Author Topic: Manusia tersusun atas tubuh, roh dan jiwa. Demikian juga Tuhan. Benar/Salah?  (Read 344 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 07, 2018, 10:13:44 AM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 344
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
aku rasa ini agak berbau 'cucoklogi dan berkesan 'maksa' tapi coba pertimbangkan hal2 berikut.

Manusia tersusun atas :
tubuh (body) : manusia memiliki tubuh
roh (spirit) : ini yg bikin kita makhluk hidup, nafas hidup yg berasal dari Allah, mau se-advanced apapun sebuah robot dia gak akan bisa benar-benar hidup. menurut Alkitab, ketika seseorang mati (di dunia ini) rohnya akan kembali kepada Tuhan.
jiwa (soul) : ini yg membentuk kesadaran kita, kepribadian kita, karakteristik kita dan sejenisnya.
(jikalau pengertian yg kuberikan salah mohon ditanggapi/dikoreksi)

Tuhan juga tersusun atas tubuh, roh dan jiwa.
Tubuh : Yesus
Roh : ROH KUDUS
Jiwa : Allah Bapa

Bentuk Tuhan ini memang hampir segambar/serupa, tapi pasti ada bedanya dan jauh, jauh dan jaauuuuuh lebih 'advanced' dari komponen penyusun manusia. Setiap komponen penyusun Tuhan itu memiliki kepribadian tersendiri.
« Last Edit: August 07, 2018, 10:16:17 AM by revoltzer »
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
August 07, 2018, 11:48:53 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 915
aku rasa ini agak berbau 'cucoklogi dan berkesan 'maksa' tapi coba pertimbangkan hal2 berikut.

Manusia tersusun atas :
tubuh (body) : manusia memiliki tubuh
roh (spirit) : ini yg bikin kita makhluk hidup, nafas hidup yg berasal dari Allah, mau se-advanced apapun sebuah robot dia gak akan bisa benar-benar hidup. menurut Alkitab, ketika seseorang mati (di dunia ini) rohnya akan kembali kepada Tuhan.
jiwa (soul) : ini yg membentuk kesadaran kita, kepribadian kita, karakteristik kita dan sejenisnya.
(jikalau pengertian yg kuberikan salah mohon ditanggapi/dikoreksi)

Tuhan juga tersusun atas tubuh, roh dan jiwa.
Tubuh : Yesus
Roh : ROH KUDUS
Jiwa : Allah Bapa

Bentuk Tuhan ini memang hampir segambar/serupa, tapi pasti ada bedanya dan jauh, jauh dan jaauuuuuh lebih 'advanced' dari komponen penyusun manusia. Setiap komponen penyusun Tuhan itu memiliki kepribadian tersendiri.

Quote
Manusia tersusun atas :
tubuh (body) : manusia memiliki tubuh
roh (spirit) : ini yg bikin kita makhluk hidup, nafas hidup yg berasal dari Allah, mau se-advanced apapun sebuah robot dia gak akan bisa benar-benar hidup. menurut Alkitab, ketika seseorang mati (di dunia ini) rohnya akan kembali kepada Tuhan.
jiwa (soul) : ini yg membentuk kesadaran kita, kepribadian kita, karakteristik kita dan sejenisnya.
(jikalau pengertian yg kuberikan salah mohon ditanggapi/dikoreksi)

Roh manusia adl pribadi (Zak 12:1 , Yer1:5, Yoh1:12-13 , 1Pet1:17 , Pkb 12:7 )yang memang Allah kirimkan untuk tinggal dalam tubuh manusia (tubuh mewakili daging/fisik dan jiwa /kesadaran, emosi dll ), Rom9:21  , roh manusia itulah yang akan sampai di alam kekal , roh manusia itulah pribadi milikNya yang dituliskan dikitab kehidupan sejak sebelum dunia dijadikan /benda2 belas kasihan Allah Rom9:23 .


kalau kita cermati :
Rom9:21 Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa

FT tersebut terkesan membedakan akan adanya dua benda : 1 untuk tujuan mulia , 2 tujuan biasa , yang mana dua2nya tercipta dari tukang periuk yang sama  yang menunjuk kepada pribadi Allah sebagai pencipta dengan ini bisa ditarik kesimpulan bhw manusia di alam sementara ini ada dua jenis dimata Allah : yang untuk tujuan mulia pada mereka ini ditarohlah roh manusia (vessel of mercy Rom9:23) ketika mereka keluar dari rahim seorang ibu mereka inilah bangsa pilihan secara fisik /milikNya/ born of God , dan manusia untuk tujuan biasa /born of flesh / manusia dunia pada mereka Allah tidak menaruh roh manusia ketika mereka dilahirkan dari rahim seorang ibu , sekalipun pada born of flesh tidak ada roh manusia di dalamnya merekapun tidak bisa dikatakan seperti robot ,tapi memang mereka framed sebagai manusia dunia jadi pada urusan2 dunia inilah mereka berperan total dan sama sekali tidak mungkin akan sampai kepada kekekalan apalagi sorga dimana Allah berada , akan menjadi lain ceritanya ketika dalam perkembangannya mereka menjadi kemah iblis .



Quote
Bentuk Tuhan ini memang hampir segambar/serupa, tapi pasti ada bedanya dan jauh, jauh dan jaauuuuuh lebih 'advanced' dari komponen penyusun manusia. Setiap komponen penyusun Tuhan itu memiliki kepribadian tersendiri.

Karena untuk mencapai apa yang telah direncanakanNya sejak sebelum dunia dijadikan maka dalam keberadaan manusia di alam sementara ini Tuhan memperkenalkan diriNya , dalam bentuk Mesias / Allah Putra , untuk menjelaskan kepada manusia akan : bagaimana sebenarnya manusia itu diselamatkan / bagaimana sebenarnya manusia itu bisa sampai di alam kekal dan hidup damai dengan Allah , sekalipun wujudNya sama dg manusia pada umumnya tapi Dia tidak sama dengan suatu benda ciptaan yang kemudian diisi Roh Allah ( seperti tubuh manusia yang kemudian diisi roh manusia ),sebab roh manusia yang diisikan dalam tubuh bayi manusia ketika dilahirkan secara fisik saat itu juga roh manusia itu menjadi terbelenggu  dalam belenggu kebinasaan alam sementara ini Rom5:12 , kalau Tuhan dalam posisi yang sama seperti itu maka Tuhan tidak dapat menebus manusia , karena Dia sendiri harus melepaskan belengguNya sendiri terlebih dahulu, kalau ini yang terjadi maka seluruh manusia harus pula membayar dosa2nya sendiri untuk mencapai selamat atau tidak pernah berlaku premis “ selamat = anugerah Allah saja “.


Salam.
August 07, 2018, 12:58:51 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2268
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
aku rasa ini agak berbau 'cucoklogi dan berkesan 'maksa' tapi coba pertimbangkan hal2 berikut.

Manusia tersusun atas :
tubuh (body) : manusia memiliki tubuh
roh (spirit) : ini yg bikin kita makhluk hidup, nafas hidup yg berasal dari Allah, mau se-advanced apapun sebuah robot dia gak akan bisa benar-benar hidup. menurut Alkitab, ketika seseorang mati (di dunia ini) rohnya akan kembali kepada Tuhan.
jiwa (soul) : ini yg membentuk kesadaran kita, kepribadian kita, karakteristik kita dan sejenisnya.
(jikalau pengertian yg kuberikan salah mohon ditanggapi/dikoreksi)

 :afro: :afro: :afro:
banyak setujunya broh..


