Author Topic: Monergism  (Read 2247 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 21, 2018, 02:01:00 PM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12072
    • fossil coral cantik
saya bukan Synergism juga bukan monergism
Dan maksud saya, kalimat wilef (dimana wilef sendiri bilang spt di quote atas) yang berupa :

Quote
Tahapan kedua : Proses interaksi Allah dan ciptaan dlam proses pemberian keselamatan

Pada tahapan ini peranan, tindakan/ perbuatan manusia menentukan akan berhasil tidaknya proses interaksi ini.

Kriterianya sdh jelas adalah berdasarkan pda hasil Proses Tahapan Kedua, yaitu bagaiman manusia itu merspon keselamatan tsbt.
Dgn terbacanya kalimat di quote atas, itu = Synergism kan wilef ?

Sementara kalo pov Monergism :
Tidak ada itu perihal Respond dari pihak manusia, melainkan Allah itu sendiri yang merespond BUKAN manusia-nya yang merespond.

Ilustrasi dari italic :
Mr.X membuat robot yang tidak bisa mengolah perintah "matikan lampu".
So.... robot2 eksis dimana robot2 ini semua tidak bisa mengolah perintah "matikan lampu".
Agar ada robot (yg sudah eksis tsb) yg bisa mengolah perintah tsb, Mr.X mengutak-ngatik robot terkait.

Allah itu sendiri yang merespond = Mr.X mengutak-ngatik robot.

Lucunya, sepertinya pihak Monergism tidak akan terima kalo diajukan ilustrasi robot spt diatas.
Sementara padahal, pov versi Monergism itu sendiri jelas2 menempatkan manusia itu = benda mati.
Kalimat "manusia tidak bisa memilih" ini sikonnya lebih berupa : KARENA ya memang tidak ada pilihan.
AWAL dari eksis-nya robot2 tsb ya karena tidak ada program utk mengolah perintah [matikan lampu].
Setelah dikutak-kutik (dimasukin programnya), ya so pasti robot itu nge"respond" (dgn tanda petik) wong programnya yg blakangan dimasukin itu emang ditujukan agar robot itu bisa nge"respond" (dgn tanda petik) koook  :D.

August 21, 2018, 04:26:34 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12072
    • fossil coral cantik
4. (6) Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.
Ayat diatas kayaknya suka dipakai sbg acuan oleh pihak Monergism, dimana [Regenarate precede Faith].
Menindak lanjuti yg bold.

Ezekiel 18:30-32
Therefore, you Israelites, I will judge each of you according to your own ways, declares the Sovereign LORD.

Repent! Turn away from all your offenses;
then sin will not be your downfall.

Rid yourselves of all the offenses you have committed,
and get a new heart and a new spirit.


Why will you die, people of Israel?
For I take no pleasure in the death of anyone, declares the Sovereign LORD.

Repent and live!


Oleh pihak Monergism, kalimat bold urutannya berubah menjadi :
Live (Regenerate)
then AUTOMATICALLY org ybs repent

Mr.X mengkutak-katik robot yg sudah ada dgn memasuki program baru
which of course then automatically robot tsb nangkep perintah yang ada




Acts 11:18
When they heard this, they had no further objections and praised God, saying,
“So then, God has granted even the Gentiles repentance unto life.”


Oleh pihak Monergism, kalimat bold urutannya berubah menjadi :
Life (Regenerate)
then AUTOMATICALLY org ybs unto repentance

Mr.X mengkutak-katik robot yg sudah ada dgn memasuki program baru
which of course then automatically robot tsb nangkep perintah yang ada




Nah... apa iya bisa dikatakan bahwa [Regenerate precede Faith] alkitabiah ?  :rolleye0014:
« Last Edit: August 21, 2018, 04:34:04 PM by odading »
August 21, 2018, 11:45:38 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 545
@odading

menurut saya Nuh, Ayub, ataupun orang-orang lainnya yang hidup sebelum zaman Yesus jika mereka menjalankan perintah Allah yang berlaku pada saat itu maka orang itu adalah believer
August 22, 2018, 10:59:58 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12072
    • fossil coral cantik
@odading

menurut saya Nuh, Ayub, ataupun orang-orang lainnya yang hidup sebelum zaman Yesus jika mereka menjalankan perintah Allah yang berlaku pada saat itu maka orang itu adalah believer
Apakah maksud rama disini, orang yg tadinya sudah believer di pov Allah, mendadak di masa Yesus hidup dan kesudahannya menjadi non-believer karena nggak Allah bukakan hatinya agar menerima kisah Yesus historis dan lalu dibaptis menjadi Kristen ?  :rolleye0014:
August 23, 2018, 07:48:04 AM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 545
Apakah maksud rama disini, orang yg tadinya sudah believer di pov Allah, mendadak di masa Yesus hidup dan kesudahannya menjadi non-believer karena nggak Allah bukakan hatinya agar menerima kisah Yesus historis dan lalu dibaptis menjadi Kristen ?  :rolleye0014:

ya
August 23, 2018, 10:06:35 AM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12072
    • fossil coral cantik
Quote
Apakah maksud rama disini, orang yg tadinya sudah believer di pov Allah, mendadak di masa Yesus hidup dan kesudahannya menjadi non-believer karena nggak Allah bukakan hatinya agar menerima kisah Yesus historis dan lalu dibaptis menjadi Kristen ?
ya
lah, kalo semisalnya belon gimana ?  :char11:

Mksd saya, yang sudah a believer di pov Allah ini belon Allah bukakan hatinya.

