Author Topic: Benarkah pengaplikasian matius 25:40 ini?  (Read 507 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 14, 2018, 01:16:05 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 703
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Menurutku,
Org yg pertama seolah mendengar nada 3-kejutan
Org yg ke-dua seolah mendengar suara 100-an tepuk tangan
Jadi, biarkanlah org2 itu [Mat.15:14a], sebab org2 miskin selalu ada [Yoh.12:8]

Ada org baru terima dana pensiun dr Pertamina mau sedekah
Sore2 dia ke daerah kumuh ngumpulin ada 10 org pemulung
Dia “khotbah ttg Yesus, berdoa", lalu memberi 3-cepekan/org
Disain seremoni singkat, kemudian salam2-an, "semoga sukses"

Ada org baru pertama gajian di Pertamina mau sedekah
Sore2 dia pergi ke pinggir kota mencari 3 org yg hina/papah
Setiap jumpa satu org hina/papah, dia ngobrol bentar dan tanya:
“Apakah pernah denger Yesus?”
“Apakah tahu siapa Yesus?”


Apapun jawabannya dia kasih cepek:
“Nih, utk mu! Yesus memberi-ku tadi!”
Demikian seterusnya kpd yg dua org lagi
 
[Luk.17:12-19]
Ketika Ia memasuki suatu desa
datanglah sepuluh org kusta menemui Dia.
Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak:

"Yesus, Guru, kasihanilah kami!"

Lalu Ia memandang mereka dan berkata:
"Pergilah, perlihatkanlah dirimu kpd imam2."

Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.
Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh,
kembali sambil memuliakan Allah dgn suara nyaring,
lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kpd-Nya.
Org itu adalah seorang Samaria. Lalu Yesus berkata:

"Bukankah ke-10 org tadi semuanya telah tahir?
Di manakah yg sembilan org itu?
Tidak adakah di antara mereka yg kembali utk
memuliakan Allah selain dr pd org asing ini?"


Lalu Ia berkata kpd org itu:
"Berdirilah dan pergilah,
imanmu telah menyelamatkan engkau."


Kurasa akan begitu juga adanya org2 di tempat kumuh itu.
Ke-sepuluh org pemulung hina yg diberi sedekah itu pun langsung main gaple setelah mendapat 3-cepek. Bila ada satu yg serius berterima kasih atau mengagumi Yesus, berarti kotbah singkat pensiunan itu dahsyat. Sementara yg tiga org hina yg ditemui anak muda itu secara diam2 di pinggir kota, mungkin akan melafalkan “Yesus” ber-kali2 dlm hati pun mungkin2 dgn kata atau bertanya kpd keluarga atau temannya ttg “siapa sesungguhnya Yesus itu”. Maka kukatakan di atas: Org yg terang2an terbuka bersedekah akan mendapatkan 100-an suara tepuk tangan, penyantun yg diam2 akan mendengar nada 3-kejutan, satu kejut hatinya yg hina, ke-dua dr kejut pemulung yg hina, dan ke-tiga dr Yesus Tuhan yg dihina dunia. Mungkin itu sebab Yesus mengingatkan kita dgn firmannya, “Ingatlah!” [Mat.6:1-4].

Salam Damai!
« Last Edit: August 14, 2018, 01:21:01 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
August 14, 2018, 09:30:20 PM
Reply #11
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 445
  • Gender: Male
  • Denominasi: kharismatik
Intinya orang Kristen dituntut tidak hanya beriman saja tetapi harus mewujudkan iman tersebut dalam perbuatan.
jadi benarkah pengaplikasian menurut orang tersebut? berteman tidak disebutkan di ayat2 sebelumnya
August 14, 2018, 09:38:43 PM
Reply #12
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 445
  • Gender: Male
  • Denominasi: kharismatik
Tdk perlu dengarkan orang2 omong apa kita bisa lihat sendiri di lapangan siapa yang rajin menolong orang2 susah tanpa pamrih dan siapa yang cuma omdo.

Adalah Umat seberang yg banyak berjasa membantu orang2 yg kurang mampu tanpa pernah meminta PPH 10% kpd masarakat tetapi bakti mereka jelas2 tampak didepan mata, bukan sekedar khotbah2 di mimbar sambil berkata2 Kasih Tuhan,  kasih Tuhan, Yesus mengasihi anda tetapi diluar gereja hanya rajin membagi penghujatan kpd masarakat alias cuma kumur2 di mimbar belaka, menjadi hakim agung JUDGE BAO yg rajin menghakimi orang2 yg bahkan tdk punya salah kpdnya.   