Quote
Tuhan juga tersusun atas tubuh, roh dan jiwa.
Tubuh : Yesus
Roh : ROH KUDUS
Jiwa : Allah Bapa

Bentuk Tuhan ini memang hampir segambar/serupa, tapi pasti ada bedanya dan jauh, jauh dan jaauuuuuh lebih 'advanced' dari komponen penyusun manusia. Setiap komponen penyusun Tuhan itu memiliki kepribadian tersendiri.

gak berani komen aku broh..
takut kualat...  ;D ;D ;D
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
August 07, 2018, 05:02:58 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2268
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
sedikit lagi kutambahkan sebagai tambahan untuk bahan pemikiran..

roh setan, dan roh manusia yang tidak bertobat pun akan kembali kepada Tuhan.
sebab Tuhanlah pemilik roh itu.




tapi Jiwa setan tidak kembali kepada Tuhan. bukan karena Tuhan menolak Jiwa setan, tapi setan tidak menyerahkan Jiwanya kepada Tuhan.

begitu juga dengan Jiwa manusia pendosa yang tidak bertobat. Jiwa itu tidak kembali kembali kepada Tuhan, bukan karena Tuhan menolak jiwa jiwa itu. tapi karena Jiwa itu tidak mau menyerahkan Jiwanya kepada Tuhan. gantinya menyerahkan Jiwa pendosa itu kepada Tuhan, Jiwa itu menyerahkan Jiwanya kepada Setan.


Aplikasi.
Tuhan Mencintai Setiap Jiwa, Dia mau setiap Jiwa selamat, tidak ada dosa yang terlalu besar untuk dapat diampuni dan di sucikan oleh DARAH TUHAN JESUS.



bahkan Dosa menghujat roh kuduspun saya imani akan diampuni oleh Tuhan (bila dosa penghujatan itu dilakukan dalam kata kata.)

sebab sesungguhnya dosa Penghujatan ROH KUDUS. bukanlah dosa mengenai kata kata Kasar terhadap ROH KUDUS.
tetapi Dosa terhadap ROH KUDUS adalah DOSA YANG TIDAK MAU BERTOBAT. JIWA YANG TIDAK MAU BERTOBAT ITULAH DOSA PENGHUJATAN TERHADAP ROH KUDUS, DOSA ITULAH YANG TIDAK DAPAT DIAMPUNI OLEH TUHAN. bukan karena dosanya besar, tapi karena Jiwa itu BEBAL dan TIDAK mau TOBAT.

kata kata kasarpun dapat menjadi hujat terhadap ROH KUDUS, apabila secara sadar orang yang suka berkata kasar itu tau dan sadar bahwa kata katanya yang kasar dan kotor itu tidak menghormati Tuhan. namun tetap menghulangi perkataan kotor dan kasar itu. dan tidak mau bertobat.

dosa yang diulang ulangi itu, membuat Jiwa itu jadi Bebal, dan tidak peka lagi terhadap suara ROH KUDUS, dan sampai matinya Jiwa itu tidak bertobat dan menyerahkan diri kepada Tuhan untuk dibasuh dosanya, dan menerima penyucian dari Tuhan.

maka Jiwa yang mati itu tidak akan kembali kepada Tuhan. bukan karena Tuhan yang menolak Jiwa itu. tapi karena Jiwa itulah yang menolak Tuhan..


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
August 07, 2018, 05:29:51 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2268
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist

maka Jiwa yang mati itu tidak akan kembali kepada Tuhan. bukan karena Tuhan yang menolak Jiwa itu. tapi karena Jiwa itulah yang menolak Tuhan..


setelah Jiwa Pendosa Bebal yang tidak Tobat itu mati.. kemanakah dia pergi... ??

maka terjawablah sudah. sebab karena roh-nya (roh jiwa jiwa) itu sudah ditarik oleh Tuhan. yaitu roh yang membuat hidup itu kembali kepada Tuhan.

maka Jiwa itu tidak hidup lagi. jiwa itu sudah tiada dan lenyap.
jiwa itu tidak berada di neraka, jiwa itu tidak berada di surga, jiwa itu tidak berada di mana mana. jiwa itu lenyap untuk selama lamanya. tidak diingat ingat lagi, dan sudah terlupakan.
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)