Kan kalo yang sebelonnya emang bukan a believer di pov Allah - dimana selanjutnya Allah belon bukakan hatinya, maka ybs itu ya tetep aja a non-believer di pov Allah.

Ilustrasi kita pakai si Lydia.
Taroh kata Lydia sebelum mendengar perkataan2 Rasul mengenai Yesus historis di time-frame T adalah a believer di pov Allah. Di time-frame T tsb disaat Lydia mendengar perkataan2 Paulus, Allah nggak membukakan hati Lydia.... belon.

IMO, problem-nya kan kalo secara pov manusia - apa yang orang ketahui ["nggak" di time-frame T] ---> ini kan nggak sertamerta artinya pasti ["nggak" di time-frame T+n]  :D.

Belon lagi kalo dilibatkan perihal yang berlawanan : bukannya [Allah membukakan hati Lydia] malah sebaliknya, yakni [Allah mengeraskan hati Lydia (seorang believer di pov Dia)] di time-frame T tsb.

Tapi maap, ini saya sudah OOT  :char11:
Point yg saya ajukan disini sebenernya lagi di seputaran pov Monergism.

Yang saya duga, di pov Monergism :
sampai sesaat sebelum Lydia mendengar perkataan Rasul mengenai kisah Yesus historis, Lydia itu a non-believer di pov Allah.

Tapi karena sampai saat ini gak ada jawaban dari pihak Monergism mengenai Lydia itu a believer ato non-believer di pov Allah sampai sesaat sebelum Lydia mendengar perkataan Rasul (mendengar perkataan Rasul = time-frame T), saya asumsikan dugaan ungu saya tsb correct di pov Monergism. Selanjutnya berangkat dari sini akibatnya timbul kesimpulan :

1. Lydia sebelum time-frame T belon di regenerate Allah.
2. Otomatis, karena [Monergism = regeneration precedes faith] maka [sebelum time-frame T, beribadah-nya Lydia kepada Allah] tanpa iman.

Kedua point diatas adalah konsekwensi logis kelanjutan berangkat dari ungu.

Problemnya, informasi terbaca tidak ada melibatkan kosakata "iman" di ayat KPR 16:14.
So, tidak bisa diketahui itu [si Lydia beribadah kepada Allah sebelum time-frame T]  dengan iman ataukah tanpa iman.

Yang saya duga, (masih pada asumsi bhw ungu = correct di pov Monergism)
kesimpulan bahwa [Lydia a non-believer di pov Allah sblm time-frame T] ini didapet dari terbacanya informasi "Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus" ---> time-frame T.

So, di pov Monergism :
Dari terbacanya kalimat Tuhan membuka hatinya ---> ini = Tuhan regenerate Lydia, dimana selanjutnya otomatis setelah itu Tuhan kasih iman ke Lydia. Hence, kedua point diatas dulu - barulah selanjutnya nyampe ke ungu.

Q : WHAT kind of information yang Lydia dengar dari perkataan Rasul di time-frame T ?
oda : kisah Yesus historis.

Berdasarkan jawaban oda diatas, akibatnya timbul pertanyaan :
WHAT kind of information yang Nuh/Ayub dengar dari suatu sumber di time-frame T dimana sesaat sebelumnya Allah regenerate mereka lalu memberikan iman kepada mereka dimana selanjutnya menyebabkan mereka percaya thdp informasi tsb ?

« Last Edit: August 23, 2018, 10:10:44 AM by odading »
August 23, 2018, 12:25:54 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1304
Tahu dan bisa hafal ayat di Alkitab belum bisa dipastikan sebagai Believer sejati...sebab ada yang punya mata tetapi tidak bisa melihat...ada yang punya telinga tetapi tidak bisa mendengar...Artinya sudah membaca dan mendengar tapi karena belum mengerti jadi bisa "Belum Percaya"...Hanya DIA lah yang bisa membuat kita jadi "Mengerti lalu Percaya"...tetapi itu harus didahului dengan menghilangkan sifat Tegar Tengkuk/Kesombongan manusia akan kepandaiannya (merendahkan hati di hadapan-Nya dan siap berserah diri untuk diberi Hikmat dari Yesus sehingga kita bisa dapat "Mengerti")

Salam Damai Temans...
Tuhan memberkati...
August 23, 2018, 10:13:04 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 545
@odading

jika belum mendengar dan belum mengikuti ajaran yesus maka menurut saya lydia termasuk orang beriman
jika belum mendengar tetapi sudah mengikuti ajaran yesus maka menurut saya lydia termasuk orang beriman
jika sudah mendengar tetapi belum mengikuti ajaran yesus maka menurut saya lydia termasuk orang tidak beriman
jika sudah mendengar dan sudah mengikuti ajaran yesus maka menurut saya lydia termasuk orang beriman 
August 24, 2018, 02:09:51 AM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12072
    • fossil coral cantik
@odading

jika belum mendengar dan belum mengikuti ajaran yesus maka menurut saya lydia termasuk orang beriman
maksud saya bukan di perihal [belum mendengar atopun belum mengikuti ajaran Yesus], rama.
Melainkan [belum dibukakan hati oleh Allah].

