Author Topic: Perumpamaan Pokok Anggur  (Read 3319 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 11, 2018, 10:20:58 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
betul diberikan kesempatan untuk berbuah
kalau tahun depan tidak berbuah, maka dipotong juga tuh :)
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 11, 2018, 10:34:30 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12138
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Perhatikan perumpamaannya baik-baik. Jangan asal ngawur. Pelajari apa yang digambarkan sebagai pohon anggur dan pohon ara.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
September 11, 2018, 11:15:13 AM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1366
Perumpamaan mengenai Pokok Anggur adalah perumpamaan yang sangat indah dari Tuhan kita. Saya pribadi berpendapat salah satu perumpamaan yang dapat menjelaskan intisari Kekristenan adalah perumpamaan ini.
Belakangan saya tertarik kembali pada perumpamaan ini saat sedang bertukar pikiran dengan seorang kawan yang menganut radical-grace.

I have no problem with radical-grace concept, I myself live everyday embracing God's radical grace for me. Namun saat membahas pengajaran, marilah kita melihat Alkitab secara proporsional dan kontekstual.

Yoh 15:1-6
Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. 
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.


------

Marilah kita coba lihat praktek perangguran di timur tengah.
Pada bulan februari sampai pertengahan maret, Vinedresser (pengurus kebun anggur) akan melakukan 3 hal:

1. Mencari cabang/ranting yang sudah melekat dari musim lalu tetapi tidak berbuah (fruitless branch)
 
Vinedresser akan membersihkan pohon anggur dengan cara memotong dan membuang cabang/ranting yang tidak berbuah pada musim lalu.
Cabang/ranting ini sudah coba dipelihara sepanjang musim tetapi gagal berbuah.
Cabang/ranting ini dipotong dengan tujuan agar sari makanan dapat dimanfaatkan oleh cabang-cabang lainnya.

Praktek Ini digambarkan oleh ayat 6.
Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar (ballo exo=cast away) seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

2. Mencari cabang/ranting yang berbuah. Cabang/ranting ini lalu di prune (dibersihkan/dikerat)

Cabang-cabang yang sudah berbuah ini dibersihkan/dikerat (pruning) dengan tujuan supaya berbuah lebih banyak.

Ini digambarkan oleh ayat 2.
setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya (kathairo), supaya ia lebih banyak berbuah

3. Mencari cabang/ranting yang baru

Cabang/ranting ini belum berbuah karena memang masih belum waktunya. Cabang/ranting ini kemudian diangkat (airo) dan diletakkan ke atas agar mendapat sinar matahari lebih.

Ini digambarkan oleh ayat 2.
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya (airo=bisa berarti dipotong, bisa juga berarti diangkat - namun mengingat konteks praktek mengurus anggur, maka airo sepertinya lebih pas)

Di musim depannya, vinedresser akan melakukan siklus serupa.
Cabang/ranting jenis 2 dan 3 yang tidak berbuah di musim depan akan dipotong, cabang/ranting yang berbuah akan dibersihkan, cabang/ranting yang baru akan diangkat.

Praktek yang terjadi pada cabang/ranting yang dibuang mengingatkan kita pada perumpamaan pohon ara yang ditebang sesudah 1 tahun diperlihara namun tidak berbuah.

Luk 13:9
mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!


---------
Percaya penuh, berserah penuh dan bergantung sepenuhnya hanya kepada-Nya selamanya...karena DIA senantiasa Maha Kuasa, Maha Pemurah dan Maha Pengasih...Amin...
Bukti dari Percaya penuh adalah senantiasa Bersyukur dan bersuka cita dalam segala keadaan dan sering berterima kasih kepada-Nya setiap saat...(Aneh ya...tapi kalau kita sudah bisa melakukan hal seperti ini...ga usah heranlah jika terjadi Mujizat karena Kasih dan Kemurahan-Nya yang abadi...kenapa bisa terjadi hal itu ? Karena DIA telah tahu bahwa kita memang Percaya penuh pada-Nya/bukan hanya di mulut saja, maka DIA tidak segan" melimpahkan Berkat-Nya kepada kita)...Saya sedikit banyak sudah pernah mengalami hal ini....

