Author Topic: Apakah Yohanes Pembabtis meragukan Yesus sebagai mesias ?  (Read 10503 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 17, 2019, 12:17:46 AM
Reply #110
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4387
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Itu sebab, maka hrs jelas kukatakan di sebelah,
Bw pastilah oot mempertentangkan Paulus vs Petrus
Dgn mempertentangkan kriteria catatan pikir dr manusia
http://forumkristen.com/index.php?topic=63426.msg1260542#msg1260542

Salam Damai!
Kalau Anda sudah mengetahui bahwa hal yang Anda bahas adalah OOT, dan Anda memaksakan membahasnya, menunjukkan kedegilan jiwamu.

Damai masih tanpa pentung.

Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 17, 2019, 02:25:16 AM
Reply #111
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2879
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Degil2 dikit tak apalah utk suatu maksud
Yg penting kita sudah tahu apa yg penting
OOT akan di-delete Administrator, ya, kan?

Salam Damai!

Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
December 18, 2019, 12:02:34 AM
Reply #112
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4387
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kata Tuhan Yesus kepada seorang perempuan yang tertangkap basah berzinah: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang," bagian dari Yoh 8:11.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
January 17, 2020, 04:09:35 PM
Reply #113
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2879
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Yg peting dlm semua hal itu ialah,
Kita hrs senantiasa mendengar suara-Nya
Baik melalui tulisan2 maupun melalui pembicaraan2

Salam Damai!

Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
January 21, 2020, 09:33:53 AM
Reply #114
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4387
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Senantiasa mendengar suara Tuhan tanpa menaati, sia-sia.

Damai tanpa pentung.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
January 21, 2020, 02:49:41 PM
Reply #115
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4772
  • Gender: Male
Matius11:3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"

Didalam Matius 11:3 ini sebenarnya Yohanes tidak meragukan kemesiasan Yesus karena Yohanes ini seorang nabi yang pasti mendapat wahyu dari Allah bahwa Yesus adalah mesias.

Apa yang dikatakan Yohanes dalam Matius 11:3 : "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"  hanyalah gaya bahasa Yohanes pembabtis untuk mengungkapkan kerinduan Yohanes kepada Yesus dan ingin mendengar karya-karya Yesus sebagai penghiburan baginya. Yohanes tahu secara pasti bahwa Yesus adalah mesias.

Silahkan melihat ayat lengkapnya

Matius 11:2-5
11:2 Di dalam penjara
Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
11:3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya:
"Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
11:4 Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
11:5
orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.

Maksud sebenarnya Yohanes tertulis pada Matius 11:2 yaitu Yohanes ingin mendengar tentang pekerjaan Kristus, hanya saja Yohanes tidak bisa mengungkapkannya secara gamblang demi keselamatan murid-muridnya karena orang farisi dan ahli Taurat sangat membenci Yesus.

Yohanes pembabtis menggunakan gaya bahasa orang Farisi sehingga murid-muridnya seolah-olah terlihat satu paham dengan orang Farisi.
Yohanes1:25 Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"

Yesus tahu secara pasti maksud Yohanes sehingga memberikan jawaban sesuai maksud  sebenarnya Yohanes(Matius 11:2) yaitu Yohanes ingin mendengar tentang pekerjaan Kristus.
Jawaban Yesus tertulis pada Matius 11:4-5 yang sangat sesuai dengan maksud  sebenarnya Yohanes seperti yang tertulis pada Matius 11:2

Jadi Yohanes pembabtis tidak pernah meragukan kemesiasan Yesus

Inilah ayat-ayat yang membuktikan bahwa Yohanes pembabtis tahu dengan pasti bahwa Yesus adalah mesias.

cut...

Sejatinya ya! Namun bukan berarti kehilangan iman.

Iman Yohanes Pembaptis adalah ukuran iman yang paling rendah untuk masuk dalam Kerajaan Allah.

Ada kalanya seseorang kuat imannya, ada kalanya lemah imannya. Kitapun demikian. Namun Tuhan Yesus menyadarkan Yohanes Pembaptis bahwa pekerjaan Mesias sedang berlangsung saat ini, namun tidak seperti yang dia bayangkan, yaitu membebaskan rakyat Israel dari perbudakan Romawi dengan revolusi (atau pemberontakan dalam sudut pandang Romawi) lalu mendirikan sebuah kerajaan Israel dimana Tuhan Yesus menjadi rajanya. Perhatikan ayat 2 yang menjadi dasar mengapa Yohanes Pembaptis perlu menanyakan kepada Tuhan Yesus. Ternyata kabarnya Tuhan Yesus malah...