Kita melihat berita bapak2 tua terlantar didepan gereja megah, tdk ada satupun yg keluar sampai akhirnya dibawa oleh SATPOL.

Kita melihat berita ibu2 terpaksa  tidur di gerobak dan sakit keras sampai meninggal, tdk ada satupun muka2 dr gereja yg muncul, padahal berita itu sdh tersebar berminggu2.

Kita melihat berita ibu2 terpaksa mencari makan sisa2 pengunjung di KFC dan tidur disana sampai diusir, tdk ada gereja model istana yg mengundangnya ke meja nya utk makan dan dirawat disana.

Yg perduli adalah : Yayasan yg membangun rumah susun sangat murah utk org2 yg kurang mampu, RS, sekolah2, anak2 asuh :




Yayasan umat seberang diatas setiap hari membuka pintu utk orang2 yg butuh bantuan, membangun rumah2 kumuh, menyusuri gang2 becek utk mendata orang2 yg perlu bantuan sembako, melawat orang2 sakit yg tak punya uang utk berobat, yg tdk punya rumah dan tidur di trotoar merangkap warung kecil, dllsb. tidak ada org gereja yg datang menengok mereka, pemukiman kolong tol yg sangat menyedihkan, keluarga2 terlantar, semua minta tolong kpd mereka tdk kepada gereja, tak pernah ada itu sejarahnya gereja spt itu.
kita seharusnya sadar kita tidak bisa berbuat spt umat seberang ya sudah, jangan malah membuat malu nama Yesus, apalagi menjadi batu sandungan bagi mereka.

Mat 25:41. Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
42. Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
43. ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.

BUKANNYA MELAWAT MEREKA MALAH NGEMPLANG PPH 10% TANPA PILIH BULU DAN MERUSAK AJARAN KASIH YANG SEJATI.
Dan hanya membanggakan nubuatan2, penglihatan2, mengusir setan2, mukjizat2, tapi sesungguhnya menjadi batu sandungan bagi ratusan juta orang kurang mampu yg belum percaya.
Sedangkan mereka berjuang tanpa pamrih bukannya tanpa rintangan2 dan derita perjuangan baik intern maupun ekstern, sebagai hasil karya dari para relawan yg tidak digaji tetapi berjuang utk sesama yg membutuhkan tanpa pamrih, bahkan ikut menyumbang dr kantong pribadi mereka.

Sptnya kita cuma sampah yg berbau busuk dibandingkan umat seberang, tapi kita mungkin masih bisa didaur ulang agar bisa jadi aset yg berguna utk orang2 yg membutuhkan.
sepertinya anda kepahitan dengan orang Kristen, anda perlu Yesus untuk memulihkan kepahitan anda. saya tanya tentang pengaplikasian ayat, tapi malah menyambung ke kejelekan orang Kristen. saya pernah kepahitan terhadap orang Kristen seperti anda waktu masih ateis, pokoknya ada yang nyebut tentang orang Kristen, langsung timbul kebencian di hati dan pikiran saya. waktu percaya Yesus, ROH KUDUS perlahan mengubahkan kepahitan tersebut. saya masih mengkritik orang Kristen yang melakukan hal buruk, tapi berdasar kasih, bukan kebencian.
August 14, 2018, 10:39:15 PM
Reply #13
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 445
  • Gender: Male
  • Denominasi: kharismatik
Jika yg ini benar, maka selain ini menjadi salah?
Artinya, bukan hak kita utk menyalah-benarkan
Teruslah menanam atau menyiram di ladang-Nya
Biarkanlah mereka itu [Mat.15:14a]

Salam Damai!
kalau menurut orang itu, harusnya orang Kristen mau kumpul dan berteman bersama orang miskin dan yang dianggap hina, karena sama dengan kumpul dan berteman dengan Tuhan. jadi yang tidak mau kumpul dan berteman dengan orang miskin dan dianggap hina ya dianggap salah karena sama dengan tidak mau kumpul dan berteman dengan Tuhan.
di ayat-ayat sebelumnya tidak disebutkan tentang berteman, tapi orang Kristen ini "mengembangkannya" jadi berteman. apakah "mengembangkan" suatu ayat dibenarkan?
25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

Katakan saja itu benar,
Lalu diekspose dgn gambar
Org itu selfi2 pd hasi kerjanya
Apakah hal itu masih tetap benar?
Ya, utk takaran dunia sosial-politik.

