Author Topic: Bagaimana Cara Mengampuni Mantan yang bersalah?  (Read 187 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 21, 2018, 10:46:46 AM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 480
  • Denominasi: Protestan
Baca selengkapnya di:
http://www.gracedepth.com/bagaimana-cara-mengampuni-mantan-pasangan-yang-telah-menyakiti-kita/

Ditinggal oleh seseorang yang paling kamu percaya di dunia ini bukanlah sesuatu yang mudah. Apalagi jika kamu tau bahwa orang itu meninggalkanmu karena ada orang baru di dalam hatinya. Biasanya hal ini dapat membuat sebuah luka yang sangat dalam pada hati kita, sehingga muncul kepahitan yang rasanya tidak akan pernah hilang.

Saya percaya setiap orang yang sedang membaca artikel ini bukanlah orang-orang yang ingin dikuasai oleh kepahitan tersebut, melainkan kalian adalah orang-orang yang ingin terbebas darinya tetapi tidak tau bagaimana caranya. Oleh karena itu, pada artikel ini saya ingin berbagi akan bagaimana cara mengampuni mantan pasangan yang telah menyakiti kita.

Cara yang pertama dan terutama adalah berdoa. Saya tau ini adalah sebuah tips yang kedengarannya sangat standard, tapi dengarkanlah saya terlebih dahulu. Pengucapan doa adalah sebuah pintu yang Tuhan telah sediakan bagi kita untuk meminta kekuatan kepada-Nya dan menerima kekuatan dari-Nya. Lebih dari itu, pengucapan doa dapat memperkuat hubungan kita dengan Tuhan, dan sesungguhnya, kekuatan kita dalam mengalahkan kepahitan di hati kita akan sangat ditentukan dengan seberapa akrabnya hubungan kita dengan Tuhan.

Kita harus mengetahui dua hal ketika kita ingin mengampuni. Yang pertama: Tidak ada gunanya menyimpan kepahitan. Kepahitan hanya akan menghancurkan kita; menyimpan kepahitan adalah seperti meminum racun sendiri dan berharap orang lain lah yang mati. Yang kedua: Tuhan mengajak kita untuk mengampuni bukan untuk iseng, melainkan untuk kebaikan kita. Dia ingin membebaskan kita dari belenggu-belenggu kepahitan yang menahan kita dalam berjalan maju di dalam hidup. Tuhan tidak mengajak kita untuk mengampuni karena orang itu layak untuk diampuni. Tetapi Dia mengajak kita untuk mengampuni seperti Dia sudah mengampuni kita.

Ini lah basis kita dalam mengampuni—karena Yesus telah mengampuni kita dari semua dosa-dosa kita.

Yesus mengatakan: “Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih” (Lukas 7:47). Kebenarannya, kemampuan kita dalam mengampuni akan ditentukan dengan seberapa sadarnya kita akan pengampunan yang Yesus telah berikan kepada kita.


Add line atau instagram kami untuk mendapatkan notifikasi update renungan terbaru dari website kami.
Official Line: @pkx3578b (pakai @)
Instagram: @gracedepth
Instagram penulis: @revyhalim

Semoga renungan-renungan kami bisa menjadi berkat.God Bless! :D
August 22, 2018, 11:35:29 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1397
Kalau masih pacaran, jika pasangan kita beralih ke lain hati...saya rasa ga ada yang salah disitu (Itu HAK kedua pasangan kok)...jadi ga ada yang mesti diampuni...terimalah hal itu dengan sewajarnya (Bersifat Legowo)...makanya saya sering merasa heran dan bingung banget sama mereka" yg galau berat (susah Move on) ketika diputusin sama pacarnya...Dimana logika berpikirnya ? Kalau diputusin, galau berat...kalau sendiri yang mutusin...happy" aja...hehehe (Hukum Tabur Tuai ga lulus nih)
Lain halnya kalau udah Nikah, sebaiknya kedua pasangan kudu mempertahankan ikatan suci itu apapun yang terjadi...dengan berdoa terus menerus, agar pasangan yang berselingkuh bisa kembali, walaupun masalah udah serius/berat, jangan sampai bercerai...karena Tuhan membencinya...

BTW...Thx atas Renungannya...

Semoga Tuhan senantiasa memberkati anda yang suka Berbagi...
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)