Author Topic: Perumpamaan Pokok Anggur  (Read 10713 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 01, 2018, 07:39:08 AM
Reply #100
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
ya enggak dong..
kan masih ada premis "iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong"..

katanya elo bilang ayat alkitab itu Firman Tuhan...
Firman Tuhan yang itu elo kemanain?
apa elo kira tuhan lagi khilaf?
ahahaha.....
haha.. coba aja palingan elo yang ngeles pura-pura gak baca James 2:20
wkwk.. seneng kan elo ada kutipan nomer buntutnya? diskusinya lebih Kristen? wkwk
Lho.. tunggu... tunggu..

bukannya menurut ajaran tradisimu, setiap manusia itu udah dipastikan selamat atau enggak selamatnya?
kok bisa minta pindah kamar?

ahahahaha... ini yang elo bilang "didikan tuhan" itu??
wkwkwkwkwkwkwkwkw....

coba dijelasin dong mas..
gimana jalan pikiran tuhan nya?

jadi nurut elo:
Tuhan berkehendak agar manusia yang sudah mengaku-ngaku percaya, dan terus-menerus ngaku-ngaku terus percaya, maka otomatis manusia tersebut tidak dapat berbuat jelek?


ahahahahaha....
ini didikan tuhanmu itu mas?
wkwkwkw
Jadi nurut elu, keselamatan tergantung iman, terus iman tergantung perbuatan?
Jadi secara gak langsung keselamatan tergantung perbuatan bukan?

Logika simple gini aja gak ngerti.

Dan saya sudah sering bilang, saya percaya predestinasi seperti reformed. Kenapa elu plintir kesitu?
Kalau elu mau jualan konsep Tuhan elu, silakan aja kok Dang. Tapi menjijikkan banget kalau pake trik menipu kayak elu. Keliatan busuknya. Plintir sana sini, saya bilang 'percaya' diplintir jadi 'ngaku percaya'. Kesian amat sih idup lu diperbudak konsep tuhan elu shingga berani nipu sana sini.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 01, 2018, 11:56:28 AM
Reply #101
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11002
Jadi nurut elu, keselamatan tergantung iman, terus iman tergantung perbuatan?
Jadi secara gak langsung keselamatan tergantung perbuatan bukan?

Logika simple gini aja gak ngerti.

Dan saya sudah sering bilang, saya percaya predestinasi seperti reformed. Kenapa elu plintir kesitu?
Kalau elu mau jualan konsep Tuhan elu, silakan aja kok Dang. Tapi menjijikkan banget kalau pake trik menipu kayak elu. Keliatan busuknya. Plintir sana sini, saya bilang 'percaya' diplintir jadi 'ngaku percaya'. Kesian amat sih idup lu diperbudak konsep tuhan elu shingga berani nipu sana sini.

coba dijelaskan dong mas..

BEDANYA "percaya versi aleph" dengan "mengaku percaya" itu gimana?

gimana bedanya?
October 01, 2018, 12:48:00 PM
Reply #102
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
coba dijelaskan dong mas..

BEDANYA "percaya versi aleph" dengan "mengaku percaya" itu gimana?

gimana bedanya?
wah susah kalau saya disuruh ngejelasin sama orang bebal yang mengira otaknya hasil dari nunggu pembagian jatah kayak elu.

Kalau orang normal sih seharusnya ngerti perbedaan misalnya 'makan' dan 'ngaku makan'.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 01, 2018, 02:26:25 PM
Reply #103
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11002
wah susah kalau saya disuruh ngejelasin sama orang bebal yang mengira otaknya hasil dari nunggu pembagian jatah kayak elu.

Kalau orang normal sih seharusnya ngerti perbedaan misalnya 'makan' dan 'ngaku makan'.

nah... bagus nih contohnya...

perbedaannya gini kan:

1. "Saya sudah makan" --> maka bisa dibuktikan bahwa piring yg tadinya ada isinya, sekarang sudah kosong dan isinya pindah ke perut saya

2. "Saya sudah MENGAKU makan" --> orang lain cuma tahunya dari omongan saya doang bahwa saya NGAKU-nya udah makan, padahal enggak bisa dibuktikan, mana piringnya, kapan makannya, dan piringnya mana yang bekas dimakan oleh saya.


gitu bukan?


nah, sekarang tolong tunjukkan bedanya:
"PERCAYA" versi aleph
dengan
"MENGAKU PERCAYA"

gimana cobaaaaa...
haha
October 01, 2018, 02:40:09 PM
Reply #104
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
nah... bagus nih contohnya...

perbedaannya gini kan:

1. "Saya sudah makan" --> maka bisa dibuktikan bahwa piring yg tadinya ada isinya, sekarang sudah kosong dan isinya pindah ke perut saya