Ingatlah, jgn kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan org supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dr Bapamu yg di sorga. Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, spt yg dilakukan org munafik di rumah2 ibadat dan di lorong2, spy mereka dipuji org. Aku berkata kpd-mu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.  Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yg diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dgn tersembunyi, maka Bapamu yg melihat yg tersembunyi akan membalasnya kpd-mu. [Mat.6:1-4]

Jadi, aplikasi mana yg lebih mulia:
Org yg tersembunyi memberi kpd 1-org hina
Dari pd org yg foto2 memberi kpd 100-org hina

Menurutku,
Org yg pertama seolah mendengar nada 3-kejutan
Org yg ke-dua seolah mendengar suara 100-an tepuk tangan
Jadi, biarkanlah org2 itu [Mat.15:14a], sebab org2 miskin selalu ada [Yoh.12:8]

Salam Damai!
padahal tidak ada yang mengekspos, tapi anda menghakimi orang tersebut mengekspos kebaikannya. dia berteman dengan siapa saja, tanpa memandang status.
August 14, 2018, 10:42:52 PM
Reply #14
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 445
  • Gender: Male
  • Denominasi: kharismatik
Ada org baru terima dana pensiun dr Pertamina mau sedekah
Sore2 dia ke daerah kumuh ngumpulin ada 10 org pemulung
Dia “khotbah ttg Yesus, berdoa", lalu memberi 3-cepekan/org
Disain seremoni singkat, kemudian salam2-an, "semoga sukses"

Ada org baru pertama gajian di Pertamina mau sedekah
Sore2 dia pergi ke pinggir kota mencari 3 org yg hina/papah
Setiap jumpa satu org hina/papah, dia ngobrol bentar dan tanya:
“Apakah pernah denger Yesus?”
“Apakah tahu siapa Yesus?”


Apapun jawabannya dia kasih cepek:
“Nih, utk mu! Yesus memberi-ku tadi!”
Demikian seterusnya kpd yg dua org lagi
 
[Luk.17:12-19]
Ketika Ia memasuki suatu desa
datanglah sepuluh org kusta menemui Dia.
Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak:

"Yesus, Guru, kasihanilah kami!"

Lalu Ia memandang mereka dan berkata:
"Pergilah, perlihatkanlah dirimu kpd imam2."

Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.
Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh,
kembali sambil memuliakan Allah dgn suara nyaring,
lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kpd-Nya.
Org itu adalah seorang Samaria. Lalu Yesus berkata:

"Bukankah ke-10 org tadi semuanya telah tahir?
Di manakah yg sembilan org itu?
Tidak adakah di antara mereka yg kembali utk
memuliakan Allah selain dr pd org asing ini?"


Lalu Ia berkata kpd org itu:
"Berdirilah dan pergilah,
imanmu telah menyelamatkan engkau."


Kurasa akan begitu juga adanya org2 di tempat kumuh itu.
Ke-sepuluh org pemulung hina yg diberi sedekah itu pun langsung main gaple setelah mendapat 3-cepek. Bila ada satu yg serius berterima kasih atau mengagumi Yesus, berarti kotbah singkat pensiunan itu dahsyat. Sementara yg tiga org hina yg ditemui anak muda itu secara diam2 di pinggir kota, mungkin akan melafalkan “Yesus” ber-kali2 dlm hati pun mungkin2 dgn kata atau bertanya kpd keluarga atau temannya ttg “siapa sesungguhnya Yesus itu”. Maka kukatakan di atas: Org yg terang2an terbuka bersedekah akan mendapatkan 100-an suara tepuk tangan, penyantun yg diam2 akan mendengar nada 3-kejutan, satu kejut hatinya yg hina, ke-dua dr kejut pemulung yg hina, dan ke-tiga dr Yesus Tuhan yg dihina dunia. Mungkin itu sebab Yesus mengingatkan kita dgn firmannya, “Ingatlah!” [Mat.6:1-4].

Salam Damai!

jawaban anda kok tidak nyambung, apa hubungannya dengan orang Kristen harusnya mau berteman dengan orang miskin?
August 15, 2018, 08:05:55 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 703
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Hubungannya,ya, ke muaranya
Muaranya Mateus 25:40
Bukan begitu, kah?

Salam Damai!
« Last Edit: August 17, 2018, 07:43:27 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
August 17, 2018, 08:00:27 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 703
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Atau ...

Benarkah pengaplikasian ayat tersebut ...
kalau berteman dengan org miskin dan org hina
sama dengan berteman dan berkumpul dengan Tuhan?

Text-mu itu adalah himpunan simbol2 yg membentuk gambar
Menampakkan org yg suka bergaul dgn org miskin dan hina
Yg sama dengan berteman dan berkumpul dengan Tuhan

kalau menurut orang itu, harusnya orang Kristen mau kumpul dan berteman bersama orang miskin dan yang dianggap hina, karena sama dengan kumpul dan berteman dengan Tuhan. jadi yang tidak mau kumpul dan berteman dengan orang miskin dan dianggap hina ya dianggap salah karena sama dengan tidak mau kumpul dan berteman dengan Tuhan.