Quote
jika belum mendengar tetapi sudah mengikuti ajaran yesus maka menurut saya lydia termasuk orang beriman
Diatas itu tidak mungkin donk rama. Karena kan ajaran Yesus-nya itu adalah [percaya Yesus historis] ---> sementara ungu itu sendiri tidak mungkin terwujud apabila tidak ada event [Allah membukakan hati org ybs] ---> sementara event oranye eksis itu karena orang ybs itu mendengar kisah Yesus historis.

So, pabila org ybs belum mendengar kisah Yesus historis , ya nggak ada itu [Allah membukakan hati org ybs] apalagi orang ybs mengikuti ajaran [percaya Yesus historis]

Quote
jika sudah mendengar tetapi belum mengikuti ajaran yesus maka menurut saya lydia termasuk orang tidak beriman
Sekali lagi, maksud saya bukan di perihal bold ... melainkan [belum dibukakan hatinya oleh Allah], rama.

So... perihal Kalo__Maka__ nya kayak begini :

Asumsi duluan :
Lydia adalah a believer di pov Allah SEBELUM mendengar perkataan2 Paulus mengenai kisah Yesus historis.
Lydia lagi duduk2 dgn perempuan2 laen dimana para Rasul belon dateng, duduk dan berbicara kepada perempuan2 tsb ---> time-frame-1.

Next, Paulus dateng dan berbicara kepada perempuan2 tsb ---> time-frame-2.

KALO Allah membukakan hati Lydia saat itu,
MAKA saat itu Lydia akan merespond perkataan2 Paulus.

KALO Allah nggak membukakan hati Lydia saat itu,
MAKA saat itu Lydia tidak akan merespond perkataan2 Paulus.

Selanjutnya rama jawab YA atas pertanyaan saya sbb ini :
Quote
Apakah maksud rama disini, orang yg tadinya sudah believer di pov Allah, mendadak di masa Yesus hidup dan kesudahannya menjadi non-believer karena nggak Allah bukakan hatinya agar menerima kisah Yesus historis dan lalu dibaptis menjadi Kristen ?

Terkait Lydia, jadinya sbb :
Lydia di time-frame-1 adalah a believer di pov Allah.
Di time-frame-2, Allah nggak membukakan hati Lydia.
So, Lydia (seturut jawaban rama) mendadak menjadi a non-believer di pov Allah.

Nah... pertanyaan saya :
bagaimana kalo itu BELON ?
---> Di time-frame-2, Allah belon membukakan hati Lydia.

Dengan kata lain :
KALO Allah belon membukakan hati Lydia saat itu
MAKA Lydia a believer atokah non-believer di pov Allah saat itu ?
August 24, 2018, 02:32:07 AM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12072
    • fossil coral cantik
Tahu dan bisa hafal ayat di Alkitab belum bisa dipastikan sebagai Believer sejati...sebab ada yang punya mata tetapi tidak bisa melihat...

ada yang punya telinga tetapi tidak bisa mendengar...Artinya sudah membaca dan mendengar tapi karena belum mengerti jadi bisa "Belum Percaya"
Makanya saya tanya :
Nuh/Ayub itu membaca apa dan mendengar perkataan manusia siapa, ron ?

Di jaman now kan orang bisa bilang : si anu (non-K)
1. membaca kisah Yesus historis dari internet ataupun dari Alkitab dan
2. mendengar kisah Yesus historis dari seseorang yg Kristen.

Quote
Hanya DIA lah yang bisa membuat kita jadi "Mengerti lalu Percaya"
Ya. Dimana selanjutnya setelah salah satu point dari kedua point diatas terpenuhi :
KALO  si anu dibukakan hatinya oleh Allah
MAKA maka si anu akan merespond kisah yg dia dapet tsb

KALO si anu nggak dibukakan hatinya oleh Allah
MAKA si anu nggak akan merespond kisah yg dia dapet tsb

Di kisah Lydia, point-2 terpenuhi.
However, pertanyaannya bukan di time-frame point-2, melainkan sebelum time-frame point-2.
So, sebelum Lydia diberitakan kisah Yesus historis oleh Rasul, sewaktu Lydia duduk dgn perempuan2 lain (Rasul lagi berjalan menuju ke mereka) ---> Lydia itu a believer ataukah a non-believer di pov Allah menurut Monergism ?

(14) Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah
« Last Edit: August 24, 2018, 02:36:39 AM by odading »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)