Author Topic: Perjalanan Kasih dan Pengharapan Besar dalam Tuhan  (Read 175 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 04, 2018, 01:37:39 PM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Denominasi: KARISMATIK
Ini adalah "advice" dari kejadian yang aku alami, cerita lengkap nya ada tapi karena di sini ga cukup buat nulis jadi aku akan cari wadah lain utnuk sharing. Intinya aku mau berbagi kalau, :

1. Seberapa besar kamu itu ditempa Tuhan, jangan mengeluh. Aku ini butuh bertahyun tahun dari kecil sampe lulus kuliah untuk melihat kemuliaan Tuhan dan "pembalasan" Tuhan untuk musuh musuh ku. Tapi ingat ya harus tetep hidup memuji Tuhan dan pasrah dan tidak boleh dendam. itu kuncinya.
2. Jangan menaruh harap mu sama manusia. Kamu akan kecewa. Put your trust in God only.
3. Waktu Tuhan itu bukan waktu kita. Berdoa aja. Tidak ada yang tidak mungkin. Tuhan itu lebih dekat dair baju kita sendiri. Tuhan itu dekat sama kita loh percaya itu.
4. Kalo kamu merasa being rejected. Jangan putus asa. Kamu cuman ditolak oleh manusia dan itu sementara loh. Tapi Tuhan itu tidak pernah menolak kamu, selama kamu masih bernafas, masih ada kasih Tuhan buat kamu. Tangannya itu loh terbuka buat kamu sejauh apapun kamu dulunya, kamu itu precious.
5. Kalau mau mendapatkan aliran sungai dari Tuhan, sukacita, pelihara worship dan intimacy dengan Tuhan bukan hanya sekedar baca firman, cari Tuhan lewat worship sampe kamu bisa "ketemu face to face" sama Dia.
6. Saat patah hati ya, ini yang penting, JANGAN NYANYI LAGU PATAH HATI ATAUPUN LAGU DUNIA. Belajar korban pujian, dalam segala keadaan terus memuji Tuhan. Ingat ya, ini yang menguatkan kamu.
7. Belajar untuk hidup kudus, jangan terus menerus berdosa dan mendukakan hati Tuhan, akrena Tuhan itu bisa "ajari" kita untuk juga memahami perasaan Dia. Contohnya, Tuhan itu kangen loh sama kamu, sama waktu mu, sama your presence, tapi kamu lupa semua itu karena kamu terlalu sibuk , terlalu cinta sama org, dll.. kalo suatu saat "hal berharga" itu diambil dari kamu, apa kamu akan menyalahkan Tuhan, atau kamu malah melihat kalo "oh ini loh yang selama ini Tuhan rasakan kepadaku, betapa kangennya Tuhan sama aku, sama kayak betapa kangennya aku sama org yang aku cintai yang meninggalkan aku. Contohnya itu loh. Semoga bisa paham ya. Tapi ingat ya, kalo kamu tetap di jalan Tuhan, kamu akan seperti Ayub. Tuhan bisa mengembalikan semuanya berlipat kali. Percaya itu.
[/b]
Smoga kata-kataku ini bisa membangun yah. Aku harap kalian bisa terberkati dan belajar sesuatu. God bless..
September 04, 2018, 03:11:50 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1373
Ini adalah "advice" dari kejadian yang aku alami, cerita lengkap nya ada tapi karena di sini ga cukup buat nulis jadi aku akan cari wadah lain utnuk sharing. Intinya aku mau berbagi kalau, :