Salam Damai Temans...
Tuhan memberkati...
September 11, 2018, 11:34:34 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
...

Dosa yang membuat kita takut akan berita Injil Kerajaan Allah yang ternyata didalamnya juga menceritakan tentang bangsa Israel yang setelah ditebus dari perbudakan Mesir ternyata ditolak Allah untuk masuk ke negeri perjanjian dan harus mati di padang gurun. Perjalanan hidup kita menuju ngeri yang dijanjikan-Nya memang penuh tentangan dan bahaya, namun tidak pernah kita baca Allah tidak menyertai sepanjang perjalanan tesebut. Semua tergantung kepada kehendak bebas kita, baik saat mereka memutuskan menoreh darah domba di ambang pintu, maupun ketaatannya sepanjang perjalanannya di padang gurun menuju negeri yang dijanjikan-Nya. Kita semua telah menerima pengampunan oleh darah-Nya, dan saat ini kita masih hidup dan dalam perjalanan menuju ngeri yang kekal kita dituntut untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah. Bukan dengan mentaati perintah jasmani dalam teks-teks Taurat tetapi mentaati hukum Allah yang ditaruh Roh Allah dalam hati kita untuk kita lakukan, yaitu Taurat yang telah disingkapkan oleh Kristus. Jangan membunuh, kita bukan saja tidak membunuh tetapi juga tidak membenci sesama kita dan Allah ingin kita hidup di dalam-Nya (Firman).
Terima kasih.
Dengan mencermati tulisan @Krispus ini, @Sotardugur Parreva dan idealnya, semua orang yang menggunakana nalar secara sehat, harusnya mengerti bahwa keselamatan bisa hilang. Bukan sekali selamat selamanya selamat.
Perjanlanan Bangsa Israel keluar dari Mesir, telah menceritakannya dengan baik.
Ketika bangsa itu patuh, taat, ihklas menorehkan darah anak domba di pintu rumahnya, mereka diselamatkan dari kunjungan malaikat maut.
Ketika bangsa itu mangkir berbakti kepada Allah, malah membuat lembu emas tuangan sebagai sesembahan, tidak seorangpun yang lahir di Mesir ditibakan di tanah terjanji, ketidaktibaan di tanah terjanji itu kuartikan sebagai tidak selamat.

Maka dari situ, menurut pendapatku, pengikut Kristus harus menolak konsep, atau prinsip, atau doktrin, atau apapun namanya sekali selamat tetap selamat.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
September 11, 2018, 12:39:25 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12138
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Terima kasih.
Dengan mencermati tulisan @Krispus ini, @Sotardugur Parreva dan idealnya, semua orang yang menggunakana nalar secara sehat, harusnya mengerti bahwa keselamatan bisa hilang. Bukan sekali selamat selamanya selamat.
Perjanlanan Bangsa Israel keluar dari Mesir, telah menceritakannya dengan baik.
Ketika bangsa itu patuh, taat, ihklas menorehkan darah anak domba di pintu rumahnya, mereka diselamatkan dari kunjungan malaikat maut.
Ketika bangsa itu mangkir berbakti kepada Allah, malah membuat lembu emas tuangan sebagai sesembahan, tidak seorangpun yang lahir di Mesir ditibakan di tanah terjanji, ketidaktibaan di tanah terjanji itu kuartikan sebagai tidak selamat.

Maka dari situ, menurut pendapatku, pengikut Kristus harus menolak konsep, atau prinsip, atau doktrin, atau apapun namanya sekali selamat tetap selamat.