Jika hanya kumpulnya saja benarnya
Itu = Yesus memberi makan ribuan org, ber-kali2
Tapi nyatanya tak sampai 100 org yg setia di Golgota

Maka muara-mu itu bisa ke yg lain, yaitu [Mat.7:22]:
“Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu? ...”
Maka kata Yesus, “Ingatlah!” [Mat.6:1-4]; Begitu pengalaman-Nya.

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
August 30, 2018, 01:32:48 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4615
  • Gender: Male
Seorang Kristen (sering pelayanan kemanusiaan diluar pelayanan gereja) berkata : kebanyakan orang Kristen jaman sekarang ini dalam berteman atau berkumpul hanya mau dengan orang kaya dan sukses saja, tidak mau dengan yang miskin (bukan pemalas) atau dianggap hina. Karena kebanyakan orang Kristen ingin kaya dan sukses seperti orang2 kaya dan sukses. Padahal Yesus mengajarkan Matius 25:40  Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
Jadi kalau kamu berteman dan berkumpul dengan orang2 miskin atau dianggap hina, kamu juga berkumpul dengan Tuhan, tidak hanya terbatas memberikan materi ke orang miskin saja.

Benarkah pengaplikasian ayat tersebut menurut orang ini, kalau berteman dan berkumpul dengan orang miskin dan dianggap hina sama dengan berteman dan berkumpul dengan Tuhan?

Benar. Namun perlu kamu sadari pengaplikasiannya bukan tunggal hanya seperti itu saja. Ada banyak cara dalam menjalankan perintah Allah. Salah satunya memang benar kita harus dapat berteman dan bersekutu dalam satu hati dan satu roh dengan segala anak-anak Allah, baik miskin kaya, penyakitan, sehat, berkedudukan atau orang rendahan, suku apa saja, golongan mana saja asalkan mereka semua adalah orang-orang yang telah ditebus oleh darah Kristus yang mahal, kita adalah satu saudara, satu roh, satu baptisan dan satu tubuh.

Jika ada orang yang bersekutu memandang muka, maka mereka bukan bersekutu di dalam Kristus walau di lakukan di gereja dan memakai nama-nama rohani.
August 30, 2018, 04:27:03 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 703
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Jika ada orang yang bersekutu memandang muka,
maka mereka bukan bersekutu di dalam Kristus
walau di lakukan di gereja dan memakai nama-nama rohani.

Setuju aku, Bro!
Bahkan jika ada yg pindah denominasi
Lalu ia hrs dibaptis kembali, ini pelecehan menurutku.

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 05, 2018, 09:26:16 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3594
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Seorang Kristen (sering pelayanan kemanusiaan diluar pelayanan gereja) berkata : kebanyakan orang Kristen jaman sekarang ini dalam berteman atau berkumpul hanya mau dengan orang kaya dan sukses saja, tidak mau dengan yang miskin (bukan pemalas) atau dianggap hina. Karena kebanyakan orang Kristen ingin kaya dan sukses seperti orang2 kaya dan sukses. Padahal Yesus mengajarkan Matius 25:40  Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
Jadi kalau kamu berteman dan berkumpul dengan orang2 miskin atau dianggap hina, kamu juga berkumpul dengan Tuhan, tidak hanya terbatas memberikan materi ke orang miskin saja.

Benarkah pengaplikasian ayat tersebut menurut orang ini, kalau berteman dan berkumpul dengan orang miskin dan dianggap hina sama dengan berteman dan berkumpul dengan Tuhan?

Kata kunci dari ayat tersebut adalah saudaraku yg paling hina. Yesus menyebut yang paling hina adalah saudaranya. Jarang saya temukan di teks injil Yesus menyebut orang kaya, raja atau pemuka agama sebagai saudaranya. Dari sini kita bisa melihat bahwa apa yg dipandang dunia sebagai yang hina justru itulah yang didekati oleh Yesus.  Yesus  datang membawa nilai nilai baru yg tidak sesuai dengan nilai nilai dunia, Bahkan kebalikan dengan nilai nilai yang dianut dunia. Yesus merendahkan apa yang dipandang tinggi,dunia dan  meninggikan apa yang  dipandang hina dunia.

Di dalam memilih hidup-Nya, bagaimana Dia dilahirkan, Yesus hanya memilih gadis desa sbg ibunya, dan tukang kayu sbg ayah asuh-Nya.
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)