Author Topic: Apakah Yesus ingin agar kita takut kepada-Nya ?  (Read 730 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 12, 2018, 04:51:13 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 863
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Kita disini membahas kata intinya yaitu :
"Takut"...jangan dulu melebar kemana mana...
Fokus dalam bahasan topik...

Ttg "takut", aku suka ayat berikut,
Di dalam kasih tidak ada ketakutan:
Kasih yg sempurna melenyapkan ketakutan;
Sebab ketakutan itu mengandung hukuman dan
Barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dlm kasih--[1Yoh. 4:18].

Salam Damai Bro!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 12, 2018, 05:35:24 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1373
Ttg "takut", aku suka ayat berikut,
Di dalam kasih tidak ada ketakutan:
Kasih yg sempurna melenyapkan ketakutan;
Sebab ketakutan itu mengandung hukuman dan
Barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dlm kasih--[1Yoh. 4:18].

Salam Damai Bro!
:afro: Gw juga suka ayat itu bro...Tapi ada juga yang suka ayat lain (Takut sama Tuhan/Neraka ?), terutama banyak di PL (karena blom kenal dekat dengan Tuhan, masih ada "Jarak"), makanya mereka masih takut dan malu" mau dekat sama Tuhan...Tuhan adalah KASIH, DIA menerima siapa saja yang mau datang kepada-Nya...Semua butuh proses : pertama dari hamba, udah lama jadi sahabat...udah dekat dan sayang banget sama kita bisa diangkat jadi anak-Nya/Ahli Waris-Nya...

Salam Damai Bro...
Tuhan memberkati...
September 12, 2018, 06:06:48 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1373
Lho, ssaya kan sudah jabarkan menurut saya.
Yang dimaksud dengan takut adalah kagum, hormat dan menyembah Tuhan.
Jadi jelas BUKAN takut akan hukuman Tuhan atau takut neraka.

Sya menjalankan Firman Tuhan karena percaya Tuhan mengasihi saya dan yang difirmankan Tuhan itu baik buat saya. Sehingga menjalankannya dengan ucapan syukur bukan karena takut akan hukuman Tuhan.

Kalau anda sendiri gimana?
Dulu waktu kecil (SD)di kampung saya Kupang, NTT saya rajin ke Gereja karena takut kena rotan ayah saya, begitu juga kakak saya...Gila...ayah saya kalau sekali beli rotan seikat besar (banyak banget...huahaha)
Pokoknya setiap hari Minggu pagi jam 6 pagi, ayah masuk kamar bunyikan rotan (ga dipukul hanya diayunkan sampai bunyi menakutkan), saya dan kakak langsung lompat bangun, mandi dan berangkat ke Gereja....
Setelah saya SMP kami sekeluarga pindah ke Jakarta, ayah sudah tidak begitu keras lagi dan ga main rotan lagi...Di Jakarta, saya sudah kebiasaan ke Gereja setiap Minggu sendiri tanpa perlu diancam pakai rotan...tetapi kakak saya malas"an karena mungkin dulu dia hanya terpaksa ke Gereja karena takut rotan itu...Semakin dewasa, saya sering refleksikan kehidupan saya, kenapa saya sering diberi banyak kemudahan dalam banyak hal/boleh dibibilang sering beruntunglah... Siapa yang membantu saya ? Dalam hal pendidikan, kesehatan, finansial, saya ngerasa ga pinter dan ga ngoyo kok serasa dimudahkan semuanya ? Saya lalu berpikir, apakah karena mungkin saya rajin ke Gereja ? Lalu saya semakin ingin tahu dan belajar kenal lebih dekat dengan-Nya...Dan akhirnya saya sangat terharu, setelah mengerti betapa begitu besar Kasih Karunia-Nya kepada kita...Sampai sekarang saya baru sedikit diberi Hikmat oleh-Nya (Cara pandang Kristus)....Kenapa ga dari dulu aja saya menggantungkan hidup saya sepenuhnya kepada-Nya ? DIA khan senantiasa Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Maha Pemurah dan DIA telah mengundang kita semua datang kepada-Nya....Kenapa ditolak kalau memang kita ini merasa bodoh, lemah dan tidak bisa dan tidak punya apa"...

