Author Topic: mengubah persepsi orang Kristen tentang depresi  (Read 1181 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 24, 2018, 02:39:59 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 869
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
tidak semua orang yang otaknya pernah cedera atau habis dioperasi kena depresi, bukan masalah otaknya, tapi keseimbangan zat kimia di otak. orang sakit diabetes bisa kena depresi seperti suami dari teman mama saya, tapi tidak semua yang diabetes kena depresi. orang gegar otak bisa kena depresi, tapi tidak semua yang gegar otak kena depresi. otak anda bisa tidak masalah, tapi kalau zat kimia di otak tidak seimbang, bisa kena depresi.
coba cari ketidak seimbangan zat kimia di otak

Sudah ku coba cari, Bro!
Semua hanya menduga dan mungkin.
Spt kata anda, "bisa kena, bisa tidak kena".

Aku percaya kerja otak tak spt kerja logika teknik kimia
Jika zat kimia begini, maka out-put-nya pasti begitu
Ternyata tidak semua yg begini pasti jadi begitu

Kutip:
Sebuah iklan yang disponsori oleh Pfizer, perusahaan obat yang memproduksi Zoloft antidepresan, menegaskan, “Meskipun penyebab [depresi] tidak diketahui, depresi mungkin terkait dengan ketidakseimbangan bahan kimia alami antara sel-sel saraf di otak. Resep Zoloft bekerja untuk memperbaiki ketidakseimbangan ini. ”Dengan menggunakan iklan seperti ini, perusahaan-perusahaan farmasi secara luas mempromosikan ide bahwa depresi dihasilkan dari ketidakseimbangan kimia di otak.

Sumber: Is Depression Just Bad Chemistry?
The disorder is complex and has so far eluded a simple biological explanation
https://www.scientificamerican.com/article/is-depression-just-bad-chemistry/


Kutip:
Para peneliti menduga bahwa gangguan keseimbangan berbagai zat kimia di dalam otak yang saling berhubungan yang mengenai neurotransmiter dopamin dan glutamat, serta berbagai neurotransmiter lainnya mungkin juga turut berperanan dalam terjadinya skizofrenia. Neurotransmiter merupakan suatu zat yang membantu proses komunikasi di antara sel-sel otak.
Selain itu, walaupun hanya sedikit, otak para penderita skizofrenia tampak berbeda dengan otak orang sehat. Misalnya suatu ruangan di bagian tengah otak yang berisi cairan yaitu ventrikel, tampak lebih besar pada penderita skizofrenia. Otak penderita skizofrenia juga cenderung memiliki lebih sedikit area abu-abu (gray matter) dan beberapa bagian otak mungkin memiliki lebih sedikit atau lebih banyak aktivitas.

Berbagai penelitian pada jaringan otak penderita setelah mereka meninggal juga telah menunjukkan beberapa perbedaan antara otak seorang penderita skizofrenia dengan orang sehat. Para peneliti menemukan adanya sebuah perubahan kecil pada distribusi atau karakteristik sel-sel otak yang kemungkinan besar terjadi sebelum lahir. Para ahli menduga bahwa gangguan perkembangan otak sebelum lahir inilah yang menyebabkan terjadinya gangguan komunikasi di antara sel-sel otak.
Gangguan perkembangan otak ini mungkin tidak akan menimbulkan gejala apapun hingga memasuki masa pubertas. Hal ini dikarenakan otak mengalami perubahan besar pada masa pubertas yang mungkin memicu timbulnya berbagai gejala gangguan jiwa (psikosis).
https://www.dokter.id/berita/hubungan-antara-skizofrenia-dengan-struktur-dan-zat-kimia-otak

Ya, sabarlah!
Tak ada yg mustahil bagi Allah

Salam Damai!
« Last Edit: October 24, 2018, 02:53:56 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
October 24, 2018, 06:48:19 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4639
  • Gender: Male
beberapa bulan ini, saya mendengar beberapa khotbah dari beberapa HT yang memasukkan bahasan tentang depresi. mereka mengambil contoh beberapa selebriti yang bunuh diri akhir2 ini. dan para HT ini berkata kalau depresi itu hanya di pikiran dan bisa hilang dengan kata2 positif, mempunyai pengharapan dan doa, kalau berobat ke psikiater akan kecanduan obat. saya sebagai orang yang pernah depresi dan kambuh beberapa kali, menyayangkan khotbah HT karena tidak sesuai dengan fakta. akan saya gambarkan apa itu depresi berdasar pengalaman saya :

depresi itu adalah penyakit secara fisik, penyebabnya adalah ketidak seimbangan zat kimia di otak.... [cut]

kalau mungkin ada pertanyaan soal depresi, akan saya jawab berdasarkan pengalaman dan pengetahuan saya.

Depresi dalam ensiklopedia disebutkan,

Depresi adalah suatu kondisi medis berupa perasaan sedih yang berdampak negatif terhadap pikiran, tindakan, perasaan, dan kesehatan mental seseorang. Kondisi depresi adalah reaksi normal sementara terhadap peristiwa-peristiwa hidup seperti kehilangan orang tercinta. Depresi juga dapat merupakan gejala dari sebuah penyakit fisik dan efek samping dari penggunaan obat dan perawatan medis tertentu. Dalam kaitannya dengan gangguan mental lain, depresi dapat juga menjadi gejala dari gangguan kejiwaan seperti Gangguan depresi mayor dan distimia.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Depresi_(psikologi)

Ada berbagai macam penyebab depresi, tidak semua depresi adalah gejala dari penyakit fisik, bisa juga merupakan efek samping obat-obatan, atau gangguan mental atau hanya sebuah gejala alami normal yang sementara atas seuatu peristiwa yang meyedihkan. Pastinya depresi itu adalah gejala atau indikator tentang sesuatu hal bervariasi sekali.

Jika dipahami secara umum, apa yang disampaikan di gereja biasanya itu adalah depresi yang merupakan reaksi normal atas suatu peristiwa yang terjadi dalam hidupnya secara mendalam. Itu hal yang umum terjadi di tengah masyarakat, berbeda dengan depresi dalam kasus anda. Bisa jadi anda penderita derpesi mayor atau distimia, bukan depresi yang normal terjadi pada kebanyakan orang.
« Last Edit: October 24, 2018, 08:22:16 PM by Krispus »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)