Author Topic: Apakah Yohanes Pembabtis meragukan Yesus sebagai mesias ?  (Read 1100 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 13, 2018, 10:53:07 PM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 290
  • Denominasi: Katolik
Matius11:3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"

Didalam Matius 11:3 ini sebenarnya Yohanes tidak meragukan kemesiasan Yesus karena Yohanes ini seorang nabi yang pasti mendapat wahyu dari Allah bahwa Yesus adalah mesias.

Apa yang dikatakan Yohanes dalam Matius 11:3 : "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"  hanyalah gaya bahasa Yohanes pembabtis untuk mengungkapkan kerinduan Yohanes kepada Yesus dan ingin mendengar karya-karya Yesus sebagai penghiburan baginya. Yohanes tahu secara pasti bahwa Yesus adalah mesias.

Silahkan melihat ayat lengkapnya

Matius 11:2-5
11:2 Di dalam penjara
Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
11:3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya:
"Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
11:4 Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
11:5
orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.

Maksud sebenarnya Yohanes tertulis pada Matius 11:2 yaitu Yohanes ingin mendengar tentang pekerjaan Kristus, hanya saja Yohanes tidak bisa mengungkapkannya secara gamblang demi keselamatan murid-muridnya karena orang farisi dan ahli Taurat sangat membenci Yesus.

Yohanes pembabtis menggunakan gaya bahasa orang Farisi sehingga murid-muridnya seolah-olah terlihat satu paham dengan orang Farisi.
Yohanes1:25 Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"

Yesus tahu secara pasti maksud Yohanes sehingga memberikan jawaban sesuai maksud  sebenarnya Yohanes(Matius 11:2) yaitu Yohanes ingin mendengar tentang pekerjaan Kristus.
Jawaban Yesus tertulis pada Matius 11:4-5 yang sangat sesuai dengan maksud  sebenarnya Yohanes seperti yang tertulis pada Matius 11:2

Jadi Yohanes pembabtis tidak pernah meragukan kemesiasan Yesus

Inilah ayat-ayat yang membuktikan bahwa Yohanes pembabtis tahu dengan pasti bahwa Yesus adalah mesias.

Matius 3:11-17
3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan ROH KUDUS dan dengan api.
3:12 Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
3:13. Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
3:14 Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"
3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."


Yohanes 1:29-31
1:29. Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.
1:30 Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.
1:31 Dan aku sendiripun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel."
1:32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.
1:33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan ROH KUDUS.
1:34 Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."
1:35 Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya.
1:36 Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!"
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
September 14, 2018, 12:57:53 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1365
Matius11:3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"

Didalam Matius 11:3 ini sebenarnya Yohanes tidak meragukan kemesiasan Yesus karena Yohanes ini seorang nabi yang pasti mendapat wahyu dari Allah bahwa Yesus adalah mesias.

Apa yang dikatakan Yohanes dalam Matius 11:3 : "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"  hanyalah gaya bahasa Yohanes pembabtis untuk mengungkapkan kerinduan Yohanes kepada Yesus dan ingin mendengar karya-karya Yesus sebagai penghiburan baginya. Yohanes tahu secara pasti bahwa Yesus adalah mesias.

Silahkan melihat ayat lengkapnya

Matius 11:2-5
11:2 Di dalam penjara
Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
11:3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya:
"Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
11:4 Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
11:5
orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.

Maksud sebenarnya Yohanes tertulis pada Matius 11:2 yaitu Yohanes ingin mendengar tentang pekerjaan Kristus, hanya saja Yohanes tidak bisa mengungkapkannya secara gamblang demi keselamatan murid-muridnya karena orang farisi dan ahli Taurat sangat membenci Yesus.

Yohanes pembabtis menggunakan gaya bahasa orang Farisi sehingga murid-muridnya seolah-olah terlihat satu paham dengan orang Farisi.
Yohanes1:25 Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"

Yesus tahu secara pasti maksud Yohanes sehingga memberikan jawaban sesuai maksud  sebenarnya Yohanes(Matius 11:2) yaitu Yohanes ingin mendengar tentang pekerjaan Kristus.
Jawaban Yesus tertulis pada Matius 11:4-5 yang sangat sesuai dengan maksud  sebenarnya Yohanes seperti yang tertulis pada Matius 11:2

Jadi Yohanes pembabtis tidak pernah meragukan kemesiasan Yesus

Inilah ayat-ayat yang membuktikan bahwa Yohanes pembabtis tahu dengan pasti bahwa Yesus adalah mesias.

Matius 3:11-17
3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan ROH KUDUS dan dengan api.
3:12 Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
3:13. Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
3:14 Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"
3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."