1. Seberapa besar kamu itu ditempa Tuhan, jangan mengeluh. Aku ini butuh bertahyun tahun dari kecil sampe lulus kuliah untuk melihat kemuliaan Tuhan dan "pembalasan" Tuhan untuk musuh musuh ku. Tapi ingat ya harus tetep hidup memuji Tuhan dan pasrah dan tidak boleh dendam. itu kuncinya.
2. Jangan menaruh harap mu sama manusia. Kamu akan kecewa. Put your trust in God only.
3. Waktu Tuhan itu bukan waktu kita. Berdoa aja. Tidak ada yang tidak mungkin. Tuhan itu lebih dekat dair baju kita sendiri. Tuhan itu dekat sama kita loh percaya itu.
4. Kalo kamu merasa being rejected. Jangan putus asa. Kamu cuman ditolak oleh manusia dan itu sementara loh. Tapi Tuhan itu tidak pernah menolak kamu, selama kamu masih bernafas, masih ada kasih Tuhan buat kamu. Tangannya itu loh terbuka buat kamu sejauh apapun kamu dulunya, kamu itu precious.
5. Kalau mau mendapatkan aliran sungai dari Tuhan, sukacita, pelihara worship dan intimacy dengan Tuhan bukan hanya sekedar baca firman, cari Tuhan lewat worship sampe kamu bisa "ketemu face to face" sama Dia.
6. Saat patah hati ya, ini yang penting, JANGAN NYANYI LAGU PATAH HATI ATAUPUN LAGU DUNIA. Belajar korban pujian, dalam segala keadaan terus memuji Tuhan. Ingat ya, ini yang menguatkan kamu.
7. Belajar untuk hidup kudus, jangan terus menerus berdosa dan mendukakan hati Tuhan, akrena Tuhan itu bisa "ajari" kita untuk juga memahami perasaan Dia. Contohnya, Tuhan itu kangen loh sama kamu, sama waktu mu, sama your presence, tapi kamu lupa semua itu karena kamu terlalu sibuk , terlalu cinta sama org, dll.. kalo suatu saat "hal berharga" itu diambil dari kamu, apa kamu akan menyalahkan Tuhan, atau kamu malah melihat kalo "oh ini loh yang selama ini Tuhan rasakan kepadaku, betapa kangennya Tuhan sama aku, sama kayak betapa kangennya aku sama org yang aku cintai yang meninggalkan aku. Contohnya itu loh. Semoga bisa paham ya. Tapi ingat ya, kalo kamu tetap di jalan Tuhan, kamu akan seperti Ayub. Tuhan bisa mengembalikan semuanya berlipat kali. Percaya itu.
[/b]
Smoga kata-kataku ini bisa membangun yah. Aku harap kalian bisa terberkati dan belajar sesuatu. God bless..
Thx atas renungannya....

Dalam kehidupan Iman saya...karena saya agak sombong/tegar tengkuk(ini berlangsung lama, padahal saya rajin ibadah, tapi masih fokus keduniawian)...jadi agak terlambat mengerti Kehendak-Nya, tapi saya tetap bersyukur masih diberikan kesempatan oleh-Nya untuk lebih dekat mengenal-Nya (di Umur 40 an)...setelah saya bertobat, minta ampun, merendahkan hati, minta Hikmat-Nya...baru saya diberikan pengertian dari-Nya (sesuai cara pandang Tuhan)...Coba kenapa ga dari dulu saya menyadari hal ini ( tapi memang waktunya DIA yang tentukan, bukan saya...hehehe).
Saya sekarang sudah merasakan Damai Sukacita selalu, hilang semua rasa khawatir, dendam, iri, dengki, serakah, dll...Yang ada hanya rasa kepekaan Kasih dan Kerendahan hati (merasa "Kecil" sekali di hadapan-Nya).
Saya sekarang sering meminta agar setiap saat DIA senantiasa membimbing, menuntun dan memberi kekuatan kepada saya sesuai Kehendak-Nya...agar DIA bisa menjadikan saya agar senantiasa dapat memancarkan Kasih dan Kerendahan hati kepada semua orang  di sekeliling saya...
Sebenarnya paling enak dan mudah, jika kita mau menyerahkan seluruh beban hidup kita kepada-Nya(Bergantung sepenuhnya kepada-Nya)....Padahal, DIA sudah berulang kali mengundang saya : Datanglah kepada-Ku, kamu yang berbeban berat, letih, lesu dan AKU akan memberikan kelegaan kepadamu....Kenapa dari dulu saya menolak-Nya ya...dulu saya ga nyadar jadi sombong andelin kekuatan/kehendak sendiri yang sebenarnya sangat bodoh dan tidak bisa apa" di mata-Nya ?
Saya kemarin nonton di You Tube, betapa beruntungnya Jonathan Christie...Di umur yang belum 20 tahun, dia sudah menyadari betapa pentingnya Hikmat dari Tuhan (dia sering berdoa meminta Hikmat Tuhan)...Lihatlah perjalanan hidupnya...tutur bahasanya sekarang....ketergantungan hidupnya kepada Tuhan sungguh luar biasa...Saya ikut senang menonton kesaksiannya...

Salam Damai...
Tuhan memberkati...
September 04, 2018, 05:38:42 PM
Reply #2
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 299
  • Denominasi: Katolik
Bagus sekali nasehatmu itu. Sangat membangun.
Semoga Tuhan memberkati kita semua dan memampukan kita untuk melaksanakan nasehat-nasehat tersebut. Amin.
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)