Karena Mesias yang didalam benak Yohanes Pembaptis itu berbeda dengan Mesias yang dinubuatkan Kitab Suci maka pesan Tuhan Yesus kepada Yohanes Pembaptis dalam ayat 6 berbunyi, "Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."

Murid-murid Tuhan Yesus sebenarnya juga punya pikiran yang sama. Diungkap dalam Kis 1:6  Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?"

Bedanya mereka tidak meragukan (tidak sabar) bahwa pada saat-Nya maka Mesias akan memerintah atas dunia.

Orang yang tidak sabaran mudah lemah imannya!
« Last Edit: January 21, 2020, 02:51:58 PM by Krispus »
February 07, 2020, 03:25:36 PM
Reply #116
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2879
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Iman Yohanes Pembaptis adalah ukuran iman yang paling rendah untuk masuk dalam Kerajaan Allah.
Aku kurang paham apa yg kau maksud dgn iman yg rendah, Bro!
Seberapa besar ukuran iman penjahat yg bersama Yesus itu ke Firdaus?
Besar iman perempuan Kanaan yg di Sidon mungkin hanya utk keselamatan anaknya
Dan utk menunjukkan kpd murid2-Nya ada domba2 lain di luar kandang yg beriman kpd-Nya


Ada kalanya seseorang kuat imannya, ada kalanya lemah imannya. Kitapun demikian.
Yes! Aku paham yg ini!

Tuhan Yesus menyadarkan Yohanes Pembaptis bahwa pekerjaan Mesias sedang berlangsung saat ini, namun tidak seperti yang dia bayangkan, yaitu membebaskan rakyat Israel dari perbudakan Romawi dengan revolusi (atau pemberontakan dalam sudut pandang Romawi) lalu mendirikan sebuah kerajaan Israel dimana Tuhan Yesus menjadi rajanya. Perhatikan ayat 2 yang menjadi dasar mengapa Yohanes Pembaptis perlu menanyakan kepada Tuhan Yesus. Ternyata kabarnya Tuhan Yesus malah...

Karena Mesias yang didalam benak Yohanes Pembaptis itu berbeda dengan Mesias yang dinubuatkan Kitab Suci maka pesan Tuhan Yesus kepada Yohanes Pembaptis dalam ayat 6 berbunyi, "Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."

Belum kulihat spt apa yg kaulihat dr dlm Yohanes Pembabtis itu, sebab kata Yesus sbb:
Aku berkata kpdmu: Sesungguhnya di antara mereka yg dilahirkan oleh perempuan
tak pernah tampil seorang yg lebih besar dr Yohanes Pembaptis (YP) [Mat 11:11a]


Kriteria “besar” yg alami kerap dipandang dr sudut materialnya, yaitu ruang/volumenya
Kriteria “besar” menurut duniawi dilihat dr keberadaannya, eksistensi harta, kuasa dan wanita
Jika eksistensinya bertambah besar, eksistensi Allah semakin kecil; Itu sebab dunia bukan teman

Yg besar duniawi itu spt Aleksander the Great, Daud, atau Salomo yg kaya, dihormati di dunia
Kriteria “besar” yg rohani dr Yesus tentu beda dgn kriteria “besar” menurut manusia di dunia ini
Kesucian, penyangkalan diri, kebulatan tekad, iman dan pengorbanan, termasuk penentu kriteria

Bagaimana kita bisa melihat, bw YP beharap Yesus mengusir penjajah Romawi?
Itu pikiran mayoritas org2 Yahudi, spt murid2-nya, tapi YP bukan Yahudi, ia Levi, nabi
Nabi2 besar, spt Yeremia bisa melihat kecongkakan bangsanya yg jahat, apa YP tak bisa?
Yeremia terus memperingatkan bangsa Israel hingga dia dibenci, dimasukin guci ttp tegar
YP tentu lebih besar dari itu, Bro!

Coba kita dalami jawaban Yesus kpd murud2 YP; Ada dua:
Satu jawab utk YP (ay.4-5), satu lagi “Dan utk org2” (ay.6)
Saat itu di depan Yesus ada banyak org siap mendengar injil

Ay.4-5:
"Pergilah dan katakan kpd YP apa yg kamu dengar dan kamu lihat:
yg buta melihat, yg lumpuh berjalan, yg kusta menjadi tahir, yg tuli mendengar,
org mati dibangkitkan dan kpd org miskin diberitakan kabar baik.