Yohanes 1:29-31
Bro sebenarnya Pertanyaan di atas itu telah terjawab tuntas dalam Matius 3 : 11-17...Seharusnya tidak menimbulkan keraguan/pertanyaan lagi bagi mereka yang sudah mengerti...
Dalam peristiwa Baptis di Sungai yordan, ada hal" yang tidak terlihat tapi menunjukkan makna lain yaitu :
- Bukti bahwa Yesus selain Tuhan 100% juga manusia 100% (ikhlas menjalankan Tradisi)
- Bukti teladan Ketaatan dan  Kerendahan hati yang ingin ditunjukkan-Nya kepada kita
- Bisa dikatakan Baptisan Yohanes di Sungai Yordan adalah Baptisan lahiriah/jasmani (Permulaan) dan harus dilanjutkan lagi dengan Baptisan Rohani yaitu ROH KUDUS untuk menjadi lebih dewasa dalam pengenalan akan Kristus/Kehendak-Nya, cara pandang-Nya...

Salam Damai Bro Wiltu...
Tuhan memberkati...
September 14, 2018, 05:55:30 PM
Reply #2
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 290
  • Denominasi: Katolik
Bro sebenarnya Pertanyaan di atas itu telah terjawab tuntas dalam Matius 3 : 11-17...Seharusnya tidak menimbulkan keraguan/pertanyaan lagi bagi mereka yang sudah mengerti...
Dalam peristiwa Baptis di Sungai yordan, ada hal" yang tidak terlihat tapi menunjukkan makna lain yaitu :
- Bukti bahwa Yesus selain Tuhan 100% juga manusia 100% (ikhlas menjalankan Tradisi)
- Bukti teladan Ketaatan dan  Kerendahan hati yang ingin ditunjukkan-Nya kepada kita
- Bisa dikatakan Baptisan Yohanes di Sungai Yordan adalah Baptisan lahiriah/jasmani (Permulaan) dan harus dilanjutkan lagi dengan Baptisan Rohani yaitu ROH KUDUS untuk menjadi lebih dewasa dalam pengenalan akan Kristus/Kehendak-Nya, cara pandang-Nya...

Salam Damai Bro Wiltu...
Tuhan memberkati...
Salam Damai untukmu juga. Semoga Tuhan memberkatimu juga.
Saya menulis ini untuk memperjelas bahwa Yohanes Pembabtis tidak pernah meragukan kemesiasan Yesus. Hal ini karena ada orang-orang yang salah paham ketika membaca Matius 11:3 dimana mereka menganggap Yohanes Pembabtis sempat meragukan Yesus ketika dipenjara.
1 Korintus 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
September 14, 2018, 11:28:42 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1365
Salam Damai untukmu juga. Semoga Tuhan memberkatimu juga.
Saya menulis ini untuk memperjelas bahwa Yohanes Pembabtis tidak pernah meragukan kemesiasan Yesus. Hal ini karena ada orang-orang yang salah paham ketika membaca Matius 11:3 dimana mereka menganggap Yohanes Pembabtis sempat meragukan Yesus ketika dipenjara.
Bro...mereka yang berpikir seperti itu (ada yang menganggap Yesus sebagai Malaikat Mikael)...Cara berpikir Logikanya adalah Pertama tama Buat dulu Kesimpulannya sesuai selera hati....Trus Ngarang lagi Premis Mayornya....Lalu disisipkan Premis Minor yang kliatan nyambung...Maka jadilah Kesimpulan yang kliatan Benar (Padahal Ngawur)...
Contoh : Mereka tentukan dulu kesimpulannya : Ayam berkaki empat (Sesuai selera hati)...
Lalu mereka ngarang buat Premis Mayornya : Hewan unggas biasanya berkaki empat
Premis Minornya : Ayam termasuk hewan jenis Unggas
Maka Kesimpulannya : Ayam berkaki empat...

Cara berpikir mereka terbalik dengan cara berpikir kita (Kalau kita kesimpulannya yang terakhir, kalau mereka buat kesimpulan yang pertama lalu disambung sambungin biar kliatan nyambung)...Otomatis nanti hidup mereka penuh dengan kemunafikan, kebohongan, keraguan, kebimbangan....

Salam Damai Bro...
Tuhan memberkati...