2. "Saya sudah MENGAKU makan" --> orang lain cuma tahunya dari omongan saya doang bahwa saya NGAKU-nya udah makan, padahal enggak bisa dibuktikan, mana piringnya, kapan makannya, dan piringnya mana yang bekas dimakan oleh saya.


gitu bukan?


nah, sekarang tolong tunjukkan bedanya:
"PERCAYA" versi aleph
dengan
"MENGAKU PERCAYA"

gimana cobaaaaa...
haha
Jadi makan dan mengaku makan itu beda kan?
Jadi kalau orang nulis makan, elu ganti menjadi ngaku makan, itu artinya elu mlintir. Ngerti kan?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 01, 2018, 03:01:40 PM
Reply #105
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11002
Jadi makan dan mengaku makan itu beda kan?
Jadi kalau orang nulis makan, elu ganti menjadi ngaku makan, itu artinya elu mlintir. Ngerti kan?

hahahahhahaha.....
ternyata cuma segitu kemampuan logik mu mas...

kaciaaan deee.......


gini deeehhhhh gw jelasin lagi.... supaya downline mu di gerejamu tahu seberapa kualitas kakak rohani-nya.. ahaha..
mereka elo suru baca forum ini kan?
jangan diumpetin lho yaa..... wkwkw...

Kasus 1:

1. "Saya sudah makan" --> maka bisa dibuktikan bahwa piring yg tadinya ada isinya, sekarang sudah kosong dan isinya pindah ke perut saya

2. "Saya sudah MENGAKU makan" --> orang lain cuma tahunya dari omongan saya doang bahwa saya NGAKU-nya udah makan,

Kalau ternyata BISA dibuktikan, mana piringnya, kapan makannya, dan piringnya mana yang bekas dimakan oleh saya...

artinya: "PENGAKUAN SAYA" itu ter-VERIFIKASI..
maka setelah terverifikasi, kata "MENGAKU" bisa hilang, karena artinya "saya sudah makan" dan "saya sudah mengaku makan & terverifikasi" artinya SAMA


Kasus 2:

1. "Saya sudah makan" --> maka bisa dibuktikan bahwa piring yg tadinya ada isinya, sekarang sudah kosong dan isinya pindah ke perut saya

2. "Saya sudah MENGAKU makan" --> orang lain cuma tahunya dari omongan saya doang bahwa saya NGAKU-nya udah makan,

Kalau ternyata TIDAK BISA dibuktikan, mana piringnya, kapan makannya, dan piringnya mana yang bekas dimakan oleh saya...

artinya: "PENGAKUAN SAYA" itu TIDAK BISA ter-verifikasi, alias HANYA SELF-CLAIM SEMATA...

maka Kalo GAK BISA terverifikasi, alias CUMA SELF-CLAIM, kata "MENGAKU" GAK BISA hilang & BEDA MAKNA-nya,
karena:
a. yang satu artinya "saya sudah makan" --> adalah suatu fakta objektif terverifikasi
b. "saya sudah mengaku makan" --> HANYALAH suatu SELF CLAIM yang BUKAN FAKTA OBJEKTIF terverifikasi



Kasus 3:

1. "Saya sudah makan" --> tapi TERNYATA omongan ini ternyata TIDAK BISA dibuktikan bahwa piring yg tadinya ada isinya, sekarang sudah kosong dan isinya pindah ke perut saya.. GAK KELIATAN MANA PIRINGNYA, dsb..dsb..

2. "Saya sudah MENGAKU makan" --> orang lain cuma tahunya dari omongan saya doang bahwa saya NGAKU-nya udah makan,

Dalam kasus ini, pernyataan "saya sudah makan" adalah PERNYATAAN MISLEADING, SALAH, KELIRU, bahkan BOHONG...
karena TIDAK bisa diverifikasi kebenaran fakta objektifnya.

artinyaaa...
dalam kasus ini Pernyataan "saya sudah makan" itu SEHARUSNYA adalah "Saya sudah MENGAKU makan"



udah paham kan sayang?
elo itu kasus no 3.

waduh.. gw ketularan odading nih.. kok sabar banget nulis detil panjang suatu logika sederhana gini ya...
wakakakakakaka.....
October 01, 2018, 03:36:31 PM
Reply #106
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
hahahahhahaha.....
ternyata cuma segitu kemampuan logik mu mas...

kaciaaan deee.......


gini deeehhhhh gw jelasin lagi.... supaya downline mu di gerejamu tahu seberapa kualitas kakak rohani-nya.. ahaha..
mereka elo suru baca forum ini kan?
jangan diumpetin lho yaa..... wkwkw...

