Author Topic: Perlu gak kita "Sok" mewartakan kebenaran?  (Read 1626 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 03, 2018, 04:44:56 PM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 340
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
ya mungkin itu juga yang dirasakan oleh penganut agama lain ketika ada oknum sok Kristen yang sok "mewartakan kebenaran" kepada orang lain..
ya masuk akal juga sih reaksi spt itu..


Sy gak tahu mas hervin gimana..
tapi semoga mas hervin bisa meneladani yesus, yang enggak pernah sok-Kristen dan maksa-maksa orang lain suruh pindah jadi Kristen, karena supaya masuk surga atau apalah alesannya gitu...

semoga dengan meneladani tindakan yesus yang penuh cinta kasih dan menghargai orang lain, niscaya respons orang-orang pun juga resiprokatif..
jadi sama baiknya..

selamat mencoba

sebenarnya perlu gak sih setiap penganut agama mewartakan kebenaran? apa Kristen yg paling sok yah? apa memang menurut pak cadang itu gak usah mewartakan? atau boleh cuma jangan sok gitu ya? apa definisi sok tersebut? bagaimana teman2? apakah ada efek jika kita mewartakan hanya secara 'pasif' (internal saja).

apakah ada efek jika kita gak pernah secara 'agresif' (door to door, kkr, atau penginjilan langsung tatap muka) melakukan 'pewartaan'. bisakah Kristen punah jika tidak pernah melakukan pewartaan outdoor??

jadi perlukah 'sok mewartakan'? atau boleh asalkan tidak menunjuukkan sikap sok?
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
August 03, 2018, 10:14:29 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 801
  • Gender: Male
  • Denominasi: pro-testan
Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan  bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.

Roma 1:16. Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil,  karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan  setiap orang yang percaya,  pertama-tama orang Yahudi,  tetapi juga orang Yunani.

perlu bro  ..dengan rendah hati .
"Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna.  "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.
August 04, 2018, 03:58:10 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12248
  • tidak menyimpan kepahitan
Kalo pengalaman saya, saya "gak perlu memberitakan" firman dengan cara-cara yang kita sudah ketahui secara umum seperti yang dilakukan oleh saudara kita SSY.
Karena cara itu adalah cara kita (manusia); bukan cara yang dikehendaki oleh Allah (Bapa).
August 06, 2018, 07:58:58 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9134
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
mewartakan kebenaran ya harus dan wajib

"mewartakan kebenaran" yang gak boleh

yaitu memaksakan kebenaran itu sendiri

injil ga boleh dipaksakan, hanya boleh diberitakan
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
August 06, 2018, 02:00:28 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10523
berhubung post gw yg di quote di sini...

maka i feel "obliged" ikutan komen..wkwk..


gini aja deh komen gw:

yg sy maksud dengan:

a. mewartakan kebenaran: misalnya:
- tulus membantu orang lain
- menghormati orang tua
- saling menghargai orang lain
- berperilaku jujur, enggak njahatin orang
- berani terus terang mengakui bahwa manusia bukan apa-apanya tuhan
- dst..

b. "sok mewartakan kebenaran" misalnya:
- merasa dirinya sudah kompeten untuk qualified "mengkoreksi kekeliruan" orang lain
- merasa iman-nya sudah pasti paling persis tuhan dan tidak mungkin salah (infallible), sehingga merasa dirinya sok diperintah tuhan untuk "ngajakin orang pindah agama / gereja", karena DIKIRANYA "jadikan semua bangsa muridku..." itu terjemahannya hanyalah SERENDAH dan SEHINA ITU..
- mengatasnamakan OTAKNYA SENDIRI sebagai seolah-olah otaknya Tuhan..
- dan seterusnya...

salam
August 06, 2018, 02:32:53 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 934
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Kurasa tidak ada orang sungguh ingin belajar Yesus
Jika tak ada org yg "sok" mewartakan kebenaran-Nya
Kurasa benar:
Kita pun mungkin tidak akan belajar Yesus
Jika Muslim tak mewartakan kebenaran Isa AS

Di Barat, gereja pada tidur, kosong atheis tambah banyak
Mungkin itu sebab hijrah muslim bukan spt hijrah mula2
Bukan ke negri Muslim, melainkan ke negri Non-Muslim
Agar semua pada bangun dan semua belajar Yesus.

Salam Damai!
« Last Edit: August 06, 2018, 02:51:30 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
August 06, 2018, 04:29:15 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10523
Kurasa tidak ada orang sungguh ingin belajar Yesus
Jika tak ada org yg "sok" mewartakan kebenaran-Nya
Kurasa benar:
Kita pun mungkin tidak akan belajar Yesus
Jika Muslim tak mewartakan kebenaran Isa AS

Di Barat, gereja pada tidur, kosong atheis tambah banyak
Mungkin itu sebab hijrah muslim bukan spt hijrah mula2
Bukan ke negri Muslim, melainkan ke negri Non-Muslim
Agar semua pada bangun dan semua belajar Yesus.

