatakan-Nya juga kita hrs mengasihi musuh dan berbuat baik utknya [Luk.6:27]
Jadi, pandai2-lah kita memisahkan hal2 yg alami dan hal2 yg duniawi dan ikut Yesus

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)