September 17, 2018, 11:30:20 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Yohanes Pembabtis itu yakin Yesus adalah Mesias

tapi dalam bayangan dia Mesias itu datang untuk jadi Raja, memerintah Israel dan melepaskan Israel dari kesesakan (saat itu konteksnya Israel dijajah Romawi), ini sama seperti orang Yahudi pada umumnya, bahkan sampe sekarang, bahwa Mesias itu akan memerintah mereka

nah kok yang dateng modelnya begini, melayani kemana2, nyembuhin orang sakit, mau dijadiin raja menyingkir

makanya dia bertanya kepada Yesus untuk meyakinkan

saya pikir penafsiran bahwa Yohanes Pembabtis saat itu ragu karena model Mesias yang dateng ga sesuai harapannya itu masuk kok, dan manusiawi banget, karena dia juga saat itu dipenjara, mungkin dalam otaknya dia berpikir harusnya tu Mesias nyelametin saya dari penjara sekarang
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 17, 2018, 04:02:49 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
saya pikir penafsiran bahwa Yohanes Pembabtis saat itu ragu karena model Mesias yang dateng ga sesuai harapannya itu masuk kok, dan manusiawi banget, karena dia juga saat itu dipenjara, mungkin dalam otaknya dia berpikir harusnya tu Mesias nyelametin saya dari penjara sekarang

Aku pun percaya penafsiran spt itu, Bro!
Sebab semua manusia yg baru mengenal Yesus spt meragukan-Nya
Lihat murid2-Nya, pun Maria ibu-nya, Yosef bapak-nya, tak mengerti perkataan-Nya
Mungkin semua manusia hrs begitu pd mulanya; Apakah Marta sedikit lebih [Yoh.11:27]?

Salam Damai!
« Last Edit: September 17, 2018, 04:31:53 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 17, 2018, 06:18:44 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4504
Yohanes Pembabtis itu yakin Yesus adalah Mesias

tapi dalam bayangan dia Mesias itu datang untuk jadi Raja, memerintah Israel dan melepaskan Israel dari kesesakan (saat itu konteksnya Israel dijajah Romawi), ini sama seperti orang Yahudi pada umumnya, bahkan sampe sekarang, bahwa Mesias itu akan memerintah mereka

nah kok yang dateng modelnya begini, melayani kemana2, nyembuhin orang sakit, mau dijadiin raja menyingkir

makanya dia bertanya kepada Yesus untuk meyakinkan

saya pikir penafsiran bahwa Yohanes Pembabtis saat itu ragu karena model Mesias yang dateng ga sesuai harapannya itu masuk kok, dan manusiawi banget, karena dia juga saat itu dipenjara, mungkin dalam otaknya dia berpikir harusnya tu Mesias nyelametin saya dari penjara sekarang

kurang sepakat sih bro
saya yakin tidak ada keraguan, di ayat sambungannya
(10) Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.
orang yang mempersiapkan jalan, sudah pasti tidak ada keraguan,
di Lukas juga ada
(80) Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal di padang gurun sampai kepada hari ia harus menampakkan diri kepada Israel.
semakin kuat, logisnya semakin tidak ada keraguan akan tugas2nya dan siapa yang dilayaninya
dan ayat Yohanes ini yang meyakinkan saya bahwa Yohanes tidak punya keraguan sedikitpun
(29) Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.
(30) Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.
Yohanes memposisikan diri sebagai sahabat mempelai laki2, logisnya seorang sahabat sangat mengenal dekat siapa mempelai laki2 tsb dan di tambahkan dia sudah menyadari dirinya harus semakin kecil karena Yesus harus semakin besar

ya opini pribadi
hahaha


September 17, 2018, 06:42:28 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4504
Aku pun percaya penafsiran spt itu, Bro!
Sebab semua manusia yg baru mengenal Yesus spt meragukan-Nya
Lihat murid2-Nya, pun Maria ibu-nya, Yosef bapak-nya, tak mengerti perkataan-Nya
Mungkin semua manusia hrs begitu pd mulanya; Apakah Marta sedikit lebih [Yoh.11:27]?

Salam Damai!

not make sense
tidak mengerti perkataan bukan berarti ragu kepada Yesus
saya kadang tidak mengerti perkataan orang tua saya
apa saya ragu mereka orang tua saya??

September 18, 2018, 07:30:11 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
no problem

yang mana aja penafsirannya masuk

Yohanes Pembaptis saya percaya dia yakin Yesus Mesias, cuma ada saat aja dimana dia ragu
keraguan itu manusiawi, gak fatal
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 18, 2018, 08:36:15 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 803
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
not make sense

Gimana sense yg ini, Bro!

Bahwa
Mungkin hanya manusia yg terhimpit yg tidak meragukan-Nya
Atau manusia yg membutuhkan pertolongan yg lekas percaya
Tapi orang2 yg merasa “dewa-sa” selalu hati2 meyakinkan diri
Sebab itu Petrus menyangkal-Nya 3x dan kembali menjala ikan

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)