Salam Damai Bro...
Tuhan memberkati...
September 12, 2018, 07:38:41 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10400
Bener kalau elu ngejer setoran?
Duitnya cair kalau berhasil bikin orang ngakuin konsep Tuhan versi elu ya?

jadi elo ikut yang kabar baik atau ikut yang kabar buruk nih?
September 13, 2018, 09:19:33 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 863
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Dulu waktu kecil (SD)di kampung saya Kupang, NTT saya rajin ke Gereja karena takut kena rotan ayah saya, begitu juga kakak saya...Gila...ayah saya kalau sekali beli rotan seikat besar (banyak banget...huahaha)
Pokoknya setiap hari Minggu pagi jam 6 pagi, ayah masuk kamar bunyikan rotan (ga dipukul hanya diayunkan sampai bunyi menakutkan), saya dan kakak langsung lompat bangun, mandi dan berangkat ke Gereja....
Setelah saya SMP kami sekeluarga pindah ke Jakarta, ayah sudah tidak begitu keras lagi dan ga main rotan lagi...Di Jakarta, saya sudah kebiasaan ke Gereja setiap Minggu sendiri tanpa perlu diancam pakai rotan...tetapi kakak saya malas"an karena mungkin dulu dia hanya terpaksa ke Gereja karena takut rotan itu...Semakin dewasa, saya sering refleksikan kehidupan saya, kenapa saya sering diberi banyak kemudahan dalam banyak hal/boleh dibibilang sering beruntunglah... Siapa yang membantu saya ? Dalam hal pendidikan, kesehatan, finansial, saya ngerasa ga pinter dan ga ngoyo kok serasa dimudahkan semuanya ? Saya lalu berpikir, apakah karena mungkin saya rajin ke Gereja ? Lalu saya semakin ingin tahu dan belajar kenal lebih dekat dengan-Nya...Dan akhirnya saya sangat terharu, setelah mengerti betapa begitu besar Kasih Karunia-Nya kepada kita...Sampai sekarang saya baru sedikit diberi Hikmat oleh-Nya (Cara pandang Kristus)....Kenapa ga dari dulu aja saya menggantungkan hidup saya sepenuhnya kepada-Nya ? DIA khan senantiasa Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Maha Pemurah dan DIA telah mengundang kita semua datang kepada-Nya....Kenapa ditolak kalau memang kita ini merasa bodoh, lemah dan tidak bisa dan tidak punya apa"...

Ruarrr biasa hebat, Ayah-mu itu!
Engkau memukulnya dengan rotan,[Ams 23:14]
menyelamatkan nyawanya dr dunia org mati.

Aku juga (SMP) pernah dipermalukan masuk gereja
Di tengah jalan pulang cari belut pd hari Minggu pagi
Terlihat oleh ortu-ku yg hendak ke Gereja ber-sama2

Mereka semua berhenti,
Aku dipanggil paksa, dimarahin, disuruh buang 2 belut di tangan
Dipaksa ikut ke Gereja dgn kaki ayam dan betis spt berkaos kaki
Tak diijinkan utk pulang mandi dulu dan ganti baju dulu ... wihh!

Malu aku duduk di pojok bangku belakang diliatin
Kupikir cukup waktu dan ibuku senang goreng belut
Eeeh ... salah perhitungan!

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 13, 2018, 10:08:42 AM
Reply #15
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 299
  • Denominasi: Katolik
Judul diatas muncul karena saya sering baca ada kalimat di dalam Alkitab, yaitu : Takut akan Tuhan...
Bagaimana menurut pendapat teman-teman tentang kalimat itu ? Apa makna yang sebenarnya dari kalimat itu ?
Waktu dan tempat saya persilahken....