Kasus 1:

1. "Saya sudah makan" --> maka bisa dibuktikan bahwa piring yg tadinya ada isinya, sekarang sudah kosong dan isinya pindah ke perut saya

2. "Saya sudah MENGAKU makan" --> orang lain cuma tahunya dari omongan saya doang bahwa saya NGAKU-nya udah makan,

Kalau ternyata BISA dibuktikan, mana piringnya, kapan makannya, dan piringnya mana yang bekas dimakan oleh saya...

artinya: "PENGAKUAN SAYA" itu ter-VERIFIKASI..
maka setelah terverifikasi, kata "MENGAKU" bisa hilang, karena artinya "saya sudah makan" dan "saya sudah mengaku makan & terverifikasi" artinya SAMA


Kasus 2:

1. "Saya sudah makan" --> maka bisa dibuktikan bahwa piring yg tadinya ada isinya, sekarang sudah kosong dan isinya pindah ke perut saya

2. "Saya sudah MENGAKU makan" --> orang lain cuma tahunya dari omongan saya doang bahwa saya NGAKU-nya udah makan,

Kalau ternyata TIDAK BISA dibuktikan, mana piringnya, kapan makannya, dan piringnya mana yang bekas dimakan oleh saya...

artinya: "PENGAKUAN SAYA" itu TIDAK BISA ter-verifikasi, alias HANYA SELF-CLAIM SEMATA...

maka Kalo GAK BISA terverifikasi, alias CUMA SELF-CLAIM, kata "MENGAKU" GAK BISA hilang & BEDA MAKNA-nya,
karena:
a. yang satu artinya "saya sudah makan" --> adalah suatu fakta objektif terverifikasi
b. "saya sudah mengaku makan" --> HANYALAH suatu SELF CLAIM yang BUKAN FAKTA OBJEKTIF terverifikasi



Kasus 3:

1. "Saya sudah makan" --> tapi TERNYATA omongan ini ternyata TIDAK BISA dibuktikan bahwa piring yg tadinya ada isinya, sekarang sudah kosong dan isinya pindah ke perut saya.. GAK KELIATAN MANA PIRINGNYA, dsb..dsb..

2. "Saya sudah MENGAKU makan" --> orang lain cuma tahunya dari omongan saya doang bahwa saya NGAKU-nya udah makan,

Dalam kasus ini, pernyataan "saya sudah makan" adalah PERNYATAAN MISLEADING, SALAH, KELIRU, bahkan BOHONG...
karena TIDAK bisa diverifikasi kebenaran fakta objektifnya.

artinyaaa...
dalam kasus ini Pernyataan "saya sudah makan" itu SEHARUSNYA adalah "Saya sudah MENGAKU makan"



udah paham kan sayang?
elo itu kasus no 3.

waduh.. gw ketularan odading nih.. kok sabar banget nulis detil panjang suatu logika sederhana gini ya...
wakakakakakaka.....
Iya, elu ketularan odading, nulis panjang lebar gak ada isinya.
Intinya elu mlintir tulisan gw.
Saya bilang 'percaya', elu plintir menjadi 'ngaku percaya'. Dan ternyata elu sendiri ngaku kalau menambahkan kata 'ngaku' itu menjadi berbeda arti.

Udahlah, gak perlu ngeles, udah ketauan jelas culasnya elu kok.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 01, 2018, 04:06:28 PM
Reply #107
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11002
Iya, elu ketularan odading, nulis panjang lebar gak ada isinya.
Intinya elu mlintir tulisan gw.
Saya bilang 'percaya', elu plintir menjadi 'ngaku percaya'. Dan ternyata elu sendiri ngaku kalau menambahkan kata 'ngaku' itu menjadi berbeda arti.

Udahlah, gak perlu ngeles, udah ketauan jelas culasnya elu kok.

hahaha...
udah dijelasin panjang lebar, masih jauh enggak nangkep juga?


udahlah gak perlu ngeles, kamu enggak bisa memverifikasi bahwa "kamu beneran percaya" kan?
udah ketahuan jelas CULAS LICIK mu bahwa "CUMA SEKEDAR NGAKU-NGAKU PERCAYA" kamu PELINTIR jadi "saya percaya"..

kayak beneran aja percayamu...

hahahaha....
October 01, 2018, 04:17:23 PM
Reply #108
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
hahaha...
udah dijelasin panjang lebar, masih jauh enggak nangkep juga?


udahlah gak perlu ngeles, kamu enggak bisa memverifikasi bahwa "kamu beneran percaya" kan?
udah ketahuan jelas CULAS LICIK mu bahwa "CUMA SEKEDAR NGAKU-NGAKU PERCAYA" kamu PELINTIR jadi "saya percaya"..

kayak beneran aja percayamu...

hahahaha....
Elu yang dijelasin sederhana aja gak nangkep-nangkep. Malah berusaha ngeles dengan nulis omong kosong panjang lebar.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 01, 2018, 05:02:26 PM
Reply #109
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11002
Elu yang dijelasin sederhana aja gak nangkep-nangkep. Malah berusaha ngeles dengan nulis omong kosong panjang lebar.

haha...

tetep enggak mampu menjawab kan?

mana verifikasinya kalo Tuhan sudah menilai kamu "beneran percaya" ?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)