Ay.6 (ini utamanya utk org2):
Dan berbahagialah org yg tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."


Murid-murid Tuhan Yesus sebenarnya juga punya pikiran yang sama. Diungkap dalam Kis 1:6  Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?" Bedanya mereka tidak meragukan (tidak sabar) bahwa pada saat-Nya maka Mesias akan memerintah atas dunia.

Jika YP kaulihat tdk lebih sabar,
Berarti ada yg lebih kecil dlm YP dibanding dlm murid2-Nya
Padahal murid2 Yesus sebahagiannya adalah ex-murid2 YP juga


Orang yang tidak sabaran mudah lemah imannya!
Yes!
Kurasa justru itu yg tampak dr murid2-Yesus
Itu nyata sebelum mereka menerima ROH KUDUS
Jadi menurutku murid2-Nya yg tidak sabar, bukan YP.

Salam Damai!


Alkitab Hari Ini - 7 Februari 2020
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. - Roma 12:2

« Last Edit: February 18, 2020, 04:30:02 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 18, 2020, 04:38:12 PM
Reply #117
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2879
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@Krispus

Tak usah hrs pikirkan salah benar
Sebab semua kita sedang belajar
Ke ke arah Dia, yg adalah Kepala

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
March 05, 2020, 05:02:29 AM
Reply #118
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3714
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Matius11:3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau [u]haruskah kami menantikan orang lain?"
[/u]

Yohanes bukanlah nabi yg tidak tahu akan misi yg dia emban. Bukan nabi yg bertemu dengan sesuatu mahkluk di goa lantas bingung siapa mahluk tsb dan mengiranya sbg pencipta. Yohanes tahu akan misinya dan dia tahu pasti akan mesias sejak dalam kandungan.

Yohanes adalah sosok yang sangat disegani oleh bangsa Yahudi. Hampir semua bangsa Yahudi hormat kepadanya termasuk kaum Farisi yg membenci Yesus. Yohanes tahu misi Yesus datang ke dunia jauh lebih besar dari sekedar membebaskan bangsa Yahudi dari suatu penjajahan duniawi bangsa lain. Misi Yesus adalah menjadi ANAK DOMBA YG MENGHAPUS DOSA DUNIA. Itu telah Yohanes nyatakan kepada murid-muridnya.

Saat Yohanes bertanya, dia bukan meragukan Yesus, tetapi ini adalah PERCAKAPAN ABADI antara Seorang Hamba Allah dengan Tuhan-Nya melalui para saksi. Dan para murid adalah Saksi dari percakapan ini. Yohanes ingin bahwa para murid tahu TIDAK ADA LAGI MESIAS YANG PATUT DITUNGGU. Itulah maksud dari pertanyaan Yohanes kepada Yesus  agar para saksi ini kelak dapat menyatakan kepada bangsa Yahudi bahwa Tidak ada lagi Mesias yg patut  ditunggu. Sebab hingga hari ini sebagian bangsa Yahudi masih mempercayai bahwa Mesias belum datang. Dengan adanya Percakapan Yohanes dan Yesus yg terekam dalam dokumen Injil ini kelak Bangsa Yahudi pun menyadari kekeliruan mereka akan sosok Mesias yg mereka kira.
« Last Edit: March 05, 2020, 05:05:53 AM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
March 07, 2020, 02:49:32 PM
Reply #119
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2879
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
@Wiltu80:
Yohanes ingin mendengar karya2 Yesus sebagai penghiburan baginya.
Yohanes tahu secara pasti bahwa Yesus adalah mesias.

@CLAY:
Yohanes tahu akan misinya dan dia tahu pasti akan mesias sejak dalam kandungan.

@MK:
Setuju,
Bw Yohanes tidak meragukan Yesus sbg Mesias
Yohanes bertanya utk satu kepastian missi-Nya di dunia
Kepastian yg rohani dan kepastian yg alami sudah ada bukti

Yesus pun kerap bertanya bukan karena ragu/tidak tahu
Melainkan hanya utk suatu kepastian dr sesuatu maksud
Kita pun hrs rajin bertanya utk suatu kepastian yg rohani

@KRISPUS
Beda

Salam Damai!
« Last Edit: March 08, 2020, 07:24:18 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)