Salam Damai Temans...
Tuhan memberkati...
Cinta kepada Tuhan sekaligus takut kepada Tuhan.
Cinta karena Tuhan menganugerahkan hidup kepada kita, memenuhi kebutuhan kita, memperhatikan kita, membimbing kita, menyayangi ciptaan-Nya, menjanjikan hidup kekal di  surga kepada yang berkenan kepada-Nya.
Takut karena Tuhan berkuasa menghukum kita di dunia dan akherat, berkuasa memasukkan manusia ke dalam neraka, mencatat segala perbuatan termasuk dosa kita.

Wujud kecintaan dan takut kita kepada Tuhan yaitu dengan melaksanakan perintah-Nya, melakukan yang terbaik bagi Tuhan.
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
September 13, 2018, 11:41:21 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1373
Ruarrr biasa hebat, Ayah-mu itu!
Engkau memukulnya dengan rotan,[Ams 23:14]
menyelamatkan nyawanya dr dunia org mati.

Aku juga (SMP) pernah dipermalukan masuk gereja
Di tengah jalan pulang cari belut pd hari Minggu pagi
Terlihat oleh ortu-ku yg hendak ke Gereja ber-sama2

Mereka semua berhenti,
Aku dipanggil paksa, dimarahin, disuruh buang 2 belut di tangan
Dipaksa ikut ke Gereja dgn kaki ayam dan betis spt berkaos kaki
Tak diijinkan utk pulang mandi dulu dan ganti baju dulu ... wihh!

Malu aku duduk di pojok bangku belakang diliatin
Kupikir cukup waktu dan ibuku senang goreng belut
Eeeh ... salah perhitungan!

Salam Damai!
Kalau pendidikan ortu jaman now, katanya didikan keras udah ga berlaku...katanya harus halus, lembut...
Anak sekarang jadi besar kepala...Sekarang tiap Hari Minggu, ortu zaman now menasehati anak SD yang malas ke Gereja dengan Firman Tuhan...dengan berapi api mereka menasehati anak SD yang belum mengerti FT, dan hasilnya hasilnya adalah terlambat ke Gereja...udah capek" ngoceh, anak blom ngerti, terlambat ke Gereja pula lagi...Hehehehe....Saya salut dan berterima kasih sekali pada didikan Alm. Ayah saya, terutama sangat keras dalam pendidikan Dasar agama (Ini adalah hal terpenting di dalam hidup menurut saya)...Thx Ayah (RIP)....

Salam Damai Bro...
Tuhan memberkati...

September 13, 2018, 12:17:57 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1373
Cinta kepada Tuhan sekaligus takut kepada Tuhan.
Cinta karena Tuhan menganugerahkan hidup kepada kita, memenuhi kebutuhan kita, memperhatikan kita, membimbing kita, menyayangi ciptaan-Nya, menjanjikan hidup kekal di  surga kepada yang berkenan kepada-Nya.
Takut karena Tuhan berkuasa menghukum kita di dunia dan akherat, berkuasa memasukkan manusia ke dalam neraka, mencatat segala perbuatan termasuk dosa kita.

Wujud kecintaan dan takut kita kepada Tuhan yaitu dengan melaksanakan perintah-Nya, melakukan yang terbaik bagi Tuhan.
Semua ada prosesnya Bro...Takut akan Tuhan merupakan permulaan Pengetahuan akan Tuhan (seperti saya waktu kecil, rajin ke Gereja karena takut rotan, waktu itu saya blom ngerti FT)...Ini seperti juga orang" Farisi waktu dulu menjalankan 10 Perintah Allah (menjalankan karena takut dan blom tahu motivasi yang sebenarnya=KASIH dan Kerendahan hati). Mereka menjalankan hal itu hanya sebagai kewajiban belaka, lalu ada yang menjadi sombong rohani jika sudah menjalankan semuanya...
Yesus datang untuk menggenapi dan menjelaskan dengan detail, Intinya yaitu : KASIH dan KERENDAHAN HATI.
Takut akan Tuhan adalah Proses awal, semakin kita ingin lebih mengenal dekat dengan-Nya dan mau dengan rendah hati meminta Hikmat-Nya (Cara Pandang-Nya/Kehendak-Nya), lambat laun kita bisa diangkat statusnya dari seorang hamba yang takut menjadi seorang sahabat-Nya yang tidak takut lagi...Kalau dia benar" sayang sama kita, DIA akan menganggap kita sebagai seorang Anak-Nya dan akan menjadi Ahli Waris-Nya...