Salam Damai!
gini mas..

segala sesuatu itu pasti harus lihat KONTEKS nya..

kalo elo bahas mewartakan kebenaran di suatu society yg semi-primitif atau proto-advance,
yg biasanya juga tingkat literasi rendah, tingkat edukasi masih kurang, kompleksitas tata nilai masih sederhana, dan lain-lainnya...

maka "kebenaran" yang elo "wartakan" itu bisa jadi mengambil bentuk "indoktrinasi simbol, formalisme dan dogma"..
karena metode itu yg paling efektif dalam rangka "betterment of quality of life" dari komunitas tsb..
maka... dari suku nomaden, agama tribal, dll... konvertlah mereka ke agama2 yg lebih advance spt Kristen, islam, dll..


tapi... kalo elo ngomongin KONTEKS th 2018, di negara yang normal-normal aja kayak di indonesia,
dimana penetrasi internet aja udah hampir 80% (cmiimw)..
maka "kebenaran" yang elo "wartakan" yang benar-benar barangkali diperlukan oleh komunitas sasaranmu itu, bisa jadi lebih kepada core values of life dan turunannya...
INSTEAD of "indoktrinasi simbolisme dan formalistik dogma suatu institusi aliran tertentu"..

karena..
kalo elo tetep MAKSAIN menggunakan "METODE PEWARTAAN KEBENARAN" di abad ke 3 elo copas dan metode itu elo pakai di Abad ke 21...
maka ada 2 kemungkinan yg terjadi:
1. either elo memang "polos banget alias naive" sehingga enggak paham kalo metode gitu udah obsolete..
2. atau elo niatnya memang "JUALAN GEREJA / DAGANG AYAT", karena bisa jadi komunitas sasaranmu itu sebetulnya sudah punya sistem nilai yang hampir sama advance-nya dengan sistem nilai yang elo mau jejelin itu..

semoga paham.
August 06, 2018, 07:00:38 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9134
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
jaman sekarang ini, ketika kita "helpful" kepada orang lain, ketika kita bisa mencerminkan kasih Kristus secara nyata, injil lebih mudah masuk disitu :)

daripada elu ke gereja terus rajin tiap minggu, tambah persekutuan doa dan kegiatan2 lainnya, tapi ngomong ke orang tua aja kasar, apa jadinya....

Kekristenan di dunia ini mundur sejak penginjilannya dipaksakan
makanya gereja masuk kedalam "abad kegelapan"

ga boleh terulang lagi itu
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
August 07, 2018, 07:44:51 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12160
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Yang perlu diwartakan itu kabar kesukaan alias Injil.
Harusnya pewartaannya keluar secara natural. Bukankah kalau kita excited terhadap sesuatu hal yang kita rasakan atau alami, maka secara natural kita akan menceritakannya kepada orang lain?

Memang orang bisa tertarik ketika melihat kebaikan dalam hidup kita. Tapi seperti yang alkitab sudah catat, ketika kita menyampaikan kebenaran, bahwa Kristuslah yang menjadi dasar perbuatan baik kita, orang ada yang bisa berbalik menjadi antipati. Mungkin bakalan menuduh 'sok mewartakan kebenaran', 'Sok kompeten' dll.

Orang-orang seperti ini kalau di alkitab digambarkan seperti orang Farisi. Mereka memikirkan tentang perbuatan yang baik dan benar. Tapi berasumsi bahwa manusia atau dirinya sendirilah sumber perbuatan baik dan benar itu. Maka ketika mendengar tentang Kristus kebenaran sejati, langsung meradang dan menuduh macam-macam.

Jadi kabarkanlah Injil secara natural, yaitu menceritakan pengucapan syukur atas kasih Kristus yang kita alami. Jangan takut akan tuduhan tuduhan yang memang akan selalu ada dari orang yang membenci kebenaran.
« Last Edit: August 07, 2018, 07:48:14 AM by alephtav »
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
August 07, 2018, 11:20:01 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10523
Yang perlu diwartakan itu kabar kesukaan alias Injil.
Harusnya pewartaannya keluar secara natural. Bukankah kalau kita excited terhadap sesuatu hal yang kita rasakan atau alami, maka secara natural kita akan menceritakannya kepada orang lain?

Memang orang bisa tertarik ketika melihat kebaikan dalam hidup kita. Tapi seperti yang alkitab sudah catat, ketika kita menyampaikan kebenaran, bahwa Kristuslah yang menjadi dasar perbuatan baik kita, orang ada yang bisa berbalik menjadi antipati. Mungkin bakalan menuduh 'sok mewartakan kebenaran', 'Sok kompeten' dll.

Orang-orang seperti ini kalau di alkitab digambarkan seperti orang Farisi. Mereka memikirkan tentang perbuatan yang baik dan benar. Tapi berasumsi bahwa manusia atau dirinya sendirilah sumber perbuatan baik dan benar itu. Maka ketika mendengar tentang Kristus kebenaran sejati, langsung meradang dan menuduh macam-macam.

Jadi kabarkanlah Injil secara natural, yaitu menceritakan pengucapan syukur atas kasih Kristus yang kita alami. Jangan takut akan tuduhan tuduhan yang memang akan selalu ada dari orang yang membenci kebenaran.

kalo nurut mas aleph...
pengabaran injil secara natural termasuk contoh2 di bawah ini atau enggak?
- tulus membantu orang lain
- menghormati orang tua
- saling menghargai orang lain
- berperilaku jujur, enggak njahatin orang
- berani terus terang mengakui bahwa manusia bukan apa-apanya tuhan
- dst..

yg di atas ini termasuk "perkabaran injil secara natural" atau bukan?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)