Salam damai.
Darah Kristus disamakan dengan darah kambing domba?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
September 11, 2018, 11:57:10 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Terima kasih.
Dengan mencermati tulisan @Krispus ini, @Sotardugur Parreva dan idealnya, semua orang yang menggunakana nalar secara sehat, harusnya mengerti bahwa keselamatan bisa hilang. Bukan sekali selamat selamanya selamat.
Perjanlanan Bangsa Israel keluar dari Mesir, telah menceritakannya dengan baik.
Ketika bangsa itu patuh, taat, ihklas menorehkan darah anak domba di pintu rumahnya, mereka diselamatkan dari kunjungan malaikat maut.
Ketika bangsa itu mangkir berbakti kepada Allah, malah membuat lembu emas tuangan sebagai sesembahan, tidak seorangpun yang lahir di Mesir ditibakan di tanah terjanji, ketidaktibaan di tanah terjanji itu kuartikan sebagai tidak selamat.

Maka dari situ, menurut pendapatku, pengikut Kristus harus menolak konsep, atau prinsip, atau doktrin, atau apapun namanya sekali selamat tetap selamat.

Salam damai.
Darah Kristus disamakan dengan darah kambing domba?
Pihak mana yang menyamakan darah Kristus dengan darah kambing domba sehingga @alephtav menanyakan "Darah Kristus disamakan dengan darah kambing domba"?
Disimbolkan, mungkin.
Kalo disamakan, belum kutemukan ada penyamaan darah Kristus dengan darah domba, apalagi darah kambing domba.

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
September 17, 2018, 11:32:29 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
pada akhirnya yang menyelamatkan bangsa Israel di padang gurun itu adalah darah Kristus kok
bukan darah kambing domba

itu simbol, pada akhirnya iman kepada darah itulah yang diperhitungkan, dan darah yang menyelamatkan itu tetap darah Kristus, bukan darah binatang

ngaco itu kalo dibilang darah kambing yang menyelamatkan
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 17, 2018, 11:49:36 AM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10400
pada akhirnya yang menyelamatkan bangsa Israel di padang gurun itu adalah darah Kristus kok
bukan darah kambing domba

itu simbol, pada akhirnya iman kepada darah itulah yang diperhitungkan, dan darah yang menyelamatkan itu tetap darah Kristus, bukan darah binatang

ngaco itu kalo dibilang darah kambing yang menyelamatkan

eaaaa.....

habis ini ada yg komen ttg "simbol" gak yaaaaaaa

sy melipir dulu aaahh...
September 17, 2018, 01:04:25 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12138
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
pada akhirnya yang menyelamatkan bangsa Israel di padang gurun itu adalah darah Kristus kok
bukan darah kambing domba

itu simbol, pada akhirnya iman kepada darah itulah yang diperhitungkan, dan darah yang menyelamatkan itu tetap darah Kristus, bukan darah binatang

ngaco itu kalo dibilang darah kambing yang menyelamatkan
PADA AKHIRNYA memang darah Yesus yang menyelamatkan.
Tapi PADA WAKTU ITU, zaman bangsa Israel, mereka tidak dapat beriman kepada darah Kristus yang tercurah di kayu salib, karena memang darah Kristus belum tercurah.

Bangsa Israel waktu itu ada di bawah perjanjian berdasarkan taurat dimana mereka harus menyembelih kambing domba setiap kali.

Di Ibrani 10, itu sangat jelas tertulis. Kenapa gak ngikutin aja apa yang tertulis. Kenapa harus ngarang-ngarang sendiri?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
September 17, 2018, 01:13:37 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
ya ujung2nya mereka itu diselamatkan oleh darah Yesus bukan darah kambing

itu intinya

pada waktu itu mereka beriman kepada darah, itu yang diperhitungkan Tuhan sampai kepada korban yang sempurna itu tiba

mau mereka ada dalam perjanjian taurat sekalipun, yang menyelamatkan tetap iman kepada darah, yang pada akhirnya disempurnakan Yesus

so mau dikatakan PADA WAKTU ITU, juga tetap aja UJUNG2NYA darah Yesus yang menyelamatkan mereka

orang yang mau ngutak ngatik beginian hanya karena doktrin aja
PL ga OSAS
PB OSAS

gitu aja udah
smua juga udah tau ;D ;D
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)