Salam Damai Bro...
Tuhan memberkati...
September 13, 2018, 12:50:10 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 863
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Kalau pendidikan ortu jaman now, katanya didikan keras udah ga berlaku...katanya harus halus, lembut...
...udah capek" ngoceh, anak blom ngerti, terlambat ke Gereja pula lagi...Hehehehe....

Ya!
Org2 di Gereja pun hrs pikir keras, kurasa
Memang makin sulit mengajar anak2 milenial

Mis:
Mereka sulit mencontohkan gembala pemberani
Anak2 pikir kalau org yg spt itu ialah peternak
Sebab banyak tak bisa lagi menghayati gembala

Profesi berubah, bahasa pun berubah
Perempuan sundal pun dikira ratu sendal
Coba, itu kan jauh amat; Peru cari cara lain

Ya, kurasa semua hrs mencari cara lain
Dan cara hidup kita hrs patut jadi khotbah
Minimal bagi anak2 sendirilah

Salam Damai!
« Last Edit: September 13, 2018, 01:08:39 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 13, 2018, 02:09:55 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12138
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Dulu waktu kecil (SD)di kampung saya Kupang, NTT saya rajin ke Gereja karena takut kena rotan ayah saya, begitu juga kakak saya...Gila...ayah saya kalau sekali beli rotan seikat besar (banyak banget...huahaha)
Pokoknya setiap hari Minggu pagi jam 6 pagi, ayah masuk kamar bunyikan rotan (ga dipukul hanya diayunkan sampai bunyi menakutkan), saya dan kakak langsung lompat bangun, mandi dan berangkat ke Gereja....
Setelah saya SMP kami sekeluarga pindah ke Jakarta, ayah sudah tidak begitu keras lagi dan ga main rotan lagi...Di Jakarta, saya sudah kebiasaan ke Gereja setiap Minggu sendiri tanpa perlu diancam pakai rotan...tetapi kakak saya malas"an karena mungkin dulu dia hanya terpaksa ke Gereja karena takut rotan itu...Semakin dewasa, saya sering refleksikan kehidupan saya, kenapa saya sering diberi banyak kemudahan dalam banyak hal/boleh dibibilang sering beruntunglah... Siapa yang membantu saya ? Dalam hal pendidikan, kesehatan, finansial, saya ngerasa ga pinter dan ga ngoyo kok serasa dimudahkan semuanya ? Saya lalu berpikir, apakah karena mungkin saya rajin ke Gereja ? Lalu saya semakin ingin tahu dan belajar kenal lebih dekat dengan-Nya...Dan akhirnya saya sangat terharu, setelah mengerti betapa begitu besar Kasih Karunia-Nya kepada kita...Sampai sekarang saya baru sedikit diberi Hikmat oleh-Nya (Cara pandang Kristus)....Kenapa ga dari dulu aja saya menggantungkan hidup saya sepenuhnya kepada-Nya ? DIA khan senantiasa Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Maha Pemurah dan DIA telah mengundang kita semua datang kepada-Nya....Kenapa ditolak kalau memang kita ini merasa bodoh, lemah dan tidak bisa dan tidak punya apa"...

Salam Damai Bro...
Tuhan memberkati...
Iya, sungguh menarik pengalaman anda ini.
Tapi kok malah makin melenceng dari topik yang anda buat sendiri ya?

Jadi nurut anda, apa sebenarnya makna dari 'Takut akan Tuhan'?
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)